Search Articles & Publications

Showing 5688 articles found for "Alam"

Hubungan Lama Menjalani Hemodialisis Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Unit Hemodialisa RSUD Balaraja Tahun 2024

Dhiya Shadrina, Adi Dwi Susanto, Imas Sartika
Abstract: Pendahuluan: Pendahuluan: Gagal ginjal kronis adalah penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga tidak mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan dan pembuangan elektrolit tubuh, tidak mampu menjaga… ga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh, seperti sodium, kalium dalam darah atau tidak mampu dalam memproduksi urin. Hemodialisis menjadi salah satu terapi yag paling banyak dipilih penderita gagal ginjal kronik, biasanya hemodialisis ini dilakukan selama 1-3x dalam seminggu dan berlangsung selama 4,5-5 jam tergantung dari anjuran dokter. Hal ini akan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Tujuan: Mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di unit hemodialisa RSUD Balaraja Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Unit Hemodialisa RSUD Balaraja dan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei-22 Mei 2024. Teknik Sampel: Teknik yang digunakan adalah total sampling. Jumlah Sampel: Sampel berjumlah 62 responden. Analisis Data: Analisis data menggunakan Uji Spearman Rank. Hasil Penelitian: Terdapat hubungan antara lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di unit hemodialisa RSUD Balaraja Tahun 2024 dengan p-value 0,004.

Hubungan Antara Pengetahuan, Dukungan Keluarga Dan Sarana Terhadap Keaktifan Lanjut Usia Mengikuti Kegiatan Posyandu Lansia Di Desa Bungin Wilayah Puskesmas Bungin

Abraham Tungka, Ahmil, Rahmat Doko
Abstract: Kurangnya pengetahuan lansia, dukungan keluarga bahkan sarana posyandu yang tidak memadai menjadi masalah ketidakaktifan lansia berkunjung ke posyandu. Studi pendahuluan mengatakan lansia tidak mengetahui tentang tujuan… dan manfaat posyandu lansia bahkan anggota keluarga tidak pernah mengantarkan lansia ke posyandu lansia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara pengetahuan, dukungan keluarga dan sarana dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia di desa Bungin wilayah Puskesmas Bungin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan desain observasional analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di desa Bungin, wilayah Puskesmas Bungin sebanyak 50 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan berhubungan dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia dimana tingkat signifikansi 0,000 ≤ α = 0,05. Dukungan keluarga berhubungan dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia dimana tingkat signifikansi 0,000 ≤ α = 0,05. Sarana berhubungan dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia dimana tingkat signifikansi 0,000 ≤ α = 0,05. Simpulannya adalah ada hubungan antara pengetahuan, dukungan keluarga dan sarana dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia di desa Bungin, wilayah Puskesmas Bungin. Saran bagi keluarga untuk dapat meningkatkan dukungannya bagi lansia agar lansia semakin aktif mengikuti kegiatan posyandu. Bagi puskesmas diharapkan untuk memotivasi dan mengarahkan keluarga lansia untuk mendukung lansia mengikuti kegiatan posyandu serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di posyandu lansia.

Pengaruh Cyberbullying Terhadap Terjadinya Ide Bunuh Diri Pada Remaja Di SMA Negeri 06 Kabupaten Tangerang 2024

