Search Articles & Publications

Showing 1001 articles found for "Kurang"

Implementasi Akuntansi Syariah dalam Pengelolaan Keuangan Masjid: Studi Kualitatif pada Transparansi dan Akuntabilitas Dana Umat

Farid Nur Isjayanto, Juni Iswanto
Abstract: Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akuntansi syariah dalam pengelolaan keuangan masjid, dengan fokus khusus pada aspek transparansi dan akuntabilitas dana umat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif… itatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengurus Takmir Masjid dan Bendahara di tiga masjid besar di Kota Semarang, observasi partisipan terhadap proses akuntansi, serta analisis dokumen laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akuntansi syariah belum sepenuhnya optimal. Temuan utama mengungkap bahwa (1) sistem pencatatan keuangan masih bersifat sederhana dan manual, sehingga rentan terhadap kesalahan dan kurang informatif; (2) prinsip transparansi diaplikasikan secara terbatas, terutama melalui pengumuman laporan keuangan yang bersifat ringkas dan tidak rinci di papan pengumuman masjid; dan (3) akuntabilitas lebih banyak bersifat vertikal (kepada pengurus inti) dibandingkan horizontal (kepada jamaah secara luas). Pembahasan menyoroti kesenjangan antara prinsip ideal syariah, seperti amanah (kepercayaan) dan ‘adalah (keadilan), dengan praktik di lapangan yang masih dipengaruhi budaya organisasi yang kurang profesional dan keterbatasan kompetensi sumber daya manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan implementasi akuntansi syariah memerlukan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) akuntansi yang sesuai dengan syariah, pelatihan berkelanjutan bagi pengurus, dan pemanfaatan teknologi informasi sederhana untuk meningkatkan kualitas pelaporan. Implikasi penelitian ini mendorong perlunya pedoman teknis pengelolaan keuangan masjid yang bersifat normatif-praktis untuk memperkuat kepercayaan publik dan memastikan dana umat dikelola secara lebih bertanggung jawab.

ANALISIS KRITIS TERHADAP KELEMAHAN DESAIN DATABASE DALAM MENINGKATKAN RISIKO KEBOCORAN DATA DAN MENURUNKAN INTEGRITAS SISTEM INFORMASI

Abel Bangun, Muhammad Irwan Padli Nasution
Abstract: Penelitian ini mengkaji secara kritis kelemahan desain database dalam konteks keamanan sistem informasi modern. Desain database yang buruk merupakan salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko kebocoran data dan menurunkan… urunkan integritas sistem informasi pada organisasi. Melalui metode tinjauan literatur sistematis (Systematic Literature Review/SLR) terhadap 35 artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2024, penelitian ini mengidentifikasi dan mengklasifikasikan kelemahan desain database ke dalam lima kategori utama: (1) kelemahan normalisasi dan struktur relasional, (2) kurangnya kontrol akses dan autentikasi, (3) minimnya enkripsi data, (4) absennya audit trail dan logging, serta (5) ketiadaan prosedur backup dan recovery yang memadai. Hasil analisis menunjukkan bahwa 78% kasus kebocoran data yang diteliti disebabkan oleh kelemahan pada lapisan desain database, bukan semata-mata dari serangan eksternal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Security by Design dalam perancangan database merupakan langkah fundamental untuk melindungi aset data organisasi dan menjaga kepercayaan pengguna. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup rekomendasi penerapan framework database security yang komprehensif mulai dari tahap perencanaan, implementasi, hingga pemeliharaan sistem.

Analisis Pajak Penghasilan Pasal 24

Vientiany, Dini, Ukur Bako, Lamroh, Girl Humairoh Bornas, Three, Jubran, Habibi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pasal 24 Undang-Undang Pajak Penghasilan sebagai metode kredit pajak luar negeri dalam kerangka perpajakan Indonesia. Penelitian ini mengkaji landasan hukum, metodologi perhitungan,… , keuntungan bagi wajib pajak, dan fungsinya dalam mencegah pajak berganda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif melalui tinjauan pustaka. Temuan menunjukkan bahwa Pasal 24 Undang-Undang Pajak Penghasilan melindungi wajib pajak dari pajak berganda atas penghasilan luar negeri. Metode ini mendorong pajak yang adil dan memacu keterlibatan ekonomi internasional. Namun demikian, pelaksanaannya terus menghadapi berbagai kendala, termasuk metodologi matematika yang rumit dan kurangnya pemahaman wajib pajak. Oleh karena itu, sosialisasi yang lebih luas dan penyederhanaan hukum sangat penting untuk meningkatkan efektivitas Pasal 24 Undang-Undang Pajak Penghasilan di Indonesia.

