Search Articles & Publications

Showing 805 articles found for "Bara"

Gambaran Antara Pengetahuan Dan Sikap Kesiapsiagaan Tim Tanggap Darurat Dalam Menghadapi Kebakaran Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) X Jakarta Pusat Tahun 2024

Mario Hiskia Tambunan, Mugi Wahidin, Ade Heryana, Devi Angeliana Kusumaningtiar
Abstract: Rumah sakit merupakan salah satu tempat yang memiliki risiko kebakaran yang tinggi dimana terdapat potensi bahaya seperti distribusi Listrik,pemanas,adanya punting rokok dan bahan mudah terbakar. Kebakaran pernah terjadi… di gedung A rumah sakit pada tahun 2019 dan pada awal tahun 2023 serta tidak ada korban jiwa hanya kerugian material. Kesiapsiagaan kebakaran sangat penting agar potensi kebakaran dapat dikurangi dan dampaknya dapat diminimalisasi. Kesiapsiagaan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengetahuan, sikap. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan antara Pengetahuan dan sikap dengan kesiapsiagaan tim tanggap darurat dalam menghadapi kebakaran di rumah sakit X Jakarta pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional study. Jumlah sampel sebanayak 90 orang, dengan teknik sampling yang digunakan teknik total sampling, yaitu keseluruhan anggota tim tanggap darurat dirumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk variabel pengetahuan, jumlah proporsi tertinggi responden dengan pengetahuan kurang baik sebanyak 51 (56,7%) dan untuk untuk variabel sikap jumlah proporsi tertinggi responden dengan sikap baik sebanyak 48 (53,3%), serta untuk variabel kesiapsiagaan, jumlah proporsi tertinggi responden dengan kesiapsiagaan baik dapat diketahui sebanyak 46 (51,1%)

Sistem Kasta Dalam Agama Hindu Dan Implikasinya Terhadap Mobilitas Sosial Di Indonesia

Ni Kadek Masari, Eko Sukerno, Wayan Agus Wijaya, I Wayan Juniardika, Gede Mustika
Abstract: Sistem kasta dalam agama Hindu membagi masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, seperti pekerjaan dan interaksi sosial, dengan dampak signifikan pada mobilitas sosial, terutama di… Bali sebagai pusat utama penyebaran Hindu di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem kasta dan implikasinya terhadap mobilitas sosial di Indonesia, dengan harapan memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat meningkatkan kesempatan sosial dan ekonomi bagi semua individu. Sistem kasta Hindu di Indonesia adalah adaptasi dari sistem kasta India yang mencakup empat varna utama: Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra, dengan perubahan lokal seperti ketiadaan kasta kelima. Kasta mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, pekerjaan, dan upacara adat, dengan Brahmana dan Ksatria memiliki posisi yang lebih menguntungkan dibandingkan Sudra. Meskipun sistem kasta di Indonesia tidak seketat di India, ia tetap mempengaruhi mobilitas sosial dengan membatasi akses individu terhadap peluang sosial, ekonomi, dan pendidikan. Penelitian mengenai dampak sistem kasta menunjukkan bahwa meskipun ada peluang untuk mobilitas struktural, batasan kasta tetap berperan dalam menentukan akses dan kesempatan.

Pengembangan Database Manajemen Sistem Untuk Proses Pengelolaan Informasi Di SMA Negeri 4 Sumatera Barat

Nia Febriyani, Delsi K, Ainil Mardiyah
Abstract: Penelitian ini didasarkan kepada permasalahan yang dialami oleh SMN 4 Sumatera Barat dimana terdapat keluhan dalam penyampaian informasi dan data tentang keunggulan, prestasi, beasiswa, akademik dan keolahragaan serta kegiatan-kegiatan… giatan-kegiatan sekolah yang hingga hari ini belum memiliki media penyampaian yang efektif dan inovatif kepada masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Database Management System (DBMS) yang efektif menggunakan untuk pengelolaan informasi di SMA Negeri 4 Sumatera Barat. Metode penelitian yang dibangun berdasarkan metode System Development Life Cycle (SDLC) meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efektifitas pengelolaan data dan memberikan akses informasi yang lebih cepat dan akurat kepada pengguna. Selain itu, sistem ini juga meningkatkan keamanan data dan mempermudah proses pencarian serta pelaporan informasi. Dengan demikian, sistem manajemen database yang baru ini dapat mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih baik di lingkungan sekolah.

Penyuluhan Sertifikasi Pertanahan Desa Tegalrandu Bersama ATR/BPN Kabupaten Magelang

Nimas Calista Anggita, Diana Putri Natalia, Wirayudha Indra Wijaya, Millemio Aghusto Pamungkas Jati, Reza Noormansyah
Abstract: Sertifikat kepemilikan tanah pada dasaranya merupakan suatu dokumen yang sangat krusial sebagai bukti yang sah di mata hukum dan dapat dipertanggungjawabkan jika terjadi suatu perkara . Apabila seseorang tidak memiliki sertifikat… ertifikat kepemilikan tanah dikhawatirkan dapat terjadi sengketa pertanahan. Seperti halnya yang terjadi pada warga Desa Tegalrandu Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang ketika dalam pelaksanaan penyuluhan sertfikasi tanah, terkuak  beberapa masalah yang dialami oleh para warga seperti kehilangan sertfikat tanah dan, salah penggambaran pada sertifikat tanah, atau proses balik nama pada sertifikat tanah. Bersama dengan petugas Badan Pertanahan Nasional BPN, tim KKN  Desa Tegalrandu Universitas Tidar melakukan program penyuluhan tanah  yang bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan pertanahan yang terdapat di Desa Tegalrandu, agar selanjutnya para warga ini dapat memahami proses dan alur yang dilakukan dalam melakukan pengurusan sertifikat tanah. Kegiatan ini pula sebagai bentuk pengabdian mahasiswa KKN Universitas Tidar.

Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Siswa Kelas IV SDN 69/III Pondok Siguang Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci

Filza Yunika Santi, Esa Yulimarta, Dian Sarmita, Zulmi Aryani, Yosi Lara Jenita
Abstract: Penelitian ini di latar belakangi banyaknya siswa kelas IV SDN 69/III Pondok Siguang menghadapi kesulitan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk mengatasi kesulitan belajar… r siswa dan memperbaiki tindakan pembelajaran dikelas menggunakan pembelajaran berdeferensiasi. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus dua pertemuan, penelitian ini berhasil meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar siswa. Pada hasil belajar siklus I sebesar 68% meningkatkan pada siklus II dengan persentase 83,50%. Hasil pengamatan aktivitas guru siklus 1 sebesar 75% meningkat pada siklus II dengan persentase  87%. Hasil pengamatan aktivitas siswa siklus 1 dengan presentase 68% meningkat pada siklus II 83,50%. Berdasarkan persentase pembelajaran tersebut, sudah terjadi peningkatan proses pembelajaran dan sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, Sehingga, dapat disimpulkan bahwa PTK ini berhasil meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada siswa kelas IV SDN 69/III Pondok Siguang Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci.

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Sistem Hidroponik Kepada Ibu-Ibu PKK Desa Bringin Srumbung

Ramiyanto, Fara Makhsonah, Naqiya Alivia Choirunnisa, Muhammad Galih Ferdiansyah, Annisa Nur Hikmah, Panji Setiawan Yudistira, Putri Ratnasari Dewi, Kharisma Setyowati, Lintang Kusuma, Ahmad Nasir, Fuad Hilmy
Abstract: Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1 telah menjalankan kegiatan produktif seperti menanam serai di lahan milik mereka sendiri. Namun, pendapatan kas organisasi tetap minim karena rendahnya literasi pengetahuan… getahuan mengenai teknologi modern. Kurangnya pemahaman ini menghambat perkembangan keterampilan berkebun menjadi aktivitas yang lebih menguntungkan. Sebagai solusi atas permasalahan ini, diadakan sosialisasi hidroponik menggunakan galon bekas. Program ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang pembuatan hidroponik, yang diharapkan dapat menghasilkan pangan mandiri, meningkatkan ekonomi organisasi, serta mengurangi sampah galon. Kegiatan sosialisasi ini mengadopsi metode Asset-Based Community Development, yaitu pendekatan pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan potensi internal organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Melalui metode ini, ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga di Dusun Sikepan 1 diajak untuk melihat dan memanfaatkan sumber daya yang sudah mereka miliki untuk mencapai tujuan program. Dalam pelaksanaannya, respon positif dan antusiasme yang tinggi ditunjukkan oleh ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1, menandakan adanya minat yang kuat terhadap teknologi hidroponik. Antusiasme ini mencerminkan adanya potensi besar untuk penerapan hidroponik sebagai bagian dari kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Dengan mengintegrasikan hidroponik ke dalam kegiatan sehari-hari, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1 dapat memaksimalkan penggunaan lahan dan barang bekas, meningkatkan produktivitas pertanian, dan membuka peluang usaha baru yang lebih menguntungkan. Program ini juga berkontribusi pada pengurangan sampah plastik, mendukung aspek lingkungan selain aspek ekonomi.

Pemanfaatan Sampah Plastik Melalui Metode Ecobrick Di Dusun Wates

Nurkamila, Syavira Puspita, Akbar Distya Pandujaya Al Fatih, Muhimatul Ulya, Alesia Rahma Widya Amesti, Amat Miftahudin, Renal Febriansyah, Ahmad Faqih Fiddin, Imtinan Najla Rafifah, Alzarin Aderema Basuky, Dandi Satria
Abstract: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan sampah plastik di Dusun Wates, Desa Jerukagung, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang yang hingga saat ini masih belum tertangani dengan baik.… k. Sebagian besar masyarakatnya hanya sebatas membuang dan membakar sampah plastik saja, tanpa adanya pengelolaan sampah. Sehingga, hal tersebut dapat menimbulkan permasalahan yang baru lagi misalnya dapat menimbulkan polusi udara akibat pembakaran sampah plastik dan tanah menjadi tidak subur lagi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengelola sampah plastik menjadi barang yang memiliki nilai guna sehingga dapat digunakan sebagai upaya mengurangi sampah plastik. Pengabdian ini dilakukan dengan mencari permasalahannya terlabih dahulu kemudian mencari solusi yang tepat untuk memecahkan permasalahan tersebut. Pengabdian ini termasuk ke dalam salah satu kegiatan Kuliah Kerja Nyata, yang dimulai pada tanggal 9 Juli hingga 10 Agustus 2024. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu ecobrick. Ecobrick merupakan sampah plastik yang dimasukkan dan dipadatkan hingga keras dan kuat ke dalam botol plastik sehingga dapat digunakan kembali. Luaran atau output yang dihasilkan dalam kegiatan pengabdian ini berupa tiang atau plang.

Desain UI Dan UX Aplikasi Penjualan Kosmetik Menggunakan Metode Design Thinking

Rino Adi Kurniawan, Rina Firliana, Anita Sari Wardani
Abstract: Perkembangan di era teknologi globalisasi yang sangat cepat membawa banyak manfaat di berbagai bidang, salah satunya dalam bidang penjualan produk kosmetik. MsGlow Skincare Yuka Beauty memiliki potensi mengikuti perbisnisan… san secara online dengan memiliki produk kecantikan original. Untuk mendukung potensi tersebut maka dibutuhkan suatu aplikasi, tetapi sebelum membuat sebuah aplikasi membutuhkan perancangan user interface dari aplikasi penjualan kosmetik. Dalam merancang user interface dari aplikasi penjualan kosmetik ini menggunkan metode design thinking. Setelah melakukan perancangan ini hasil prototype diuji menggunakan pengujian kegunaan atau usability dengan metode Use Questionnaire. Dalam metode Use Questionnaire mempunyai aspek-aspek seperti Usefulness, Ease Of Learning, Ease Of Use dan Satisfaction. Dalam pengujian usability ini melakukan dengan penyebaran kuesioner sebanyak 30 butir pernyataan kepada 20 orang evaluator dan menggunakan 5 point skala penilaian untuk mendapatkan data. Dari pengujian usability ini mendapatkan nilai 87% dari aspek kegunaan (usefulness), 84% dari aspek kemudahan penggunaan (ease of use), 89% pada aspek kemudahan dalam mempelajari (ease of learning), dan 85 % dari aspek kepuasan pengguna (satisfaction).