Aninda Rizki Maulida, Inna Solihati Embrik, Ayu Pratiwi
Abstract: Pendahuluan: Cyberbullying merupakan salah satu jenis pelecehan yang dilakukan secara online atau melalui telepon seluler, dengan kata lain itu dilakukan secara tidak langsung dan jenis bullying ini tidak dilakukan secara&#8230; a langsung, yang memungkinkan para pelaku melakukan dan mengucapkan hal-hal yang lebih buruk. Menurut Word Health Organization (2024), Data terbaru dari tahun 2018 hingga 2022 menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan dalam kasus cyberbullying, dimana remaja laki-laki melakukan cyberbullying terhadap orang lain meningkat dari 11% menjadi 14% dan remaja perempuan dari 7% menjadi 9%.. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cyberbulliying terhadap terjadinya ide bunuh diri pada remaja di SMA Negeri 06 Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non eksperimental dengan deskriptif korelasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple Random Sampling sebanyak 96 sampel. Hasil Penelitian: Pada penelitian ini menggunakan Uji Chi-Square terdapat p-value 0,000 < 0,05, maka Ha diterima yang artinya adanya pengaruh cyberbulliying terhadap terjadinya ide bunuh diri pada remaja. Kesimpulan: Cyberbulliying merupakan tindakan perundungan yang dilakukan secara online baik secara individu maupun kelompok, akibat cyberbulliying dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada psikologis, psikososial remaja, dan berdampak pada akademik remaja. Dari dampak tersebut jika terus menerus maka berakibat adanya keinginan ide bunuh diri.

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Motorik Kasar Dan Halus Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Paud Cempaka Sepatan Kabupaten Tangerang

Dwi Sinta, Ida Faridah, Ria Setia Sari
Abstract: Latar Belakang : Masalah perkembangan motorik anak prasekolah masih menjadi masalah kesehatan anak di Indonesia. Pola asuh orang tua faktor utama perkembangan motorik anak usia prasekolah, orang tua mempunyai otoritas penuh&#8230; nuh terhadap anak anaknya, oleh karena itu, anak tidak mempunyai kesempatan untuk mengungkapkan perasaan dan keinginannya, Jika anak kurang mendapat stimulasi dari orang tua maka akan berdampak menurunnya perkembangan motorik.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik kasar dan halus pada anak usia pra sekolah di PAUD cempaka sepatan kabupaten tangerang. Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional, total sampling. Variabel dalam penelitian ini yaitu pola asuh orang tua, perkembangan motorik kasar dan perkembangan motorik halus. Instrumen yang digunakan yaitu Kuesioner dan DENVER II. Analisis Univariat dan Bivariat  menggunakan uji Chi-Square. Hasil : Pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik kasar didapatkan nilai P-Value 0,021 < 0,005. Dan terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik halus didapatkan nilai P-Value 0,005 < 0,005. Saran: Bagi orang tua agar lebih memperhatikan perkembangan motorik  anak sesuai tahapan usia anak kemudian segera memeriksakan anak ketika anak dicurigai mengalami keterlambatan perkembangan.

Asuhan Keperawatan Pada Pasien Tuberkulosis Paru On Oat Dengan Pemberian Terapi Akupresur Untuk Menurunkan Intensitas Mual Tahun 2024

Novitasari, Siti Kusnul Khatimah, Neneng Gantini
Abstract: Pendahuluan: Tuberkulosis paru (TB) merupakan masalah kesehatan serius yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yang sering menimbulkan batuk kronis dan kesulitan bernapas. Pengobatan utama melibatkan Obat Anti Tuberkulosis&#8230; uberkulosis (OAT). Akan tetapi, pasien sering mengalami efek samping, seperti mual, yang dapat menghambat kepatuhan pengobatan. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan terapi akupresur untuk menurunkan intensitas mual pada pasien TB yang menjalani OAT Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan tuberkulosis paru on oat dan mengevaluasi efektivitas terapi akupresur dalam menurunkan mual pada pasien TB di Ruang Dahlia Atas RSUD Kabupaten Tangerang. Metode: Studi kasus yang melibatkan observasi dan penerapan terapi akupresur selama tiga hari, yang berlangsung selama 15 menit. Hasil: Setelah dilakukan implementasi berupa terapi akupresur terdapat perubahan intensitas mual secara signifikan setelah diberikan perlakuan selama 15 menit dalam tiga hari. Kesimpulan: Akupresur merupakan intervensi non farmakologis yang efektif untuk mengelola mual pada pasien TB.

