Search Articles & Publications

Showing 461 articles found for "Penguatan"

Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Sebagai Upaya Penguatan Karakter Peserta Didik

Febrian Alwan Bahrudin, Nabilla Virly Avivy, Alfina Amaliya Karima, Salwa Putri Rahmadani, Arif Nurulloh, Inggit Fachrunisa, Difa Vini Qurrotaayun, Tamara Tazkiyah, Khoirunnisa, Alivia Fitri Salsabila
Abstract: Pendidikan memiliki tujuan untuk membentuk kepribadian dan meningkatkan kemampuan individu. Kurikulum berperan penting dalam proses pendidikan. Kurikulum merdeka menjadi kurikulum yang berlaku saat ini di Indonesia. Kurikulum… kulum merdeka ini mengutamakan pembelajaran berbasis proyek dengan fokus pada pengembangan karakter dan kompetensi melalui pengalaman nyata, seperti yang telah dilakukan dalam penelitian mengenai tema budaya lokal pada kegiatan P5 untuk memperkuat karakter siswa SMP Negeri 8 Kota Cilegon. Metode pada penelitian ini adalaj metode deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi implementasi P5 dalam penguatan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program P5 di SMP Negeri 8 Kota Cilegon mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap budaya lokal, seperti rasa bangga terhadap daerah sendiri dan kemampuan bekerja sama. Dari kegiatan tersebut terbentuk karakter siswa selaras dengan enam dimensi profil pelajar pancasila.

Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Penerapan Suara Demokrasi di SMAN 5 Kota Serang

Alya Nirmala Sari, Prilyani Hermansyah, Annisa Nur Kamisya, Iin Arofah, Jajang, Asep Saefullah, Ratu Ghina Nurfadhilah, Yogi Eva Amprianingsih
Abstract: Projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) merupakan salah satu upaya inovatif atau rancangan kurikulum yang diintegrasikan berdasarkan nilai-nilai pancasila ke dalam proses pembelajaran. Tujuan implementasi projek penguatan… enguatan profil pelajar pancasila (P5) ini adalah untuk memberikan ruang belajar secara mandiri kepada siswa dalam meningkatkan kreativitas secara analisis dan psikomotorik pada siswa. Implementasi P5 pada sekolah mulai dari kelas X sampai dengan kelas XI memiliki perbedaan dan juga tantangan tersendiri bagi guru atau tenaga pendidik yang mendampingi. Kelas X cenderung masih merasa segan untuk menyalurkan keterampilannya didepan teman kelasnya. Metode kegiatan P5 dilaksanakan secara offline. Hasil dari implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila ini adalah untuk meningkatkan karakter siswa berjiwa pancasila, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia, bergotong royong, mandiri, berkebhinekaan global, berpikir kritis dan kreatif. Selain itu, P5 dapat memberikan dampak positif seperti apersepsi dan stimulus bagi siswa untuk dapat menunjukan keterampilan atau bakat pribadi yang seharusnya tidak dipendam.

Urgensi Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Telkom University Purwokerto Akibat Bullying

Muhammad Parama Iswara, Najwan Aufa Athailla, Loena Edwyna Elchafidzah H., Nayla Rizqika Falsa, Annashifa Nuari Aulia Z, Kazzaiyara Zuhra Amalia I
Abstract: Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan mahasiswa, terutama dalam menghadapi berbagai tekanan selama masa perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi kesehatan mental pada mahasiswa… Telkom University Purwokerto yang terdampak bullying. Bullying, baik secara verbal, fisik, maupun daring, dapat menyebabkan gangguan psikologis seperti stres, kecemasan, depresi, hingga menurunnya prestasi akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam kepada mahasiswa yang pernah mengalami bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak bullying tidak hanya memengaruhi kesehatan mental individu, tetapi juga hubungan sosial dan motivasi belajar mereka. Studi ini menekankan pentingnya intervensi berupa dukungan psikologis, kampanye anti-bullying, serta penguatan sistem pendampingan mahasiswa untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan mendukung. Kesadaran kolektif akan kesehatan mental di kalangan mahasiswa harus ditingkatkan guna meminimalkan dampak negatif bullying dan mendorong terciptanya suasana akademik yang harmonis.

