Search Articles & Publications

Showing 98 articles found for "Kebiasaan"

Pengaruh Literasi Keuangan dan Perencanaan Keuangan Terhadap Tabungan Mahasiswa Akuntansi Semester II dan IV di Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Kramat

Riza Fahlapi, Lucky Ana Cesar, Nabila Syafitri, Haryo Aditya, Yolanda Fatika
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh literasi keuangan dan perencanaan keuangan terhadap kebiasaan menabung mahasiswa Akuntansi semester II dan IV di Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Kramat, baik secara… cara parsial maupun simultan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei terhadap 150 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tabungan mahasiswa dengan t-hitung 6,640 > t-tabel 1,976 dan kontribusi 57%, sedangkan perencanaan keuangan juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dengan t-hitung 4,957 > t-tabel 1,976 dan kontribusi 53%. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap tabungan mahasiswa dengan nilai F-hitung 130,357 > F-tabel 3,060 dan nilai determinasi sebesar 63%, serta diperoleh persamaan regresi Y = 3,330 + 0,435X₁ + 0,251X₂. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik literasi dan perencanaan keuangan yang dimiliki mahasiswa, semakin besar pula kecenderungan mereka dalam membentuk perilaku menabung yang sehat dan terarah.

Pengembangan Budaya Organisasi Lembaga Pendidikan (Studi Kasus di TK Aisyiyah Jemundo)

Elyus, Dinda Septiana, Mufarrihul Hazin, Mochamad Nursalim
Abstract: Organisasii merupakani suatui sistemi yangi didalamnyai terdapati berbagaii unsuri yangi salingi keterkaitani antarai satui samai lainnya.i Budayai organisasii mengandungi keseluruhani pengertiani nilaii sosial,i normai… sosial,i cara,i kebiasaan,i perilakui dani ilmui pengetahuani sertai keseluruhani struktur-strukturi sosial,i religius,i dani lainlain,i segalai pernyataani intelektuali dani artistiki yangi menjadii cirii khasi suatui masyarakat.i Budayai organisasii adalahi keseluruhani kepercayaan,i perasaan,i perilaku,i dani simboli yangi mengkarakteristikkani suatui organisasi.i Lebihi spesifiknya,i budayai organisasii didefinisikani sebagaii berbagaii filsafat,i ideology,i kepercayaan,i perasaan,i asumsi,i harapan,i sikap,i norma,i dani nilai.i Berdasarkani beberapai defenisii diatasi dapati disimpulkani bahwai budayai organisasii dii lembagai pendidikani adalahi pemaknaani bersamai seluruhi anggotai organisasii dii suatui lembagai pendidikani yangi berkaitani dengani nilai,i norma,i keyakinan,i tradisii dani carai berfikiri uniki yangi dianutnyai dani tampaki dalami perilakui mereka,i sehinggai membedakani antarai satui lembagai pendidikani dengani lembagai pendidikani yangi lain.i

Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Daya Berpikir Kritis Kepada Peserta Didik

Deni Andria, Andini Setiawati, M. Chaerul Rizky
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan model Problem-Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Dharma Bhakti Langkat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterampilan… mpilan berpikir kritis yang ditunjukkan oleh siswa, yang sebagian besar mengandalkan hafalan daripada analisis dan evaluasi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi dan wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rendahnya tingkat berpikir kritis siswa disebabkan oleh kurangnya kebiasaan bertanya, dampak media sosial, terbatasnya kesempatan memecahkan masalah, dan terlalu bergantung pada penjelasan guru. Untuk mengatasi masalah ini, pemanfaatan model Problem-Based Learning (PBL) telah terbukti berhasil dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis siswa. Melalui Problem-Based Learning (PBL), siswa terlibat dalam partisipasi aktif dalam identifikasi masalah, pengumpulan informasi, analisis, dan pengembangan solusi logis. Proses ini membantu siswa dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dengan terlibat dalam pengumpulan informasi, evaluasi, penciptaan solusi, dan komunikasi yang efektif. Pembelajaran berbasis masalah sangat cocok untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di SMP Dharma Bhakti Langkat.

