Abstract:In writing scientific work, it is necessary to use the Reference Manager application to support various forms of assignments in lectures, and student final assignments, now increasingly recommended because it is considered…
ed important. In using Mendeley, as one of the applications, it can help in managing scientific references such as books, journals, and other Constitutional references and articles. This can facilitate the preparation of references that are not small in number. Therefore, this training activity was organised face-to-face with the participation of 25 participants. The participants were students of the Faculty of Law and Economics of the afternoon class in semester 4 of the Islamic University of Jakarta. With the Mendeley training, it is hoped that students can smoothly use the application in preparing their final assignments. The method applied in this service is through training. This activity is divided into three stages, namely (a) training preparation, (b) delivery of materials and direct practice of using the Mendeley application, (c) monitoring of activities and (d) training evaluation. Through this activity, it is expected that participants, namely students, can understand the material and have the skills to compile their final project references using the Mendeley application.
Keywords: training mendeley; final project; students.
Abstrak: Pada Penulisan Karya ilmiah di butuhkan suatu penggunaan yaitu dengan aplikasi Reference Manager untuk mendukung berbagai bentuk tugas pada perkuliahan, dan tugas akhir mahasiswa, kini semakin disarankan karna dianggap penting. Dalam penggunaan Mendeley, sebagai salah satu aplikasi, dapat membantu dalam mengelola referensi ilmiah seperti buku, jurnal, dan referensi UUD serta artikel lainnya. Hal ini dapat memudahkan dalam penyusunan referensi yang jumlahnya tidak sedikit. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan ini diselenggarakan secara tatap muka dengan partisipasi 25 peserta. Para perserta merupakan mahasiswa Fakultas Hukum dan ekonomi kelas sore pada semester 4 Universitas Islam Jakarta. Dengan adanya pelatihan Mendeley, diharapkan mahasiswa dapat dengan lancar menggunakan aplikasi tersebut dalam penyusunan tugas akhir mereka. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah melalui pelatihan. Kegiatan ini terbagi menjadi tiga tahapan, yakni (a) persiapan pelatihan, (b) penyampaian materi dan praktek langsung penggunaan aplikasi Mendeley, (c) Monitoring dari kegiatan dan (d) evaluasi pelatihan. Mahasiswa akan mendapatkan panduan langsung dari narasumber hingga setiap peserta memiliki pemahaman yang cukup dan mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut pada aplikasi Mendeley. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta, yaitu mahasiswa, dapat memahami materi dan memiliki keterampilan untuk menyusun referensi tugas akhir mereka menggunakan aplikasi Mendeley.
Kata kunci: pelatihan; tugas akhir; mahasiswa.
Abstract:This village is famous as Kampung Pancasila Village. However, the problem in this village is the low level of awareness about how important education is in the future. This is because parents have busy activities all day…
long and when they get home they are tired, causing them to pay less attention to their children, so they sometimes ask their children to work together to earn additional income for the family. So to solve this problem, the PPK ORMAWA UNA service team provides knowledge and information services on non-formal learning based on community needs in the form of books and non-books in literacy corners, equipped with information technology devices, providing information services from sources. access to information to the public related to 6 basic literacies. The methods used in community service activities are conducting initial surveys, identifying regional potential and problems, analyzing community needs, forming programs with the community, determining target audiences, formulating indicators of program success, implementing programs, socializing and publishing them to the community, providing library materials and corners. literacy and providing non-formal education service facilities. The results of this activity resulted in 9 literacy corners in Air Genting Village which developed non-formal learning based on community needs and the operation of literacy corners with different programs and management.
