Abstract:Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika di kelas II yang belum mencapai KKTP. Oleh karena itu peneliti bermaksud untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta…
erta didik melalui model Problem based learning.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan penerapan model Problem based learning. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas II UPT SDN 02 Sikumbang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Data penelitian yang digunakan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik.
Hasil penelitian ini menunjukan peningkatan hasil belajar yang ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar peserta didik. Pada siklus I diperoleh hasil belajar Matematika 67% dan meningkat pada siklus II dengan pertentase 88%. Hasil pengamatan aktivitas guru dan peserta didik mengalami peningkatan. Pada siklus I aspek guru diperoleh tingkat ketuntasan 88% dan aspek peserta didik 59%. Kemudian meningkat pada siklus II aspek guru diperoleh ketuntasan 95% dan aspek peserta didik 87%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut memperlihatkan bahwa penggunaan model Problem based learning di kelas II dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Matematika.
Abstract:Pencemaran air di Indonesia merupakan isu lingkungan yang mendesak, dengan lebih dari 80% sungai tercemar, terutama akibat limbah domestik dan industri. Meskipun terdapat regulasi seperti UU No. 32 Tahun 2009 dan PP No.…
82 Tahun 2001, penegakan hukum yang lemah dan kurangnya kesadaran masyarakat menjadi tantangan utama dalam mengatasi masalah ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur untuk menganalisis efektivitas penegakan hukum lingkungan terkait pencemaran air. Hasil menunjukkan bahwa meskipun ada kebijakan yang baik, implementasinya masih terhambat oleh korupsi, kurangnya koordinasi antar lembaga, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan penegakan hukum yang lebih ketat, kolaborasi antar lembaga, serta program sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kualitas air.
Abstract:Artikel ini membahas faktor-faktor yang memengaruhi beban pencemaran sungai di Indonesia dengan fokus pada sumber pencemarnya. Dengan menggunakan metode kajian literatur, penelitian ini menganalisis data dari berbagai sungai…
ngai selama periode 2020-2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas antropogenik seperti limbah domestik, limbah industri, dan limbah dari aktivitas pertanian serta limbah rumah sakit merupakan penyebab utama pencemaran sungai. Sebaliknya, faktor alami seperti debit sungai dan proses hidrologi juga berkontribusi. Artikel ini menyoroti dampak pencemaran terhadap ekosistem sungai, risiko kesehatan manusia, dan pentingnya pengelolaan sumber daya air yang terintegrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan situasi kualitas air sungai di Indonesia serta merekomendasikan langkah-langkah strategis untuk pengendalian dan peningkatan kualitas air sungai.
Kata Kunci: Beban Pencemaran, Sungai, Sumber Pencemaran, Kajian Literatur
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, solusi pemecahan masalah tersebut adalah penggunaan model Project Based Learning (PjBL) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan…
deskripsikan peningkatan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya yang peneliti lakukan dari tanggal 22 Juli s/d 1 Agustus 2024 dalam dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penilaian hasil belajar siswa pada kondisi awal mata pelajaran matematika memperoleh persentase 36,84%, pada siklus I memperoleh persentase sebesar 40% dan siklus II 90%. Proses pembelajaran siklus I pada aspek guru memperoleh persentase 84,84% dan aspek siswa 77%, pada siklus II aspek guru memperoleh persentase sebesar 95% dan pada aspek siswa sebesar 93,93%. Berdasarkan pesentase pembelajaran tersebut, sudah terjadi peningkatan proses pembelajaran dan sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD Negeri 27 Sungai Durian. Solusi permasalahan tersebut, menggunakan model cooperative tipe STAD. Tujuan penelitian ini…
i untuk mendeskripsikan peningkatan proses serta hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri 27 Sungai Durian pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus, setiap siklus masing-masing dua pertemuan. Penelitian dengan model STAD berhasil memperbaiki proses dan hasil belajar IPAS peserta didik. Hasil penilaian aktivitas guru siklus I pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 70,37% dan pertemuan 2 73,33%. Pada siklus II pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 88,89% dan pertemuan 2 93,33%. Pada aktivitas peserta didik siklus I pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 66,67% dan pertemuan 2 70%. Pada siklus II pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 85,18% dan pertemuan 2 93,33%. Pada hasil belajar IPAS peserta didik, kondisi hasil belajar pra siklus hanya memperoleh persentase 28,57% meningkat pada siklus I yaitu 64,29% dan pada siklus II meningkat menjadi 85,71%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model cooperative tipe STAD dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD Negeri 27 Sungai Durian.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia. Solusi permasalahan tersebut, menggunakan model pembelajaran cooperative type scramble. Jenis penelitian ini…
adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini siswa kelas IV UPT SDN 09 Sungai Pangkur pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menempuh dua siklus, yang setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan proses serta hasil belajar siswa. Hasil proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran cooperative type scramble siklus I pertemuan 1 pada aktivitas guru memperoleh nilai 57,58% dan aktivitas siswa 51,85%, pada pertemuan 2 aktivitas guru memperoleh nilai 78,70% dan aktivitas siswa 74,07%. Pada siklus II pertemuan 1 aktivitas guru memperoleh nilai 81,82% dan aktivitas siswa 77,78%, pada pertemuan 2 aktivitas guru memperoleh nilai 93,94% dan aktivitas siswa 92,59%. Berdasarkan data tersebut, maka proses pembelajaran sudah mencapai indikator keberhasilan. Pada hasil belajar Bahasa Indonesia siswa, kondisi hasil belajar pra-siklus hanya memperoleh persentase sebesar 25% lalu meningkat pada siklus I yaitu, 33,33% dan pada siklus II meningkat menjadi 87,50%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative type scramble dapat meningkatkan proses serta hasil belajar siswa di kelas IV UPT SDN 09 Sungai Pangkur.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran dari variabel pelayanan pajak, pengetahuan perpajakan, ketetapan SPPT dan kepatuhan masyarakat serta menguji pengaruh pelayanan pajak, pengetahuan perpajakan dan ketetapan…
SPPT terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu explanatory research. Explanatory research adalah metode penelitian yang menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta pengaruh variabel satu dengan variabel lainnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran dari variabel pelayanan pajak berkategori baik dengan rata-rata skor 4,29 dan TCR 85,9%, pengetahuan perpajakan berkategori baik dengan rata-rata skor 4,25 dan TCR 85,4%, ketetapan SPPT berkategori baik dengan rata-rata skor 4,12 dan TCR 82,5% serta variabel kepatuhan masyarakat berkategori baik dengan rata-rata skor 4,19 dan TCR 82,6%. Pelayanan pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 dan t hitung 8,322 > t tabel 1,986, pengetahuan perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan tingkat signifikansi 0,032 < 0,05 dan t hitung 2,178 > t tabel 1,986 dan ketetapan SPPT berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan tingkat signifikansi 0,033 < 0,05 dan t hitung 2,163 > t tabel 1,986 serta secara simultan pelayanan pajak, pengetahuan perpajakan dan ketetapan SPPT berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 dan F hitung 42,640 > F tabel 2,7047.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar peserta didik pada pelajaran Pendidikan Pancasila. Rendahnya hasil belajar tersebut karena proses pembelajaran belum maksimal, dan belum digunakannya…
a model pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan proses serta hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menempuh dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran cooperative type think pair share. Model pembelajaran ini merupakan model pembelajaran kelompok dengan cara berbagi hasil pikiran peserta didik. Hasil proses pembelajaran pada aktivitas guru siklus I pertemuan 1 diperoleh persentase sebesar 50% meningkat pada pertemuan 2 menjadi 68,18% dan pada aktivitas peserta didik diperoleh persentase sebesar 50% meningkat pada pertemuan 2 menjadi 70%. Pada siklus II pertemuan 1 aktivitas guru memperoleh nilai 75% meningkat pada pertemuan 2 mejadi 90,90%, dan pada aktivitas peserta didik diperoleh persentase sebesar 77,77% meningkat pada pertemuan 2 menjadi 90%. Pada hasil belajar peserta didik, nilai awal yaitu 33,33%, meningkat pada siklus I menjadi 50% dan pada siklus II menjadi 87,50%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative type think pair share dapat meningkatkan proses serta hasil belajar peserta didik di kelas V UPT SD Negeri 09 Sungai Pangkur.
Abstract:Industri batik di Kecamatan Pekalongan Utara berkontribusi besar terhadap ekonomi lokal, namun juga menimbulkan masalah pencemaran lingkungan yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pencemaran air…
dari limbah batik, mengevaluasi efektivitas pengelolaannya oleh industri, dan menyusun strategi perbaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair dari industri batik mengandung bahan kimia berbahaya seperti pewarna sintetis dan logam berat, yang menyebabkan kualitas air sungai di sekitar pabrik memburuk, ditandai dengan air yang keruh, berbau tidak sedap, dan mengancam ekosistem air serta kesehatan masyarakat. Pengelolaan limbah oleh industri batik masih menghadapi banyak kendala, meskipun pemerintah daerah telah mengeluarkan kebijakan berupa pengawasan, penegakan hukum, dan pemberian insentif untuk penggunaan teknologi ramah lingkungan. Implementasi kebijakan tersebut memerlukan peningkatan efektivitas dan dukungan teknologi yang lebih baik. Penelitian ini menyarankan adanya upaya yang lebih terkoordinasi dan berkelanjutan dalam pengelolaan limbah, serta peningkatan edukasi dan kesadaran lingkungan di kalangan industri dan masyarakat untuk mengurangi dampak pencemaran dan memastikan keberlanjutan lingkungan di masa depan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas IV SDN 055/XI Pinggir Air Kota Sungai Penuh melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian menggunakan metode…
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 10 peserta didik yang terdiri dari 5 laki-laki dan 5 perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 60%, sementara pada siklus II meningkat menjadi 80%. Aktivitas guru dan peserta didik juga menunjukkan peningkatan signifikan, dengan aktivitas guru mencapai 95,44% dan aktivitas peserta didik mencapai 93,93% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, model Discovery Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran ini untuk materi dan mata pelajaran lainnya.