Peran Manajemen Sumber Daya Anggota dalam Mengatasi Rendahnya Keaktifan dan Loyalitas Kader di IMM FDK UIN Sumatera Utara

Mardiyah, Ainul, Lubis, Nurhasanah, Saghira Adrina, Raisya, Muliadani, Dinda, Hardinah, Mona
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran manajemen sumber daya anggota dalam mengatasi rendahnya keaktifan dan loyalitas kader di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara. Penelitian… nelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris Umum, dan Ketua Bidang Kaderisasi IMM FDK UIN Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sumber daya anggota memiliki peran penting dalam meningkatkan keaktifan dan loyalitas kader melalui proses kaderisasi, pembinaan, komunikasi organisasi, serta pemberian motivasi kepada anggota. Rendahnya keaktifan dan loyalitas kader dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, seperti kesibukan akademik, kurangnya motivasi, serta belum optimalnya komunikasi dan pembinaan organisasi. Oleh karena itu, penguatan sistem kaderisasi, peningkatan komunikasi internal, dan pendekatan personal kepada kader menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan partisipasi dan loyalitas anggota. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen sumber daya anggota yang efektif mampu mendukung terciptanya kader yang aktif, loyal, dan berkomitmen terhadap tujuan organisasi.

POLA PEMANFAATAN LAHAN AGROFORESTRI SEBAGAI MITIGASI EROSI TANAH DI DESA SAMBAK KECAMATAN KAJORAN KABUPATEN MAGELANG

Monica Desy Deria, Eppy Yuliani
Abstract: Desa Sambak, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang merupakan wilayah perbukitan dengan kondisi lereng curam yang rentan mengalami erosi tanah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah,… , serta pola pemanfaatan lahan yang kurang memperhatikan konservasi tanah. Salah satu upaya mitigasi yang diterapkan masyarakat adalah melalui sistem agroforestri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pemanfaatan lahan agroforestri dan non-agroforestri, menganalisis kontribusi pola tanam agroforestri terhadap mitigasi erosi tanah, serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi erosi tanah di Desa Sambak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis komparatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, dokumentasi, wawancara, dan studi literatur. Analisis difokuskan pada kondisi vegetasi, penggunaan lahan, dan karakteristik fisik lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola agroforestri di Desa Sambak didominasi oleh sistem agrisilvikultur pola multistrata dengan vegetasi utama berupa pinus, mahoni, kopi, dan tanaman bawah berupa rumput-rumputan. Kawasan agroforestri memiliki penutupan lahan yang lebih rapat dibandingkan lahan non-agroforestri sehingga mampu mengurangi limpasan permukaan, memperkuat struktur tanah, dan menekan erosi tanah. Faktor-faktor yang memengaruhi erosi tanah meliputi kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, vegetasi, dan penggunaan lahan. Dengan demikian, agroforestri berperan penting dalam mitigasi erosi tanah dan mendukung pengelolaan lahan berkelanjutan di Desa Sambak.

Pengelolaan Ekosistem Mangrove Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir Rob Di Wilayah Pesisir

Dewi Ilma, Eppy Yuliani
Abstract: Dalam menghadapi peningkatan frekuensi dan intensitas bencana alam di wilayah pesisir, pendekatan holistik menjadi kunci dalam mengurangi risiko. Salah satu solusi yang menarik adalah memanfaatkan kawasan ekosistem mangrove… ove yang memiliki peranan vital dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mencegah banjir rob, memperlambat laju air, melindungi pantai dari abrasi, serta menyediakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna laut. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan terhadap ekosistem mangrove yang bisa menjadi upaya penting dalam mitigasi bencana banjir rob di wilayah pesisir. Tantangan utama adalah kurangnya pengelolaan dan kesadaran baik masyarakat maupun perangkat daerah akan potensi ekosistem mangrove yang dapat membantu meningkatkan kualitas air, meningkatkan biodiversitas serta dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah pesisir. Melalui metode penulisan artikel berupa tinjauan literatur dan studi kasus yang relevan, artikel ini menawarkan solusi efektif dalam membangun ketahanan lokal terhadap bencana alam di masa depan yang berkelanjutan. Hasil penulisan menunjukkan bahwa pengelolaan terhadap ekosistem mangrove dapat diterapkan di wilayah pesisir sebagai upaya mitigasi bencana banjir rob dan meningkatkan kemampuan masyarakat setempat dalam menghadapi bencana. Dengan adanya penulisan artikel ini, diharapkan masyarakat, komunitas pecinta alam, dan pemerintah setempat dapat memahami pentingnya perlindungan lingkungan dan berpartisipasi aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN KOSONG (PEKARANGAN RUMAH) MENJADI LAHAN PRODUKTIF DI KELURAHAN UMBAN SARI, KECAMATAN RUMBAI, KOTA PEKANBARU