Keywords: reading corner, literacy, Air Genting
Abstrak: Desa ini terkenal dengan Desa Kampung Pancasila. Namun yang menjadi permasalahan di Desa ini adalah rendahnya tingkat kesadaran tentang betapa pentingnya pendidikan di masa depan. Hal ini disebabkan karena padatnya aktivitas orang tua sehari penuh dan setiba di rumah sudah kelelahan membuat kurangnya perhatian terhadap anaknya sehingga terkadang meminta anaknya untuk bekerja bersama mencari penghasilan tambahan keluarga. Maka untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, Tim pengabdi PPK Ormawa UNA menyediakan layanan pengetahuan serta informasi pada pembelajaran non-formal berbasis kebutuhan masyarakat berbentuk buku ataupun non- buku yang ada di pojok- pojok literasi, yang dilengkapi dengan perangkat teknologi informasi, menyediakan layanan informasi dari sumber akses informasi kepada masyarakat yang berkaitan dengan 6 literasi dasar. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat adalah melakukan survei awal, mengidentifikasi potensi daerah dan masalah, menganalisis kebutuhan masyarakat, pembentukan program bersama masyarakat, menetapkan khalayak sasaran, merumuskan indikator keberhasilan program, melaksanakan program, mensosialisasikan dan mempublikasi kepada masyarakat, menyediakan bahan pustaka dan pojok literasi dan mengadakan perlengkapan fasilitas layanan pendidikan non-formal. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan 9 pojok literasi di Desa Air Genting yang mengembangkan pembelajaran non-formal berbasis kebutuhan masyarakat serta beroperasinya pojok-pojok literasi dengan program dan kepengurusan yang berbeda-beda.
Kata Kunci: Pojok Baca, Literasi, Air Genting
Abstract:Stunting is a health problem currently the government's primary concern because it affects the quality of human resources. One of the areas that is still being targeted for handling stunting is Maskuning Wetan Village, Pujer…
ujer District, Bondowoso Regency, East Java, with 14.36% of stunting cases. Diet, including the food type, is important in managing stunting. Most mothers in this area have lack knowledge in healthy food processing. Therefore, in this service program, several steps to handle stunting related to healthy food processing were carried out through counselling and training activities. The main ingredient used is the Moringa plant, which is known in many countries to overcome malnutrition because it is rich in nutrients, obtained easily, and affordable. The activity program is hoped to support the government's efforts in reducing the prevalence of stunting in Maskuning Wetan Village.
Keywords: healthy food; moringa; stunting
Abstrak: Stunting merupakan masalah kesehatan yang menjadi perhatian utama pemerintah hingga saat ini karena berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia. Salah satu daerah yang masih menjadi sasaran penanganan stunting adalah Desa Maskuning Wetan, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur dengan kasus stunting sebanyak 14,36%. Pola makan termasuk jenis makanan berperan penting dalam penanganan stunting. Sebagian besar ibu di daerah tersebut masih banyak yang belum mengetahui cara pengolahan makanan sehat. Oleh karena itu, pada program pengabdian ini dilakukan beberapa langkah penanganan stunting terkait pengolahan makanan sehat berupa kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Bahan utama yang digunakan adalah tanaman kelor yang telah dikenal di berbagai negara untuk mengatasi malnutrisi karena kaya akan kandungan nutrisi, mudah diperoleh, dan terjangkau. Dengan adanya program kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting di Desa Maskuning Wetan.
Kata kunci: kelor; makanan sehat; stunting
Abstract:Service activities at the Indonesian Women Entrepreneurs Cooperative Organization or usually abbreviated as KOWAPI are continuous service activities from previous service activities in 2022. The 2022 service focuses on creating…
reating a web profile for the KOWAPI organization. Based on the problems that partners are currently experiencing, namely a lack of understanding regarding digitalization and website literacy, the KOWAPI organization requested that the Shanti Bhuana Institute lecturers return to carrying out service that focuses on assistance in managing the existing web profile. Mentoring activities are carried out so that the KOWAPI organization's web profile can continue to be updated, so that it can help the development of the organization. The assistance provided focuses on creating news content, managing the website dashboard, and updating the home dashboard by including video content and photos of KOWAPI organizational activities.
Keywords: mentoring; web managing; kowapi; service.
Abstrak: Kegiatan pengabdian di Organisasi Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia atau biasa disingkat KOWAPI merupakan kegiatan pengabdian berkelanjutan dari kegiatan pengabdian sebelumnya di tahun 2022. Pada pengabdian tahun 2022 berfokus pada pembuatan web profile untuk organisasi KOWAPI. Berdasarkan permasalahan yang mitra alami saat ini, yaitu kurangnya pemahaman berkaitan dengan digitalisasi dan literasi website, organisasi KOWAPI meminta agar pihak Dosen Institut Shanti Bhuana kembali melakukan pengabdian yang berfokus pada pendampingan dalam pengelolaan web profile yang sudah ada saat ini. Kegiatan pendampingan dilakukan agar web profile organisasi KOWAPI dapat terus diupdate, sehingga dapat membantu untuk perkembangan organisasi tersebut. Pendampingan yang dilakukan berfokus pada pembuatan konten berita, pengelolaan dashboard website, dan update dashboard beranda dengan memasukkan konten video dan foto-foto kegiatan organisai KOWAPI.