Implementasi Kegiatan “Rabu Literasi” Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Literasi Dan Numerasi Di SMP 1 Karangtanjung

Fadilah Hapidz, Tela Piyana, Astriani Rosdiana, Ida Yenita, Dida Roudhatul Munawaroh, M. Rinzat Iriyansyah
Abstract: Menciptakan masyarakat yang literat dan memiliki peradaban yang tinggi ditandai dengan terciptanya sumber daya manusia yang memiliki kecakapan hidup, sehingga mendukung terciptanya kesejahteraan dunia. Dari pada itu, melalui… alui pendidikan merdeka belajar diciptakan penguatan kompetensi literasi dan numerasi  dengan tujuan menciptakan anak bangsa yang dapat berfikir kritis, kolaboratif, kreatif, dan komunikatif. Literasi dan numerasi merupakan suatu keterampilan dalam membantu peserta didik untuk menumbuh kembangkan kemampuan-kemampuan dasar seperti kemampuan membaca, menulis, dan berhitung siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk merefleksikan implementasi kegiatan pembiasaan bernama “Rabu Literasi” sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di SMP Negeri 1 Karangtanjung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Hasil penelitian menggambarkan kegiatan pembiasaan yang telah dilakukan guna meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Sehingga melalui kegiatan pembiasaan “Rabu Literasi” ditujukkan untuk meningkatkan minat baca peserta didik dan membiasakan peserta didik dalam memahami makna dalam tulisan-tulisan yang peserta didik baca.

Pembinaan Etika Pergaulan Teman Sebaya Kelas 7 Melalui Layanan Bimbingan Klasikal Di SMP Negeri 1 Kota Serang

Dwi Syilva Ananda, Ila Dayana, Rahmaningtias, Wiwin Purwinarti, Tati Maryati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana layanan bimbingan klasikal dapat membina etika pergaulan teman sebaya di SMP Negeri 1 Kota Serang. Pendekatan kualitatif digunakan dengan wawancara mendalam terhadap… ap enam siswa kelas 7 untuk memahami dampak layanan bimbingan terhadap interaksi sosial mereka. Hasil penelitian mengidentifikasi tema utama, yaitu: (1) peningkatan pemahaman siswa tentang nilai etika pergaulan, (2) penguatan keterampilan komunikasi dan penyelesaian konflik, dan (3) tantangan keberagaman latar belakang yang mempengaruhi dinamika pergaulan. Hubungan antara tema-tema tersebut menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal berperan penting dalam membentuk sikap dan perilaku sosial positif siswa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi sekolah dalam merancang program bimbingan yang lebih efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang harmonis.

Tinjauan Hukum Perlindungan Konsumen Dalam E-Commerce pada Era Masyarakat Ekonomi ASEAN

Mulyanto
Abstract: Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam pola transaksi perdagangan, terutama dengan semakin berkembangnya e-commerce. Di Indonesia, e-commerce menjadi salah satu sektor… tor ekonomi yang tumbuh pesat seiring dengan meningkatnya adopsi teknologi digital. Dalam konteks Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), yang mulai diberlakukan sejak 2015, perdagangan lintas batas antarnegara di kawasan ASEAN menjadi lebih terbuka, sehingga menciptakan tantangan baru bagi perlindungan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek hukum yang mengatur perlindungan konsumen dalam transaksi e-commerce di Indonesia, khususnya dalam menghadapi persaingan di era MEA. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, di mana penelitian ini berfokus pada analisis peraturan perundang-undangan, baik di tingkat nasional seperti Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), maupun regulasi regional di tingkat ASEAN. Penelitian ini juga menyoroti berbagai tantangan dalam implementasi perlindungan konsumen, seperti rendahnya kesadaran konsumen akan hak-haknya, kesulitan dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran di ranah digital, serta belum optimalnya koordinasi antarnegara ASEAN dalam harmonisasi regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah memiliki kerangka hukum yang mendukung, masih terdapat kelemahan dalam penerapan di lapangan. Dengan adanya MEA, penguatan hukum perlindungan konsumen serta kolaborasi antarnegara ASEAN menjadi sangat penting untuk menjamin keamanan dan keadilan bagi konsumen di era digital ini. Harmonisasi regulasi dan peningkatan kesadaran konsumen menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan perdagangan bebas di kawasan ASEAN.

