Abstract:Collaborative Learning requires teachers and students to maintain an engaging learning environment at all times. Problems emerge when teachers, notably high school teachers in Pekanbaru, employ learning material that do…
not support this. Teachers' creativity is pushed to constantly update how they present materials and evaluate students' knowledge in order to foster a collaborative and pleasurable learning environment. This community service project will help Pekanbaru high school instructors create collaborative and real-time learning tools. The Community Service Team employed an observation strategy to get a sense of learning at Santa Maria High School, which served as an example school. The proposed solution is technologically based, making use of the Padlet application. The Community Service Team offers training methods on smartphones and computers to help people grasp Padlet. The community effort resulted in a polished Padlet that teachers may use to study with students at any time. It is intended that studying using the Padlet application would boost teacher innovation and student learning results at Santa Maria High School, as well as high schools around Pekanbaru.
Keywords: Teacher; padlet; collaborative learning; learners;SMA.
Abstrak: Pembelajaran Kolaboratif (Collaborative Learning) mengarahkan guru dan peserta didik dalam suasana belajar yang interaktif setiap saat. Permasalahan muncul pada saat media pembelajaran yang digunakan guru tidak mendukung hal tersebut, termasuk guru-guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pekanbaru. Kreativitas guru ditantang untuk selalu memperbaharui cara penyampaian materi, cara mengevaluasi pemahaman peserta didik hingga penilaian, demi terciptanya suasana belajar yang kolaboratif dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu guru SMA di Pekanbaru dalam mempersiapkan bahan pembelajaran yang kolaboratif dan real time. Tim Pengabdian melakukan metode observasi untuk mendapatkan gambaran pembelajaran melalui SMA Santa Maria yang dijadikan sebagai sekolah sampel. Metode yang diusulkan berbasis teknologi melalui pemanfaatan aplikasi Padlet. Untuk memudahkan pemahaman Padlet, Tim Pengabdian menggunakan metode pelatihan, baik melalui komputer maupun smartphone. Hasil pengabdian adalah Padlet jadi yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran bersama peserta didik setiap waktu. Diharapkan pembelajaran melalui aplikasi Padlet mampu meningkatkan kreativitas guru dan hasil belajar peserta didik SMA Santa Maria khususnya dan SMA di Pekanbaru umumnya.
Kata kunci: guru; padlet; pembelajaran kolaboratif; peserta didik; SMA.
Abstract:SMK N 8 Pekanbaru faces challenges in preparing students to enter the rapidly growing game industry. Students require specialized skills in game development, such as programming, graphic design, and animation, which are…
not adequately covered in the school’s current training programs. To address this issue, the community service team proposed game development training using Unreal Engine, a beginner-friendly game engine with exceptional visual capabilities. The training was conducted in several stages, including material preparation, hands-on practice, and evaluation. The material was tailored to align with the student's comprehension levels, while the hands-on sessions allowed participants to directly practice game creation with intensive guidance from the team. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure the participants' improvement. Additionally, the training aimed to help students explore career opportunities in the game industry and enhance their technical skills to meet industry demands. With the support of a developer community and the ease of use of Unreal Engine, students can continue to learn and refine their skills in the future. This program is expected to have a positive impact by equipping students with relevant job-market skills and enabling them to create new opportunities in the game industry.
Keywords: game development; technical skills; training; unreal engine; vocational school students
Abstrak: SMK N 8 Pekanbaru menghadapi tantangan dalam mempersiapkan siswa untuk memasuki industri game yang berkembang pesat. Siswa membutuhkan keterampilan khusus dalam pengembangan game, seperti pemrograman, desain grafis, dan animasi, yang belum tercakup secara memadai dalam pelatihan sekolah. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian masyarakat mengusulkan pelatihan pembuatan game menggunakan Unreal Engine, sebuah game engine yang ramah pemula namun memiliki kemampuan visual yang luar biasa. Pelatihan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyusunan materi, praktik langsung, dan evaluasi. Penyusunan materi dirancang untuk memastikan kelayakan dan kesesuaian dengan tingkat pemahaman siswa. Sesi praktik menggunakan pendekatan hands-on yang memungkinkan siswa langsung mempraktikkan pembuatan game dengan bimbingan intensif dari tim. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk membantu siswa membuka peluang karier di industri game dan meningkatkan keterampilan teknis mereka sesuai kebutuhan industri. Dengan dukungan komunitas pengembang dan kemudahan penggunaan Unreal Engine, siswa dapat terus belajar dan mengembangkan keterampilan mereka di masa depan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk dunia kerja dan membantu mereka menciptakan peluang baru dalam industri game.
