Search Articles & Publications

Showing 477 articles found for "Skill"

Pelatihan Sumber Daya Manusia Di Mts Syirkah Salafiyah Jenggawah, Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember

Laila Silvi Romadhoni, Yusril Huda Mahendra, Lailatul Munawaroh, Riska Yulia Mahmud, Rofiq Hidayat
Abstract: Pelatihan sumber daya manusia (SDM) memiliki peran penting dalam pengembangan kompetensi guru untuk meningkatkan produktivitas dan belajar mengajar di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan… tihan SDM di salah satu lembaga melalui metode field research. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, wawancara mendalam, dan kajian dokumen pelatihan. Subjek penelitian adalah kepala sekolah yang telah menjabat selama enam lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan keterampilan teknis dan soft skills guru demikian, terdapat tantangan dalam implementasi pasca-pelatihan, terutama dalam hal penerapan pengetahuan yang didapat ke dalam pembelajaran sehari-hari. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan metode evaluasi dan pengawasan terhadap hasil pelatihan agar berdampak lebih signifikan terhadap kegiatan pembelajaran.

Gambaran Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kesehatan Rawat Jalan Di Puskesmas Marga Mulya Kota Bekasi Utara Tahun 2024

Hanita Rahmadani, Dwi Nurmawaty, Mugi Wahidin, Susi Shorayasari
Abstract: Kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan sangat penting untuk diperhatikan karena dapat menggambarkan bagaimana kualitas pelayanan di tempat pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepuasan… puasan pasien terhadap pelayanan kesehatan rawat jalan di puskesmas marga mulya tahun 2024. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain studi descriptive. Analisis data yang digunakan ialah uji univariat. Sebagian besar responden rawat jalan di Puskesmas Marga Mulya, pada penelitian ini terkait dimensi Tangibles (bukti fisik), 81 responden (73,6%) menyatakan puas, dan 29 responden (26,4%) menyatakan tidak puas. Pada dimensi Reliability (kehandalan), 46 responden (41,8%) menyatakan puas, dan 64 responden (58,2%) menyatakan tidak puas. pada dimensi Responsiveness (daya tanggap), 63 responden (57,3%) menyatakan puas, dan 47 responden (42,7%) menyatakan tidak puas. pada dimensi Assurance (jaminan), 60 responden (63,6%), dan 40 responden (36,6%) menyatakan tidak puas. pada dimensi Empathy (empati), 70 responden (54,5%), dan 50 responden (45,5%) menyatakan tidak puas. Sebagian besar responden/responden rawat jalan di Puskesmas Marga Mulya merasa puas pada dimensi assurance, dan terdapat beberapa responden/pasien merasa tidak puas pada dimensi realeability. Terkait dengan ketidakpuasan pada dimensi kehandalan, sebaiknya diberikan pelatihan terkait komunikasi efektif, serta training untuk meningkatkan skill karyawan yang fokus pada pengembangan keterampilan komunikasi pada pelanggan atau pasien.

Fostering Communication Skills : Project-Based Learning In An Independent Curriculum

Nastiti Ulil Azmi, Yasiroh, J. Priyanto Widodo
Abstract: This study explores the implementation of project-based learning (PBL) within the framework of the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka) to improve communication skills among fifth-grade students. Employing a qualitative… ative approach, data was collected through interviews and observations at MI Ma’arif Ketegan-Tanggulangin. Findings of this research indicate that PBL effectively improves students’ communication skills, fostering active engagement, creativity, and collaboration in classroom projects. Teachers play a crucial role in designing and facilitating PBL activities aligned with curriculum themes. The study suggests active student participation, teacher training in PBL implementation, and further research on the long-term effects of PBL on communication skills and academic performance

