Search Articles & Publications

Showing 2927 articles found for "Meningkat"

Penggunaan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Menyimak Siswa Kelas V di SDN 26 Pulakek

Fenika Nilza, Dian Sarmita
Abstract: Tujuan utama dari penggunaan media video dalam pembelajaran. 1) Mengembangkan kemampuan kognitif. 2) Mengembangkan kemampuan efektif. 3) Mengembangkan kemampuan psikomotorik. 4) Meningkatkan motivasi belajar. 5) Meningkatkan… tkan pemahaman materi. Lokasi tempat penulis melaksanakan pengabdian adalah SD Negeri 26 Pulakek. Lokasi ini dipilih sebagai tempat pengabdian karena di lokasi tersebut dalam pembelajaran Unsur Intrinsik untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Subjek dalam pengabdian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 26 Pulakek tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 20 peserta didik, dengan metode pelaksanaa ceramah, praktek dan tanya jawab denagn siswa. Berdasarkan tabel 1 di atas, dapat dideskripsikan sebagai berikut. Pertama, siswa berada pada kategori sangat menyimak sebanyak 6 orang, dengan persentase 30% dengan nilai 90-100. Kedua, siswa berada pada kategori menyimak sebanyak 10 orang, yaitu: dengan pesentase 50% dengan nilai 80-89. Ketiga, siswa berada pada kategori cukup menyimak sebanyak 4 orang, yaitu dengan persentase 20% dengan nilai 70-79.

Pemantapan Kemampuan Mengajar Di UPT SD Negeri 13 Bangko

Dwi Ayu Sakapiranti, Rosi Satria Ardi
Abstract: Laporan ini merupakan hasil dari kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar mahasiswa Strata 1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar,  yang bertujuan untuk mengukur perkembangan dan keterampilan mahasiswa dalam mengajar… ar disekolah dasar selama waktu yang telah ditentukan. Program ini juga bertujuan untuk melatih siswa agar memiliki kemampuan menggunakan ilmu yang dipelajari dalam situasi nyata baik kegiatan mengajar maupun tugas non mengajar, seperti kunjungan ke perpustakaan, menjalankan adaptasi teknologi, kegiatan ekstrakurikuler, dan pengembangan kreativitas. Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa tentang  bagaimana menjadi seorang pendidik yang baik dan memiliki 4 (empat) kompetensi guru yaitu, pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, yang semua itu akan sangat berguna saat mahasiswa sudah memasuki dunia kerja sebagai tenaga pendidik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu dengan cara mengamati secara langsung keadaan lingkungan sekolah serta tingkah laku siswa dan minat belajar siswa. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa pemantapan kemampuan mengajar mahasiswa adalah proses yang efektif untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengelola kelas, merancang materi pembelajaran yang menarik, dan berinteraksi dengan siswa. Dari program yang sudah terjalankan tercapai hasil yang sudah direncanakan dan dapat memberikan perubahan terhadap UPT SD Negeri 13 Bangko.

Penyuluhan Hukum Kepada Siswa Pkbm Insan Cendikia Batam

Mulyanto, Hilda Herasmus
Abstract: Pendidikan hukum bagi generasi muda merupakan aspek penting dalam membentuk kesadaran hukum di masyarakat. Namun, siswa di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sering kali memiliki keterbatasan akses terhadap informasi… si hukum yang relevan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa PKBM Insan Cendekia Batam mengenai aspek hukum yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari serta dampak teknologi dalam konteks hukum. Penyuluhan ini menggabungkan dua bidang keilmuan, yaitu ilmu hukum dan ilmu komputer, untuk memberikan wawasan yang komprehensif mengenai perlindungan hukum di era digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup pemaparan materi secara interaktif, studi kasus, serta simulasi penggunaan teknologi dalam memahami dan mengatasi permasalahan hukum, seperti cybercrime, etika digital, dan perlindungan data pribadi. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap hak dan kewajiban hukum, serta kesadaran akan risiko hukum di dunia digital. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa PKBM Insan Cendekia Batam dapat lebih bijak dalam berinteraksi di dunia maya serta memahami konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan, baik dalam kehidupan nyata maupun digital.

Pemanfaatan Artificial Intelegence (AI) Dalam Meningkatkan Kreatifitas Siswa SMK Negri 2 Tanjung Balai

Andrew Ramadhani, Raja Tama Andri Agus, Parini, Anjani
Abstract: Pemanfaatan artificial intelegence (AI) dalam dunia pendidikan semakin berkembang pesat, khususnya dalam meningkatkan kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran artificial intelegence (AI) dalam… mendukung kreativitas siswa-siswi di SMK Negeri 2 Tanjung Balai, khususnya pada jurusan Audio Video. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil kegiatan  menunjukkan bahwa penggunaan artificial intelegence (AI) dalam pembelajaran, seperti pembuatan lirik lagu, instrumen musik dan pengeditan video berbasis AI, mampu meningkatkan kreativitas siswa dalam menghasilkan karya audiovisual yang inovatif. Selain itu, artificial intelegence (AI) juga membantu siswa dalam memahami konsep teknis dengan lebih interaktif dan efisien. Dengan demikian, pemanfaatan artificial intelegence (AI) di lingkungan pendidikan vokasi dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan daya saing lulusan di industri kreatif.

Sosialisasi Strategi Penguatan Branding & Marketing Untuk Meningkatkan Daya Jual Umkm Peyek Petho Desa Paremono

Najla Aulia Ramadhianti, Chatarina Rosa Wardhani, Rona Khonsa Hanifah, Dias Ayu Nurutami, Difa Nur Rafi, Jihan Kurnia, Nanda Firmansyah, Ryan Alfitriyansyah, Yasmin Fadhilah Anisa, Hajar Mashod Prawiradhana
Abstract: Sektor ekonomi terbesar di Indonesia yang berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan PDB adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, banyak UMKM, khususnya di Desa Paremono, tetap menggunakan… an strategi pemasaran tradisional yang terbatas pada penjualan langsung, yang menghambat pertumbuhan bisnis dan jangkauan pasar yang lebih luas. Digital marketing, seiring dengan kemajuan teknologi, menjadi solusi strategis dalam meningkatkan daya saing UMKM. Layanan ini bertujuan untuk membantu dan mengedukasi pelaku UMKM di Desa Paremono terkait strategi digital marketing berbasis media sosial. Metode yang digunakan bersifat partisipatif, dengan tahapan observasi, pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan ini mencakup branding, pembuatan konten promosi, dan penggunaan marketplace dan media sosial, termasuk Instagram. Berdasarkan hasil dari pengabdian yang dilakukan pengetahuan dan kemahiran peserta dalam menerapkan digital marketing meningkat, dan UMKM mulai menggunakan strategi branding yang lebih profesional dan menciptakan desain kemasan produk yang lebih menarik. Selain itu, edukasi legalitas bisnis ditawarkan untuk memastikan keberlanjutan bisnis mereka, yang akan memungkinkan UMKM untuk bersaing di pasar yang lebih besar dan meningkatkan profitabilitas secara berkelanjutan.

Pelatihan Olah Data Penelitian Kuantitatif Menggunakan Aplikasi Olahdata Statistik SPSS, AMOS, JASP, EVIEWS, Dan SMART-PLS kepada Dosen Dan Mahasiswa STIE Ganesha

Sofyan, Mohammad, Saefullah, Aep
Abstract: Pelatihan olah data penelitian kuantitatif merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi akademik dosen dan mahasiswa dalam analisis data. Kegiatan ini dilaksanakan… di STIE Ganesha dengan fokus pada penggunaan aplikasi statistik seperti SPSS, AMOS, JASP, EVIEWS, dan SMART-PLS. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, praktik langsung, diskusi kelompok, serta uji kompetensi guna memastikan pemahaman peserta. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 90% peserta memahami dasar penggunaan aplikasi statistik, sementara 85% berhasil menyelesaikan studi kasus dengan baik. Kendala utama yang dihadapi adalah perbedaan tingkat pemahaman peserta dan keterbatasan waktu untuk eksplorasi mendalam pada aplikasi tertentu. Umpan balik peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan menyarankan adanya pelatihan lanjutan dengan fokus yang lebih spesifik. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi analisis data kuantitatif bagi peserta dan diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan dalam mendukung kualitas penelitian akademik di STIE Ganesha.

Edukasi Pemahaman Plagiarisme Pada Mahasiswa Kesehatan Untuk Membentuk Budaya Akademik Yang Jujur

Siti Nurfadilah H, Yusuf Sabilu, Fifi Nirmala G, Listy Handayani, Hariati Lestari, Rastika Dwiyanti Liaran
Abstract: Tindakan plagiat telah menjadi masalah yang menakutkan bagi banyak akademisi, peneliti, jurnalis, mahasiswa, dan komunitas akademik lainnya. Saat ini, kasus plagiarisme semakin banyak ditemui. Plagiarisme menjadi sebuah… tantangan yang perlu dicari solusinya. Saat ini, plagiarisme di Indonesia semakin meluas, terutama di kalangan mahasiswa. Praktik plagiasi di lingkungan akademik pun sangat banyak ditemui. Kegiatan PKM berupa edukasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa terkait plagiarisme sangat perlu diberikan sejak dini sehingga mereka memiliki kesadaran untuk menghadapi plagiarisme agar dapat membentuk kejujuran akademik di era digital saat ini. Kegiatan PKM dilakukan pada 30 Desember 2024. Sasaran edukasi adalah mahasiswa Semester 1 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Halu Oleo  yang berjumlah 42 orang. Kegiatan ini terdiri dari tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Semua tahap berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan sehingga diperoleh hasil evaluasi kegiatan PKM menunjukkan terjadi peningkatan skor rata-rata sebesar 22,38. Hasil kegiatan PKM ini disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi  mengenai plagiarisme.

Pendampingan Masyarakat Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Secara Hukum

Sumantri, Adi Prijuna, Elly Rahayu
Abstract: Sengketa tanah merupakan permasalahan yang sering terjadi di masyarakat, termasuk di Kecamatan Sei Kepayang yang memiliki 19.995 penduduk. Permasalahan ini umumnya disebabkan oleh tumpang tindih kepemilikan, sertifikat ganda,… anda, batas tanah yang tidak jelas, serta kurangnya pemahaman masyarakat terhadap aspek hukum pertanahan. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat dalam penyelesaian sengketa tanah secara legal dan adil. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, serta konsultasi hukum bagi warga yang mengalami permasalahan tanah. Sosialisasi diberikan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait hukum agraria, prosedur sertifikasi tanah, dan mekanisme penyelesaian sengketa. Pelatihan dilakukan untuk membekali warga dengan keterampilan administratif dalam mengurus dokumen kepemilikan tanah. Sementara itu, konsultasi hukum diberikan oleh para ahli guna memberikan solusi konkret bagi masyarakat yang tengah menghadapi sengketa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap hak kepemilikan tanah dan prosedur hukum yang dapat ditempuh. Selain itu, beberapa kasus sengketa mulai menemukan titik terang melalui jalur mediasi. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Sei Kepayang lebih siap dalam

Menciptakan Lingkungan Sekolah Yang Aman Melalui Sosialisasi Anti Bullying Di Mi Darul Ulum, Desa Rowo Gempol