Hubungan Antara Post Power Syndrome Dengan Tingkat Kecemasan Responden Pasca Pensiun Di RW 05 Kecamatan Rawa Lumb Kelurahan Bojong Menteng 2023

Stefanny Elga, Gerardina Sri Redjeki, Gerardina Sri Redjeki
Abstract: Masa pensiun adalah masa seseorang berhenti dari aktifitas bekerja secara formal yang disebabkan karena bertambahnya usia diikuti dengan kemunduran fisik sehingga dibutuhkan penyesuaian diri terhadap masa pensiun. Penelitian&#8230; tian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara post power syndrome dengan tingkat kecemasan responden pasca pensiun di RW 05 kecamatan Rawa lumbu kelurahan Bojong Menteng. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional sampel berjumlah 88 respoden. Pengumpulan data ini menggunakan kuesioner (print out) dengan teknik purpose sampling. Didapatkan hasil dari Analisa univariat, terbanyak mengalami post power syndrome sedang : 46.6% dan kecemasan sedang : 48.9%. Analisa bivariat menggunakan uji kendal tau C didapatkan (p value 0.000) yang artinya Ha dapat diterima sehingga dapat disimpulkan adanya hubungan signifikan antara post power syndrome dengan tingkat kecemasan pasca pensiun di RW 05 kecamatan Rawa Lumbu Kelurahan Bojong Menteng. Diharapkan masyarakat di lingkunga RW 05 dapat memberikan kegiatan seperti ramah lansia yang dibantu oleh masyarakat/ komunitas atau pun keluarga agar respnden dapat aktif dan memiliki motivasi yang baik untuk mengurangi gejala dari post power syndrome dengan kecemasan.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Remaja Terhadap Bahaya Bullying Pada Remaja Di SMAN 11 Kabupaten Tangerang

Qintan Alviona Zulivah, Nuryanti, Ayu Pratiwi
Abstract: Pendahuluan: Bullying merupakan perilaku atau tindakan agresif yang dilakukan pada korban yang berdampak pada aspek psikologis, emosional, dan fisik. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap&#8230; dap bahaya bullying pada remaja di SMAN 11 Kabupaten Tangerang. Desain penelitian: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan survey analitik menggunakan cross sectional. Teknik sampel: Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah simple random sampling dengan sampel 124 siswa. Hasil: Berdasarkan hasil uji chi square, menunjukkan adanya hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap bahaya bullying dengan nilai p-value sebesar 0,726 dan p-value 0,164. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan dan sikap remaja menjadi faktor yang mempengaruhi terjadinya bullying pada remaja. Edukasi bahaya bullying diperlukan untuk mengetahui dampak bahaya pada bullying, menyoroti pentingnya edukasi dalam meningkatkan pengetahuan pada remaja. Saran: Disarankan untuk remaja meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap bahaya bullying supaya remaja dapat mencegah dampak negatif yang ditimbulkan akibat bullying.

Hubungan Antara Sleep Hygiene Dengan Kualitas Tidur Pada Remaja di SMAN 11 Kabupaten Tangerang

Amelia Ajeng Ayuningdyah, Inna Solihati Embrik, Ayu Pratiwi
Abstract: Pendahuluan: Kualitas tidur sangat berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental khususnya pada remaja. Kualitas tidur adalah kemampuan seseorang untuk tetap tertidur dan mendapatkan tingkat tidur REM dan NREM yang sesuai.&#8230; Dampak dari adanya penurunan kualitas tidur tersebut yang dapat mempengaruhi konsentrasi dalam belajar. Sleep hygiene merupakan upaya promosi kesehatan tidur yang terdiri dari serangkaian rekomendasi lingkungan dan perilaku tidur, untuk menciptakan kualitas tidur yang optimal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada remaja di SMAN 11 Kabupaten Tangerang. Desain penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional. Teknik sampel: Teknik yang digunakan teknik probability sampling dengan cara proportional random sampling dengan jumlah responden 102 orang. Analisis data: Menggunakan analisis univariat, bivariat dan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian: Hasil penelitian yang dilaksanakan di SMAN 11 Kabupaten Tangerang square menunjukkan bahwa ada hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada remaja memiliki p-value 0,000 < 0,05. Kesimpulan dan saran: Sebagian besar responden tingkat sleep hygiene dan kualitas tidur dominan buruk. Diharapkan remaja dapat meningkatkan pengetahuan dan menerapkan sleep hygiene yang baik karena akan berdampak pada kualitas tidur sehingga tidak berdampak pada konsentrasi belajar di sekolah.

