Search Articles & Publications

Showing 1664 articles found for "Isti"

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DARI SEKTOR KENDARAAN TERHADAP PENINGKATAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KABUPATEN MERAUKE

Muhammad Faisal
Abstract: Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu sumber utama keuangan daerah yang mendukung pelaksanaan pembangunan, termasuk dalam sektor infrastruktur jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kontribusi… ibusi PAD dari sektor kendaraan terhadap peningkatan infrastruktur jalan di Kabupaten Merauke. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Merauke periode tahun 2020–2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan analisis korelasi sederhana antara realisasi PAD kendaraan bermotor (PKB dan BBNKB) terhadap realisasi pembangunan dan peningkatan jalan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan positif antara peningkatan PAD kendaraan bermotor dengan alokasi anggaran infrastruktur jalan. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti tingkat kepatuhan pajak kendaraan yang rendah dan keterbatasan efisiensi anggaran. Pemerintah daerah diharapkan memperkuat kolaborasi antara Bapenda, Samsat, dan Dinas PUPR untuk optimalisasi penerimaan PAD serta perbaikan infrastruktur jalan secara berkelanjutan.

IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM UPAYA PENINGKATAN KELUARGA SEJAHTERA DI KAMPUNG SUMBER REJEKI DISTRIK KURIK KABUPATEN MERAUKE

Eka Sugiarti Setianingrum, David Laiyan, Syahrabudin Husein Enala, Frederikus Antonius Mana
Abstract: This study aims to analyze the implementation of the Family Hope Program (PKH) in Sumber Rejeki Village by assessing aspects such as policy objectives and targets, resources, organizational characteristics, implementer attitudes,… ttitudes, inter-organizational communication, as well as the economic, social, and political environment. The research method used is a qualitative approach with in-depth interviews conducted with key informants, including policy implementers, PKH assistants, and beneficiaries. The findings indicate that the PKH policy's objectives are well understood by the target community, but there are challenges related to uneven aid distribution, leading to social injustice among more vulnerable groups. The available resources, while adequate, have not been optimally utilized to reach all impoverished communities, especially those in remote areas. The characteristics of the implementing organization show good coordination, but improvements are needed in transparency and communication with the public, particularly those not registered as beneficiaries. The professional and empathetic attitude of the implementers greatly supports the program's success, although there are shortcomings in communication and outreach to the general public. The economic, social, and political environment plays a significant role in the successful implementation of PKH, with challenges such as social jealousy and local political factors affecting aid distribution. Therefore, it is recommended to enhance transparency in the data collection and aid distribution processes, strengthen the capacity of social assistants, and expand outreach efforts to ensure that the PKH program is more equitable and effective in achieving its goals.

The Effectiveness of Employee Performance at the Kelapa Lima Sub-District Office Merauke Regency

Jalal, Nur, Agustina Wogan, Syahrabudin Husein Enala
Abstract: The Effectiveness of Employee Performance at the Kelapa Lima Sub-District Office, Merauke Regency. This study aims to evaluate the effectiveness of employee performance at the Kelapa Lima Sub-District Office, Merauke Regency.… ency. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that employee performance is generally good but not yet optimal. The organizational characteristics show that duties and functions have been carried out properly, although challenges remain, particularly regarding employee capabilities, which affect the timeliness of task execution. The work environment is divided into external and internal environments. The external environment, which includes factors outside the organization, influences decision-making and organizational actions. The internal environment, which encompasses the organizational climate, plays a crucial role in the overall functioning of the organization. Regarding employee characteristics, there is a variation in educational levels and employee competencies, which contribute to delays in completing tasks. Efforts to improve performance are being made through training provided by the sub-district head, which gradually helps employees master their duties.  

