Abstract:Artikel ini menyoroti peran strategis magang mahasiswa dalam mendukung peningkatan layanan kesejahteraan masyarakat melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Mahasiswa berperan sebagai pelaksana sekaligus agen…
en perubahan sosial yang mendorong efisiensi birokrasi dan memperkuat pelayanan publik. Meski berdampak positif, pelaksanaan program masih menghadapi tantangan seperti ketidaksesuaian kompetensi, lemahnya koordinasi lintas sektor, dan kurangnya sistem evaluasi. Oleh karena itu, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah diperlukan melalui perencanaan program yang terarah, integrasi kurikulum, dan evaluasi berkelanjutan agar magang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Abstract:Magang di instansi pemerintahan berperan sebagai media pembelajaran yang efektif bagi mahasiswa dalam memahami dinamika praktik birokrasi secara langsung. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga…
ga memperkaya wawasan mahasiswa terkait tata kelola administrasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengalaman mahasiswa dalam menjalani proses birokrasi, khususnya dalam pengelolaan proposal di Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui metode observasi dan wawancara selama masa magang berlangsung selama empat bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh pemahaman komprehensif terhadap tahapan-tahapan birokrasi, mulai dari proses penginputan proposal hingga pendistribusian ke bidang terkait. Selain keterampilan teknis yang diperoleh, mahasiswa juga mengalami peningkatan dalam aspek kedisiplinan, etos kerja, serta kesiapan menghadapi dunia kerja secara profesional. Program magang ini terbukti tidak hanya memberikan kontribusi terhadap efisiensi kerja biro, tetapi juga mempererat sinergi antara dunia akademik dan instansi pemerintahan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap pakai.
Abstract:Pengabdian ini merupakan bagian dari program magang MBKM mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah IAIN Palangka Raya yang dilaksanakan di Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan…
untuk mendukung efisiensi administrasi bantuan sosial dan koordinasi kegiatan keagamaan, khususnya pada Subbagian Sarana dan Prasarana. Mahasiswa terlibat aktif dalam penerimaan dan dokumentasi proposal bantuan, penginputan data bantuan sapi qurban, pendampingan kegiatan manasik haji di empat kabupaten, serta penyusunan laporan pengeluaran kegiatan. Hasilnya menunjukkan bahwa partisipasi mahasiswa memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan ketertiban administrasi, akurasi data, serta efektivitas koordinasi antarinstansi. Selain itu, pengalaman ini juga memperkuat keterampilan profesional mahasiswa dalam menghadapi tantangan birokrasi dan pelayanan publik. Kolaborasi ini menjadi model sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintahan dalam mendukung pelayanan publik yang lebih baik.
Abstract:Work-life balance (WLB) merupakan aspek penting dalam menjaga kesejahteraan psikologis dan produktivitas karyawan, khususnya di lingkungan kerja yang memiliki beban dan tekanan tinggi seperti PT Sinar Sosro Gunung Slamat.…
. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan dalam menciptakan keseimbangan antara peran pekerjaan dan kehidupan pribadi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek terdiri atas 14 karyawan unit produksi berusia 23–35 tahun yang bekerja dalam sistem shift. Intervensi dilakukan melalui psikoedukasi selama 120 menit dengan materi meliputi konsep WLB, work-life harmony, teknik regulasi emosi, psychological detachment–reattachment, serta manajemen waktu dengan teknik batching dan time blocking. Analisis data menggunakan paired sample t-test melalui IBM SPSS Statistics 25 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test (p < 0,05) pada sebagian besar item pertanyaan, yang mencerminkan peningkatan pemahaman peserta terhadap definisi, manfaat, dan strategi penerapan WLB. Hasil ini menunjukkan bahwa psikoedukasi secara efektif dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan karyawan dalam menerapkan WLB secara terintegrasi. Dengan demikian, program ini direkomendasikan sebagai bentuk intervensi psikologis yang berkelanjutan guna mendukung budaya kerja yang sehat dan humanistik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kesejahteraan fisik dan mental lansia binaan Rumah Zakat Makassar melalui Program Desa Ramah Lansia. Latar belakang masalah menunjukkan penurunan fungsi fisik dan mental pada lansia…
a serta kurangnya perhatian pada aspek kesehatan mental dalam program yang sudah ada. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi dan wawancara. Program Desa Ramah Lansia meliputi senam rutin, mindfulness , posyandu lansia, dan psikoedukasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme lansia dalam mengikuti program fisik seperti senam, dan mereka merasa lebih rileks setelah sesi mindfulness . Posyandu membantu pemantauan kesehatan rutin, dan psikoedukasi meningkatkan pemahaman lansia tentang pengelolaan stres. Kesimpulannya menekankan pentingnya program yang komprehensif untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental lansia secara berkelanjutan.
Abstract:Pengabdian ini berujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan PT. Bosowa Berlian Motor dalam menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi melalui pelaksanaan workshop work-life balance. Masalah…
salah utama yang diidentifikasi adalah tingginya tingkat lembur dan ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi yang berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan karyawan. Solusi yang dilakukan adalah pelaksanaan workshop hybrid yang berisi materi peningkatan kesadaran dan keterampilan mengelola work-life balance, didukung oleh observasi dan analisis kebutuhan pelatihan. Pelaksanaan workshop diikuti oleh 44 peserta offline dan 43 online dengan keberhasilan menunjukkan peningkatan pemahaman sebanyak 75% berdasarkan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta meningkat hingga 65% setelah kegiatan berlangsung. Dengan adanya program tersebut, diharapkan karyawan mampu menjalankan berbagai peran secara seimbang yang akan berdampak positif terhadap produktivitas dan loyalitas mereka terhadap perusahaan.
