Search Articles & Publications

Showing 87 articles found for "Kognitif"

Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Dan Budhi Pekerti Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Catur Guru Kelas VI SD Inpres 5 Birobuli

Desak Ketut Rai Muriasih
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi Catur Guru di kelas VI SD Inpres 5 Birobuli.… Model PBL diterapkan untuk membangun pemahaman siswa secara aktif melalui eksplorasi dan pemecahan masalah dalam konteks nyata, sehingga siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan reflektif terhadap nilai-nilai ajaran Catur Guru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui tes hasil belajar, observasi, dan wawancara, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Keberhasilan pembelajaran berbasis masalah ini ditunjukkan oleh meningkatnya rata-rata nilai siswa dari siklus pertama ke siklus kedua, serta meningkatnya keterlibatan dan antusiasme siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, pendekatan ini juga membantu siswa memahami konsep Catur Guru secara lebih mendalam serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penerapan model PBL dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, khususnya dalam mengajarkan nilai-nilai ajaran agama yang berbasis kearifan lokal.

Pengaruh Kompetensi Personal Religius Guru Agama Terhadap Akhlak Siswa Di SMP Negeri 1 Tinggi Raja

Mhd Ihsan, Indra Ramadona Harahap
Abstract: Karakteristik keperibadian  yang berkaitan dengan keberhasilan guru dalam menggeluti profesinya adalah meliputi fleksibilitas kognitif dan keterbukaan psikologis. Fleksibilitas  kognitif atau keluwesan ranah cipta merupakan… pakan kemampuan berpikir yang diikuti dengan tindakan secara simultan dan memadai dalam situasi tertentu. Guru yang fleksibel pada umumnya ditandai dengan adanya keterbukaan berpikir dan beradaptasi. Pendidikan pada hakikatnya adalah usaha untuk memperbaiki anak didik untuk melakukan suatu perubahan ke arah yang lebih baik untuk membangun kemandirian bagi kehidupannya. Perubahan tersebut adalah pembentukna jati diri dalam kehidupan anak, melalui bimbingan dan pengarahan yang sifatnya kontinyu agar terbentuk akhlak yang baik dalam setiap perilakunya, baik pendidikan agama dari orang tua dalam lingkungan keluarga maupun didikan guru dalam lingkungan sekolah serta masyarakat dimana ia hidup.Kita sering menemukan di sekolah anak-anak yang suka berkelahi, merokok, menjahili kawannya, tidak hadir ke sekolah, serta tindakan-tindakan negatif lainnya. Hal ini merupakan kerja keras yang harus difikirkan bagi seorang guru dalam melakukan pembinaan moral terhadap anak-anak tersebut. Untuk itu setiap guru harus memiliki strategi-strategi yang tepat dalam mengajak dan memberikan pemahaman kepada anak didiknya untuk mau berbuat baik di setiap aktivitas yang dikerjakannya.

Studi Kasus: Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu, dan Tunagrahita

Qariy Diana, Ahmad Al Akbar, Yeliza, Danil Putra, Dina Putri, Anisa Nusma, Siska Widyawati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengenal dan mengetahui anak berkebutuhan khusus seperti tunarungu, dan tunagrahita dengan cara-cara terbaik dalam memberikan dukungan kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus ini. Masalah… utama yang dihadapi anak tunarungu, dan tunagrahita adalah keterbatasan dalam aspek komunikasi, perkembangan kognitif, serta mobilitas yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka. Dalam kegiatan ini, metode yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan melibatkan orang tua dari anak penderita tunarungu, dan tunagrahita. Data dikumpulkan melalui hasil observasi dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor penyebab kelainan anak tunarungu, dan tunagrahita ini disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya sebagai berikut: 1) Faktor genetik, 2) Lingkungan, 3) Infeksi, 4) Cedera, 5) Masalah kesehatan selama kehamilan. Treatment yang dilakukan untuk menyembuhkan penderita tunarungu dan tunagrahita adalah dengan cara melakukan terapi. Adapun faktor penghambat terhadap proses penyembuhan adalah tingginya biaya pengobatan, dan biaya berkelanjutan ini memberikan beban finansial bagi orang tua si anak.

Implementasi Metode K-Nearest Neighbor (KNN) Pada Klasifikasi Stunting Balita

Siti Nur Azizah, Zaehol Fatah
Abstract: Stunting merupakan masalah kesehatan serius yang dihadapi oleh balita di berbagai negara, termasuk Indonesia. Stunting terjadi ketika anak mengalami pertumbuhan yang terhambat akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka panjang,… njang, yang dapat berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif. Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, diperlukan metode yang efektif dalam mendeteksi dan mengklasifikasikan status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode K-Nearest Neighbor (KNN) sebagai teknik klasifikasi untuk mengidentifikasi kasus stunting pada balita. Metode KNN dipilih karena kesederhanaannya dalam menangani data dengan berbagai variabel dan kemampuannya dalam memberikan hasil yang akurat berdasarkan kedekatan fitur antar data. Dalam penelitian ini, dilakukan pengumpulan data status gizi balita dengan berbagai indikator seperti tinggi badan, berat badan, dan umur. Data tersebut kemudian diolah menggunakan algoritma KNN untuk menentukan apakah seorang balita masuk dalam kategori stunting atau tidak. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode KNN mampu memberikan tingkat akurasi yang baik dalam mengklasifikasikan status stunting balita. Dengan demikian, implementasi metode KNN ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu dalam deteksi dini dan penanganan stunting pada balita.

Penerapan Model Penelitian Portofolio Berbasis Invesitigasi Kelompok Di Kelas V SD Negeri 3 Tugumulyo Untuk Meningkatkan Keaktipan Dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Dan Budi Pekerti Tahun Ajaran 2024/2025

Made Indra Adi Putra
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Khususnya aspek Kognitif siswa SD N 3 Tugumulyo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti SD N 3 Tugumulyo.… ulyo. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek dalam penelitian ini SD N 3 Tugumulyo tahun ajaran 2024/2025. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskritif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan , hasil observasi terhadap keaktifan belajar siswa menunjukkan hasil Pada siklus I, rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 7.03 yang tergolong aktif; sedangkan pada siklus II rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 7.32 yang juga tergolong aktif. Hal itu menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 0.29. Hasil belajar Pendidikan agama Hindu dan Budipekerti siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. Abang diketahui melalui hasil evaluasi pada refleksi awal, siklus I dan siklus II. Hasil evaluasi pada refleksi awal menunjukkan bahwa nilai rata- rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. 69.63 Hasil evaluasi pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti adalah 75.13; sedangkan hasil evaluasi pada siklus II menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budipekerti adalah 83.87. Oleh karena itu, terjadi peningkatan sebesar 8.74 dari nilai rata-rata pada siklus I ke siklus II. Evaluasi dalam siklus II skor rata-rata hasil belajar meningkat dari 75.13 pada siklus I menjadi 80.94. Ketuntasan belajar klasikal juga meningkat dari 83.87% pada siklus I menjadi 96.77% pada siklus II.   Berpijak dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match”dapat meningkatan Keaktifan dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Siswa Kelas V SD N 3 Tugumulyo. Tahun Ajaran 2024/2025. Diajukan saran kepada pihak-pihak terkait sebagai berikut (1) Bagi guru baik guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti maupun guru kelas diharapkan menerapkan berbagai metode pembelajaran sehingga dapat membantu dalam meningkatkan hasil belajar siswa.(2) Bagi kepala sekolah agar terus memberikan membimbing dan arahan kepada guru-guru untuk lebih memacu diri dalam melakukan kegiatan pembelajaran.(3) Bagi peneliti lain, jika ingin mengadakan penelitian lebih lanjut lagi mengenai Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budipekerti diharapkan mengambil materi yang lain atau materi yang lebih luas lagi untuk meyakini hasil penelitian ini, dan juga diharapkan mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam penelitian ini sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal.

Implementasi Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu untuk Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa Kelas VII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu

Ni Komang Sutri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dalam upaya meningkatkan kecerdasan spiritual siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu. Kecerdasan spiritual merupakan… upakan kemampuan penting yang membantu siswa memahami makna hidup, mengembangkan rasa kasih sayang, dan membangun hubungan dengan aspek transendental. Namun, tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi seringkali mengalihkan perhatian siswa dari pengembangan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru Pendidikan Agama Hindu serta siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang melibatkan pendekatan kontekstual, pembelajaran berbasis pengalaman, serta integrasi nilai-nilai Hindu dalam kegiatan sehari-hari efektif dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator yang mampu menghubungkan materi ajar dengan kehidupan nyata siswa menjadi kunci keberhasilan pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan strategi pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek spiritual, guna membentuk karakter siswa yang seimbang dan bermoral. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi para pendidik untuk terus mengeksplorasi dan menerapkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan spiritual siswa di era modern.

Mengatasi Pengaruh Negatif Pesimisme Terhadap Perkembangan Karier Remaja Dengan Strategi Layanan Bimbingan Dan Konseling Karier

Nazla Meyrisa Azmi, Nafla Athaya
Abstract: Pesimisme merupakan pemikiran negatif yang didasari oleh rasa takut dan pasrah terhadap situasi sulit. Dalam teori kognitif, sikap pesimisme terjadi karena disebabkan adanya kesalahan kognisi, yakni kognisi yang negatif.… Dengan kognisi yang negative itu, individu cenderung mengambil kesimpulan terlebih dahulu, dan itu suatu kesalahan. Pandangan negatif itu tidak hanya tertuju pada dirinya sendiri, lebih jauh bahkan untuk masa depannya. Pesimisme dapat memberikan pengaruh negatif terhadap perencanaan karier remaja apabila dibiarkan begitu saja tanpa adanya bimbingan, sehingga jika dibiarkan begitu saja maka dapat mengembangkan kebiasaan buruk dan perilaku yang merusak diri, karena pada masa transisi dari kanak-kanak ke masa remaja awal hingga remaja akhir atau awal dewasa banyak sekali tahapan perkembangan yang akan dilalui dan berdampak pada perilaku yang ditunjukan, baik secara fisik ataupun kognitifnya. Artikel ini dibuat untuk mengetahui apa saja pengaruh negatif pesimisme terhadap perencanaan karier remaja, dan untuk mengetahui bagaimana strategi layanan dalam BK karier dapat mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui berbagai sumber. Tujuannya untuk memperoleh gambaran dan pola, serta keterkaitan antar variabel. Dengan melihat proses perkembangan karier dan indikator kematangan remaja pada aspek-aspek perencanaan karier remaja, maka dapat dihasilkan permasalahan yang sering dihadapi remaja pada tahap perencanaan karier yaitu, kurangnya informasi, kurangnya minat, kurangnya sumber daya, tekanan orang tua atau lingkungan, kurangnya kemampuan diri, kurangnya pengalamam, kurangnya dukungan, keterbatasan dalam merencanakan karier dan kecemasan tentang masa depan. Hasil penelitian menunjukkan pesimisme dapat memberikan pengaruh negatif terhadap perencanaan karier remaja. Bimbingan Karier dapat menjadi alternatif pencegahan terjadinya dampak negatif tersebut dan menjadi solusi bagi remaja di sekolah dalam proses perencanaan karier remaja.

Identifikasi Kemampuan Berpikir Aljabar Dan Resiliensi Matematis Dalam Pemecahan Masalah SPLDV Berdasarkan Gaya Kognitif

Ratna Maulida
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh matematika sebagai ilmu yang universal serta memiliki peran penting dalam membantu siswa agar siap untuk menghadapi masalah dalam kehidupan sehari-hari. Disamping pentingnya peran matematika… tematika dalam kehidupan, hasil penelitian NCTM (2020) menunjukan bahwa kemampuan siswa Indonesia masih berada pada tingkat rendah dimana siswa mampu menyelesaaikan matematika sederhana dan belum menguasai matematika dengan baik. Salah satu cabang ilmu yang dapat mengekplorasi kemampuan berpikir siswa adalah berpikir aljabar. Bander (2018) menyatakan bahwa pemecahan masalah merupakan salah satu hal yang dapat digunakan untuk memunculkan berpikir aljabar. Sementara itu resiliensi matematis dapat menunjang kemampuan pemecahan masalah matematika, serta unsur gaya kognitif yang tidak jarang ditemukan perbedaan yang dimiliki oleh setiap siswa dalam menerima dan mengelola informasi yang diberikan oleh guru biasa disebut gaya kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir aljabar dan resiliensi matematis siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan impulsif dalam pemecahan masalah SPLDV. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII K sekolah berbasis pesantren SMP Islam Sunan Gunung Jati Ngunut-Tulungagung yang berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kevalidan dari ahli media dan ahli materi, hasil tes berpikir aljabar, hasil tes wawancara serta hasil angket resiliensi matematis. Dapat diketahui bahwa pada kriteria sedang memiliki presentase siswa paling tinggi yaitu sebesar 64.8%, hal ini menunjukan bahwa siswa yang berada pada kriteria sedang memiliki kemampuan dibawah rata-rata yaitu sebesar 64.2. