Search Articles & Publications

Showing 1635 articles found for "Kualitatif"

Transformasi Cinta Eros menuju Cinta Agape: Kajian Psikoanalisis Erich Fromm terhadap Tokoh Zulaikha dalam Novel Yusuf Zulaikha karya Abidah El Khalieqy

Agni Nidaulhasanah, Btari Raras Pramesti, Hilda Amelia
Abstract: Penelitian ini mengkaji transformasi cinta pada tokoh Zulaikha dalam novel Yusuf Zulaikha karya Abidah El Khalieqy melalui perspektif psikoanalisis Erich Fromm. Fokus kajian diarahkan pada peralihan bentuk cinta dari cinta… ta Eros yang berorientasi pada hasrat, kepemilikan, dan pemuasan diri menuju cinta Agape yang bersifat spiritual, altruistik, dan memberi tanpa pamrih. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks sastra. Data diperoleh melalui pembacaan intensif terhadap teks novel dengan mengidentifikasi kutipan, motif, dialog, serta simbol-simbol yang merepresentasikan dinamika psikologis tokoh, kemudian dianalisis berdasarkan konsep jenis-jenis cinta menurut Fromm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cinta Eros pada diri Zulaikha ditandai oleh ketertarikan emosional yang intens, konflik batin, dan krisis moral akibat pertentangan antara hasrat pribadi dan nilai religius. Seiring perjalanan naratif, Zulaikha mengalami transformasi menuju cinta Agape yang ditandai dengan kedewasaan emosional, pengendalian diri, kesadaran tanggung jawab personal, serta kemampuan mencintai tanpa kehilangan integritas diri. Transformasi ini menegaskan pandangan Fromm bahwa cinta sejati merupakan kekuatan produktif yang membebaskan manusia dari keterikatan egoistik dan mengarahkan pada pertumbuhan spiritual. Kajian ini memperkaya pemahaman interdisipliner antara psikologi dan sastra, khususnya dalam konteks sastra Indonesia yang mengintegrasikan nilai-nilai religius.

Strategi Wali Kelas Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa Kelas V B MIS Darunnajah Cipining Bogor

Nurul Holifah, Misbakhudin Azka, Khairrina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan oleh wali kelas dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas V B MIS Darunnajah Cipining Bogor. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan… kenyataan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an, seperti ketidaktepatan dalam tajwid, makharijul huruf, kefasihan bacaan, dan tartil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi wali kelas dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an meliputi: pendekatan individual kepada siswa, pembiasaan membaca setiap hari, kolaborasi dengan guru tahfidz, penguatan motivasi, serta evaluasi berkala. Faktor pendukung dalam strategi ini antara lain adanya kerja sama dengan orang tua dan lingkungan madrasah yang religius. Sedangkan faktor penghambatnya mencakup kurangnya motivasi beberapa siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, dan perbedaan tingkat kemampuan siswa. Dengan strategi yang tepat dan pendekatan yang menyeluruh, kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dapat meningkat secara bertahap.

Peran Wali Kelas Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswi Di Kelas VIII MTs Darunnajah 2 Cipining

Tina Hartini, M. Yogi Saputra, Nur Azizah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wali kelas dalam meningkatkan motivasi belajar siswi kelas VIII putri di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam… lam pelaksanaan peran tersebut. Motivasi belajar merupakan faktor krusial yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran, khususnya dalam konteks pendidikan pesantren yang menggabungkan pendidikan formal dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik wawancara mendalam dengan wali kelas, observasi kegiatan pembelajaran, dan analisis dokumentasi. Subjek penelitian adalah wali kelas VIII putri di Pesantren Darunnajah 2 Cipining yang mewakili berbagai latar belakang pendidikan dan pengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wali kelas menjalankan peran multidimensional dalam meningkatkan motivasi belajar siswi yang mencakup empat dimensi utama:Peran sebagai motivator dan fasilitator,Peran sebagai komunikator interpersonal, Peran sebagai pembimbing akademik dan personal, Peran sebagai penghubung dengan orang tua melalui sistem komunikasi. Faktor pendukung meliputi kompetensi pedagogik wali kelas, lingkungan pesantren yang religius dan kondusif, serta sistem pendidikan terpadu yang memungkinkan pembinaan holistik 24 jam. Faktor penghambat mencakup beragamnya latar belakang individual siswa, beban kerja berlebihan wali kelas, tantangan komunikasi dengan orang tua, dan keterbatasan teknologi pembelajaran modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan wali kelas dalam meningkatkan motivasi belajar siswi sangat bergantung pada kemampuan mengintegrasikan pendekatan pedagogik modern dengan nilai-nilai pesantren, serta dukungan sistem institusional yang memadai.

