Search Articles & Publications

Showing 2019 articles found for "Tara"

Implementasi Supply Chain Management Berbasis Web Untuk Pengelolaan Stok Dan Distribusi Spare Part Handphone Pada Erwin Ponsel

Sari, Nur Laila, Saputra, Herman, Ellyany Sinaga, Hommy Dorthy
Abstract: Abstract: Erwin Ponsel which distribute handphone spare parts is facing problem of managing the handphone spare part inventory that is often out of stock and inventory orders from suppliers not deliver on time that make… Erwin Ponsel could not fullfill the customer demand at time. This study aims to help provide solutions for this problem is to implement the SCM application web base to the inventory and distribution of handphone spare parts. The research method used is a qualitative method and performs system design with the waterfall method. The research data taken includes supplier data, handphone spare part purchases data, distribution data and customer data. This application is built using the PHP programming and MySQL database. With the implementation of this application, a relationship that is interconnected between suppliers and Erwin Ponsel has been built in a timely manner so as to facilitate stock management and distribution of handphone spare part at Erwin Ponsel.   Keywords: Distribution Spare Part Handphone , Stock Spare Part Handphone, SCM     Abstrak: Erwin Ponsel yang bergerak pada bidang pendistribusian spare part handphone memiliki permasalahan pada penanganan persediaan spare part handphone dimana sering terjadi kehabisan persediaan dan pemesanan persediaan dari pemasok tidak tiba pada waktunya sehingga mengakibatkan Erwin Ponsel tidak dapat memenuhi permintaan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut dengan menerapkan aplikasi SCM berbasis web pada sistem persediaan dan distribusi spare part handphone. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan melakukan perancangan sistem dengan metode waterfall. Data penelitian yang diambil meliputi data supplier, data pembelian spare part handphone, data distribusi dan data pelanggan. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Dengan adanya implementasi dari aplikasi ini, maka telah terbangun satu hubungan yang saling terkoneksi antara supplier dengan Erwin Ponsel secara tepat waktu sehingga memudahkan pengelolaan stok dan distribusi spare part handphone di Erwin Ponsel.   Kata kunci :Distribusi Spare Part Handphone, Stok Spare Part Handphone, SCM

Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi Strategis Perumahan di Wilayah Kabupaten Asahan

Harahap, Annisa, Rizaldi, Rizaldi, Sapta, Andy
Abstract: Abstract: PT. Mitra Zetta Ugraha Lestari is a company engaged in the contractor and developer sector. Company goal to create quality housing with high quality and use value that gives satisfaction to consumers. This study… y uses the weighted product method. Some of the factors used as measurement tools are density in the population area, land heigh, distance between main roads, distance from shopping centers and market, distance betwen education or school place. The programming language used in  this study are visual basic net 2010 and mysql data base             Keywords: Decision support system, weighted product method, housing.     Abstrak: PT. Mitra Zetta Ugraha Lestari adalah perusahaan yang bergerak di bidang Kontraktor dan Developer. Tujuan perusahaan Mewujudkan perumahan yang berkualitas dan memiliki nilai jualiyang tinggi serta nilai pakaiiyang memberikan kepuasan pada konsumen. Penelitian ini menggunakan metode weighted product. Beberapa faktor yang menjadi alat ukur adalah kepadatanidi area penduduk,  ketinggihanitanah, jarak antara jalaniutama, ijarak dengan sentral perbelanjaan/pasar, ijarak antara tempat pendidikan disekolah. Bahasa pemograman yang digunakan pada penelitian ini yaitu Visual Basic NET (VB.NET) 2010 dan MYSQL.   Kata kunci: Sistem pendukung keputusan, metode weighted product, perumahan.