Tradisi Budaya Gantangan dalam Perspektif Ekonomi Syariah Islam Studi Kasus Subang, Jawa Barat

Achmad Restu Aji, Muhibban
Abstract: Penelitian ini memiliki tujuan untuk  menelaah secara objektif tradisi Gantangan yang ada di Subang, Jawa Barat dalam perspektif Syariah dan Ekonomi Islam. Pembahasan ini penting karena bersinggungan dengan hajat masyarakat… akat kebanyakan seperti nikahan, selamatan rumah maupun khitanan dengan konsep pencatatan. dan tulisan ini menjelaskan uraian kejadian, status hukum berdasarkan konsep Maqāṣid Asy-syarī’ah berdasarkan dalilnya. Metode yang digunakan dalam penulisan adalah dengan metode penelitian kualitatif serta pendekatan induktif dan analitis dengan menjelaskan kejadian serta menganalisa dan menyimpulkan kajian literatur. Tulisan ini menyimpulkan bahwa: Pertama, tradisi Gantangan merupakan adat kebiasaan yang baik dan bisa dipertahankan selama tidak ada unsur kezhaliman dan gharar didalamnya. Kedua, Gantangan sudah sesusai dengan Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 282, akad hutang piutang dalam jangka waktu tertentu harus ada pencatatan dan persaksian yang adil. Ketiga, Tradisi gantangan mengedepankan sifat tolong menolong dan gotong royong yang selaras dengan surat Al-Maidah ayat 2.

Korelasi Hadits Kebersihan Dengan Pendidikan Karakter Anak Di Tarbiatul Athfal (TA/TK) Miftahussalam Kotayasa Sumbang Banyumas

Rifky Ijlal Musyaffa, Hilalludin Hilalludin, Adi Haironi
Abstract: Jurnal ini mengeksplorasi pentingnya pendidikan karakter cinta kebersihan dalam perspektif Islam dan implementasinya di TA/TK Miftahussalam Kotayasa Sumbang Banyumas. Kebersihan, yang diajarkan sebagai bagian dari iman dan… an moralitas dalam hadits-hadits Rasulullah, menjadi fokus utama dalam pembentukan karakter anak usia dini. Pendidikan di TA/TK Miftahussalam mengintegrasikan nilai-nilai kebersihan dalam aktivitas sehari-hari seperti menjaga kebersihan lingkungan, menggosok gigi, dan membersihkan tempat ibadah. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan data primer dari observasi dan data sekunder dari studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter kebersihan tidak hanya meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya kebersihan, tetapi juga membangun karakter islami yang sensitif terhadap lingkungannya. Penanaman kebiasaan baik sejak dini memberikan bekal yang cukup bagi anak dalam hubungan mereka dengan Allah dan masyarakat, sesuai dengan ajaran Islam yang menekankan kebersihan fisik dan spiritual.  

Peran Adat Sasak Dalam Pernikahan Antara Tradisi dan Agama

Rizki Parabi, Muhibban
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hukum Adat sasak dalam pernikahan pada adat lombok  menurut persfektif hukum islam. Penelitian ini menggunakan metodestudi pustaka yang dianalisis secara mendalam sehingga… ga mendapatkan hasil tentang Peran adt sasak pada pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adat sasak yang dipakai di lombok menurut perspektif hukum Islam boleh dilakukandengan berbagai ketentuan yang tidak melangar hukum islam. Dapat disimpulkan bahwasuatuadat boleh dilakukan apabila dia tidak bertentangan dengan syariat dan dia masuk padakaidah Ushul fiqih yaitu Al urf atau kebiasaan yang mana kaidah ini menjadi salah satu sumber hukum menurut ilmu Ushul fiqihsedangkan alasan lainkebiasaan ini atau al urf tidak bertentangan dengan Alquran dan hadist.

Tinjauan Hukum Islam Terhadap Adat Rujuk Dalam Pernikahan Pada Masyarakat Batak Toba

Romadhon, Jainudin Akmal Kamal, Muhibban, Ahmad Tifaza
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hukum rujuk dalam pernikahan pada adat batak toba menurut persfektif hukum islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka yang dianalisis secara mendalam sehingga… mendapatkan hasil tentang hukum rujuk adat batak toba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata cara rujuk yang dipakai di adat Batak Toba menurut perspektif hukum Islam boleh dilakukan dengan berbagai ketentuan yang tidak melangar hukum islam. Dapat disimpulkan bahwa suatu adat boleh dilakukan  apabila dia tidak bertentangan dengan syariat dan dia masuk pada kaidah Ushul fiqih yaitu Al urf atau kebiasaan yang mana kaidah ini menjadi salah satu sumber hukum menurut ilmu Ushul fiqih sedangkan alasan lain kebiasaan ini atau al urf tidak bertentangan dengan Alquran dan hadist.