Nilai-Nilai Pendidikan Sosial dalam Ritual Shalat Berjamaah

Ma’muroh, Toto Edidarmo
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan nilai-nilai pendidikan sosial dalam ritual shalat berjamaah. Shalat berjamaah adalah amal yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) di dalam ajaran Islam tetapi sering dianggap… kurang berdampak pada perubahan sosial. Padahal, masa awal Islam, Nabi Muhammad Saw. memosisikan shalat berjamaah sebagai kunci mobilitas sosial untuk membangun kekuatan ekonomi dan politik. Banyak lembaga pendidikan (dan keagamaan) dewasa ini memprogramkan penguatan pendidikan karakter melalui shalat berjamaah yang disinergikan dengan gerakan kepedulian sosial atau pemberdayaan ekonomi. Ditinjau dari sosiologi pendidikan, shalat berjamaah berfungsi sebagai pembinaan anggota masyarakat dalam menyintas problem kehidupan, seperti krisis ekonomi, penyimpangan norma sosial dan nilai budaya, hingga ancaman keamanan dan instabilitas politik. Shalat berjamaah pun penting untuk dikelola berbasis kebutuhan sosial. Melalui pendekatan kualitatif yang berfokus pada kajian literatur dan analisis isi teks, penulis menemukan bahwa ritual shalat berjamaah mencerminkan nilai-nilai pendidikan sosial. Penulis menyimpulkan, ritual shalat berjamaah yang dikemas dalam program kajian keagamaan atau kecakapan hidup (life skills) dapat meningkatkan 8 (delapan) sikap berkarakter sosial, yaitu: saling mengasihi (tarāhum), menjaga silaturahmi (shilarrahim), kepedulian (ihtimām), kedamaian (salām), toleransi (tasāmuh), persaudaraan (ukhuwwah), tolong-menolong (ta‘āwun), dan menanggung beban (takāful). Inilah inti sari pesan QS al-Ankabut: 45 bahwa shalat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar, atau berdampak pada perubahan sosial.

Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Dalam Proses Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Strategi Media Audio Visual Kepada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Lahewa Kabupaten Nias Utara

Aguspian Zalukhu
Abstract: Berdasarkan observasi awal yang dilakukan oleh penulis terhadap Siswa di Kelas VIII SMP Negeri 3 Lahewa Kabupaten  Nias Utara   ditemukan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris di kelas masih monoton, metode yang digunakan guru… guru dalam mengajar masih bersifat konvensional, belum ditemukan strategi pembelajaran yang tepat, dan rendahnya kualitas pembelajaran Bahasa Inggris, serta rendahnya hasil belajar siswa untuk mata pelajaran Bahasa Inggris. Berdasarkan hasil belajar dan observasi awal tentang nilai siswa di atas, maka penulis berusaha untuk meningkatkan minat siswa dan hasil belajar siswa melalui cara merubah strategi pembelajaran yang diterapkan di dalam kelas yang selama ini menggunakan strategi pembelajaran konvensional menjadi strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Kemudian penulis membaca buku strategi pembelajaran dan tertarik untuk menerapkan Strategi Pembelajaran Media Audio Visual  untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Penulis melaksanakan metode ini dengan anggapan bahwa metode ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa bahasa inggris melalui strategi pembelajaran Media Audio Visual Siswa di Kelas VIII SMP Negeri 3 Lahewa Kabupaten Nias Utara tahun pelajaran 2023/2024. Hal ini didasarkan pada penelitian yang telah dilakukan pada siklus pertama dan siklus ke dua yang didasarkan dari nilai rata-rata siswa di siklus I sebesar 5,7 pada sesi pertama dan 6,9 pada sesi kedua menunjukkan bahwa siswa setelah menguasai materi yang diajarkan walaupun belum begitu sempurna. Hasil ini menunjukkan peningkatan kemampuan siswa menguasai mata pelajaran bahasa inggris khususnya dalam skill mendengarkan Apabila dibandingkan dengan nilai awal siswa sesuai data yang sudah disampaikan dalam analisis sebelumnya. Sedangkan hasil yang diperoleh dari tes prestasi belajar di siklus II menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam mengikuti pelajaran sudah cukup baik. Ini terbukti dari rata-rata nilai siswa mencapai 7,5 pada sesi 3 dan 8,3 pada sesi 4 Hasil ini menunjukkan bahwa metode Audio-Visual telah berhasil meningkatkan kemampuan siswa menempa ilmu sesuai harapan. Melihat perbandingan nilai awal, nilai siklus I dan nilai siklus II, terjadi kenaikan yang signifikan, yaitu dari rata-rata nilai awal adalah 4,5 naik di siklus I menjadi 6,3 dan di siklus II naik menjadi 7,9 Kenaikan ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena kenaikan nilai ini adalah dari upayaupaya yang maksimal yang dilaksanakan peneliti demi peningkatan mutu pendidikan dan kemajuan pendidikan khususnya di Siswa di Kelas VIII SMP Negeri

