Search Articles & Publications

Showing 753 articles found for "Berupa"

Self-Quality Time ala Emanuel Omedetho Jermias

Abdul Rahman
Abstract: Me time, atau waktu untuk diri sendiri, sering dianggap remeh oleh beberapa orang. Bahkan, ada yang mengira menghabiskan waktu sendiri adalah tanda kesepian atau tidak punya teman. Padahal, me time justru menjadi momen penting… enting untuk recharge energi, merenung, dan mengenal diri lebih dalam. Mengingat me time sangat penting bagi seseorang, maka artikel ini berupaya menelaah secara mendalam tentang praktek me time dari seorang pemuda berkepribadian introvert yang bernama Emanuel Omedetho Jermias. Permasalahan pokok yang hendak diungkan ialah bagaiaman cara Emanuel Omedetho Jermias melakukan me time. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitiatif. Jenisnya ialah life story sehingga data dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara secara mendalam kepada subjek penelitian dan dilengkapi dengan melakukan pengamatan terhadap buku-buku yang dimilikinya sebagai sarana utama ketika melakukan me time. Data yang terkumpul kemudian dianalisis berdasarkan konsep dan teori yang berkaitan dengan kepribadian. Selanjutnya data tersebut disajikan dalam bentuk narasi tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa me time dilakukan oleh Emanuel Omedetho Jermias, hampir setiap malam sekitar satu jam, setelah bercengkerama dengan Oma (Grand Mother). Adapun kegiatan yang dilakukan saat me time malam ialah membaca dan membersihkan rumah. Sementara me time siang hari dilakukan dengan cara berderma kepada orang papa. 

Eco-Snack Innovation: Penerapan HOQ pada Produk Keripik Kulit Pisang dengan Kemasan Berkelanjutan

Beltsazar Putra Libertus Gustaf Dupe, Mizanul Khairi, Mohamad Nabiel Priatna, Ahmad Latif Aryo, Saputra, Muhammad Reza, Ray Natanael Jericho Pelawi, Syafran M.S, Malay, Izza Al Fawwaz aldi, Tungga, Syailindra Dwi, Wahyudi, Rizqi
Abstract: Peningkatan kepedulian masyarakat terhadap isu keberlanjutan lingkungan mendorong munculnya berbagai gagasan inovatif dalam mengolah limbah pertanian menjadi produk bernilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan… n produk keripik kulit pisang dengan kemasan ramah lingkungan sebagai bentuk kontribusi terhadap penerapan ekonomi sirkular. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Quality Function Deployment (QFD) dan House Of Quality (HOQ). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan dan harapan konsumen terhadap produk keripik kulit pisang yang menggunakan kemasan ramah lingkungan, serta menerjemahkan kebutuhan tersebut ke dalam bentuk spesifikasi teknis sebagai dasar pengembangan produk. Pendekatan QFD dipilih karena mampu menghubungkan suara konsumen dengan desain produk secara sistematis, sehingga produk yang dihasilkan sesuai dengan harapan konsumen. Berdasarkan hasil analisis, atribut yang dianggap paling penting oleh konsumen meliputi rasa, kerenyahan, aroma, mutu bahan baku, serta kemasan yang ramah lingkungan. Hasil penilaian bobot prioritas menunjukkan bahwa unsur pemilihan bahan kemasan menempati posisi paling dominan dengan nilai 29%. Aspek kejelasan informasi pada kemasan berada di urutan kedua dengan nilai 19%, disusul oleh kepemilikan izin edar BPOM sebesar 13%. Harga menjadi faktor berikutnya dengan tingkat kepentingan 12%, sementara penentu cita rasa berupa komposisi bumbu serta pengaturan suhu dan durasi penggorengan memiliki pengaruh yang lebih kecil, masing-masing sebesar 8%. Sebagai rekomendasi pengembangan, produk keripik kulit pisang berkemasan ramah lingkungan dapat ditingkatkan melalui ekspansi pemasaran digital, kemitraan dengan umkm, dan peningkatan sertifikasi mutu untuk memperkuat daya saing pasar.

Implementasi Layanan Bimbingan Dan Konseling Dalam Membentuk Karakter Dan Karier Siswa Di MAN 2 Karawang

Nailah Syahidah Amal, Ovi Safrika, Ratna Dzilla Febriani, Sabrina Siti Az Zahra, Saddam Azhar, Nur Aini Farida
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di MAN 2 Karawang melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara yang mendalam dengan… an Guru BK sebagaimana ditampilkan dalam video dokumentasi kegiatan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK di MAN 2 Karawang telah dilaksanakan secara sistematis melalui empat komponen layanan, yaitu layanan dasar, layanan responsif, perencanaan individual, dan dukungan sistem. Dukungan utama diperoleh dari kolaborasi dengan guru mata pelajaran, wali kelas, dan pimpinan sekolah, serta adanya kepercayaan siswa terhadap guru BK. Namun demikian, penelitian juga menemukan tantangan berupa rasio guru BK dengan jumlah siswa yang tidak seimbang, keterbatasan waktu karena tugas ganda, serta adanya kecenderungan siswa untuk mencari alternatif konseling kepada guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Analisis menunjukkan bahwa praktik layanan BK di MAN 2 Karawang relatif selaras dengan teori layanan BK komprehensif, meskipun terdapat kesenjangan pada aspek sumber daya dan beban kerja. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan kelembagaan dan sinergi antar guru untuk mewujudkan layanan BK yang optimal di sekolah.

Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Resistensi Terhadap Perubahan Pada Karyawan

Devia Putri Isnaini, Andik Matulessy, Suhadianto
Abstract: Perubahan dalam lingkungan kerja sering kali memunculkan respons psikologis berupa resistensi dari individu yang terdampak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara efikasi diri dan resistensi&#8230; tensi terhadap perubahan pada karyawan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan aktif di perusahaan X cabang Jawa Timur. Partisipan berjumlah 135 orang yang dipilih menggunakan teknik insidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner efikasi diri dan resistensi terhadap perubahan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dan resistensi terhadap perubahan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,348 dan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menolak hipotesis awal yang menyatakan hubungan negatif antara kedua variabel. Hal ini dapat terjadi karena perubahan yang ditawarkan tidak selalu dianggap penting, bermanfaat, atau mampu meningkatkan performa, terutama oleh individu yang merasa sudah kompeten atau overconfidence terhadap sistem lama yang telah mereka kuasai. Kurangnya komunikasi, sosialisasi, serta keterlibatan karyawan dalam proses perubahan juga memperkuat resistensi tersebut. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk merancang strategi perubahan yang partisipatif agar efikasi diri karyawan dapat diarahkan secara positif untuk mendukung keberhasilan perubahan

Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan Di Bengkel Raharjo Motor Sidoarjo

Firda Yunita Purnama Santi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan variabel kualitas pelayanan dan harga sebagai variabel independen dan kepuasan pelanggan&#8230; ggan sebagai variabel dependen. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Untuk populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan Bengkel Raharjo Motor Sidoarjo. Dengan sample sebanyak 33 orang atau responden dengan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sample menerapkan metode accidental sampling. Kemudian metode pengumpulan data melalui kuesioner berupa google form dan menggunakan analisis data deskriptif dan mengunakan SPSS yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda serta uji hipotesis yang meliputi uji t, uji F, koefisisen determinasi (R2). Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhdap kepuasan pelanggan pada Bengkel Raharjo Motor Sidoarjo.

Perilaku Bullying

Anisa Nusma Dwi Lestari, Dina Putri, Marina Mayang Sari, Yosi Lara Jenita
Abstract: Abstrak merupakan ringkasan singkat dari makalah untuk membantu pembaca cepat memastikan masalah utama penelitian, solusi dari penyelesaian masalah yang ditemui, tujuan penelitian serta hasil sementara penelitian yang bisa&#8230; sa berupa angka/persentase sesuai dengan kebutuhan penelitian. Abstrak harus jelas dan informatif, memberikan pernyataan untuk masalah yang diteliti serta solusinya. Panjang abstrak antara 90 hingga 230 kata. Hindari singkatan yang tidak biasa dan definisikan semua simbol yang digunakan dalam abstrak. Menggunakan kata kunci yang terkait dengan topik penelitian direkomendasikan

Permasalahan HAM di Lingkungan Pendidikan: Menyikapi Pelanggaran HAM Dalam Bentuk Verbal Bullying Berbasis Nama Orang Tua

Anggun Mayang Sari, Aulya Ramadhani, Habil Alansyah, Rafi Ternando, Yosi Lara Jenita
Abstract: Pendidikan merupakan kesempatan atau wadah bagi masa depan anak untuk memperoleh kehidupan  yang  layak.  Secara  umum  pendidikan  bisa  diartikan  sebagai  suatu  proses  untuk mengembangkan  diri  bagi  individu  untuk &#8230; individu  untuk  melangsungkan  kehidupannya. Kekerasan verbal di lingkungan sekolah dapat terjadi kapan pun dan di mana pun. Dengan begitu sekolah merupakan wadah sebagai penunjang anak untuk menuntut ilmu, nilai-nilai, kesopanan, kejujuran, etika yang baik pada diri anak. Kekerasan terhadap anak bisa berupa kekerasan fisik maupun kekerasan  verbal. Peneliti memfokuskan terhadap  kajian kekerasan  verbal yang banyak dijumpai di satuan sekolah di mana sering  kita  ketahui  bahwa  kekerasan  verbal  bisa  berupa  ucapan  kasar,  membentak,  memfitnah, mengancam, dan menghina. Sehingga dapat menyebabkan trauma atau kesehatan psikis terhadap anak tersebut. Pendidikan  sangat  penting  bagi  suatu  negara  karena  negara-negara  yang makmur  tentu  akan  memprioritaskan  pendidikan,seperti yang terjadi di Indonesia. Dengan  meningkatnya  pendidikan,  masalah  seperti  tidakan  kekerasan  di  lingkungan sekolah pasti akan terus muncul. Maka perlu adanya perlindungan oleh guru, kepala sekolah, dan orang tua murid. Artikel ini menyelidiki isu perlindungan anak di lingkungan sekolah dengan fokus pada tindakan verbal bullying yang melibatkan penggunaan nama orang  tua  sebagai  bentuk  intimidasi.  Studi  ini  berusaha  untuk  memahami  dampak psikologis, sosial, dan akademik dari perilaku semacam itu terhadap para siswa. Selain itu, artikel ini mengeksplorasi langkah-langkah yang dilakukan oleh sekolah dan pihak berwenang untuk mencegah serta menangani insiden-insiden bullying ini dengan tujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung untuk semua anak.

