Search Articles & Publications

Showing 62 articles found for "Jannah"

Penerapan Sistem Akuntansi Berbasis Teknologi Untuk Pengelolaan Keuangan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah CV. Rajawali

Berta Agus Petra, Mifta Huljannah, Fadila Desmita Isweny, Jeane Effendi
Abstract: Rajawali, sebuah UMKM yang bergerak dalam industri pembuatan mie kuning di Kota Padang, masih menggunakan metode pencatatan keuangan secara manual. Mengingat pentingnya digitalisasi dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi… si pengelolaan keuangan, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sistem akuntansi berbasis teknologi dengan menggunakan aplikasi ACCURATE. Penelitian ini dilakukan melalui program Praktek Kerja Lapangan (PKL) oleh mahasiswa Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang, dengan fokus pada pelatihan dan penerapan sistem akuntansi yang terkomputerisasi. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan aplikasi Accurate guna mempermudah pencatatan keuangan, meningkatkan akuntabilitas dan transparansi, serta mengurangi risiko kesalahan manual. Kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan implementasi aplikasi Accurate, serta evaluasi hasil penerapannya. Penerapan sistem ini juga diharapkan dapat membantu CV. Rajawali dalam pengambilan keputusan dan pengembangan usaha ke depannya.

Manajemen Bank Sentral: Analisis Independensi, Akuntabilitas, Transparansi Dalam Konteks Bank Indonesia Dan Organisasi Bank

Miftahul Jannah, Rini Puji Astuti, Alfina Wulandari, Aisyah Shidiqiyah
Abstract: Dalam perekonomian modern setiap negara memiliki Bank Sentral atau setidak-tidaknya ada salah satu bank atau lembaga yang bertindak dan menjalankan fungsi bank sentral. Manajemen bank sentral merupakan elemen penting dalam… am menjaga stabilitasan ekonomi suatu negara. Fokus pada indepedensi, kuntabilitas, dan transparansi telah menjadi perhaian utama dalam pengelolaan bank sentral, khususnya bank indonesia.

Psikoedukasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di SMAN 8 Makassar

Irdianti, Musfirah Syam, Annisa Zhalsabilla, Nurul Hidayah Multazam, Mifthahuljannah, Andi Siti Nurazizah Azzahra
Abstract: Kekerasan dalam lingkungan sekolah merupakan permasalahan krusial yang tidak boleh diabaikan. Terjadinya kasus kekerasan dalam lingkungan sekolah menunjukkan ketidakamanan sekolah yang mempengaruhi iklim serta proses belajar&#8230; ajar mengajar. Bentuk–bentuk kekerasan dalam hal ini dapat berupa segala tindakan yang merugikan baik secara fisik, psikis serta materi. Kekerasan dalam lingkungan sekolah juga dapat memberikan dampak negatif yang berkelanjutan seperti menimbulkan trauma psikis dan juga menghambat perkembangan individu untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Hal ini menunjukkan bahwa perlu adanya upaya pencegahan serta penanganan kekerasan di lingkungan sekolah, Dengan ini tujuan dilaksanakan psikoedukasi pencegahan dan penanganan kekerasan di SMAN 8 Makassar yaitu untuk meningkatkan pemahaman kepada siswa, guru, dan staf tentang bentuk, dampak, serta cara mencegah dan menangani kekerasan serta menciptakan lingkungan aman di sekolah. Metode pelaksanaan psikoedukasi dilakukan dengan penyajian materi, sesi diskusi dan tanya jawab serta pemberian pre-test dan post-test. Partisipan terdiri dari masing-masing ketua kelas dan ketua organisasi sebanyak 55 siswa. Analisis data menggunakan teknik uji gain Score dan paired sample t-test. Hasil analisis data menunjukkan nilai pretest dan posttest p<0,05 yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman terkait materi penanganan dan pencegahan kekerasan di sekolah.

Peran Gambar Sebagai Media Pembelajaran Efektif Di SMP Negeri 2 Petir

Puput Nur Kholifah, Nazwa Putri Heriansyah, Siva Nurjannah, Anisiyah Nur Hafni, Aulia Radiatul Janah, Muhammad Chikal Albantani, Novita Nur Istiqomah, Amalia Maharani, Umrotul Fitriyah, Faradila Sarahwati, Metta Dian Amalia, Faradila Marsya
Abstract: Penelitian ini menyelidiki peran gambar sebagai media pembelajaran yang efektif di SMPN 2 Petir, mengeksplorasi potensinya dalam merangsang minat siswa, meningkatkan pemahaman mereka, dan mempromosikan pembelajaran aktif.&#8230; . Dengan meneliti efektivitas gambar dalam mendukung proses pembelajaran, penelitian ini memberikan wawasan bagi para guru untuk mengoptimalkan strategi instruksional mereka dan meningkatkan pengalaman belajar secara keseluruhan.