Abstract:Stres kerja merupakan masalah utama yang berdampak negatif pada kinerja dan kesejahteraan psikologis karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan program psikoedukasi berbasis strategi komunikasi positif…
itif di PT. Karya Insani Sejahtera. Melalui analisis kebutuhan awal dan pelatihan sistematis, program ini berfokus pada peningkatan keterampilan karyawan dalam mengelola stres serta membangun komunikasi interpersonal yang efektif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, yang tercermin dari perbandingan nilai pre-test dan post-test. Diharapkan, intervensi ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif, kolaboratif, dan produktif bagi seluruh karyawan.
Abstract:Tekanan atau stres di lingkungan kerja merupakan isu yang kerap ditemui dan berpotensi berdampak pada kesejahteraan psikologis serta kinerja pegawai. Salah satu penyebab utama munculnya tekanan atau stres tersebut adalah…
lemahnya interaksi dan komunikasi antar individu di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pegawai mengenai peran penting komunikasi yang baik dalam mengatasi tekanan kerja melalui sebuah webinar. Kegiatan ini dilakukan secara virtual dan mencakup penyampaian materi, sesi tanya jawab, serta pengisian formulir evaluasi secara daring. Total terdapat 28 peserta, dengan 18 di antaranya mengisi daftar hadir sekaligus evaluasi kegiatan. Dari hasil evaluasi, sebanyak 63,6% peserta mengaku puas, sementara 36,4% menyatakan sangat puas dengan jalannya kegiatan. Selain itu, 59,1% menyatakan mereka memahami isi materi, sedangkan 40,9% merasa cukup memahaminya. Para peserta juga menilai bahwa isi materi selaras dengan situasi kerja mereka dan memberi pandangan baru mengenai cara berkomunikasi yang lebih efektif untuk mengurangi tekanan atau stres kerja. Hasil ini mengindikasikan bahwa penyuluhan dalam bentuk webinar bisa menjadi pendekatan yang efektif untuk menumbuhkan kesadaran dan kemampuan komunikasi dalam rangka mengelola stres di lingkungan pekerjaan.
Abstract:Minimnya pemahaman serta tingginya tekanan dari lingkungan akademik dan sosial membuat remaja rentan mengalami gangguan mental seperti stres, kecemasan, hingga depresi. Oleh karena itu, intervensi berupa psikoedukasi menjadi…
jadi strategi preventif yang penting untuk meningkatkan literasi kesehatan mental di kalangan pelajar. Kegiatan psikoedukasi bertema Kesehatan Mental Remaja yang dilaksanakan di SMAN 23 Makassar pada tanggal 23 April 2025 bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada siswa mengenai dinamika perkembangan remaja dan pentingnya menjaga kesehatan mental. Kegiatan ini mencakup penyampaian materi mengenai perubahan fisik, kognitif, emosi, dan sosial pada masa remaja, mitos dan fakta terkait generasi Z, serta strategi menjadi remaja yang sehat mental. Selain itu, sesi role play juga dilakukan untuk meningkatkan empati dan keterampilan sosial siswa dalam menghadapi situasi perundungan. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesehatan mental dan keaktifan mereka dalam berdiskusi serta mengekspresikan pandangan pribadi. Psikoedukasi ini diharapkan dapat menjadi model penguatan karakter dan kesejahteraan psikologis remaja melalui pendekatan yang edukatif, interaktif, dan aplikatif di lingkungan sekolah.
Abstract:Stres merupakan salah satu permasalahan psikologis yang banyak dialami oleh guru sekolah dasar, terutama akibat beban kerja yang tinggi, tuntutan administratif, serta tekanan lingkungan kerja. Ketidakmampuan dalam mengelola…
ola stres dapat berdampak pada penurunan kualitas pengajaran dan kesehatan mental guru. Kegiatan Psikoedukasi ini bertujuan untuk memberikan intervensi berupa pelatihan Emotional Freedom Technique (EFT) sebagai metode praktis dalam membantu guru mengelola stres secara mandiri. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain One Group Pre-Test and Post-Test terhadap 11 guru di SD Negeri Mamajang II Kota Makassar. Teknik pengumpulan data menggunakan skala Perceived Stress Scale (PSS) dan dianalisis dengan uji Paired Sample t-Test melalui SPSS versi 26. Hasil menunjukkan bahwa skor rata-rata stres partisipan menurun dari 24,91 menjadi 17,64 setelah mengikuti pelatihan EFT. Selain itu, tidak ada lagi partisipan yang berada pada kategori stres tinggi setelah intervensi, dan sebagian besar mengalami penurunan ke kategori stres sedang dan rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa EFT efektif sebagai strategi psikoedukatif dalam mengurangi stres guru dan dapat diterapkan dalam program kesejahteraan mental di lingkungan pendidikan dasar.