Pengaruh Green Marketing Limbah Tekstil Terhadap Keputusan Pembelian Pada Produk Fesyen Berkelanjutan Di Sesasesa Bandung

Riski Rismawan, Yanti Heryanti
Abstract: Keputusan pembelian fesyen berkelanjutan dipengaruhi oleh pemasaran limbah tekstil yang ramah lingkungan. Instrumen utama untuk pengumpulan informasi adalah jajak pendapat skala Likert. Jumlah responden dalam penelitian… ini adalah 30 responden yang merupakan klien yang pernah membeli barang desain pendukung. Teknik pemeriksaan yang digunakan adalah kuantitatif dan strategi kajian informasi penting. Penelitian asosiatif yang fokus penelitiannya adalah hubungan atau pengaruh sebab akibat, khususnya hubungan atau pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, merupakan klasifikasi lain dari jenis penelitian ini. Berdasarkan hasil pengujian diketahui nilai r tabel adalah 0,439 dimana nilai Cronbach alpha dari Green Promoting adalah 0,747 dan nilai Cronbach alpha dari Procurement Choice adalah 0,746 yang lebih penting dari 0,06. Nilai t tabel sebesar 2,048, nilai signifikansi (0,000) berada dibawah (kurang dari 0,05), dan nilai t hitung Green Marketing (X) sebesar 5,020. Nilai t-nya berasal dari n-2 (30-2): 28. Jadi hitung, tabelnya adalah 5.020, 2.048. Variabel independen green marketing mempunyai koefisien determinasi sebesar 47,4% terhadap variabel dependen keputusan pembelian. Sisanya sebesar 52,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dimensi Green Product memberikan pengaruh sebesar -3,6% terhadap keputusan pembelian, dimensi Green Price memberikan pengaruh sebesar 7,5 persen, dimensi Green Place memberikan pengaruh sebesar 15,4%, dan dimensi Green Promotion memberikan pengaruh sebesar 28,1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Showcase Material Waste mempunyai dampak positif dan hubungan tingkat sedang dengan pilihan pembelian pada gaya ekonomis. Dengan memperhatikan dimensi green product, green price, green place, dan green Promotion yang bertujuan untuk proses pengembangan yang baik dan memberikan nilai positif kedepannya, maka perusahaan perlu melakukan perbaikan dan perhatian terhadap produk olahan dari bahan limbah tekstil yang memiliki dampak yang lebih besar terhadap lingkungan dan digunakan sebagai fesyen berkelanjutan.

Pengaruh Fasilitas, Pelayanan, Dan Keamanan Di Bandara Terhadap Tingkat Kepuasan Pelanggan

Miftahul Wahid Nugroho, Gilbert N L Siregar, Ichyu Machmiyana
Abstract: ini menganalisis dampak fasilitas pelayanan dan keamanan di bandara terhadap tingkat kepuasan pelanggan, mengingat peran strategis bandara sebagai pintu gerbang utama bagi suatu daerah atau negara. Bandara tidak hanya berfungsi… rfungsi sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan pesawat, tetapi juga sebagai titik pertama dan terakhir yang berinteraksi dengan pelanggan, sehingga kualitas pelayanan dan keamanan yang ditawarkan sangat mempengaruhi persepsi pelanggan. Melalui metode tinjauan pustaka, penelitian ini mengeksplorasi berbagai teori yang relevan serta hubungan antara berbagai variabel yang menjadi fokus kajian. Analisis literatur ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang bagaimana fasilitas dasar, keamanan, dan fasilitas pendukung di bandara mempengaruhi kepuasan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas dasar seperti ruang tunggu yang nyaman, area check-in yang efisien, dan petunjuk arah yang jelas memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Keamanan juga merupakan faktor krusial; keberadaan perangkat keamanan seperti X-ray, detektor logam, dan personel keamanan yang terlatih menambah rasa aman bagi pelanggan. Selain itu, fasilitas pendukung seperti toilet yang bersih, tempat ibadah, dan akses bagi penyandang disabilitas juga memainkan peran penting. Faktor keamanan juga mencakup prosedur dan kebijakan yang diterapkan untuk memastikan keselamatan penerbangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin kompleks, bandara harus dilengkapi dengan fasilitas dasar yang memadai, keamanan yang terjamin, dan fasilitas pendukung yang sesuai. Meskipun tidak ada bandara di dunia yang mampu memenuhi semua kebutuhan pelanggan, peningkatan terus-menerus terhadap fasilitas dan layanan merupakan kunci dalam upaya memenuhi ekspektasi pelanggan yang terus berkembang. Hal ini mencakup investasi dalam teknologi baru, peningkatan kualitas layanan, dan pelatihan berkelanjutan bagi staf bandara.