Penanggulangan Tindak Pidana Penipuan Online oleh Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Yogyakarta dalam Menjamin Perlindungan Hukum bagi Korban

Albertus Bagas Satria, Kastowo Kastowo, Widiartana Widiartana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penanganan tindak pidana penipuan online oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota Yogyakarta yang dinilai belum optimal dalam memberikan perlindungan hukum bagi… agi korban, serta untuk merumuskan strategi penanggulangan penipuan online yang efektif guna menjamin perlindungan hukum yang maksimal.Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris yang dikombinasikan dengan pendekatan sosiologis dan peraturan perundang-undangan. Data primer diperoleh langsung melalui wawancara dengan aparat Kepolisian Resor Kota Yogyakarta dan perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta, sedangkan data sekunder terdiri atas bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang dianalisis menggunakan metode analisis hukum kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan tindak pidana penipuan online oleh Kepolisian Resor Kota Yogyakarta belum mampu memberikan perlindungan hukum yang maksimal bagi korban. Hal ini disebabkan oleh lamanya proses hukum serta adanya hambatan koordinasi dengan lembaga eksternal seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga perbankan akibat regulasi yang ketat dan prosedur birokrasi yang panjang. Akibatnya, korban sering kali tidak memperoleh kepastian hukum maupun kejelasan terkait kompensasi atau pemulihan kerugian yang dialami, sehingga hak-hak mereka belum terpenuhi secara optimal.

Peran Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) Dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Santri Di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Ridwan, Muhammad, Arizqi Ihsann Pratama, M. Irfanudin Kurniawan
Abstract: Peran Organisasi Santri Darunnajah Cipining Dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Santri Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining". Skripsi: Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (Tarbiyah), Sekolah Tinggi Agama Islam Darunnajah,… najah, Bogor, 2022, xii+ 79 halaman, dan lampiran. Untuk mengetahui Organisasi Santri Darunnajah Cipining Dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Santri Darunnajah 2 Cipining menurut para ahli. Metode Penelitian kualitatif, data primer dan sekunder. Observasi, Wawancara, dokumentasi. Hasil Penelitian ditemukan bahwa Dalam membentuk karakter kepemimpinan santri ialah karakter diri yang belum terbiasa menyesuaikan atau belum mampu beradaptasi dengan lingkungan pesantren dan juga faktor pertemanan yang tidak bisa di jadikan pemacu semangat. Faktor penghambat dalam membentuk karakter santri dalam hal kepemimpinan, santri kurang aktif dalam melakukan kegiatan OSDC yang seharusnya santri itu ikut dalam kegiatan yang direncanakan dan dilaksanakan. Faktor penghambat dalam sarana dan prasarana untuk membentuk karakter santri di pondok pesantren Darunnajah 2 Cipining dalam kegiatan OSDC tidak ada yang kurang meliputi: Peran dan faktor pendukung dan penghambat.