Student And Teacher Perceptions Of Extensive Reading Practice

Yeni Suryani, Siminto
Abstract: Extensive reading practice is a reading activity that involves a variety of materials outside the official curriculum. This research aims to understand how students and teachers implement Extensive Reading Practice and its… ts impact on language learning. The research method used is a literature review, in which information is collected and analyzed from various sources such as journal articles, books, and related references. The results showed that Extensive Reading Practice received positive responses from students and teachers. Students reported improved reading skills, increased vocabulary, better text comprehension, and increased interest in reading. Meanwhile, teachers reported that extensive reading practice increased students' motivation to learn and active participation in language learning. The role of the school in providing adequate resources for extensive reading practice is also very important. This includes a well-stocked library and a variety of reading materials to support different reading activities. Overall, this study shows that extensive reading practice has significant benefits for students and teachers in improving language proficiency and motivation to learn.

The Student’s Perception of Using ChatGPT for EFL Students

Darma, Rizki Novia, Syahid, Abdul, Fatma, Ayu Putriana Lestari, Ahmad Basahil, Rini Listiya Ningrum
Abstract: ChatGPT has attracted considerable media and academic attention as one of the latest developments. It has the ability to generate answers to questions and perform other language-related tasks with exceptional accuracy. This… his is due to its extensive training set, which closely resembles human-produced texts. Many researchers consider ChatGPT to be an interesting tool for improving students' language and knowledge skills, as well as their problem-solving and communication skills. The study discussed some perceptions of the merits of ChatGPT on English student with each representative answering or filling a questionnaire containing their views or responses to ChatGPT conversations using a quantitative descriptive method. It is hoped that the study can learn how English education students feel using small talk, whether it is having a good effect on their performance or whether it is adversely affecting their performance in college. The results of correlation analysis show patterns of relationships between different variables. There is no linear relationship between the level of agree and strongly disagree, but there is a strong and negative correlation between the level of disagree and strongly agree. meanwhile, a strong positive relationship was observed between neutral and strongly disagree levels.

