Search Articles & Publications

Showing 609 articles found for "Pasa"

Analisis Kuantitatif Minat Dan Motivasi Mahasiswa Menggunakan Aplikasi E-Commerce Dan Media Sosial Dalam Menjalankan Usaha Sampingan

Hommy Dorthy Ellyany Sinaga, Elisabeth Nainggolan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat dan motivasi mahasiswa menggunakan aplikasi e-commerce dan media sosial dalam menjalankan usaha sampingan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan melakukan… survei menggunakan instrumen penelitian kuesioner. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan cara penyebaran kuesioner secara online kepada mahasiswa di kota Kisaran dengan teknik random sampling kepada 146 responden. Hasil penelitian menunjukkan reaksi positif mahasiswa dalam menggunakan aplikasi e-commerce dan media sosial. Dengan menggunakan e-commerce dan media sosial mahasiswa merasakan kenaikan pendapatan yang sangat bagus dari sebelumnya. Karena dengan menggunakan e-commerce dan media sosial tersebut semakin luas pasar yang mereka miliki dan semakin meningkat juga pendapatan yang mereka dapatkan.

Optimalisasi Strategi Pemasaran Kelinci Melalui Media Sosial Guna Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Fahrudin, Fahrudin
Abstract: Strategi pemasaran pada dasarnya adalah rencana yang menyeluruh terpadu dan menyatu dibidang pemasaran yang memberikan panduan tentang kegiatan yang dijalankan dan tercapainya tujuan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk… ntuk mengetahui dan mengajak pembudidaya kelinci untuk meningkatkan penjualan hasil ternaknya yaitu kelinci melalui media sosial guna menambah ekonomi keluarga. Semakin meningkat hasil penjualan semakin meningkat pula motivasi beternaknya, oleh karenanya peneliti mendorong sekaligus mengajak untuk tetap semangat dalam usahanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dapat disimpulkan budidaya kelinci sangat mengiurkan mengingat cukup mudah dalam perawatan dan cukup cepak dalam beranak pinak atau produksi, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah pendapatan keluarga. Strategi pemasaran melalui media sosial yang mendukung dalam pemasaran sehingga pangsa pasar tepat sasaran. Selain itu manajemen dari peternak sendiri dalam segi perawatan hingga pemasaran yang konsisten dapat meningkatkan ekonomi. Melalui media sosial jangkauan bertambah luar dari dalam daerah sampai luar daerah. Hal ini juga dapat memberi motivasi kepada peternak baru agar semangat dan dapat ditiru dalam mendapatkan nilai tambah ekonominya.

CURRICULUM REFORM IN INDONESIA

Ningrum, Rini Listiya, Akhmad Ali Mirza, Zaitun Qamariah
Abstract: Abstrak Artikel ini memberikan gambaran tentang sejarah reformasi kurikulum di Indonesia, kondisi kurikulum saat ini, proses reformasi kurikulum, serta tantangan dan implikasi penerapan Kurikulum baru. Artikel tersebut berpendapat… erpendapat bahwa reformasi kurikulum sangat penting bagi sistem pendidikan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan siswanya dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan abad ke-21. Sistem pendidikan Indonesia menghadapi beberapa tantangan, khususnya di bidang kurikulum. Salah satu permasalahan utamanya adalah tidak adanya keselarasan antara kurikulum dan kebutuhan tenaga kerja, sehingga terjadi ketidaksesuaian antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dengan yang dibutuhkan oleh pasar tenaga kerja. Selain itu, sistem pendidikan telah dikritik karena penekanannya yang berat pada hafalan dan hafalan, yang dipandang sebagai penghalang pengembangan pemikiran kritis dan keterampilan pemecahan masalah di kalangan siswa. Untuk mengatasi tantangan tersebut dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, telah dilakukan berbagai upaya untuk mereformasi kurikulum selama bertahun-tahun. Reformasi kurikulum terbaru, Kurikulum 2013, bertujuan untuk meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, mempromosikan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, serta membekali siswa dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk abad ke-21. Namun, penerapan Kurikulum baru menghadapi beberapa tantangan, termasuk pelatihan guru yang tidak memadai, kurangnya sumber daya, dan penolakan dari pemangku kepentingan. Artikel ini diakhiri dengan menyoroti perlunya upaya berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan penerapan Kurikulum baru dan memaksimalkan potensi dampaknya terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.    Abstract This article provides an overview of the history of curriculum reform in Indonesia, the current state of the curriculum, the process of curriculum reform, and the challenges and implications of implementing the new Curriculum. The article argues that curriculum reform is crucial for Indonesia's education system to meet the needs of its students and prepare them for the challenges of the 21st century. The Indonesian education system has been facing several challenges, particularly in the area of curriculum. One of the main issues is the lack of alignment between the curriculum and the needs of the workforce, resulting in a mismatch between the skills taught in schools and those required by the labor market. Moreover, the education system has been criticized for its heavy emphasis on rote learning and memorization, which has been seen as a barrier to the development of critical thinking and problem-solving skills among students. To address these challenges and improve the quality of education in Indonesia, there have been multiple attempts to reform the curriculum over the years. The most recent curriculum reform, the 2013 Curriculum, aims to improve the relevance of the curriculum to the needs of the workforce, promote critical thinking and problem-solving skills, and equip students with the skills required for the 21st century. However, the implementation of the new Curriculum has faced several challenges, including inadequate teacher training, lack of resources, and resistance from stakeholders. The article concludes by highlighting the need for continued efforts to ensure the successful implementation of the new Curriculum and maximize its potential impact on the quality of education in Indonesia.