Ufi’atun Nur Faizah, Dewi A'issyatur Rohmah, Virgie Ramadhani Z, Eli Masnawati, Masfufah, Siti Kholidatur Rodliyah, Yuliastutik, Laila Badriyah
Abstract: Perundungan atau bullying merupakan fenomena yang mengganggu keharmonisan lingkungan pendidikan. Permasalahan ini tidak hanya berdampak pada individu yang menjadi korban, tetapi juga merusak dinamika kelompok secara keseluruhan.… luruhan. Lingkungan sekolah idealnya menjadi tempat yang mendukung perkembangan peserta didik secara optimal, baik akademik maupun sosial. Namun kenyataannya di lapangan, beberapa peserta didik masih menghadapi tantangan berupa tindakan bullying yang mampu mengganggu proses belajar mereka. Hal tersebut menjadi urgensi, sehingga penerapan program anti bullying perlu di implementasikan guna mencegah dan mengatasi permasalahan tersebut. Melihat kondisi ini, MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol, menginisiasi pelaksanaan sosialisasi anti-bullying yang digagas oleh mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya. Sosialisasi anti-bullying ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mampu mendukung perkembangan peserta didik. Kegiatan ini juga memfokuskan pada peningkatan keterampilan guru dalam mengidentifikasi dan menangani kasus bullying, serta melibatkan orang tua untuk  mendukung anak mereka dalam menghadapi dan mencegah perilaku bullying. Objek kegiatan ini ditujukan untuk seluruh peserta didik MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol, dengan melibatkan partisipasi aktif dari kepala sekolah, guru dan juga orang tua. Metode yang dipilih guna pengimplementasian sosialisasi bullying di MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol yakni Participatory Action Research (PAR), dengan langkah berikut: 1) identifikasi masalah, 2) perencanaan, 3) implementasi, 4) evaluasi dan refleksi, 5) diseminasi, serta 6) keberlanjutan. Hasil dari pengimplementasian sosialisasi bullying di MI Darul Ulum Desa Rowo Gempol menunjukkan pelaksanaan kegiatan sosialisasi anti-bullying di MI Darul Ulum telah berhasil  mencapai tujuan utamanya yakni menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman. Melalui sosialisasi yang komprehensif, peserta didik, guru dan orang  tua mendapatkan pemahaman mendalam terkait bentuk bullying beserta dampaknya, baik secara fisik maupun psikologis. Selain itu juga mendorong terciptanya budaya sekolah yang lebih inklusif dan saling menghargai satu sama lain, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya dukungan dari orang tua dan guru dalam mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekitar, khususnya sekolah. Dari kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif bagi perkembangan siswa.

Edukasi Kesehatan dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Tentang Penanganan Pertama Keracunan Makanan Di Huta III Kabupaten Simalungun

Nabilah Siregar, Julianto, Lismawati, Yohanna Adelina Pasaribu
Abstract: Keracunan merupakan suatu kejadian kegawatdaruratan yang umum terjadi di masyarakat terutama dalam rumah tangga.  Keracunan yang paling sering terjadi di masyarakat khususnya pada anak-anak adalah keracunan makanan. Keracunan… acunan makanan adalah suatu penyakit yang dialami seseorang akibat mengonsumsi makanan yang mengandung kontaminasi biologis ataupun kimiawi sehingga menyebabkan gejala seperti demam, mual, muntah dan diare. Data World Health Organization menunjukkan bahwa sebanyak dua juta orang di dunia meninggal setiap tahun, sedangkan di Indonesia terdapat 200 kasus keracunan setiap tahun akibat keracunan makanan dan minuman. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penanganan pertama pada kasus keracunan. Kegiatan ini dilakukan di Huta III Desa Tanjung Pasir Kabupaten Simalungun pada tanggal 30 Oktober 2024, dan dihadiri oleh 50 orang anggota masyarakat. Kegiatan pengabdian ini menerapkan edukasi kesehatan dengan metode ceramah, tanya jawab dan demonstrasi tentang penanganan pertama keracunan. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penanganan pertama keracunan makanan yaitu sebelum edukasi pengetahuan kurang sebanyak 21 orang (42%) dan pengetahuan cukup sebanyak 17 orang (34%) meningkat menjadi pengetahuan cukup sebanyak 4 orang (8%) dan pengetahuan baik sebanyak 46 orang (92%) sesudah edukasi kesehatan. Edukasi kesehatan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penanganan pertama keracunan makanan. Penulis menyarankan agar petugas kesehatan termasuk pihak pendidikan senantiasa meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penanganan pertama kasus-kasus kegawatdaruratan.