Peran Masjid dalam Membina Umat: Studi di Masjid Miftahul Jannah Kota Pekanbaru

Ihsan, Muhammad, Maisaroh
Abstract: Masjid dibangun dengan sangat megah serta menghabiskan biaya yang tidak sedikit adalah fenomena yang terjadi saat ini. Penelitian terdahulu melihat bahwa peran dan fungsi masjid adalah sebagai pusat ibadah dan kegiatan masyarakat.&#8230; asyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menemukan gambaran peran dan fungsi masjid di kota Pekanbaru dalam memberikan pembinaan bagi warga dan masyarakat, faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan umat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah yang mengetahui tentang pembinaan yang ada di masjid Miftahul Jannah yaitu pengurus masjid, penjaga masjid dan warga serta jama’ah masjid. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa peran masjid dalam memberikan pembinaan umat berjalan dengan baik. Pembinaan umat yang dilakukan adalah menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan melalui majelis ta’lim dan kegiatan kemasyarakatan serta peringatan hari besar islam. Faktor pendukung pembinaan adalah bangunan dan fasilitas masjid yang baik serta tersedianya sumber daya manusia yang kompeten dalam pelaksanaan pembinaan. Faktor penghambat yaitu sebagian besar warga adalah pekerja sehingga sering kelelahan untuk mengikuti kegiatan pembinaan di masjid.

Psikologi Dalam Pendidikan

Lisa Yuranti, Sukatin, Toib Lubis, Intan Delia Saputri, Nurjatul Jannah, Ghofur Mualif
Abstract: Psikologi pendidikan berperan sebagai ilmu yang meneliti masalah jiwa atau mental dan aktivitas psikologis seseorang dalam hal yang berkaitan dengan pendidikan sebagai interaksi disiplin yang cukup penting dalam memeriksa&#8230; a masalah yang mengganggu ataupun bahkan mendukung jiwa dan keadaan mental siswa dalam proses pembelajaran. Sehingga dengan memahami keadaan mental siswa tersebut maka guru dapat mengatur dan berusaha untuk mencarikan solusi atas masalah yang dihadapi tersebut, sehingga untuk hal ini, sudah seharusnya seorang guru perlu memiliki pengetahuan yang komprehensif mengenai psikologi pendidikan agar pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan terarah

Aspek Hierarki Kebutuhan Tokoh Amanda Dalam Novel A Untuk Amanda Karya Annisa Ihsani

Shifa Atri Miftakhul Jannah, Sesa Aurellia Putri Panunggal, Eva Dwi Kurniawan
Abstract: Karya sastra merupakan hasil pengamatan sastrawan yang berdasarkan realitas kehidupan di masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya dan dari imajinasi sastrawan sendiri. karya sastra sendiri jika dikaitkan dengan psikologi&#8230; i dianggap penting untuk melakukan sebuah penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian, yaitu menggunakan pendekatan psikologi humanistik dengan menggunakan teori Hierarki Kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow. Pendekatan ini menjelaskan tentang lima hierarki kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap individu secara bertahap. Data yang digunakan berasal dari karya sastra berbentuk novel. Karya sastra novel yang diambil untuk penelitian ini, yaitu novel karya Annisa Ihsani yang berjudul A untuk Amanda. Teknik atau metode pengumpulan datanya menggunakan pendekatan hermeneutika. Hasil dari penelitian ini adalah tokoh Amanda telah mencapai semua hierarki kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow berdasarkan hasil dari analisis yang dilakukan dengan mengklasifikasikan setiap kebutuhan-kebutuhan tokoh Amanda. .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengklasifikasikan atau mengidentifikasi bagaimana aspek hierarki kebutuhan yang dimiliki tokoh Amanda dalam novel A untuk Amanda dalam mencapai semua tingkatan pada hierarki kebutuhan, yaitu kebutuhan akan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan akan kasih sayang, kebutuhan akan penghargaan diri, dan yang terakhir aktualisasi diri.

Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan Pada Siswa Melalui Lomba Kebersihan Kelas Di SMA Kartika XX-1 Makassar

Feronika, Khusnul Wafiah Nabilah Hawa, Khalifah Tul Jannah, Maychilyana Dwi Christine Mile, Muh. Aidil Fitra, Ahmad Ridfah
Abstract: Pentingnya pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan. Adanya pembentukan karakter peduli lingkungan ini dilakukan melalui kegiatan&#8230; egiatan pembelajaran di sekolah yang berwawasan lingkungan hidup dengan harapan dapat menyadarkan siswa agar memiliki kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitarnya, serta menyadarkan siswa akan pentingnya menjaga lingkungan untuk kelestarian kehidupan di masa mendatang. Dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan pada siswa di SMA Kartika XX-1 Makassar, tim BKP mengadakan kegiatan lomba kebersihan kelas dengan tujuan untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan bagi siswa-siswa dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar, terutama di ruang kelas. Kegiatan lomba kebersihan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2023 dan bertempat di SMA Kartika XX-1 Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari semua kelas sebanyak 22 kelas. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat tiga kelas yang menjadi pemenang, yaitu kelas X MIPA 1, XI MIPA 3, dan XII IPS 2. Dari kegiatan ini, siswa merasa cukup senang mengikuti lomba kebersihan kelas karena mendapatkan manfaat berupa meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan dan meningkatkan kerja sama dengan teman sekelas. Kegiatan lomba kebersihan kelas ini juga diharapkan dapat dilaksanakan kembali di masa mendatang karena cukup banyak siswa-siswa yang antusias mengikuti kegiatan ini.

Laporan Kasus Terapi Generalis Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi Pendengaran Pada Pasien S

Tri Rahayu Nur Jannah, Mamnuah
Abstract: Gangguan jiwa merupakan perubahan persepsi terhadap stimulus baik internal maupun eksternal yang disertai dengan respon yang berkurang, berlebihan atau terdistorsi. gejala gangguan jiwa kadang-kadang bisa kembali atau memburuk&#8230; mburuk yang lebih dikenal dengan istilah "kambuh". Metode yang digunakan adalah laporan kasus dengan melakukan asuhan keperawatan pada pasien jiwa dari tahap pengkajian sampai dengan tahap evaluasi. Subjek laporan ini adalah pasien dengan gangguan jiwa dengan diagnosa gangguan persepsi sensori pendengaran. Instrumen yang digunakan dalam asuhan keperawatan ini adalah format ceklist kemampuan pasien dalam terapi generalis (menghardik, bercakap-cakap dengan orang yang dipilih, melakukan aktivitas yang disukai dan patuh minum obat). Jumlah populasi pada asuhan keperawatan adalah 1 pasien dengan kriteria pasien bersedia menjadi subjek, pasien kooperatif, mau mengikuti kegiatan dan pasien tidak memiliki keterbatasan fisik. Hasil penelitian menunjukan setelah dan sebelum dilakukan intervensi terdapat perbedaan pada pasien halusinasi pendengaran. Setelah dilakukan intervensi terapi generalis (menghardik, bercakap cakap dengan orang yang dipilih, melakukan aktivitas yang disukai dan patuh minum obat) terjadi peningkatan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi pendengaran dan penurunan tanda gejala. Penanganan yang dilakukan menunjukkan tanda dan gejala sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Setelah dilakukan intervensi mengalami penurunan tanda gejala dan peningkatan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi serta mampu memberikan dampak positif terhadap perbaikan kondisi pasien setelah melakukan terapi yang sudah diajarkan. Saran untuk penelitian lebih lanjut agar melakukan penelitian lebih dari 1 pasien, bina hubungan saling percaya (BHSP) lebih lama dengan pasien, mengkaji permasalahan yang dialami pada pasien dengan masalah halusinasi pendengaran, serta bisa melakukan pendekatan jangka panjang yang melibatkan dukungan keluarga dalam proses penyembuhan pasien.

Multilingual Communication Practices As A Representation Of The Social Identity Of Central Java-West Java Border Communities

Diah Nadiatul Jannah
Abstract: Central Java–West Java border communities live in a multicultural environment where Javanese and Sundanese cultures meet, forming distinctive multilingual communication practices. The use of Javanese, Sundanese, and Indonesian&#8230; donesian in everyday life functions not only as a means of communication, but also as a representation of the community's social identity. This study aims to analyze the multilingual communication practices of Central Java–West Java border communities and to explain the role of language in representing community social identity. The study uses a descriptive qualitative approach with a literature review method supported by social-contextual reflection. Data were obtained from various scientific sources discussing multilingual communication, social identity, intercultural communication, bilingualism, and multilingualism. The analysis was carried out through the stages of data reduction, theme categorization, meaning interpretation, and conclusion drawing. The findings show that border communities flexibly use Javanese, Sundanese, and Indonesian according to the context of interaction, social relations, and communication needs. The practices of code switching and code mixing are important parts of daily communication as forms of social and cultural adaptation. In addition, language use functions as a symbol of cultural identity, a means of identity negotiation, and a mechanism of social integration in a multicultural environment. The findings affirm that multilingual communication is a representation of dynamic social identity and reflects the ability of border communities to maintain social harmony amid cultural diversity.