Penyambutan Malam Lailah Al-Qadr Kadar Dalam Kebudayaan Tumbilotohe Di Gorontalo

Iskar Dai, Moh. Imron Rosidi
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui malam Lailah Al-Qadr relefansiny Kebudayaan tumbilotohe yang dapat dijadikan sebagai sumber nilai reliji dan gotongroyong. Kebudayan tumbilotohe merupakan tradisi malampasang… lampu botol didedapam rumah yang diselenggrakan dibulan Ramadhan malam ke 27,28, dan 29 . Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah studi literatur dan wawancara. Hasil dari Penelitian ini menunjukkan bahwa Tradisi tumbilotohe pada malam  Lailah Al-Qadr  dapat mempererat tali silaturahmi antar sesama manusia sebagai makhluk sosial dan menambah kecintaan akan bulan Ramadhan. Tradisi tumbilotohe memiliki nilai religius serta nilai gotong royong yang direpresentasikan dengan memasang lampu botol pada tiga malam terakhir bulan Ramadhan untuk menyambut malam Lailah Al-Qadr Oleh karena itu, nilai-nilai karakter yang terkandung dalam Tradisi tumbilotohe harus dilestarikan.

Asuhan Keperawatan Paliatif Pada Tn. S Dengan Pola Napas Tidak Efektif Pada Pasien PPOK Eksaserbasi Akut

Alfanny Virginia, Hamudi Prasestiyo
Abstract: Latar Belakang: PPOK merupakan suatu kondisi penyakit yang dapat dicegah dan diobati dengan karakteristik berupa keterbatasan aliran udara yang tidak sepenuhnya reversibel. Keterbatasan aliran udara bersifat progresif dan… n berkaitan dengan reaksi peradangan paru terhadap partikel atau gas berbahaya, terutama disebabkan oleh asap rokok. PPOK tidak hanya mempengaruhi kondisi paru tetapi juga berakibat secara sistemik. Penyebab kematian paling umum ketiga di dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah PPOK sebanyak 3,23 juta kematian dengan merokok menjadi faktor utama pada tahun 2019. Tujuan: mampu memberikan dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien PPOK Eksaserbasi Akut dengan diagnosis pola napas tidak efektif di ruang Isolasi Dahlia RSUD Wates. Metode penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional dengan desain pendekatan (cross sectional). Subjek penelitian pada studi kasus ini adalah 1 pasien di RSUD Wates dengan gangguan sistem pernapasan dengan diagnosa medis PPOK Eksaserbasi Akut. Hasil: pengkajian pada penapisan paliatif diperoleh skor 7 yaitu pasien tersebut perlu intervensi paliative. Dalam Edmonton Sympton Assesment System (ESAS) pasien mengalami sesak napas, pasien dengan ansietas sedang, dan pasien memiliki penyakit lainnya yaitu DM dan CHF. Skor karnofsky 80% dengan aktivitas normal dengan beberapa gejala penyakit. Diagnosa utama adalah pola napas tidak efektif b.d hambatan upaya napas. Pencapaian yang diharapkan pada kasus tersebut diagnoss keperawatan pola napas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya napas yaitu dalam 3 hari intervensi kasus terseebut masalah keperawatan teratasi. Saran: Tingkatkan edukasi pasien dan keluarga tentang PPOK serta pentingnya menghindari asap rokok, lakukan pemantauan rutin terhadap kondisi pasien, teruskan terapi nebulzer dan berikan dukungan psikososial untuk mengatasi ansietas. Rencanakan inytervensi untuk meningkatkan kualitas hisup dan lanjutkan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas intervensi dalam pengelolaan PPOK.