EFEKTIVITAS MAL PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN PANGANDARAN

Garis, Regi Refian, Sabila Niqa Afuwwan Toha, Asep Nurdin Rosihan Anwar
Abstract: Efektivitas pada Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pangandaran merupakan inovasi pemerintah daerah Kabupaten Pangandaran untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi pelayanan publik di Kabupaten Pangandaran. Tujuan dari penelitian… nelitian ini untuk mengetahui bagaiaman Efektivitas Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Pangandaran. Berdasarkan hasil penelitian di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pangandaran bahwa  efektivitas pada Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Pangandaran belum berjalan dengan optimal. Hal ini dibuktikan dengan beberapa indikator yang belum optimal yaitu pada indikator stuktur organisasi yaitu stuktur yang masih mengikuti stuktur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan, indikator lingkungan interen yaitu mengenai belum optimalnya sumber daya manusai yang ada, dan indikator keterbukaan informasi masih belum optimalnyaa sosialisasi kepada masyarakat mengenai Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pangndaran. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teori menurut Sutrisno (2018:90) yaitu Karakterisitk Organisasi, Karakteristik Lingkungan, Karakterisitik Karyawan, dan Kebijakan Praktik Manajemen. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.

Fenomena Pernikahan Dini dan Tinjauannya Secara Sosiologi

Sulistiyowati, Restu Monika Nia Betaubun
Abstract: Pernikahan dini menjadi salah satu fenomena sosial dalam kehidupan masyarakat. Pernikahan dini yang marak terjadi menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah tentang minimal batas usia perkawinan belum berjalan secara maksimal.… l. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kesadaran masyarakat terhadap dampak negatif fenomena sosial tersebut. Penelitian tentang fenomena pernikahan dini dan tinjauannya secara sosiologi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana fenomena pernikahan dini dalam tinjauan sosiologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinjauan sosiologi pada pernikahan dini yang menjadi fenomena sosial. Peneliti menggunakan metode studi literatur (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosiologi memandang pernikahan dini sebagai suatu fenomena sosial yang memuat tindakan sosial berupa tindakan tradisional, tindakan afektif, tindakan rasional instrumental, dan tindakan sosial instrumental. Selain itu, terdapat ketidaksetaraan gender yang muncul dalam kehidupan masyarakat berupa, streotipe, subordinasi, marginalisasi, beban kerja ganda (double burden), dan kekerasan (violence). Fenomena pernikahan dini memicu munculnya bias gender yang berkaitan dengan faktor sosial budaya pada masyarakat yang masih memiliki budaya patriarki.   Kata Kunci: pernikahan dini, sosiologi, studi pustaka

Peran Komunitas Masyarakat Dalam Mewujudkan Kemandirian Desa Sukamulya Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis

Nurgiawan, Dea, Yuliani, Dini, Husni Taufiq, Otong, Refian Garis, Regi
Abstract: This research is motivated by the author's curiosity about how the role of the community in realising village independence. The purpose of this research is to find out the role of the community in realising village independence.… endence. The method used in this research is qualitative research method with descriptive type. The data collection techniques in this research are observation, interview, and documentation. The data analysis technique used is interactive analysis consisting of three flows, namely: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity checking is done by triangulation. Triangulation is the process of finding conclusions by rechecking from various angles. Based on the results of the research and discussion that: 1) The role of the community in realising the independence of Sukamulya Village, Baregbeg Sub-district, Ciamis Regency has not fully run optimally. 2) The obstacles faced by the community in realising the independence of Sukamulya Village, Baregbeg District, Ciamis Regency are lack of information and confirmation and lack of understanding and the same agreement 3) The efforts made in overcoming these obstacles are carried out by dialogue and deliberation and providing input to the village government so that information can reach the community. Keywords: Community, Village Government, Village Independence

Development of National Unity and Political Bodies in Youth Organizations. Study of Christian Student Organizations, Merauke Branch

Grensita Lewakabessy, Vinsenco R. Serano
Abstract: The aim of this research is to provide information and find solutions to the problems faced in developing youth organizations. There are factors discussed in detail in this work, apart from solving problems and developing… g solutions for good change for Karang Taruna and Kesbangpol so that better communication can be built. It is hoped that this work can become a reference for youth organizations registered with Kesbangpol in the future. This research is qualitative research and uses the informant method (interviews). The research results show that there is still a lack of coordination between Kesbangpol and Karang Taruna in Merauke Regency, so that there is still a large discontinuity between the two components that must be connected.

