Abstract:Pelayanan prima merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada industri jasa, termasuk agen perjalanan umrah. Namun, karyawan PT Haramainku Palembang belum memiliki pemahaman yang sistematis mengenai…
nilai-nilai perusahaan terkait pelayanan kepada jamaah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan service excellence awareness karyawan melalui pelatihan berbasis Appreciative Inquiry. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan menggunakan metode 4D Appreciative Inquiry yang meliputi tahap Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Metode ini dipilih karena berfokus pada identifikasi kekuatan, pengalaman positif, serta perumusan visi bersama untuk pengembangan organisasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran karyawan terhadap pentingnya pelayanan prima. Pada setiap tahapan 4D, peserta mampu mengidentifikasi praktik pelayanan terbaik yang telah dimiliki perusahaan, merumuskan harapan pelayanan di masa depan, menyusun strategi penguatan budaya layanan, serta berkomitmen untuk menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari. Luaran utama kegiatan ini adalah tercapainya kesepakatan bersama mengenai nilai pelayanan prima perusahaan, yaitu menjadi perusahaan yang melayani jamaah sepenuh hati dan sesuai sunnah. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Appreciative Inquiry efektif dalam membangun kesadaran dan komitmen karyawan terhadap budaya pelayanan prima.
Abstract:Konflik merupakan bagian dari interaksi sosial yang dapat muncul akibat perbedaan pandangan, nilai, kebutuhan, dan tujuan, termasuk dalam lingkungan pendidikan. Di sekolah, konflik yang tidak dikelola dengan baik dapat menghambat…
enghambat kerja sama, menurunkan kualitas komunikasi, dan berdampak pada kinerja guru maupun pegawai. Oleh karena itu, pemahaman mengenai manajemen konflik penting diberikan agar konflik tidak hanya dipandang sebagai masalah yang harus dihindari, tetapi sebagai situasi yang perlu dikelola secara bijak dan konstruktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan pegawai mengenai manajemen konflik melalui seminar psikoedukasi. Kegiatan diikuti oleh 19 peserta dari berbagai tingkatan jabatan di lingkungan sekolah. Materi yang diberikan mencakup faktor penyebab konflik, dampak konflik dalam organisasi, serta strategi manajemen konflik yang meliputi menghindari, mengakomodasi, mengkompromikan, berkompetisi, dan mengkolaborasikan. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa seminar psikoedukasi memberikan manfaat bagi peserta, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya mengelola perbedaan dan memilih strategi penyelesaian konflik yang sesuai dengan situasi. Dengan demikian, psikoedukasi melalui seminar dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu guru dan pegawai mengembangkan keterampilan dasar dalam mengelola konflik di lingkungan pendidikan.
Harun, Hilda, Ruslan Majid, Rizkita Nur Ainun, Yasrul, Wa Ode Siti Aisyah Nur Cahyani, Sitti Nur Afridasari, Siti Nurfadilah, Paridah, Fifi Nirmala, Rastika Dwiyanti Liaran
Abstract:Latar Belakang: Mahasiswa perantauan merupakan kelompok rentan yang menghadapi berbagai risiko kesehatan, termasuk pergaulan bebas dan masalah kesehatan reproduksi akibat minimnya pengawasan orang tua dan tekanan adaptasi…
i sosial di lingkungan baru. Jauh dari keluarga, mahasiswa perantauan sering kali menghadapi krisis identitas, pengaruh negatif teman sebaya, serta paparan konten digital yang tidak tersaring, sehingga meningkatkan risiko perilaku seksual berisiko. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai pergaulan bebas, kesehatan reproduksi, dan strategi adaptasi sehat di perantauan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan yang partisipatif dan berbasis media PowerPoint dan e-leaflet. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan desain kuasi-eksperimen pre-test post-test tanpa kelompok kontrol (one-group pre-test post-test design). Peserta berjumlah 54 mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (FKM UHO) Angkatan 2025, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa penyuluhan kesehatan interaktif menggunakan media PowerPoint, e-leaflet berbasis barcode yang dapat diakses melalui smartphone, serta sesi tanya jawab dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner 15 item pilihan ganda melalui Google Form sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan batas kemaknaan p < 0,05. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 13,63 pada pre-test menjadi 13,88 pada post-test, disertai peningkatan nilai median dari 14 menjadi 15 dari total skor maksimal 15. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor sebelum dan sesudah intervensi (Z = -2,536; p = 0,011). Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi diskusi, dengan pertanyaan-pertanyaan yang kritis dan relevan dengan pengalaman nyata di lingkungan perantauan. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan partisipatif berbasis media PowerPoint, dan e-leaflet terbukti efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa perantauan tentang adaptasi sehat, pergaulan bebas, dan kesehatan reproduksi. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi promosi kesehatan yang aplikatif di lingkungan perguruan tinggi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh infografis edukatif terhadap persepsi Gen Z mengenai employer attractiveness PT. X. Target pengabdian adalah fresh graduate dan mahasiswa tingkat akhir yang berpotensi menjadi…
adi calon tenaga kerja perusahaan. Data awal menunjukkan bahwa tingkat pengenalan, ketertarikan bekerja, persepsi reputasi, budaya kerja, dan peluang pengembangan karir responden masih terbatas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test, di mana responden menilai persepsi mereka terhadap perusahaan sebelum dan sesudah diperkenalkan dengan infografis yang menyajikan informasi tentang budaya kerja, nilai-nilai organisasi, peluang pengembangan karir, dan manfaat bekerja di PT. X. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan infografis edukatif efektif meningkatkan daya tarik perusahaan bagi calon karyawan muda, sekaligus memberikan dasar bagi strategi komunikasi visual yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Abstract: pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan era 4.0 (Artificial Intelligence/AI) menjadi salah satu faktor yang menghambat peningkatan kualitas publikasi di Lembaga Paspama Institute. Selama ini, proses penyusunan…
penyusunan naskah, pengolahan data, dan penyuntingan artikel masih dilakukan secara konvensional, sehingga memerlukan waktu lama dan sering kali menghasilkan kualitas tulisan yang tidak konsisten. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan praktis peserta dalam memanfaatkan teknologi AI guna memperbaiki efektivitas serta mutu publikasi ilmiah di lingkungan Paspama Institute. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan interaktif, meliputi tiga tahapan utama: (1) pengenalan konsep dasar AI dan potensinya dalam bidang publikasi, (2) workshop penerapan aplikasi AI seperti ChatGPT, Grammarly, dan Copilot untuk asistensi penulisan akademik, serta (3) pendampingan penyusunan artikel ilmiah berbasis AI secara etis dan bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam menulis dan mengedit naskah, dengan nilai rata-rata post-test meningkat sebesar 32% dibandingkan pre-test. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi digital untuk kegiatan publikasi. Kegiatan ini berdampak positif terhadap penguatan kapasitas sumber daya manusia Paspama Institute dalam menghasilkan karya ilmiah yang lebih berkualitas, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital
Abstract:Penelitian ini membahas tentang nilai-nilai teologi Islam melalui pelatihan dan pendampingan fardhu kifayah terhadap pengurusan jenazah di di Desa Simpang Dolok Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara. Fardhu kifayah disini…
sini maksudnya adalah dalam hal mengurus jenazah yang mengandung nilai-nilai teologi Islam seperti keimanan, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta hak dan kewajiban sebagai hamba Allah SWT. Ada empat kewajiban umat Islam setelah meninggalnya seseorang, yaitu memandikan, mengkafankan, mengsholatkan dan menguburkan. Pelatiahan dan pendampingan terkait pelaksanaan fardhu kifayah ini dilakukan dilokasi simpang dolok tepatnya di Mushollah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Batu Bara, kegiataan ini di laksanakan agar meningkatkan keterampilan masyarakat, yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi dan para ramaja mesjid di sekitaran desa simpang dolok tujuannya adalah agar mareka mengerti dan paham dalam hal pengurusan jenazah sebagaimana tuntunan yang sesuai syari’at Islam sehingga apa bila suatu saat di butuhkan mareka siap.