Penerapan Teknik Batuk Efektif Pada Pasien Anak Dengan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif

Aura Risky Putri Ilyas, Armenia Diahsari
Abstract: Latar belakang: Batuk berdahak merupakan salah satu gejala utama yang timbul pada pasien dengan tuberkulosis paru pada anak . Kondisi ini memerlukan perhatian serius karena berisiko menimbulkan gangguan sistem pernapasan,… , khususnya bersihan jalan napas tidak efektif akibat akumulasi sekret. Teknik batuk efektif salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk membantu mengeluarkan sputum pada pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penerapan teknik batuk efektif untuk meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien anak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dan subjek yang digunakan adalah pasien anak TB Paru dengan masalah bersihan jalan efektif di Rumah Sakit X Yogyakarta. Hasil: Penelitian ini dilakukan dengan cara dilakukan implementasi keperawatan selama 3x24 jam menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam mengeluarkan sekret, penurunan frekuensi napas dari 25x/menit menjadi 22x/menit, serta peningkatan skor kemampuan batuk berdasarkan SLKI dari skala 2 menjadi skala 4. Kesimpulan:  Studi kasus teknik batuk efektif terbukti menjadi intervensi non farmakologis yang efektif dan aman dalam membantu membersihkan jalan napas pada pasien anak dengan TB paru, serta dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup pasien.

Asuhan Keperawatan Keluarga Tahap Perkembangan Pelepasan Dewasa Pada Bapak U Khususnya Ibu.A Dengan Terapi Relaksasi Otot Progresif Dan Pemberian Jus Semangka Untuk Menurunkan Tingkat Nyeri Dan Tekanan Darah Di Kp.Sangiang Rt 02 Rw 05 Tahun 2024

Salsabila Ivanka, Rina Puspita Sari, Nur Afifah
Abstract: Latar Belakang : Nyeri merupakan bentuk ketidaknyamanan yang dapat dialami oleh setiap orang. Rasa nyeri dapat menjadi peringatan terhadap adanya ancaman yang bersifat aktual maupun potensial, namun nyeri bersifat subyektif… tif dan sangat individual. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri. Tujuan: Memberikan terapi untuk menurunkan tingkat nyeri dan tekanan darah pada keluarga dengan tahap pelepasan dewasa pada Ibu A. Metode: Studi kasus dilakukan dengan terapi relaksasi otot progresif selama 3 hari dan terapi pemberian jus semangka selama 5 hari berturut-turut dengan rancangan one group pretest-postest. Hasil: setelah dilakukan teknik relaksasi otot progresif selama 3 hari berurut-turut pengukuran skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) didapakan hasil keluhan nyeri menurun dengan skala 7 (skala sedang) menjadi 0 (tidak nyeri). Setelah dilakukan terapi pemberian jus semangka selama 5 hari berturut-turut didapatkan hasil dari 158/100 mmHg menjadi 125/78 mmHg. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terapi relaksasi otot progresif dan terapi pemerian jus semangka dapat menurunkan nyeri dan tekanan darah.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Pola Makan Dengan Kejadian Penyakit Diabetes Melitus Di RW 03 Pasar Baru