Membaca  Ulang Narasi Garam dan Terang (Matius 5:13-16) Sebagai Gagasan Berperilaku Pemuda Kristen di Era Milenial

Singgih Prastawa, Sefian Bintang Pangestuti
Abstract: Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mendapat pemahaman mengenai bagaimana seharusnya berperilaku sebagai pemuda Kristen di Era Milenial sesuai dengan narasi garam dan terang dunia (Matius 5:13-16) sehingga hal tersebut… but dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan pemuda Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode naratif dan kajian literatur.  Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang kehidupan pemuda di era milenial dalam tingkah laku, kebiasaan, cara pandang, dan aspek lainnya yang akan dibahas pada pembahasan artikel ini. Penelitian ini adalah eksegesis dengan kajian literature yang ada. Hal tersebut kemudian dikaitkan dengan narasi pada Kitab Matius 5:13-16, sebagai pemuda Kristen dapat mengenali siapa dirinya sebagai anak Tuhan yang haruslah berporos pada firman Tuhan.

Pengaruh Kebijakan Pendidikan Dalam Pendidikan Karakter Pada Anak Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Cindy Fitria, Wiene Surya Putra
Abstract: Pendidikan karakter merupakan merupakan modal utama seseorang untuk sukses. Hal ini juga tengah digalakkan oleh pemerintah melalui program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset… t dan Teknologi (Kemendikbudristek).Pendidikan karakter harus diajarkan, dijadikan kebiasaan secara konsisten sehingga bisa membawa dampak yang baik pada setiap peserta didik. Adapun, guru dan lembaga pendidikan merupakan sosok yang berperan besar dalam proses tersebut. Meski begitu, saat ini masih banyak yang belum secara pasti mengerti dengan apa yang dimaksud sebagai pendidikan karakter. Maka dari itu kebjakan pendidikan juga sangat perpengaruh terhadap pendidikan karakter karena kebijakan pendidikan sendiri mempunyai makna dan arti Kebijakan pendidikan terdiri dari asas-asas dan keputusan-keputusan kebijakan yang mempengaruhi bidang pendidikan, serta kumpulan undang-undang dan aturan yang mengatur penyelenggaraan sistem pendidikan. Tata kelola pendidikan dapat dibagi antara pemerintah lokal, negara bagian, dan federal di berbagai tingkat.dengan itu kebijakan pendidikan juga sangat berpengaruh pada pendidikan karakter.

PERBANDINGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA USIA REMAJA DI SMP MUHAMADIYAH KUPANG TERKAIT PROMOSI KESEHATAN GIGI DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN LUDO DAN ULAR TANGGA YANG BERFOKUS PADA KARIES GIGI

Tri Lestari Koko, Variani, Ratih, Apri Adriani Manu, Faizal riza Soeharto
Abstract: Usia Anak remaja juga termasuk masa yang rentan terjadinya karies gigi karena pada usia 12-13 tahun merupakan masa maturasi email setelah erupsi, sehingga menyebabkan karies mudah terjadi. Salah satu faktor yang mempengaruhi… ruhi karies gigi pada anak yaitu tingkat pengetahuan dan sikap. Melalui cara yang efektif dalam mempromosikan kesehatan, masyarakat berkesempatan untuk meningkatkan pengawasan diri dan mengubah kebiasaan demi memperbaiki kesehatan mereka. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membandingkan pengetahuan dan sikap siswa remaja di SMP Muhammadiyah Kupang terkait promosi kesehatan gigi dengan menggunakan permainan ludo dan ular tangga yang berfokus pada karies gigi. Jenis penelitian adalah Quasi experiment (eksperimen semu). Jumlah sampel ditentukan dengan rumus slovin dengan hasil 40 orang dibagi 2 kelompok yaitu kelompok pertama (20 orang) menggunakan media ludo dan kelompok kedua (20 orang) menggunakan media ular tangga tentang karies gigi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap siswa mengenai karies gigi setelah mengikuti penyuluhan yang menggunakan permainan sebagai media. Sebanyak 40 siswa dari SMP Muhammadiyah Kupang dibagi menjadi dua kelompok, di mana masing-masing kelompok mendapatkan penyuluhan dengan menggunakan permainan Ludo dan ular tangga. Dalam kelompok yang menggunakan Ludo, persentase siswa yang memiliki pengetahuan kategori baik meningkat dari 15% menjadi 65%, sedangkan yang memiliki sikap kategori baik naik dari 15% menjadi 55%. Di kelompok ular tangga, pengetahuan kategori baik meningkat dari 10% menjadi 70%, sementara sikap kategori baik mengalami peningkatan dari 15% menjadi 85%. Dapat disimpulkan bahwa media ular tangga menunjukkan peningkatan yang lebih besar dalam hal pengetahuan dan sikap dibandingkan dengan media Ludo. Kedua media, yaitu Ludo dan ular tangga sama-sama terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap siswa mengenai karies gigi.