Optimalisasi Bank Sampah Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Sirkular di Desa Waru

Septiani, Triana, Vidriza, Ullya
Abstract: Abstract: Household waste management in Waru Village is still dominated by conventional practices without sorting, so it has the potential to cause environmental problems and has not been used as a source of economic value.… ue. This community service activity aims to optimize waste banks as an instrument for implementing the circular economy at the household level. The method used is a participatory approach with a quantitative descriptive design through socialization, training, and mentoring to farmer group mothers, as well as evaluation using pre-test and post-test questionnaires. The results of the activity showed an increase in community capacity in all variables measured, with an average score increasing from 3.67 to 4.19 or by 14.2%. The highest increase occurred in the aspect of perception and impact of the program, while behavior changes showed a tendency to increase gradually. In addition, this activity also encouraged the formation of more structured waste bank management at the group level. These findings show that participatory approaches are effective in driving changes in waste management understanding and practices, as well as supporting the implementation of a household-based circular economy. Keywords: waste banks; waru villages; circular economy; community service; waste management   Abstrak: Pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Waru masih didominasi oleh praktik konvensional tanpa pemilahan, sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan sekaligus belum dimanfaatkan sebagai sumber nilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan bank sampah sebagai instrumen penerapan ekonomi sirkular di tingkat rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain deskriptif kuantitatif melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada ibu-ibu kelompok tani, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas masyarakat pada seluruh variabel yang diukur, dengan rata-rata skor meningkat dari 3,67 menjadi 4,19 atau sebesar 14,2%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek persepsi dan dampak program, sementara perubahan perilaku menunjukkan kecenderungan meningkat secara bertahap. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya pengelolaan bank sampah yang lebih terstruktur di tingkat kelompok. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif efektif untuk tranformasi perilaku dalam mendorong perubahan pemahaman dan praktik pengelolaan sampah, serta mendukung penerapan ekonomi sirkular berbasis rumah tangga. Kata kunci: bank sampah; desa waru; ekonomi sirkular; pengabdian masyarakat; pengelolaan sampah

Edukasi Literasi Digital Al-Qur’an Berbasis Web Untuk Penguatan Pengetahuan Dan Sikap Spiritual

Maharani, Dewi, Anggraeni, Dewi, Sari Siregar, Arninda Sekar
Abstract: Abstract: This community service activity aims to address the problem of low digital lit-eracy and limited access to reliable Islamic references among members of the Mothers' Association of PT Bakrie Sumatera Plantations… Tbk Tanjung Raja Estate 2. The method applied is community education and training by introducing a web-based Islamic infor-mation system, namely the Al-Wa’ie portal. This portal provides comprehensive Islamic solutions and easy-to-understand interpretations of the Quran. The results of the activity showed that technical assistance successfully increased the digital skills of participants in accessing religious information independently (success reached 70% through interview techniques). In addition, the integration of spiritual guidance with technology training has strengthened the spiritual attitudes of the congregation. In conclusion, the use of web-based information systems has proven effective in bridging the gap between technology and spir-ituality, and encouraging the formation of a more knowledgeable and spiritually steadfast community. Keywords: portal al-wa’ie; digital literacy; perwiritan; religious information; spiritual attitude   Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses rujukan keislaman yang tepercaya pada anggota Perwiritan Ibu-ibu Pondok PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk Tanjung Raja Es-tate 2. Metode yang diterapkan adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan dengan mem-perkenalkan sistem informasi keislaman berbasis web, yaitu portal Al-Wa’ie. Portal ini menyediakan solusi islami yang komprehensif dan tafsir Al-Qur'an yang mudah dipahami. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan teknis berhasil menambah kecakapan digital peserta dalam mengakses informasi keagamaan secara mandiri (keberhasilan men-capai 70% melalui teknik wawancara). Selain itu, integrasi bimbingan spiritual bersama pelatihan teknologi telah memperkuat sikap spiritual jamaah. Simpulannya, penggunaan sistem informasi berbasis web terbukti efektif menjembatani celah antara teknologi dan spiritualitas, serta mendorong terbentuknya komunitas yang lebih berpengetahuan dan teguh secara spiritual. Kata kunci: portal al-wa’ie; literasi digital; majelis taklim; sikap spiritual; sistem informasi

Jejak Daun Menjadi Karya: Pelatihan Ecoprint Founding Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Lingkungan