CURRICULUM REFORM IN INDONESIA

Ningrum, Rini Listiya, Akhmad Ali Mirza, Zaitun Qamariah
Abstract: Abstrak Artikel ini memberikan gambaran tentang sejarah reformasi kurikulum di Indonesia, kondisi kurikulum saat ini, proses reformasi kurikulum, serta tantangan dan implikasi penerapan Kurikulum baru. Artikel tersebut berpendapat… erpendapat bahwa reformasi kurikulum sangat penting bagi sistem pendidikan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan siswanya dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan abad ke-21. Sistem pendidikan Indonesia menghadapi beberapa tantangan, khususnya di bidang kurikulum. Salah satu permasalahan utamanya adalah tidak adanya keselarasan antara kurikulum dan kebutuhan tenaga kerja, sehingga terjadi ketidaksesuaian antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dengan yang dibutuhkan oleh pasar tenaga kerja. Selain itu, sistem pendidikan telah dikritik karena penekanannya yang berat pada hafalan dan hafalan, yang dipandang sebagai penghalang pengembangan pemikiran kritis dan keterampilan pemecahan masalah di kalangan siswa. Untuk mengatasi tantangan tersebut dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, telah dilakukan berbagai upaya untuk mereformasi kurikulum selama bertahun-tahun. Reformasi kurikulum terbaru, Kurikulum 2013, bertujuan untuk meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, mempromosikan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, serta membekali siswa dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk abad ke-21. Namun, penerapan Kurikulum baru menghadapi beberapa tantangan, termasuk pelatihan guru yang tidak memadai, kurangnya sumber daya, dan penolakan dari pemangku kepentingan. Artikel ini diakhiri dengan menyoroti perlunya upaya berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan penerapan Kurikulum baru dan memaksimalkan potensi dampaknya terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.    Abstract This article provides an overview of the history of curriculum reform in Indonesia, the current state of the curriculum, the process of curriculum reform, and the challenges and implications of implementing the new Curriculum. The article argues that curriculum reform is crucial for Indonesia's education system to meet the needs of its students and prepare them for the challenges of the 21st century. The Indonesian education system has been facing several challenges, particularly in the area of curriculum. One of the main issues is the lack of alignment between the curriculum and the needs of the workforce, resulting in a mismatch between the skills taught in schools and those required by the labor market. Moreover, the education system has been criticized for its heavy emphasis on rote learning and memorization, which has been seen as a barrier to the development of critical thinking and problem-solving skills among students. To address these challenges and improve the quality of education in Indonesia, there have been multiple attempts to reform the curriculum over the years. The most recent curriculum reform, the 2013 Curriculum, aims to improve the relevance of the curriculum to the needs of the workforce, promote critical thinking and problem-solving skills, and equip students with the skills required for the 21st century. However, the implementation of the new Curriculum has faced several challenges, including inadequate teacher training, lack of resources, and resistance from stakeholders. The article concludes by highlighting the need for continued efforts to ensure the successful implementation of the new Curriculum and maximize its potential impact on the quality of education in Indonesia.

The  Importance Of Learning English At School

Darma, Rizki Novia Darma, Widiastuty, Hesty
Abstract: Through a review of the literature, this article seeks to assess the significance of learning English in school. The study investigates the importance of English language instruction in educational settings by reviewing… pertinent research articles and scholarly publications. The results show the importance of English language instruction in schools and the widespread use of the Communicative Language Teaching (CLT) approach because of its efficiency in the teaching and learning process. The CLT method helps students improve their communication abilities by inspiring them to see English as a useful instrument for efficient conversation. The communicative approach, or communative language teaching (CLT), involves teaching language through communication. This type of language instruction positions communication as both a purpose and a means of learning English. The improvement of students' communication and interpersonal skills is a priority in communicative language instruction. Through contact between students and between students and teachers, it is made sure that students are capable of speaking clearly and confidently in real-life circumstances. CLT fundamentally seeks to have pupils learn a new language by having them to interact with others in that language.  

THE ANALYSIS OF THE FORMAT AND PRESENTATION OF ENGLISH COURSE IN CURRICULUM MERDEKA

Meisya Rawenda, Nirwanto, Rahmadi
Abstract: This article discusses the analysis of the format and presentation of the English course in the Merdeka Curriculum. The Merdeka Curriculum is a curriculum with an intracurricular learning system that provides teachers with… th the freedom to choose teaching materials according to the needs and interests of the students. English is one of the subjects programmed in the Merdeka Curriculum. The English language learning in the Merdeka Curriculum is designed to help individuals improve their speaking, listening, reading, and writing skills in English. This research adopts a library research method by collecting data and information from relevant literature sources. The collected data is analyzed through a review and understanding of existing literature. The research findings indicate that the Merdeka Curriculum provides comprehensive guidelines regarding identity, structure, teaching methods, and assessment, with a focus on flexibility in subject selection and the development of individual potential.