Hubungan Antara Pengetahuan, Perilaku Dan Keteraturan Pola Makan Terhadap Kejadian Gastritis Pada Remaja Di Klinik Citra Sehat Kutajaya

Rode Elizabeth Sianipar, Fitriana Suprapti, Anna Rejeki Simbolon
Abstract: Gastritis ialah sesuatu peradangan mukosa alat pencernaan yang sangat kerap terjalin dampak kebiasaan makan yang tidak menentu. Kebiasaan makan yang tidak normal menyebabkan lambung menjadi lebih sensitif dan diikuti dengan&#8230; gan peningkatan asam lambung. Faktor risiko lain yang dapat menyebabkan gastritis merupakan peradangan bakteri Helicobacter Pylori, komsumsi minuman beralkohol, merokok, stress, dan mengkonsumsi makanan yang tidak bersih. Dari hal tersebut akan menmbulkan dampak terhadap kesehatan karena kurangnya pengetahuan, perilaku dan sikap dalam keteraturan pola makan. Penelitan ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, perilaku dan keteraturan pola makan terhadap kejadian gastritis pada sampel anak remaja di Klink Citra Sehat Kutajaya sebanyak 80 orang. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan deskriptif analitik serta analisis data menggunakan Kendall’s tau b. Hasil uji statistik didapatkan pada variabel pengetahuan dengan p value 0.037 (p = <0.05), variabel perilaku dengan p value 0,000 (p=<0.05), dan variabel pola makan diperoleh p value sebesasr 0.001 (p=<0.05) yang mengisyaratkan bahwa adanya hubungan signifikan antara variabel secara keseluruhan. Disarankan remaja diharapkan dapat lebih mudah mengidentifikasi keluhan gastritis dan lebih memperhatikan ketika mereka mulai mengalami gejala kebiasaan makan yang tidak menentu.

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Perilaku Sadari Dalam Mendeteksi Kanker Payudara Pada Remaja Putri Di Tangerang

Elisabeth Permata Enjelita Manurung, Adeline Lebuan, Sada Rasmada
Abstract: Cara sederhana dan paling murah untuk mendeteksi dini benjolan payudara dengan mengenali payudara sendiri melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). SADARI dilakukan dengan melihat serta meraba payudara. Jika kanker&#8230; tersebut ditemui secara dini dan segera mendapat penanganan secara cepat dan tepat maka harapan untuk sembuh hampir mendekati 100%. Tujuan Penelitian mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Tentang Perilaku SADARI Dalam Mendeteksi Kaker Payudara Pada Remaja Putri di Di Tangerang. Desain penelitian ini menggunakan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 133 responden. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner pengetahuan, sikap dan perilaku SADARI. Uji statistic menggunakan kendals tau-b. Hasil penelitian menunjukkan Pengetahuan remaja putri tentang perilaku SADARI memiliki pengetahuan cukup dengan presentase (64,7%). Sikap remaja putri tentang perilaku SADARI memiliki sikap negatif (64,7%). Perilaku SADARI memiliki perilaku mendukung (75,2%). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku SADARI remaja putri Di Tangerang dengan nilai P< 0,05 (0,012). Tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan perilaku SADARI remaja putri Di Tangerang dengan nilai < 0,05 (0,102). Diharapkan untuk peneliti lain yang tertarik untuk melakukan penelitian ini agar dapat meneliti lebih lanjut dengan menambahkan  variabel lain.