Tarigan, Lola Zeramenda, Sri Dewi, Sisca, Mulyani, Neni
Abstract: Abstract: Ecoprinting is an environmentally friendly fabric dyeing technique that utilizes natural pigments from plants. However, the use of this technique as an environmentally-based learning medium in schools is still… limited, particularly in optimizing the potential of local plants available around students. This community service activity aims to implement the ecoprint pounding technique with students at Alam Leuser Middle School. The approach used included counseling, simulation, training, and evaluation. The counseling provided basic knowledge of the ecoprint method. The results showed that participants successfully implemented the pounding technique using local leaves and plants. The resulting ecoprints have the potential to become superior products. Local plants that produce the sharpest patterns include Centrosema pubescens, Carica papaya leaves, Ricinus communis L., Cosmos sulphureus, and Pinus. However, further training and intensive mentoring are still needed to improve product quality. This activity is expected to increase students' creativity in using environmental resources as learning tools. This activity introduces simple and easily marketable creative economic ideas. In addition, this activity raises students' awareness of the use of natural materials in textile arts, thereby supporting environmental conservation. Keywords: ecoprint; leaf footprint; environment; learning media; pounding technique   Abstrak: Ecoprint merupakan teknik pewarnaan kain ramah lingkungan yang memanfaatkan pigmen alami dari tumbuhan. Namun, pemanfaatan teknik ini sebagai media pembelajaran berbasis lingkungan di sekolah masih terbatas, khususnya dalam mengoptimalkan potensi tumbuhan lokal yang tersedia di sekitar peserta didik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknik menumbuk ecoprint dengan siswa di SMP Alam Leuser. Pendekatan yang digunakan meliputi penyuluhan, simulasi, pelatihan, dan evaluasi. Penyuluhan memberikan pengetahuan dasar tentang metode ecoprint. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta berhasil melakukan teknik menumbuk menggunakan daun dan tumbuhan lokal. Ecoprint yang dihasilkan berpotensi menjadi produk unggulan. Tumbuhan lokal yang menghasilkan pola paling tajam antara lain Centrosema pubescens,  daun Carica papaya, Ricinus communis L, Cosmos sulphureus dan Pinus. Namun, pelatihan lebih lanjut dan pendampingan intensif masih diperlukan untuk meningkatkan kualitas produk. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam menggunakan sumber daya lingkungan sebagai alat pembelajaran. Kegiatan ini memperkenalkan ide-ide ekonomi kreatif yang sederhana dan mudah dipasarkan. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran siswa tentang penggunaan bahan alami dalam seni tekstil, sehingga mendukung konservasi lingkungan. Kata kunci: ecoprint; jejak daun; lingkungan; media pembelajaran; tehnik pounding

Building Tax Awareness From an Early Age Through Tax Literacy Education for SMA/SMK Students in Magelang

Ariesta Susilo, Ghina Fitri, Nugraheni, Agustina Prativi, Yudhanto, Wildan, Johanes Simamora, Alex, Leo Elvandy, Ediet, Rokhaniyah, Siti
Abstract: Abstract: Tax literacy among Indonesian youth remains relatively low and has not yet become an integral component of formal learning at the senior and vocational high school levels. National data indicate that financial… literacy stands at 49.68%, while specific understanding of taxation among young people is reported to be lower than that of the productive-age population. In addition, tax return compliance among individuals under 25 years old remains limited, reflecting weak early tax awareness and tax morale. In Magelang, high school students as future taxpayers generally lack access to contextual and practice-oriented tax education. This community engagement program aims to enhance tax literacy, awareness, and basic understanding of taxation among senior and vocational high school students through a structured and participatory educational approach. The methods included interactive lectures, contextual discussions, daily tax case studies, and simple tax calculation simulations, supported by pre- and post-tests to measure learning outcomes. The results demonstrate a significant improvement in students’ tax literacy scores and attitudes toward future compliance. The program also produced a tax literacy module and initiated student tax awareness groups in partner schools. Early tax education is therefore effective in strengthening youth tax morale and supporting sustainable national development. Keywords: community engagement; magelang; tax awareness; tax literacy; youth education   Abstrak: Literasi pajak di kalangan generasi muda Indonesia masih tergolong rendah dan belum menjadi bagian utama dalam pembelajaran formal di tingkat SMA/SMK. Data nasional menunjukkan tingkat literasi keuangan sebesar 49,68%, sementara pemahaman spesifik mengenai perpajakan pada kelompok usia muda lebih rendah dibandingkan kelompok usia produktif. Selain itu, tingkat kepatuhan pelaporan SPT pada wajib pajak berusia di bawah 25 tahun masih terbatas, yang mencerminkan lemahnya kesadaran dan moral pajak sejak dini. Di wilayah Magelang, siswa SMA/SMK sebagai calon wajib pajak masa depan umumnya belum memperoleh edukasi pajak yang kontekstual dan berbasis praktik. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi, kesadaran, dan pemahaman dasar perpajakan melalui pendekatan edukasi yang terstruktur dan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kontekstual, studi kasus perpajakan sehari-hari, serta simulasi perhitungan pajak sederhana yang didukung pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan skor literasi pajak dan sikap kepatuhan siswa. Program ini juga menghasilkan modul literasi pajak dan pembentukan kelompok siswa sadar pajak di sekolah mitra. Edukasi pajak sejak dini terbukti efektif dalam memperkuat moral pajak generasi muda dan mendukung pembangunan nasional berkelanjutan. Kata kunci: edukasi generasi muda; kesadaran pajak; literasi pajak; magelang; pengabdian kepada masyarakat

Edukasi Interakktif SI PITA Melalui Media Powerpoint dan Puzzle di SMPN 28 Jakarta

Sada Rasmada, Jati, Mateus Bagas Nugroho, Paramitha Wirdani Ningsih Marlina, Agnes Maharani Puji Wulandari, Aloysius Prima Cahya Miensugandhi, Damelya Patriksia Dampang
Abstract: Abstract: This community service program aimed to improve adolescents’ knowledge of balanced nutrition guidelines through an interactive educational program at SMPN 28 Jakarta. The identified problem was the low level of… of students' knowledge regarding the “Isi Piringku” concept, which may affect nutritional status and eating habits among adolescents. The method was conducted through three stages: preparation, implementation, and evaluation. The intervention consisted of nutrition education delivered using PowerPoint media, followed by a practical activity involving the arrangement of the Isi Piringku puzzle. The evaluation employed a pre-test and post-test design involving 30 seventh-grade students to assess changes in knowledge before and after intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon test, which showed a significant difference between pre-test and post-test scores (p=0.003). The proportion of students with good knowledge increased from 6,7% to 26,7% after the intervention. Monitoring conducted three days after the education session indicated that some students had begun applying the “Isi Piringku” concept, although food availability at home remained a challenge. This study concludes that education using visual media and interactive practices is effective in improving adolescents' nutritional knowledge; however, support from families and schools is necessary to optimize sustainable behavioral changes. Keyword: adolescent knowledge; balanced nutrition education; community service   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pedoman gizi seimbang melalui program edukasi interaktif. Permasalahan yang dihadapi adalah masih rendahnya tingkat pengetahuan siswa tentang konsep Isi Piringku, yang berpotensi memengaruhi status gizi dan kebiasaan makan remaja. Metode kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Intervensi berupa edukasi gizi menggunakan media PowerPoint dan praktik penyusunan puzzle Isi Piringku. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pada 30 siswa kelas VII. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p=0,003). Persentase pengetahuan kategori baik meningkat dari 6,7% menjadi 26,7% setelah intervensi. Monitoring tiga hari pascaedukasi menunjukkan sebagian siswa mulai menerapkan konsep isi piringku, meskipun masih terdapat hambatan pada ketersediaan pangan di rumah. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi menggunakan media visual dan praktik interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi remaja, namun diperlukan dukungan keluarga dan sekolah untuk optimalisasi perubahan perilaku Kata kunci: edukasi gizi; isi piringku; pengabdian masyarakat

Meretas Jalan Menuju Kota Impian:Kolaborasi Masyarakat Dalam Pembangunan Berkelanjutan

MA Syaripudin, Siregar, Serlita Cindana, M. Rayendra, Saputri, Elsa, Maya Sari, Sheila, Khaula Nuria, Yolanda, Tiyas, Sewining, Melinda, Shantica
Abstract: Abstract: This article examines community service initiatives conducted through the Integrated Student Community Service (KKN-Terintegrasi) program at UIN Raden Intan Lampung. This program was implemented at the request… of the Mayor of Bandar Lampung, who specifically sought optimal solutions for various local issues, including recurrent flooding within the city. Based on focus group discussions between Student Group 221 and local community stakeholders in flood-prone areas, a sustainable urban development model was formulated, emphasizing active collaboration among the government, academia, the private sector, and civil society. The methodology employed the Asset-Based Community Development (ABCD) framework with a participatory approach. The initiatives of Group 221 focused on three primary pillars: the circular economy, community-based environmental management, and the strengthening of social inclusion. The results demonstrate that collaborative initiatives are capable of producing innovative and sustainable solutions tailored to the needs of the city, while simultaneously fostering collective awareness regarding the importance of urban development oriented toward common welbeing. Keywords: community collaboration; dream city; and sustainable development.   Abstrak: Artikel ini mengkaji kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan melalui kegiatan KKN-Terintegrasi UIN Raden Intan Lampung. Kegiatan KKN-Terintegrasi dilaksanakan atas permintaan Wali Kota Bandar Lampung yang secara khusus meminta solusi terbaik atas beberapa permasalahan yang dihadapi termasuk musibah banjir yang terjadi secara berulang di Kota Bandar Lampung. Hasil diskusi kelompok 221 Mahasiswa UIN Raden Intan bersama potensi masyarakat di beberapa titik rawan, dirumuskan model pembangunan kota berkelanjutan melalui kolaborasi aktif antara pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat sipil. Metode diterapkan dengan pola ABCD (Assets Base Community Development), dengan pendekatan partisipatif. KKN-Terintegrasi kelompok 221 berfokus pada tiga pilar utama, yakni; perekonomian sirkular, pengelolaan lingkungan hidup berbasis komunitas, dan penguatan inklusi sosial. Hasil menunjukkan bahwa inisiatif kolaboratif mampu menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan Kota Impian, serta dapat meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya pembangunan kota yang berpihak pada kesejahteraan bersama. Kata Kunci:  kolaborasi masyarakat; kota impian; dan pembangunan berkelanjutan.

Pelatihan Teknik Sprites Sebagai Upaya Peningkatan Literasi Kemampuan Membaca Warga Belajar di PKBM Gempita

Novianti, Hasmi, Annisa, Witri, Syam, Alexander, Sismona, Silvia
Abstract: Abstract: Reading habits in Indonesia remain low, including among learners at PKBM Gempita. Although PKBM Gempita has a Community Reading Park (TBM), reading has not yet become a routine literacy activity, resulting in limited… imited reading proficiency among learners. This Community Service Program (PKM) aimed to improve learners’ reading ability through meaningful reading training using the Sprites Technique. The program was implemented through preparation, training, technology application, mentoring, and evaluation stages. The Sprites Technique consists of five steps: enhancing interest and motivation, improving peripheral vision, increasing eye movement speed, surveying discourse, and strengthening concentration. The results showed a significant improvement in reading ability based on pre-test and post-test scores. After the training, 19% of participants achieved a very good level, 54% a good level, and 27% a moderate level. The findings indicate that intensive and consistent practice is required to achieve optimal reading improvement.  Keywords: literacy; PKBM gempita; reading skills; sprites technique   Abstrak: Minat baca masyarakat yang rendah karena tingkat kebiasaan membaca membaca juga rendah, termasuk di PKBM Gempita. PKBM Gempita sudah memiliki Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Namun, membaca belum menjadi kegiatan rutin literasi di PKBM ini sehingga kemampuan membaca warga belajar belum baik. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan pelaksanaan PKM ini adalah melakukan pelatihan kegiatan membaca yang bermakna dengan menerapkan Teknik Sprites untuk meningkatkan kemampuan membaca warga belajar. Metode pelaksanaan dilakukan dengan tahap persiapan, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Teknik Sprites terdiri atas lima langkah, yaitu meningkatkan minat dan motivasi, meningkatkan periferal, meningkatkan kecepatan gerakan mata, melakukan survei wacana, dan meningkatkan konsentrasi. Penerapan teknik tersebut telah dilakukan dalam pelatihan dengan hasil yang cukup baik, yaitu terjadi peningkatan kemampuan membaca peserta pelatihan berdasarkan hasil pretes dan postes. Kemampuan membaca peserta pascapelatihan adalah 19% pada kategori baik sekali, 54% pada kategori baik, dan 27% pada kategori sedang. Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa faktor, satu di antaranya adalah kesadaran dalam latihan mandiri peserta di rumah belum maksimal. Proses latihan harus dilakukan intensif agar memperoleh hasil maksimal. Kata kunci: kemampuan membaca; literasi; PKBM gempita; teknik sprites

Strategi Budidaya Tanaman Pangan di Wilayah Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Bukit Soedirman

Ike Sitoresmi Mulyo Purbowati, Hana Hanifa, Gigieh Henggar Jaya
Abstract: Abstract: Forests serve as vital supports ecosystems and hold significant economic value. Complete reliance on forests as livelihoods threatens their ecological functions. Karang Jengkol Village hosts the Special Purpose… Forest Area (KHDTK) managed by Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Field observations revealed several challenges faced by farmer groups living around the forest. A key issue is limited knowledge of food crop cultivation, causing ongoing forest land conversion. To address this problem, the transfer of knowledge regarding cultivation practices of food crops in forest areas is required, particularly through regulatory outreach activities. Activities used extension, active learning, and mentoring, targeting PKK members and KTH Cemara Soedirman farmers. Following the outreach activities, the community demonstrated improved understanding of the three–four strata planting system. Based on evaluation results, prior to the program most respondents (88.24% or 15 individuals) exhibited low levels of knowledge, while 11.27% (2 individuals) had moderate understanding. After the program, the number of respondents with moderate understanding increased to 5 individuals (29.41%), and those with high levels of understanding rose significantly from 0% to 12 individuals (70.59%). Keywords: forest farmers group; KHDTK Unsoed; planting pattern; special purpose forest area   Abstrak: Hutan tidak hanya berperan sebagai penopang ekosistem, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang penting. Jika masyarakat sepenuhnya bergantung pada hutan sebagai sumber mata pencaharian utama, fungsi hutan sebangai penyangga ekosistem dapat terancam.  Desa Karang Jengkol merupakan lokasi di mana Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Unsoed berada. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, ditemukan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh kelompok tani di sekitar hutan. Salah satu di antaranya adalah kurangnya pengetahuan mengenai teknik budidaya tanaman pangan di kawasan hutan, yang menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan hutan secara berkelanjutan. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan transfer pengetahuan tentang pola budidaya tanaman pangan di area hutan melalui kegiatan transfer pengetahuan pola tanam tiga atau empat strata. Kegiatan dilaksanakan dengan metode penyuluhan, pembelajaran aktif dan pendampingan dengan Masyarakat sasaran yaitu ibu-ibu PKK dan petani KTH Cemara Soedirman.  Setelah kegiatan sosialisasi dilaksanakan, masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep pola tanam 3–4 strata. Berdasarkan hasil evaluasi, sebelum kegiatan mayoritas responden (88,24% atau 15 orang) memiliki tingkat pengetahuan yang rendah, sementara 11,27% (2 orang) berada pada tingkat pemahaman sedang. Setelah kegiatan berlangsung, jumlah responden dengan pemahaman sedang meningkat menjadi 5 orang (29,41%), dan yang memiliki pemahaman tinggi bertambah signifikan dari 0% menjadi 12 orang (70,59%). Kata kunci: bukit soedirman; kelompok tani hutan; KHDTK; pola tanam