Kata kunci: pendampingan; pengelolaan web; kowapi; pengabdian.
Abstract:The application of AI technology that is currently developing is very helpful in supporting the progress of MSMEs in various fields. By utilizing AI technology, it can help MSMEs who are having problems with product design…
gn and online marketing. This PkM aims to support the development of marine processed MSMEs in the Islands. The Pkm forum will provide knowledge and skills to MSMEs members for producing attractive and effective visual content and utilizing AI technology in marketing strategies. In this community service, the methods used are socialization by delivering equipment, practising using AI technology and discussions. In this way, it is hoped that MSMEs can increase its competitiveness and market share for processed seafood products, as well as support the Batam City government program in developing the MSMEs sector. Through this service, it is hoped that marine processed MSMEs in the Riau Islands can optimize their business potential by utilizing AI technology and visual communication in marketing. This activity will provide knowledge about the quality of promotional messages and attractive visual product presentations, so that MSMEs can produce marketing content that is effective in attracting attention and influencing the target audience. By increasing knowledge and skills in digital marketing, it is hoped that MSMEs can compete globally in developing the MSMEs sector and increasing exports of processed seafood products in the Riau Islands region, especially in Batam City.
Keywords: AI; UMKM; Marketing
Abstrak: Penerapan teknologi AI yang berkembang saat ini sangat membantu dalam mendukung kemajuan UMKM diberbagai bidang. Dengan memanfaatkan Teknologi AI dapat membantu UMKM yang terkendala dengan desain produk dan pemasaran secara online. PkM ini bertujuan untuk mendukung pengembangan UMKM olahan laut di Kepulauan. Dalam Pkm yang diselenggarakan akan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada anggota UMKM dalam menghasilkan konten visual yang menarik dan efektif serta memanfaatkan teknologi AI dalam strategi pemasaran. Dalam Pengabdian masyarakat ini metode yang digunakan yaitu sosialisasi dengan penyampaian materi, praktek menggunakan teknologi AI dan diskusi. Dengan demikian, diharapkan UMKM dapat meningkatkan daya saing dan pangsa pasar produk olahan laut, serta mendukung program pemerintah Kota Batam dalam mengembangkan sektor UMKM. Melalui pengabdian ini, diharapkan UMKM olahan laut di Kepulauan Riau dapat mengoptimalkan potensi bisnis mereka dengan memanfaatkan teknologi AI dan komunikasi visual dalam pemasaran. Kegiatan ini akan memberikan pembekalan pengetahuan tentang kualitas pesan promosi dan penyajian produk visual yang menarik, sehingga UMKM dapat menghasilkan konten pemasaran yang efektif dalam menarik perhatian dan mempengaruhi target audiens. Dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran digital, diharapkan UMKM dapat bersaing secara global dalam mengembangkan sektor UMKM serta meningkatkan ekspor produk olahan laut di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam.
Kata kunci: AI; UMKM; Pemasaran
Abstract:Stunting was a problem of chronic malnutrition for a long time and interferes with growth especially in early childhood. PKM activities conducted in PAUD and Kindergarten of Ihsanul Hasanah and Al-Hidayah East Sukadamai…
Village. The partner problems were the PAUD and Kindergarten in East Sukadamai Village never given education on the importance of consuming livestock products (eggs, meat and milk) and selecting that's products with the ASUH concept (Safe, Healthy, Whole, Halal) for stunting prevention in early childhood. The aim of PKM was to understanding teachers, parents and children about the importance of preventing stunting through the consumption of ASUH livestock products. The PKM method was lectures to parents and teachers. Telling story and socialization on eating livestock products to children. The PKM results show that increased understanding of parents and teachers of the importance of consuming livestock products and choosing ASUH livestock products to prevent stunting. PAUD and Kindergarten children enthusiastically listen to stories about stunting and begin to know that eggs, meat and milk were important for stunting prevention. Giving livestock products to children every two weeks. The conclusion of PKM was PKM activities increase the understanding of parents, teachers, and early childhood about stunting prevention with ASUH livestock products.