Peran Guru Dalam Pengelolaan Pembelajaran Di TK LKMD Walakone

Natalia Manakutty, Sela Souhaly, Grace Manakane, Meske Elly
Abstract: Peran guru adalah sebagai tenaga pendidik professional, guru memiliki tugas utama yaitu untuk mendidik, mengajar, membimbing mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik. pengelolaan pembelajaran adalah proses&#8230; roses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan penilaian kegiatan pembelajaran yang di lakukan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskripsi kualitatif. Penelitian deskripsi kualitatif merupakan penelitian yang berusaha mendeskripsikan dan menginterprestasikan data yang ada, disamping itu penelitian deskriptif terbatas pada usaha mengungkapkan suatu masalah atau dalam keadaan ataupun peristiwa sebagaimana adanya, sehingga bersifat sekedar mengungkapkan fakta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam pengelolaan pembelajaran di TK LKMD Walakone. penelitian ini menggunakan model penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian lapangan menunjukan peran guru dalam pengelolaan pembelajaran belum baik, di lihat dari pengelolaan pembelajaran yakni: perencanaan pembelajaran berupa RPPM, Prosem, Protah, dan Silabus yang di gunakan belum di berlakukan dengan baik di TK LKMD Walakone.

Peranan Komunitas Sobat Budaya Dalam Memperkenalkan Kembali Budaya Lokal Sulawesi Selatan

Abdul Rahman
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana latar belakang terbentuknya Komunitas Sobat Budaya di Kota Makassar, bagaimana Program Komunitas Sobat Budaya Makassar dalam dalam upayanya mengangkat kembali budaya lokal&#8230; kal yang mulai pudar, dan mengetahui bagaimana sosialisasi Komunitas Sobat Budaya Makassar dalam usahanya mengangkat kembali budaya lokal yang mulai pudar. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data di peroleh dengan penelitian lapangan cara observasi, wawancara dengan dokumentasi dengan melibatkan sejumlah individu sebanyak sepuluh orang yang tergabung dalam satu komunitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) latar belakang terbentuknya komunitas Sobat Budaya di Kota Makassar karena adanya kepentingan utama yakni perlindungan kebudayaan di Sulawesi Selatan dan pengenalan kebudayaan Sulawesi-Selatan kepada dunia melalui perpustakaan digital budaya, juga untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang mulai terlupakan (2) program dari komunitas Sobat Budaya Makassar adalah ekspedisi, atau pencarian data budaya ke lapangan, kemudian seminar kebudayaan yang dilakukan setelah dilakukannya ekspedisi, multicultural festival uni 45 berupa permainan tradisional suku Bugis Makassar, kelas tari, kelas bahasa bugis dan kelas royong (3) sosialisasi yang dilakukan yskni dengan menggunakan aplikasi sosial media seperi twitter, instagram, bbm, facebook dan line serta melakukan street campaigh atau kampanye ke kampus-kampus.

Persepsi Pedagang Warung Bukit Square Terhadap Optimalisasi Pengahasilan Usaha Setelah Mengadopsi Fintech

Putri Tifani, Miranti, Alya, Imelda Febiola Simanungkalit, Rafly Alva Hadistira, wahyuni, Risna, Tria Ain Fauziah, Zahra Najiyah Yulhan, Zulia Almaida Siregar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pedagang warung di kawasan Bukit Square terhadap penggunaan teknologi finansial (fintech) serta dampaknya terhadap optimalisasi penghasilan usaha. Metode yang digunakan&#8230; adalah survei kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 50 pedagang aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki persepsi positif terhadap fintech, karena dianggap mempermudah transaksi, mempercepat layanan, dan membantu pencatatan keuangan usaha. Sebagian besar pedagang juga mengalami peningkatan omzet setelah mengadopsi fintech, terutama karena kemudahan pembayaran bagi konsumen. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan pemahaman teknologi pada pedagang tertentu. Secara keseluruhan, fintech memberikan kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital dan peningkatan kinerja usaha mikro