Kata kunci: keterampilan teknis; pelatihan; pengembangan game; siswa SMK; unreal engine
Abstract:Developing reading habits is part of empowering education; therefore, reading habits should be instilled from an early age. However, not all children can experience facilities such as reading various types of reading books…
ks that suit their interests and preferences, as is the case with children in orphanages. As a response, this community service plays a part in increasing children’s interest in reading. The program we proposed, namely Reading Corner, took place at Imanuel Orphanage in Palangka. The program was carried out by assessing the needs, designing the Reading Corner, and implementing it. Reading Corner serves as a facility for extensive reading at home. Reading Corner allows the children to read various types of books based on their preferences. The result of this program indicated that the children looked enthusiastic about the books as they chose and borrowed the book to read. The closer children are to the books, the more often they will use their time to access and read the books. In line with that, it is expected that the literacy level of Indonesian will increase.
Keywords: reading corner; reading interest; reading habit
Mengembangkan budaya membaca merupakan bentuk dari penyelenggaraan pendidikan, maka dari itu budaya membaca harus ditanamkan sejak dini pada anak. Namun, tidak semua anak dapat merasakan fasilitas seperti membaca aneka jenis buku bacaan yang sesuai minatnya, seperti halnya anak-anak di panti asuhan. Maka dari itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca pada anak di Panti Asuhan Imanuel Palangka Raya. Program yang dilaksanakan adalah dengan menyediakan fasilitas Reading Corner atau pojok baca. Adapun tahapan kegiatan mencakup pendataan kebutuhan, perancangan, dan pelaksanaan. Hasil dari kegiatan ini adalah untuk menghadirkan Reading Corner di panti asuhan guna memberikan akses kepada anak-anak untuk membaca aneka jenis buku yang menarik dan sesuai dengan minat mereka. Respon anak-anak terhadap Reading Corner sangat positif. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme mereka dalam memilih dan meminjam buku bacaan. Diharapakan, semakin dekat anak dengan buku-buku bacaan, maka mereka akan lebih sering menggunakan waktunya untuk mengakses dan membaca buku-buku tersebut. Sejalan dengan itu, kami mengharapkan agar tingkat literasi anak-anak Indonesia semakin meningkat.
Kata kunci: kebiasaan membaca; minat baca; pojok baca; Reading Corner
Abstract:Abstract: Business actors need information regarding the implications of the latest laws and regulations for their business activities. Many companies have carried out corporate action activities during the Covid-19 pandemic.…
emic. This corporate action requires approval from creditors, especially bank financial institutions. Bank leaders need knowledge of regulations and the implications of each regulation on decisions to be taken. This training provides information on new regulations, including the Job Creation Law, Information and Electronic Transaction Law, and the proposed Personal Data Protection (PDP Law. The training is conducted using the webinar method in order to reach bank leaders throughout Indonesia. The results of this webinar have enriched the knowledge of bank leaders regarding the laws and regulations, especially their implications for the banking business.
Keywords: corporate action; business law; banking
Abstrak: Pelaku usaha memerlukan informasi mengenai implikasi peraturan perundang-undangan terbaru terhadap kegiatan usaha yang dijalankannya. Banyak perusahaan telah melakukan kegiatan aksi korporasi selama pandemi Covid-19. Aksi korporasi ini memerlukan persetujuan dari pada kreditor, khususnya lembaga keuangan bank. Para pimpinan bank memerlukan pengetahuan mengenai peraturan dan implikasi setiap peraturan terhadap keputusan yang akan diambil. Pelatihan ini memberikan informasi mengenai peraturan yang baru, di antaranya UU CK, UU ITE, dan rencana UU PDP. Pelatihan dilakukan dengan metode webinar agar dapat menjangkau para pimpinan bank yang berada di seluruh Indonesia. Hasil webinar ini telah memperkaya pengetahuan para pimpinan bank terhadap peraturan perundang-undangan terutama implikasinya terhadap bisnis perbankan.