Vaica Nestra Lucia Br Manalu, Cristmes Grecya Yolanda Banurea, Elly Nielwaty
Abstract: Pemanfaatan lahan kosong di kawasan permukiman menjadi salah satu alternatif yang dapat dilakukan masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung pembangunan lingkungan yang berkelanjutan. Pekarangan… arangan rumah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi lahan produktif melalui budidaya tanaman hortikultura, tanaman obat keluarga, maupun kegiatan pertanian rumah tangga lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi pemanfaatan lahan kosong (pekarangan rumah) menjadi lahan produktif di Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru berdasarkan perspektif Community Empowerment. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah Informan A(54 tahun), warga yang aktif memanfaatkan lahan pekarangan rumah menjadi lahan produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan telah memberikan manfaat berupa peningkatan ketahanan pangan keluarga, pengurangan pengeluaran rumah tangga, peningkatan kualitas lingkungan, dan penguatan hubungan sosial masyarakat. Namun demikian, masih terdapat berbagai kendala seperti keterbatasan pengetahuan budidaya, minimnya akses terhadap sarana produksi, serta kurangnya pendampingan yang berkelanjutan. Berdasarkan analisis lima dimensi Community Empowerment yang meliputi enabling, empowering, protecting, supporting, dan maintaining, optimalisasi pemanfaatan lahan kosong telah berjalan cukup baik meskipun masih memerlukan dukungan dari pemerintah dan masyarakat agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

PENGELOLAAN WASTE STATION DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP SAMPAH DI RTH TUNJUK AJAR INTEGRITAS KOTA PEKANBARU

Putri Zahira Shifa, Sarah Dwi Angraini, Elly Nielwaty
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan waste station dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap sampah di RTH Tunjuk Ajar Integritas Kota Pekanbaru serta kendala yang dihadapi dalam pengelolaannya. Latar… atar belakang penelitian ini mencakup pentingnya pengelolaan sampah di RTH sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang diterapkan adalah teori pengelolaan menurut George R. Terry (1958), dengan indikator utama meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan waste station di RTH Tunjuk Ajar Integritas memberikan kontribusi positif dalam mendukung kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Faktor-faktor seperti penyediaan fasilitas waste station, pembagian tugas pengelola, pelaksanaan pengelolaan sampah, serta upaya pengawasan berkontribusi dalam mendukung tujuan tersebut. Namun, tantangan seperti kurangnya pengawasan, minimnya sosialisasi kepada masyarakat, serta rendahnya partisipasi sebagian pengunjung dalam memilah sampah masih perlu diatasi agar pengelolaan waste station dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Urban Farming Solusi Ketahanan Pangan Rumah Tangga Perkotaan Di Kelurahan Limbungan Kecamatan Rumbai

Regina Florince, Putri Dwita, Elly Nielwaty, Dwi Herlinda
Abstract: Pertanian perkotaan urban farming telah muncul sebagai solusi alternatif yang kreatif untuk mengatasi tantangan urbanisasi, khususnya terkait ketahanan pangan rumah tangga di wilayah perkotaan seperti Pekanbaru, yang menghadapi… ghadapi kendala berupa keterbatasan lahan, pertumbuhan penduduk, dan tingginya permintaan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pertanian perkotaan melalui studi kasus di Jalan Pandak, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai, serta mengeksplorasi potensinya dalam menjamin ketahanan pangan rumah tangga di lingkungan perkotaan. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan warga yang aktif dalam kegiatan pertanian perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanian perkotaan dapat meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga, mengurangi pengeluaran untuk pangan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan lahan terbatas secara produktif. Selain itu, kegiatan pertanian perkotaan mendorong partisipasi masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa hambatan, seperti keterbatasan pengetahuan teknis, kurangnya sumber daya produksi, dan belum memadainya dukungan pemerintah yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan sangat penting untuk mengoptimalkan pengembangan pertanian perkotaan sebagai strategi berkelanjutan bagi ketahanan pangan perkotaan.

KETIMPANGAN GENDER DALAM IMPLEMENTASI PARTISIPASI PRIA PADA PROGRAM FAMILY PLANNING DI PROVINSI BANTEN

Rafa Thahirah, Amanda Putri Handriyanti, Ika Arinia Indriyany
Abstract: Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat di Indonesia memerlukan pengendalian melalui program Keluarga Berencana (KB). Namun, partisipasi pria dalam program KB masih sangat rendah, khususnya di Provinsi Banten, sehingga… beban reproduksi tetap dominan pada perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran partisipasi pria dalam program KB, menilai responsivitas gender dalam implementasi kebijakan, serta mengidentifikasi kesenjangan antara desain dan praktik di tingkat daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis dokumen sebagai sumber data utama, meliputi laporan BKKBN, BPS, dan dokumen kebijakan daerah terkait KB. Analisis dilakukan dengan mengorganisir, mengkoding, dan mengidentifikasi tema utama sesuai kerangka Gender Responsiveness Theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kebijakan KB nasional dan daerah sudah peka gender, tetapi implementasinya masih bersifat women-centric, dengan layanan dan sosialisasi lebih fokus pada perempuan. Faktor budaya patriarki, keterbatasan akses layanan untuk pria, dan kurangnya target khusus menyebabkan partisipasi laki-laki tetap rendah. Studi ini merekomendasikan penguatan kebijakan dan program berbasis gender-responsive, peningkatan akses layanan KB pria, serta kampanye edukasi yang menargetkan pria untuk mendorong kesetaraan peran reproduksi dan efektivitas program KB di Provinsi Banten.