Konsep Pendidikan Menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas Dan Relevansinya Terhadap  Pendidikan Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Abdur Rahman, Anjaluddin Anjaluddin, Arizqi Ihsan Pratama
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis pendidikan modern yang cenderung sekuler dan kehilangan dimensi spiritual, serta pentingnya mengkaji relevansi pemikiran tokoh pendidikan Islam kontemporer terhadap praktik pendidikan… didikan di pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis konsep pendidikan menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan (2) mengkaji relevansi konsep pendidikan Al-Attas terhadap konsep pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research (penelitian kepustakaan) yang diperkuat dengan pendekatan filosofis dan historis. Data primer diperoleh dari karya-karya Al-Attas, terutama The Concept of Education in Islam, sedangkan data sekunder berasal dari berbagai literatur pendukung. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif, induktif, historis, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, konsep pendidikan Al-Attas berpusat pada konsep ta'dib yang komprehensif, mencakup penanaman adab, islamisasi ilmu pengetahuan, penghormatan terhadap fitrah, integrasi pengetahuan dalam kerangka tauhid, dan pendidikan holistik yang mengembangkan aspek intelektual, spiritual, dan moral secara seimbang. Kedua, konsep pendidikan Al-Attas memiliki relevansi signifikan dengan pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, tercermin dalam: penerapan konsep adab dalam sistem pengasuhan santri, integrasi ilmu agama dan umum dalam kurikulum, pengembangan fitrah santri melalui pendekatan individual, peran sentral kyai dan ustadz sebagai model spiritual, serta pendidikan holistik yang mencakup aspek ibadah, akhlak, intelektual, dan keterampilan. Penelitian ini berkontribusi dalam meneliti pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas dalam dunia pendidikan dan merelevansikan pemikiran tersebut dalam    pengembangan sistem pendidikan pesantren Darunnajah 2 Cipining.

Komunikasi Pejabat Publik di Tengah Krisis: Analisis Gaya Bicara dan Dampaknya pada Aksi Demo 29–31 Agustus 2025

Fajar Satriyawan Wahyudi
Abstract: Penelitian ini menganalisis gaya komunikasi pejabat publik dalam merespons krisis politik dan sosial yang terjadi pada 29–31 Agustus 2025 di Indonesia, ketika aksi demonstrasi besar-besaran pecah akibat kontroversi kenaikan… aikan tunjangan DPR dan menimbulkan eskalasi berupa kerusuhan, penyerbuan gedung DPRD, serta pembakaran fasilitas publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gaya komunikasi pejabat—baik defensif, teknokratis, maupun akomodatif—serta mengkaji dampaknya terhadap persepsi publik dan mobilisasi aksi massa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana kritis (Critical Discourse Analysis), berdasarkan pernyataan pejabat di media, konferensi pers, dan unggahan media sosial, yang kemudian dipadukan dengan respons publik melalui media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi defensif dan teknokratis memperparah ketidakpercayaan publik, sementara respons akomodatif pemerintah datang terlambat dan gagal meredam eskalasi. Media sosial terbukti memainkan peran strategis sebagai arena counter-narrative yang mempercepat delegitimasi komunikasi elit, dengan memobilisasi solidaritas digital menjadi aksi nyata di jalanan. Nilai kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif antara gaya komunikasi pejabat, dinamika digital, dan eskalasi demonstrasi kontemporer. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya model komunikasi pejabat publik yang lebih transparan, empatik, dan partisipatif dalam menghadapi krisis demi menjaga legitimasi politik dan stabilitas sosial.

Implementasi Kompetisi Inovasi (KOMVAS) Dalam Meningkatkan Indeks Inovasi Daerah Kota Banjarmasin

Maya Floria Yasmin
Abstract: Indeks Inovasi Daerah Kota Banjarmasin belum pernah mendapat predikat Kota terinovatif. Padahal inovasi daerah merupakan salah satu komponen daya saing daerah. Jumlah inovasi daerah yang dimiliki juga belum memiliki bobot… t yang tinggi sesuai harapan. Dalam rangka peningkatan indeks inovasi daerah sekaligus sebagai ajang untuk memberikan penghargaan bagi inovator, Kota Banjarmasin mengadakan kompetisi inovasi (KOMVAS). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan serta menganalisa implementasi Kompetisi Inovasi (KOMVAS) dalam meningkatkan indeks inovasi daerah Kota Banjarmasin. Serta untuk mengetahui, mendeskripsikan serta menganalisa faktor yang mempengaruhi Implementasi Kompetisi Inovasi (KOMVAS) dalam meningkatkan indeks inovasi daerah Kota Banjarmasin. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dengan empat informan. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif yaitu kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa Implementasi Kompetisi Inovasi (KOMVAS) Dalam Meningkatkan Indeks Inovasi Daerah Kota Banjarmasin terdiri dari penjaringan inovasi daerah, memberikan penghargaan pada tingkat Kota Banjarmasin, pelaporan inovasi daerah melalui SAPIDa, membuat regulasi terkait inovasi daerah dan coaching clinic inovasi daerah. Faktor penghambat yaitu kurangnya minat dalam mengikuti kompetisi inovasi, keterbatasan anggaran daerah, kurangnya kebijakan terkait inovasi daerah. Adapun faktor pendukung yaitu adanya aplikasi sistem analisis pelaporan inovasi daerah (SAPIDa).

Implementasi Program Beasiswa Sekolah Di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Benny Candra Prasetyo
Abstract: Program beasiswa ini merujuk pada wasiat pendiri Pesantren Darunnajah, yaitu almarhum KH. Abdul Manaf Mukhayyar, yang dalam salah satu pernyataan reflektifnya menuliskan: "Kalau saya jadi orang kaya, saya akan membuka sekolah… kolah gratis untuk kaum fakir dan miskin." Ungkapan tersebut tercantum pada sampul buku catatan pribadinya semasa beliau menempuh pendidikan di Jami’at Khair. Pernyataan ini merepresentasikan nilai-nilai filantropi dan misi sosial dalam pendirian lembaga pendidikan Darunnajah, khususnya dalam komitmennya terhadap kelompok masyarakat kurang mampu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Secara umum, program beasiswa yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor ditujukan kepada santri dari kalangan dhuafa serta peserta didik yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik. Beasiswa tersebut meliputi beberapa jenjang dan program, yaitu beasiswa untuk jenjang SMP, MTs, MA, dan SMK, serta program beasiswa khusus seperti Tholabul Minhah dan Beasiswa Tahfizh, yang masing-masing memiliki persyaratan dan mekanisme seleksi yang berbeda. Implementasi program ini sepenuhnya merupakan inisiatif internal lembaga tanpa adanya intervensi atau dukungan pendanaan dari pihak luar. Kemandirian ini mencerminkan integritas dan komitmen pesantren dalam menyelenggarakan pendidikan berbasis sosial dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Dampak positif dari pelaksanaan beasiswa ini terlihat dari tingginya apresiasi serta dukungan dari keluarga peserta didik penerima beasiswa. Tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga memperkuat motivasi peserta didik dalam belajar. Di samping itu, keberadaan program ini turut merealisasikan amanah dan cita-cita para muwakif dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Manajemen Layanan Pendidikan Berbasis SDM Unggulan

Sartika, Lismayana, Herawati Syamsul, Kasman
Abstract: Mutu pendidikan di Indonesia masih tergolong rendah, baik pada jenjang pendidikan formal maupun informal. Kondisi ini berdampak serius terhadap rendahnya kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan, sehingga belum mampu… menjawab kebutuhan pembangunan nasional di berbagai sektor. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis permasalahan rendahnya mutu layanan pendidikan serta strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitasnya melalui pendekatan berbasis sumber daya manusia unggulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali secara mendalam pengalaman dan pandangan para pelaku pendidikan. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas dua kategori, yaitu: (1) Data primer yang diperoleh langsung dari wawancara mendalam dengan informan yang relevan; dan (2) Data sekunder yang diperoleh dari dokumen, literatur, dan data pendukung lainnya. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam proses pengumpulan data, yang dilengkapi dengan berbagai teknik seperti observasi, dokumentasi, dan studi pustaka untuk memperoleh data yang valid dan mendalam. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan pendidikan dan strategi peningkatan mutu layanan pendidikan di Indonesia.