Keywords: early childhood; livestock products; stunting
Abstrak: Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang terjadi dalam waktu cukup lama dan mengganggu pertumbuhan terutama anak usia dini. Kegiatan PKM dilakukan PAUD dan TK Ihsanul Hasanah dan TK Al-Hidayah Desa Sukadamai Timur. Permasalahan mitra yaitu PAUD dan TK di Desa Sukadamai Timur belum pernah diberikan edukasi pentingnya mengonsumsi produk ternak (telur, daging, dan susu) dan pemilihan produk hasil ternak dengan konsep ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal) untuk pencegahan stunting pada anak usia dini. Tujuan PKM yaitu memberikan pemahaman kepada guru, orang tua, dan anak tentang pentingnya pencegahan stunting melalui konsumsi produk ternak yang ASUH. Metode PKM adalah ceramah terhadap orang tua dan guru. Dongeng pada anak-anak serta sosialisasi makan produk peternakan. Hasil PKM menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman orang tua dan guru akan pentingnya mengonsumsi produk ternak dan pemilihan produk ternak yang ASUH untuk mencegah stunting. Anak-anak PAUD dan TK antusias mendengarkan dongeng tentang stunting sehingga mulai mengetahui bahwa telur, daging, dan susu sangat penting untuk pencegahan stunting. Pemberian produk ternak pada anak-anak setiap dua minggu. Kesimpulan PKM adalah kegiatan PKM meningkatkan pemahaman orang tua, guru, serta anak usia dini tentang pencegahan stunting dengan produk ternak yang ASUH.
Kata Kunci: anak usia dini; produk ternak asuh; stunting
Abstract:The Balinese spice "NePaon" is produced by the Suka Wirang group which is in Bukit Tibulaka Village. The main problems faced by partners are (1) in the production sector, production capacity is less than optimal and packaging…
aging leaks, causing labels to become damaged. (2) in the marketing sector, there are limitations to marketing carried out conventionally. The final problem (3) is in the legal sector, where the partner product does not yet have a production permit as a legality and security aspect in expanding marketing. The solution to the problem provided is by offering donations for production equipment and some training. The method of implementing the service is by adopting the PALS (participatory learning system) method. The results of the service obtained are an increase in production capacity in the last two months, increased knowledge of partners in packaging with new designs. Partners already have social media as digital marketing. Partners have knowledge in certification and electronic transactions. Partner responses to the implementation of activities with results were 31% satisfactory and 69% very satisfactory. Meanwhile, in training, partner responses were 37.5% satisfactory and 62.5% very satisfactory.
Keywords: Balinese spices; PALS; production training; increased production
Abstrak: Bumbu Bali “NePaon†di produksi oleh kelompok Suka Wirang yang terletak di Desa Bukit Tibulaka. Permasalahan utama yang dihadapi mitra yaitu (1) bidang produksi, kapasitas produksi kurang maksimal dan pengemasan mengalami kebocoran sehingga menyebabkan label menjadi rusak. (2) bidang pemasaran, adanya keterbatasan pemasaran yang dilakukan secara konvesional. Permasalahan terakhir (3) bidang hukum, dimana produk mitra belum memiliki izin produksi sebagai aspek legalitas dan standar keamanan dalam memperluas pemasaran. Pemecahan masalah yang diberikan yaitu dengan menawarkan sumbangan alat – alat produksi dan beberapa pelatihan. Metode pelakasanaan pengabdian dengan mengadopsi metode PALS (participatory learning system). Hasil pengabdian diperoleh yaitu adanya peningkatan kapasitas produksi dalam dua bulan terakhir, meningkatnya pengetahuan mitra dalam melakukan pengemasan dengan desain yang baru. Mitra sudah memiliki media sosial sebagai pemasaran digital marketing. Mitra memiliki pengatahuan dalam sertifikasi dan transaksi elektronik. Respon mitra terhadap pelaksanaan kegiatan dengan hasil 31% memuaskan dan 69% sangat memuaskan. Sedangkan pada pelatihan, respon mitra 37,5% memuaskan dan 62,5% sangat memuaskan.