Kata Kunci: aksi korporasi; hukum bisnis; perbankan.
Abstract:Abstract: During the current pandemic, small businesses are the things that affect the economy the most and are the center of attention from the local government, coconut shell processing businesses, and Palembang cake-making…
making businesses, the government through banks and social services provides assistance to support small business letter requirements and business prospects. which is judged by profits and losses, especially during the pandemic, that we from the Indo Global Mandiri University are training small entrepreneurs and small businesses to be able to see business prospects and calculate business profit and loss to apply for business assistance to children who have been appointed by the government or other social services, Prospects business is assessed from sales turnover, costs, and profit and loss obtained by a business in terms of supporting and supporting the progress of small businesses Uigm community service Training in calculating operating profits, transactions, and existing business expenses so that business development and the amount of assistance and loans can be proposed n by business actors, this activity went smoothly and business actors were enthusiastic in participating in the training in the hope that they could apply for assistance or credit for business development
Keywords: business profit and loss; kenten village; umkm
Abstract: Pada masa pandemi saat ini usaha kecil menjadi hal yang paling mempengaruhi perekonomian dan menjadi pusat perhatian dari pemerintah sekitar, usaha kecil dikeluarahan kenten meliputi usaha makanan, usaha pengolahan batok kelapa, dan usaha pembuatan kue kue palembang, pemerintah melalui perbankan dan dinas sosial memberikan bantuan demi menopang usaha kecil dan menegah dengan persyaratan surat keterangan usaha dan prospek usaha yang dinilai dari laba dan rugi usaha terutama dimasa pandemi untuk itu kami dari universitas indo global mandiri mengadakan pelatihan untuk pengusaha kecil di sekirar keluarahan kenten untuk dapat melihat prosepek usaha dan menghitung laba rugi usaha untuk mengajukan bantuan usaha padaank yang telah ditunjuk oleh pemerintah maupun dinas sosial lainya, Prospek usaha dinilai dari Omset penjualan, biaya, dan laba rugi yang diperoleh suatu usaha dalam hal menunjang serta menopang kemajuan usaha kecil tim pengabdian masyakat Uigm memberikan Pelatihan dalm hal menghitung laba usaha, transaksi dan beban usaha yang ada sehingga prospek perkembangan usaha dan jumlah bantuan maupun pinjaman dapat diajukan oleh para pelaku usaha, Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan para pelaku usaha antusias dalam mengikuti pelatihan denga harapan dapat mengajukan bantuan maupun pinjaman untuk perkembangan usahanya .
Keywords: kelurahan kenten; laba rugi usaha; umkm
Abstract:Abstract: The re-occurrence of the ship accident while sailing in Toba Lake shows that the operational standard procedure (SOP) on safety and security issues, which are then followed by affordable cost aspects, speed and…
timeliness, and convenience aspects have not been implemented effectively and maximally. Therefore the proponent team from the Indonesian Maritime Academy College in Medan proposed community service activities in the form of training and mentoring for target partners to provide scientific education along with the assistance of partner education facilities. The results of this activity are published in scientific journals, electronic mass media. In addition, the activity videos and the improvement of the knowledge and skills of partner HR are outcomes of this activity. The lecture and demonstration methods used in the process provide an understanding of the use of shipping safety equipment. The practice method is directly used to skill in using shipping safety equipment, of course, with the assistance of the proposing team. Observation method is done to observe the ability of partners both during the activity process and afterwards. Observation after the activity is intended to determine the impact of the activities that have been carried out.
Keywords: standard operating procedures, Toba lake, shipping safety equipment
Abstrak: Terjadinya kembali musibah kecelakaan kapal saat berlayar di Danau Toba menunjukkan bahwa standar operasional prosedur (SOP) persoalan keselamatan dan keamanan, yang selanjutnya baru diikuti dengan aspek biaya yang terjangkau, kecepatan dan ketepatan waktu, serta aspek kenyamanan belum dilaksanakan secara efektif dan maksimal. Oleh sebab itu tim pengusul yang berasal dari Perguruan Tinggi Akademi Maritim Indonesia Medan mengusulkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan dan pendampingan terhadap mitra sasaran untuk memberikan edukasi ilmiah disertai dengan adanya bantuan sarana edukasi mitra. Hasil dari kegiatan ini dipublikasikan di jurnal ilmiah, media massa elektronik. Selain itu video kegiatan serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan SDM mitra merupakan luaran dari kegiatan ini. Metode ceramah dan demonstrasi digunakan dalam proses memberikan pemahaman mengenai penggunaan peralatan keselamatan pelayaran. Metode praktik langsung digunakan untuk keterampilan menggunakan peralatan keselamatan pelayaran tentunya dengan pendampingan tim pengusul. Metode observasi dilakukan untuk mengamati kemampuan mitra baik selama proses kegiatan maupun sesudahnya. Evaluasi sesudah kegiatan ditujukan untuk mengetahui dampak dari kegiatan yang telah dilaksanakan.