Alya Sherani, Solihati, Zahrah Maulidia Septimar
Abstract: Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolisme yang diakibatkan oleh hiperglikemia yaitu gangguan sekresi insulin. Tingkat pengetahuan merupakan faktor penting dalam membentuk perilaku dan&#8230; karakter manusia. Pengetahuan yang rendah mengakibatkan pola makan  yang salah. Pola makan di kota -kota telah bergeser dari pola makan tradisional yang mengandung banyak karbohidrat dan serat dari sayuran, ke pola makan kebarat - baratan, dengan komposisi makanan yang terlalu banyak mengandung protein, lemak, gula, garam dan mengandung sedikit serat. Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan pola makan dengan kejadian penyakit diabetes melitus di RW03 Pasar Baru. Metode Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan menggunakan cross sectional dengan teknik pengambilan sampling purposive sampling yaitu dengan teknik pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri – ciri khusus sesuai dengan penelitian. populasi penelitian ini adalah masyarakat RW03 pasar baru yang berjumlah 106 responden. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil : berdasarkan analisis bivariate dengan menggunakan uji chic-square bahwa p-value 0,031 < 0,05 maka dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sidnifikan antara tingkat pengetahuan pola makan dengan kejadian penyakit diabetes melitus di RW03 pasar baru. Kesimpulan : Bahwa adanya pengetahuan seseorang sangat di dukung oleh tingkat pengetahuan yang baik. Baik dalam memiliki pengetahuan pola makan, life style seperti olahraga baik dalam kejadian penyakit atau kadar gula darah. Maka dari itu kita perlu mengetahui pentingnya pengetahuan pola makan agar terciptanya kesadaran masyarakat untuk menjaga pola makan. Oleh karena itu di harapkan pengetahuan pola makan diabetes melitus menjadi salah satu Upaya untuk menurunkan angka penderita diabetes melitus.

The Role of Commitment to Mediate Effect of Motivation on The Performance of Waste Bank Managers in The City of Denpasar

Winda, Made, Herny Susanti, Putu, Ayu Putri Trarintya, Mirah
Abstract: The purpose of this study was to analyze the role of commitment to mediate the influence of motivation on the performance of waste bank managers in Denpasar City. The research is causal in nature to provide an explanation&#8230; n and understanding of the relationship between the motivation variable and the manager's commitment and performance variables. The research population is all managers of Denpasar City waste bank which are still active, totaling 94 managers. The sampling technique was carried out using the saturated sample technique. Questionnaires that have been tested for validity and reliability were given to 94 respondents. Methods of data collection through: observation, interviews, documentation, and literature, questionnaires. The method of analysis using descriptive analysis and inferential analysis with Partial Least Square (PLS) analysis. The results of the study show that direct motivation significant positive effect on the commitment and performance of managers, and commitment plays a partial role in mediating the influence of motivation on the performance of managers. The research implication is the need for motivation to produce work according to standards. The research suggestion is that motivation needs to be increased again by giving awards to managers to form awareness to be more enthusiastic and motivated and committed to work so that they can improve performance at the Denpasar City Waste Bank.

Pemantapan Kemampuan Mengajar Di UPT Sekolah Dasar Negeri 05 Pasar Muara Labuh

Ashiva Elsa Fitri, Animar Fauziah
Abstract: Memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik dalam  pembelajaran di sekolah,  melatih dan mengembangkan potensi  serta keterampilan mengajar. Oleh karena itu, program PKM (Pemantapan Kemampuan Mengajar) dimulai untuk&#8230; tuk meningkatkan kualifikasi siswa sebagai calon guru. Program ini bertujuan untuk mengembangkan guru masa depan melalui praktik pengajaran konkrit di sekolah. Program PKM ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan yaitu observasi proses pembelajaran, kegiatan terbimbing, dan praktik mengajar. Hasil  program PKM secara umum berjalan dengan baik sejalan dengan program dan kegiatan yang  dirancang. Siswa dapat mengetahui secara langsung proses pembelajaran, merencanakan pembelajarannya, melaksanakan proses belajar mengajar di kelas, dan meningkatkan keterampilan mengajarnya. Dapat disimpulkan bahwa melalui program PKM, mahasiswa dapat meningkatkan hard skill dan soft skillnya di kelas.