Abstract:Kegiatan Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu bentuk Tri Darma Dosen di lingkungan Perguruan Tinggi. Pengabdian Masyarakat yang dilakukan kali ini bertempat di Desa Sonay Kecamatan Puriala Kabupaten Konawe dengan mengangkat…
engangkat tema “Pengembangan UMKM Dan Pemasaran Digital Berbasis Olahan Pisang Untuk Meningkatkan Pendapatan Petani Di Desa Puuwonua Kecamatan Konawe Kabupaten Konawe”. Kegiatan PKM ini bertujuan Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengembangan UMKM dan Pemasaran Digital serta Meningkatkan kemampuan/keterampilan masyarakat lokal dalam mengolah buah pisang. Metode pelaksanaan dengan melakukan edukasi melalui sosialisasi dan praktek pengolahan buah pisang menjadi produk cemilan guna meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani. Berdasarkan hasil kegiatan PKM berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Hal ini terlihat dari besarnya antusias peserta dalam kegiatan PKM ini. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi kontribusi dalam meningkatkan nilai tambah produk dan membuka peluang peningkatan pendapatan petani.
Abstract:Lingkungan berperan penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, namun permasalahan sampah masih menjadi tantangan di Desa Sama Subur akibat keterbatasan fasilitas dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pengelolaan…
sampah yang buruk dapat memicu pencemaran serta berbagai penyakit menular. Salah satu upaya yang dilakukan adalah gotong royong “Jumat Bersih” sebagai bentuk partisipasi dan solidaritas sosial. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga minggu melalui tahap perencanaan, implementasi, dan evaluasi yang melibatkan masyarakat serta aparat desa. Data diperoleh dari jumlah Kepala Keluarga (KK) yang berpartisipasi dibandingkan dengan total KK, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan partisipasi stabil pada angka 48,89% dengan perbaikan kondisi lingkungan, ditandai berkurangnya sampah di sekitar jalan dan pemukiman. Temuan ini menegaskan bahwa gotong royong berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan masyarakat pedesaan.
Abstract:Kekerasan terhadap perempuan merupakan permasalahan sosial yang kompleks dan masih sering tidak disadari oleh korban maupun masyarakat akibat minimnya pemahaman mengenai dinamika viktimisasi, relasi kuasa, serta manipulasi…
si psikologis yang dilakukan pelaku. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai kekerasan terhadap perempuan ditinjau dari perspektif psikologi forensik melalui kegiatan webinar edukatif. Kegiatan dilaksanakan secara daring dalam bentuk webinar berjudul “Kekerasan terhadap Perempuan: Menurut Psikologi Forensik” dengan melibatkan mahasiswa dan masyarakat umum sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi pemberian pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan setelah mengikuti kegiatan, serta sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan psikologi forensik, viktimologi, relasi pelaku-korban, serta konsep grooming dan manipulasi psikologis. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05), yang mengindikasikan peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti webinar. Temuan ini menunjukkan bahwa webinar edukatif berbasis psikologi forensik efektif sebagai sarana psikoedukasi dan dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan melalui peningkatan literasi dan kesadaran masyarakat.
Abstract:Pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan keluarga tidak terlepas dari ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung hal tersebut adalah pemanfaatan…
nfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi melalui pendekatan berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pengelolaan pekarangan di Posyandu Permata Anawai, Kota Kendari. Kegiatan dilaksanakan pada 28 September 2025 di Posyandu Permata Anawai, Wilayah Puskesmas Wua-Wua, Kota Kendari, peserta kegiatan yang hadir sebanyak 11 orang yang terdiri dari 2 kader Posyandu dan 9 Ibu Balita. Pelaksanaan kegiatan mencakup pemberian edukasi terkait pentingnya konsumsi pangan bergizi, melalui metode ceramah dan tanya jawab selama sekitar 60 menit, pendampingan praktik budidaya tanaman sayuran di pekarangan, serta penyaluran bibit tanaman kepada peserta. Penilaian kegiatan dilakukan secara kualitatif berdasarkan pengamatan terhadap keterlibatan peserta, tingkat antusiasme, dan respons selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan positif berupa meningkatnya kesadaran dan sikap peserta terhadap pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Partisipasi aktif kader Posyandu turut memperkuat proses edukasi gizi dan membuka peluang keberlanjutan kegiatan di lingkungan masyarakat. Meskipun belum didukung oleh pengukuran kuantitatif, kegiatan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan pekarangan yang terintegrasi dengan Posyandu berpotensi menjadi strategi pendukung penguatan ketahanan pangan keluarga. Untuk pengembangan selanjutnya, diperlukan penerapan metode evaluasi yang lebih terstruktur guna menilai dampak jangka panjang terhadap pola konsumsi dan kemandirian pangan rumah tangga.