Kata kunci: bumbu bali; PALS; pelatihan produksi; peningkatan produksi
Abstract:Politik sebagai aktivitas yang lekat dalam kehidupan masyarakat merupakan kegiatan dalam sistem politik atau negara yang menyangkut proses menentukan arah dan tujuan dari sistem tersebut. Guna melaksanakan kegiatan perpolitikan…
litikan yang baik, dibutuhkan arahan dan bimbingan dari orang yang memiliki kapabilitas di bidang tersebut. Sehingga, peran pendidikan mutlak dibutuhkan untuk mencapai tujuan-tujuan atas cita-cita sistem pemerintahan. Pada pengabdian ini dilakukan edukasi mengenai Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 kepada pemilihPemula di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 8 Kabupaten Sijunjung. Metode yang digunakan ceramah-diskusi, Forum Group Discussion (FGD), Discovery Learning dan Simulasi. Pada akhir sesi dilakukan evaluasi yang berguna mengetahui pemahaman siswa mengenai Politik dan Pemilu Serentak 2024.
Abstract:PPM Shadr El-Islam Vocational School is in the Lake Sijabut District. Air Batu District. Asahan North Sumatra Province in evaluating teacher performance in learning supervision does not yet have a computerized system. This…
is is still done manually by filling in the instrument file. So the assessment results seem more subjective. So this community service activity aims to guide the use and exploitation of the features of the teacher performance evaluation application for teacher performance ratings in learning supervision. This aims to ensure that principals, teachers, and students at SMK PPM Shadr El-Islam can understand the objective teacher rating system, which in turn will facilitate effective decision-making. The methods applied in this activity are description and practice. The speaker will explain the features of the Teacher Performance Evaluation Application in Learning Supervision and then involve participants in direct practice. In this way, teachers and students can better understand how to use the teacher performance evaluation application, and understand the material and concepts presented, so that training objectives can be achieved better.
Keywords: Workshops, Applications, Teacher Performance, Decision Support Systems
Abstrak: SMK PPM Shadr El-Islam berada di Danau Sijabut Kec. Air Batu Kab. Asahan Provinsi Sumatera Utara dalam melakukan evaluasi kinerja guru pada supervisi pembelajaran belum memiliki sistem terkomputerisasi. Hal tersebut masih dilakukan secara manual dengan mengisi berkas instrument. Sehingga hasil penilaian terkesan lebih subjektif. Maka Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan panduan tentang penggunaan dan eksploitasi fitur-fitur dari aplikasi evaluasi kinerja guru atas peringkat kinerja guru pada supervisi pembelajaran. Hal ini bertujuan agar kepala sekolah, guru, dan siswa di SMK PPM Shadr El-Islam dapat memahami sistem peringkat guru yang objektif, yang pada gilirannya akan memudahkan pengambilan keputusan yang efektif. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah deskripsi dan praktik. Pemateri akan memberikan penjelasan tentang fitur-fitur Aplikasi Evaluasi Kinerja Guru dalam Supervisi Pembelajaran, dan selanjutnya melibatkan peserta dalam praktik langsung. Dengan cara ini, para guru dan siswa dapat lebih paham menggunakan aplikasi evaluasi kinerja guru, paham atas materi dan konsep yang disampaikan, sehingga tujuan pelatihan dapat tercapai dengan lebih baik.
Kata kunci: Workshop, Aplikasi, Kinerja Guru, Sitem Pendukung Keputusan
Abstract:Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang belum diterapkan dalam kehidupan siswa di Sekolah Dasar Negeri 08 Tanjung Bonai Aur, dapat menghasilkan permasalahan kesehatan, seperti masalah diare, cacingan, dan Saluran Pernafasan…
nafasan Akut (ISPA). Tim Mahasiswa Universitas Andalas melaksanakan kegiatan edukasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menumbuhkan kesadaran siswa terhadap manfaat menjaga Kesehatan dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Tim pengabdian melakukan penjelasan kepada siswa mengenai pembiasaan dalam mencuci tangan yang benar. Seluruh peserta diajak untuk mencuci tangan menggunakan sabun dengan benar dan membilasnya hingga bersih. Materi diberikan dengan cara komunikatif sehingga siswa merasa tidak bosan. Setelah pemaparan materi, kegiatan selanjutnya melakukan praktek cuci tangan secara bersama. Semua siswa selain pesrta diajak ikut serta malakukan cuci tangan yang benar berdasarkan aturan yang sudah disampaikan. Semua proses dalam rangkaian pengabdian ini telah berjalan dengan baik. Para guru dan Kepala Sekolah mendukung penuh kegiatan pengabdian ini, diharapkan semua peserta akan mampu menerapkan perilaku hidup bersih baik di sekolah maupun di rumah.