Meningkatkan Kepercayaan Publik Melalui Penerapan Sertifikat Tanah Elektronik: Tantangan Keamanan Dan Solusi Di Praktik Kenotariatan

Rachmawati, M. Sudirman
Abstract: Transformasi digital dalam praktik kenotariatan merupakan langkah penting untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam administrasi pertanahan di Indonesia. Penelitian ini mengkaji manfaat, tantangan, dan langkah-langkah… kah untuk meningkatkan penerapan sertifikat tanah elektronik dalam praktik kenotariatan. Manfaat utama dari sertifikat tanah elektronik meliputi peningkatan efisiensi dalam penerbitan dan pengelolaan dokumen, pengurangan risiko pemalsuan dan duplikasi, serta peningkatan keamanan dokumen. Namun, tantangan signifikan seperti kerentanan terhadap serangan siber dan kebocoran data, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta kurangnya kesadaran dan keterampilan petugas dalam hal keamanan siber masih harus diatasi. Penelitian ini juga mengusulkan langkah-langkah strategis untuk mengatasi tantangan tersebut, termasuk penguatan protokol keamanan siber, pendidikan dan pelatihan bagi petugas, serta investasi dalam infrastruktur teknologi. Dengan implementasi yang tepat, sertifikat tanah elektronik dapat menjadi pilar utama dalam transformasi digital di bidang kenotariatan dan administrasi pertanahan di Indonesia.

Penerapan Prinsip Legalitas Dalam Kebijakan Administrasi Publik

Rhaysya Admmi Habibani, Aldri Frinaldi, Roberia
Abstract: Penerapan prinsip legalitas dalam kebijakan administrasi publik memiliki peran penting untuk menjamin bahwa setiap tindakan administrasi dan kebijakan pemerintah berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku. Prinsip legalitas… as tidak hanya berfungsi sebagai batasan kekuasaan, tetapi juga sebagai panduan dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat. Artikel ini membahas konsep asas legalitas dalam hukum administrasi negara, tantangan yang dihadapi dalam penerapannya, serta solusi yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan efektivitas kebijakan administrasi publik. Beberapa tantangan yang diidentifikasi meliputi tumpang tindih regulasi, kapasitas birokrasi yang terbatas, pengawasan yang lemah, serta pengaruh politik dalam pengambilan kebijakan. Artikel ini juga menyoroti pentingnya penguatan regulasi, peningkatan kapasitas aparatur negara, dan peran lembaga pengawas sebagai langkah strategis untuk mendukung penerapan prinsip legalitas yang lebih optimal. Dengan demikian, diharapkan prinsip legalitas dapat berfungsi sebagai fondasi utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Implementasi Kebijakan Aplikasi Dsbk (Data Sektoral Bidang Kesbangpol) Di Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Tasikmalaya

Verra Agustina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kebijakan Aplikasi DSBK (Data Sektoral Bidang Kesbangpol) di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tasikmalaya, yang dalam pelaksanaannya belum berjalan dengan… an efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi lapangan. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, display data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi kebijakan Aplikasi DSBK di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tasikmalaya dipengaruhi oleh dua variabel utama, yaitu isi kebijakan (content of policy) dan lingkungan implementasi (context of policy). Variabel isi kebijakan mencakup aspek-aspek seperti tujuan kebijakan, substansi kebijakan, dan kejelasan aturan pelaksanaan. Sementara itu, variabel lingkungan implementasi meliputi faktor-faktor seperti kondisi sosial-politik, dukungan sumber daya, dan keterlibatan pihak terkait. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan efektivitas implementasi kebijakan melalui penguatan koordinasi antar pihak terkait, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.

Tantangan Perkembangan Pasar Modal Konvesional Dan Syariah Di Indonesia

Refi Anggraini, Rini Puji Astuti, Afrilla Safna Azifah, M. Bayu Prayoga
Abstract: Pasar modal telah mengalami pertumbuhan yang stabil. Namun, masih ada beberapa hambatan, termasuk kurangnya pengetahuan keuangan, volatilitas pasar yang disebabkan oleh faktor eksternal, dan kesulitan dengan peraturan dan… n transparansi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali, memahami, dan mengembangkan solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia. Selain menjadikan pasar modal Indonesia lebih kompetitif di dunia internasional, hal ini juga akan mendorong inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan. Dalam rangka mendukung pertumbuhan masa depan yang sehat dan berkelanjutan, studi ini bermaksud untuk menyelidiki kemungkinan dan kesulitan yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia serta memberikan solusi yang terkait. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan literatur. Data diperoleh melalui studi pustaka dari berbagai sumber Tantangan pasar modal Indonesia, baik konvensional maupun syariah, mencakup kurangnya investor lokal, minimnya produk investasi, serta regulasi yang tidak sinkron. Pasar modal syariah juga menghadapi kendala pengetahuan dan kurangnya dukungan. Untuk mengatasinya, dibutuhkan edukasi intensif, kolaborasi antara regulator dan pelaku bisnis, pengembangan produk baru, penyederhanaan peraturan, serta peningkatan transparansi dan tata kelola. Penguatan platform fintech dan infrastruktur pasar modal juga penting untuk memperluas jangkauan investor dan mendorong pertumbuhan pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan