Abstract:Perundungan masih menjadi tantangan dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak sehingga diperlukan implementasi program pencegahan yang dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan…
mendeskripsikan dan menganalisis implementasi program anti-perundungan dalam mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak di SMPIT Citra Az Zahra Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas Kepala Sekolah, Kepala Unit Self Empowerment Citraz (SEC), dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program anti-perundungan dilaksanakan secara sistematis melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang terintegrasi dalam Self Development Class berbasis pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman. Program ini meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai perundungan, menumbuhkan empati, toleransi, dan tanggung jawab sosial, serta memperkuat budaya sekolah yang aman dan ramah anak. Keberhasilan program didukung oleh komitmen pimpinan, kolaborasi seluruh warga sekolah, serta dukungan orang tua dan pihak eksternal, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengawasan perilaku peserta didik di luar sekolah. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan program anti-perundungan secara terpadu untuk mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak.
Abstract:Kemampuan membaca Al-Qur'an dengan benar sesuai kaidah tajwid dan makharijul huruf merupakan kompetensi mendasar yang wajib dimiliki oleh setiap muslim, namun realitas di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak peserta didik…
idik yang mengalami kesulitan dalam pelafalan huruf hijaiyah, penerapan hukum tajwid, serta kelancaran membaca Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran program tahsin Al-Qur'an dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an secara benar, mengidentifikasi metode-metode tahsin yang efektif, serta mengungkap faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi kepustakaan (library research) yang didukung oleh data dari berbagai hasil penelitian terdahulu. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen, jurnal ilmiah, dan laporan penelitian yang relevan dengan tema tahsin Al-Qur'an pada kurun lima tahun terakhir, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahsin Al-Qur'an yang dilaksanakan secara terstruktur, konsisten, dan menggunakan metode yang tepat seperti talaqqi, tikrar, dan pendekatan berbasis makharijul huruf, terbukti efektif meningkatkan kefasihan, ketepatan bacaan, dan kepercayaan diri peserta didik dalam membaca Al-Qur'an. Faktor pendukung utama meliputi kompetensi pengajar, intensitas latihan, dan motivasi peserta didik, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu, latar belakang kemampuan peserta didik yang heterogen, dan minimnya tenaga pengajar yang berkompeten. Penelitian ini merekomendasikan agar lembaga pendidikan formal maupun nonformal mengintegrasikan program tahsin secara berkelanjutan dengan evaluasi berkala guna menjamin mutu bacaan Al-Qur'an generasi muslim.
Abstract:Islamisasi Nusantara merupakan proses penyebaran Islam yang berlangsung secara damai, adaptif, dan mampu berintegrasi dengan budaya lokal. Keberhasilan tersebut ditopang oleh strategi dakwah yang memanfaatkan perdagangan,…
, perkawinan, pendidikan, tasawuf, kesenian, serta dukungan politik dan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penyebaran Islam pada masa Islamisasi Nusantara serta merekonstruksi relevansinya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan komunikasi pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan pendekatan historis. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan berbagai sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Islamisasi Nusantara didasarkan pada pendekatan damai dan persuasif, kemampuan adaptasi terhadap budaya lokal, keteladanan ulama, dukungan jaringan perdagangan dan pendidikan, serta peran elite politik. Nilai-nilai strategis berupa inklusivitas, moderasi, adaptabilitas, dan humanisme tetap relevan dalam konteks kontemporer. Rekonstruksi strategi penyebaran Islam pada era digital diwujudkan melalui dakwah kreatif berbasis media digital, transformasi pendidikan Islam ke platform daring, penguatan keteladanan melalui jejak digital, dan pengembangan jaringan dakwah virtual. Strategi tersebut berpotensi memperkuat dakwah Islam yang moderat, inklusif, dan efektif di era transformasi digital. Peningkatan akuntabilitas usaha. Namun demikian, implementasi AI masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, biaya teknologi, serta risiko keamanan dan privasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Artificial Intelligence memiliki potensi besar dalam mendukung akuntabilitas UMKM, tetapi keberhasilannya memerlukan peningkatan kapasitas digital, dukungan infrastruktur, dan tata kelola teknologi yang memadai.
Abstract:Kualitas pelayanan publik berbasis sistem digital dalam wilayah hukum Polsek Wawonii Polresta Kendari masih terdapat permasalahan. Fenomena di lapangan masih minimnya sarana pelayanan sistem digital dan respon pelayanan…
nan berbasis digitalisasi belum optimal. Dengan demikian kualitas pelayanan publik berbasis digital pada Polsek Wawonii perlu ditingkatkan agar sesuai dengan harapan masyarakat Wawonii. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan publik berbasis digital pada Kepolisian Sektor Wawonii. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik penentuan informan dengan cara purposive sampling. Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui model analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik berbasis digital pada Kepolisian Sektor Wawonii Polresta Kendari ditinjau dari dimensi berwujud belum optimal karena ketersediaan sarana dan prasarana pelayanan digital yang masih terbatas sehingga perlu upaya peningkatan sarana dan sistem digital agar sesuai harapan masyarakat. Sedangkan dari dimensi kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati telah berkontribusi dalam mendukung kualitas pelayanan publik. Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan bagi personel Polsek Wawonii dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital pada Polsek Wawonii Polresta Kendari.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam miskonsepsi yang dialami siswa pada materi gelombang stasioner, khususnya pada konfigurasi ujung bebas, serta mengidentifikasi akar penyebab dan strategi penanganan…
anan yang efektif. Miskonsepsi yang sering terjadi adalah kekeliruan dalam menentukan letak perut dan simpul dari titik asal getaran, padahal seharusnya dihitung dari ujung bebas tali. Penelitian ini mengkaji profil miskonsepsi, metode identifikasi yang relevan seperti Three-Tier Diagnostic Test, dan peran krusial media pembelajaran interaktif seperti simulasi PhET serta praktikum digital dalam meningkatkan pemahaman konseptual dan mengurangi miskonsepsi. Hasil analisis menunjukkan bahwa miskonsepsi tidak hanya bersumber dari kurangnya pemahaman konsep dasar, tetapi juga dari interpretasi soal yang keliru, keterbatasan visualisasi fenomena abstrak, dan kurangnya pengalaman praktis. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran kontekstual yang didukung oleh media visual interaktif dan eksperimen virtual sangat direkomendasikan untuk mengatasi miskonsepsi ini secara efektif dan meningkatkan kualitas hasil belajar siswa dalam pendidikan fisika.
Abstract:Air bersih yang aman dari kontaminasi mikrobiologis dan parasitologis merupakan prasyarat utama kesehatan masyarakat, namun capaian akses air minum aman di Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan akses air minum layak…
ak secara umum. Penelitian ini bertujuan memetakan tren tahun publikasi, sebaran jenis sumber air, sebaran wilayah, dan peluang riset kontaminasi mikrobiologis dan parasitologis pada sumber air bersih di Indonesia melalui analisis literatur. Penelusuran dilakukan pada basis data Google Scholar menggunakan Harzing's Publish or Perish dengan kata kunci kontaminasi mikrobiologis dan cemaran bakteri air bersih Indonesia, dibatasi pada rentang tahun 2020 hingga 2025. Setelah skrining judul, pemeriksaan duplikasi, dan pengecekan kelengkapan metadata mengikuti alur seleksi bergaya PRISMA, diperoleh 115 artikel yang memenuhi kriteria kelayakan untuk dianalisis. Hasil menunjukkan tren publikasi meningkat tajam pada 2024 dan 2025, menyumbang lebih dari separuh total artikel. Air minum umum dan depot air minum isi ulang mendominasi objek penelitian dengan proporsi 73,9%, sementara Coliform dan Escherichia coli menjadi parameter yang paling banyak diuji sebesar 66,1%, umumnya menggunakan metode Most Probable Number. Wilayah penelitian masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, sedangkan tidak satu pun artikel yang secara eksplisit meneliti kontaminasi parasitologis ditemukan sepanjang periode tersebut. Temuan ini menunjukkan penelitian kontaminasi air bersih di Indonesia masih terkonsentrasi secara tematik, objek, dan wilayah, sehingga membuka peluang riset yang luas pada aspek parasitologis, sumber air non-komersial, serta wilayah di luar Pulau Jawa.
Abstract:Kebiasaan merokok masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena menimbulkan ketergantungan, meningkatkan risiko penyakit, dan menyebabkan paparan asap rokok pada anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan menggambarkan…
an kesiapan berhenti merokok pada perokok di Desa Puuwonggia, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara tahun 2026. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Penelitian dilakukan pada Bulan Januari 2026 di Desa Puuwonggia, Konawe Utara. Populasi dan sampel terdiri atas 47 rumah tangga yang memiliki anggota keluarga perokok dan dipilih menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40,4% perokok pernah mencoba berhenti dalam 12 bulan terakhir, sedangkan 57,4% belum pernah mencoba. Sebanyak 51,1% perokok belum mau berubah dan 48,9% baru bersedia mengurangi jumlah rokok, sementara tidak ada perokok yang menyatakan siap berhenti sepenuhnya. Penyebab utama kegagalan berhenti merokok adalah ketagihan atau rasa gelisah dan pengaruh lingkungan teman atau tempat kerja, masing-masing sebesar 33,3%. Dukungan yang paling banyak dibutuhkan adalah komitmen keluarga dan pembatasan tempat merokok, masing-masing sebesar 31,15%. Kesiapan berhenti merokok masih rendah sehingga diperlukan konseling motivasional, dukungan keluarga, pelayanan berhenti merokok di puskesmas, dan penerapan rumah bebas asap rokok
Abstract:Penyakit kulit merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi dan dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti infeksi, reaksi alergi, maupun pengaruh lingkungan. Terbatasnya akses terhadap tenaga kesehatan serta rendahnya…
pemahaman masyarakat mengenai gejala penyakit kulit sering menyebabkan keterlambatan dalam memperoleh penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Forward Chaining pada sistem pakar untuk membantu proses diagnosis awal berdasarkan gejala yang dipilih pengguna. Metode ini bekerja menggunakan penalaran berbasis aturan dengan mencocokkan gejala yang dimasukkan pengguna terhadap basis pengetahuan yang disusun dari konsultasi dengan pakar dan referensi medis. Sistem dikembangkan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengidentifikasi jenis penyakit kulit sesuai aturan yang telah ditetapkan serta memberikan hasil diagnosis beserta rekomendasi penanganan awal. Pengujian membuktikan seluruh fungsi sistem berjalan dengan baik, sementara metode Forward Chaining memberikan hasil diagnosis yang efektif sehingga sistem dapat dimanfaatkan sebagai sarana konsultasi awal yang cepat, mudah, dan efisien sebelum pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga medis
Abstract:Penelitian ini menyajikan simulasi komputasi untuk menganalisis kinematika dan dinamika partikel dalam ruang terbatas. Metode Euler digunakan untuk memodelkan gerak partikel, sementara logika kondisional diimplementasikan…
n untuk mendeteksi dan merespons tabrakan dengan batas ruang. Simulasi ini berhasil mereplikasi fenomena Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB), menunjukkan bahwa komputer dapat meniru fenomena fisika menggunakan logika matematika sederhana. Peran logika komputasi dititikberatkan sebagai representasi gaya reaksi dari dinding terhadap partikel. Potensi pengembangan lebih lanjut mencakup ekspansi dimensi ruang, integrasi gaya seperti gesekan udara, dan sistem multi-partikel. Aplikasi masa depan dari konsep simulasi ini sangat luas, meliputi pengembangan physics engine dalam aplikasgame dan realitas virtual, otomatisasi robotika dan kendaraan otonom, nanoteknologi untuk simulasi medis, serta efek visual (CGI) dalam industri perfilman.
Abstract:Perubahan komunikasi yang dipicu oleh media sosial tidak hanya terbatas pada kecepatan dan aksesibilitas, tetapi juga mencakup perubahan dalam bahasa, gaya komunikasi, dan norma sosial. Namun, di sisi lain, penggunaan media…
dia sosial yang intens juga dapat memengaruhi kemampuan komunikasi langsung, seperti kemampuan berbicara secara tatap muka atau memahami isyarat nonverbal, yang merupakan elemen penting dalam komunikasi tradisional. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi penurunan kualitas interaksi sosial secara langsung di kalangan remaja (Khairiah et al., 2025). Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross-sectional. Tehnik pengambilan sampel menggunakan Tehnik Random Sampling dengan total sampel sebanyak 111 remaja. Penelitian ini menggunakan instrument penelitian berupa kueioner durasi penggunaaan media sosial dan komunikasi interpersonal. Hasil: Penelitian ini menunjukan mayorirtas durasi penggunaan media sosial instagram tinggi sebanyak 51 responden (46,%). Dan hasirl penenlitian mayorirtas mengalami pola komunikasi interpersonal berpengaruh sebanyak 64 responden (57.7%). Hasil uji Chi-square tets menunjukan nilai p-value 0,001 < α 0,005 serhirngga Ha dirterrirma dan Ho dirtolak yang artirnya ada pengaruh durasi penggunaan sosial media instagram terhadap perubahan komunikasi remaja di SMK Az Zahra Sepatan.