Social and Economic Impact of Industrialization Nickel Mining on The Community (Study of Wonuamorome Village, Konawe Regency)

Adriyanto Syahputra
Abstract: The aims of this research are: 1) To determine the social impact of nickel mining on the community in Wonuamorome Village, Puriala District, Konawe Regency. 2) To determine the economic impact of nickel mining on the community… munity in Wonuamorome Village, Puriala District, Konawe Region? The technique used in selecting informants in this research was purposive sampling. The informants selected were key informants, namely the village head and a community figure, as well as additional informants consisting of two company officials, four employees who lived in Wonua Morome Village, and four community members. So the total informants in this investigation were 12 people, and several key informants came from village officials. The emergence of industrial areas in an area is believed to bring positive and negative factors to the lives of people in that area, such as positive social impacts, namely that industry can provide employment opportunities for local residents. The presence of the business world in Wonua Morome Village opens up employment opportunities for the local community. And the negative social aspect is contact with crocodiles which can cause social conflict. The presence of the business world in Wonua Morome Village has led to land conflicts between immigrants and local residents. The positive economic impact is to increase village cash income. The presence of businesses in Wonua Morome Village increases the village's cash income. Negative economic impacts include industrial waste which is dangerous for the environment and pollutes people's agricultural land, causing losses.

Penerapan Penggunaan Garam Mineral Blok Sebagai Suplemen Pakan Ternak Ruminansia

Puspitasari , Cristina Dinda, Baru , Stevanus
Abstract: Peternak di kampung Seead Agung, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke masih menjalankan usaha ternak secara tradisional. Rata-rata peternak di wilayah ini tidak memiliki pemahaman dan keterampilan khusus dalam bidang peternakan,… nakan, melainkan mengandalkan kebiasaan yang diwariskan secara turun-temurun, baik dalam penyediaan pakan maupun pengobatan hewan. Sebagai respons terhadap permasalahan ini, dilakukan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peternak mengenai gejala kekurangan mineral pada ternak sapi melalui pembuatan Garam Mineral Blok. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah pendekatan partisipatif yang memungkinkan para peternak untuk melibatkan diri secara aktif dan menerapkan instruksi yang diberikan. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat peternak, yang tidak hanya berpartisipasi aktif selama pelatihan tetapi juga mengharapkan diadakannya kegiatan serupa, seperti pelatihan pembuatan pakan, untuk mengembangkan usaha peternakan mereka ke skala yang lebih besar.

Persepsi Wajib Pajak Terhadap Layanan Coretax: Studi Kasus pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Merauke

Ilham, Mohamad, Kastanya, Mensy Otelyo, Wati, Caecilia Henny Setya
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi wajib pajak UMKM terhadap layanan Coretax di Kabupaten Merauke. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive,… ve, yaitu pelaku UMKM yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan telah menggunakan Coretax dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis temuan mengacu pada Technology Acceptance Model (TAM) serta Model Keberhasilan Sistem Informasi DeLone dan McLean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM memiliki persepsi positif terhadap Coretax karena dinilai membantu proses perhitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak secara lebih efisien. Meskipun demikian, masih terdapat kendala yang memengaruhi pengalaman pengguna, seperti kesulitan memahami fitur dan istilah perpajakan, gangguan server, lambatnya akses sistem, serta tampilan antarmuka yang kurang nyaman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa persepsi wajib pajak terhadap layanan Coretax dipengaruhi oleh manfaat yang dirasakan, kemudahan penggunaan, kualitas sistem, dan kualitas informasi yang tersedia. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kualitas layanan, penyederhanaan antarmuka, serta penyajian informasi yang lebih mudah dipahami guna mendukung keberhasilan implementasi Coretax pada sektor UMKM.