Kata kunci: standar operasional prosedur, danau toba, peralatan keselamatan pelayaran
Abstract:Abstract: The advancement of smart agriculture has become a promising solution to increase food productivity and land use efficiency in urban environments. This research aims to develop an Artificial Intelligence (AI)-based…
sed vertical hydroponic farming system integrated with LED grow light technology and catfish aquaponics. The proposed system combines vertical hydroponics and aquaponics to optimize plant growth and water utilization. Internet of Things technology enables real-time environmental monitoring through an Arduino Uno microcontroller integrated with LDR, soil moisture, pH, and NPK sensors. The obtained sensor data is processed using the Mamdani Fuzzy Logic algorithm, which performs fuzzification, rule inference, aggregation, and defuzzification to generate adaptive control decisions for irrigation, nutrient circulation, and LED grow light intensity. This research uses the Research and Development (R&D) method through prototype development and performance evaluation for 30 days using spinach (Amaranthus spp.) and mustard greens (Brassica juncea) as test plants. Experimental results showed that the developed system successfully maintained stable environmental conditions, with soil moisture ranging between 69–72%, a pH value between 6.4 and 6.6, and optimal nutrient availability. Plant growth increased significantly. The integration of IoT, AI and aquaponics improves cultivation efficiency, enabling environmental control as a smart and sustainable solution for urban agriculture.
Keywords: artificial intelligence; aquaponic; hydroponic; LED grow light; vertical farming
Abstract: Kemajuan pertanian cerdas telah menjadi solusi yang menjanjikan untuk meningkatkan produktivitas pangan dan efisiensi penggunaan lahan di lingkungan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pertanian hidroponik vertikal berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang terintegrasi dengan teknologi lampu tumbuh LED dan aquaponik ikan lele. Sistem yang diusulkan menggabungkan hidroponik vertikal dan aquaponik untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman dan pemanfaatan air. Teknologi Internet of Things memungkinkan pemantauan lingkungan secara real-time melalui mikrokontroler arduino uno yang terintegrasi dengan sensor LDR, kelembaban tanah, pH, dan NPK. Data sensor yang diperoleh diproses menggunakan algoritma Logika Fuzzy Mamdani, yang melakukan fuzzifikasi, inferensi aturan, agregasi, dan defuzzifikasi untuk menghasilkan keputusan kontrol adaptif untuk irigasi, sirkulasi nutrisi, dan intensitas lampu tumbuh LED. Penelitian ini menggunakan metode Pengembangan (R&D) melalui pengembangan prototipe dan evaluasi kinerja selama 30 hari menggunakan bayam (Amaranthus spp.) dan sawi hijau (Brassica juncea) sebagai tanaman uji. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan berhasil mempertahankan kondisi lingkungan yang stabil, dengan kelembaban tanah berkisar antara 69–72%, nilai pH antara 6,4 dan 6,6, dan ketersediaan nutrisi yang optimal. Pertumbuhan tanaman meningkat secara signifikan. Integrasi IoT, AI dan aquaponik meningkatkan efisiensi budidaya, untuk pengendalian lingkungan sebagai solusi cerdas dan berkelanjutan untuk pertanian perkotaan.
Keywords: aquaponik; kecerdasan buatan; hidroponik; lampu tumbuh LED; pertanian vertikal
Abstract:Abstract: The development of Artificial Intelligence (AI) in education provides significant opportunities for supporting the development of English teaching materials in elementary schools. However, the wide variety of available…
vailable AI tools makes it difficult for teachers to select the most appropriate tools for their instructional needs. This study aims to analyze and generate recommendations for AI utilization using a Decision Support System (DSS) based on the Analytical Hierarchy Process (AHP) and Simple Additive Weighting (SAW) methods. The AHP method is used to determine the weight of criteria based on their importance, while the SAW method is applied to rank alternative AI tools. This study involves teachers at SDN 15 Padang Genting in identifying criteria and evaluating alternatives. The results show that the proposed DSS model is capable of generating appropriate AI tool recommendations based on predefined criteria. This approach contributes to more objective and systematic decision-making in utilizing AI for developing English teaching materials in elementary education.
Keywords: analytical hierarchy proces; artificial intelligence; decision support system; simple additive weighting; teaching materials
Abstrak: Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan memberikan peluang dalam penyusunan bahan ajar Bahasa Inggris di sekolah dasar. Namun, banyaknya pilihan tools AI menyebabkan guru mengalami kesulitan dalam menentukan tools yang paling sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menghasilkan rekomendasi pemanfaatan AI menggunakan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot kriteria berdasarkan tingkat kepentingannya, sedangkan metode SAW digunakan untuk melakukan perangkingan alternatif tools AI. Penelitian ini melibatkan guru di SDN 15 Padang Genting dalam proses identifikasi kriteria dan penilaian alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SPK mampu menghasilkan rekomendasi tools AI yang sesuai dengan kebutuhan pengguna berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Pendekatan ini memberikan kontribusi dalam mendukung pengambilan keputusan yang lebih objektif dan sistematis dalam pemanfaatan AI untuk penyusunan bahan ajar Bahasa Inggris di sekolah dasar.
Kata kunci: analisis proses hierarki; bahan ajar; kecerdasan buatan; sistem pendukung keputusan; simple additive weighting.
Abstract:This study aimed to compare the performance of machine learning algorithms and user experience in predicting students’ academic achievement. The research is motivated by the need for prediction systems that are not only…
y highly accurate but also easily interpretable by users. The proposed methodology involved the implementation of two algorithms, namely Decision Tree and Random Forest, using an academic dataset that included grade point average, attendance, and assessment scores. Model performance was evaluated using accuracy, precision, recall, and F1-score, while user experience was assessed through the System Usability Scale (SUS) based on a simple user interface. The findings revealed that Random Forest achieved higher predictive accuracy, whereas Decision Tree provided better interpretability and ease of understanding for users. These results indicated a trade-off between model performance and user experience, suggesting that algorithm selection should consider both aspects in order to develop an effective and user-friendly academic prediction system
Abstract:Abstract: Job training is one of the government’s efforts to improve the quality of human resources so that they possess competencies that meet labor market demands. The process of selecting training participants at the…
e Department of Manpower of Asahan Regency is still carried out manually, which can lead to subjectivity and inefficiency in determining the most eligible candidates. This study aims to develop a decision support system using the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method to assist the selection process objectively and systematically. The study applies four evaluation criteria, namely education level, age, work experience, and interview, with a dataset consisting of 31 training candidates. The system is developed as a web-based application using PHP programming language and MySQL database. The TOPSIS method is applied through decision matrix normalization, weighting, determination of positive and negative ideal solutions, and preference value calculation to produce a ranking of candidates. The results show that the proposed system can provide objective recommendations for selecting training participants, improve the efficiency of the selection process, and support decision makers in producing more accurate and reliable decisions.
Keywords: decision support system; selection; training; TOPSIS.
Abstrak: Pelatihan tenaga kerja merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Proses pemilihan calon peserta pelatihan di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Asahan selama ini masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas dan kurang efektif dalam menentukan peserta yang paling layak. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk membantu proses seleksi peserta pelatihan secara objektif dan sistematis. Penelitian ini menggunakan empat kriteria penilaian yaitu pendidikan, usia, pengalaman kerja, dan wawancara dengan jumlah data sebanyak 31 calon peserta pelatihan. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Metode TOPSIS digunakan untuk melakukan normalisasi matriks keputusan, pembobotan, penentuan solusi ideal positif dan negatif, serta perhitungan nilai preferensi untuk menghasilkan perankingan peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu memberikan rekomendasi peserta pelatihan secara objektif, meningkatkan efisiensi proses seleksi, serta membantu pihak dinas dalam pengambilan keputusan yang lebih akurat.
Kata kunci: pelatihan; seleksi; sistem pendukung keputusan; TOPSIS.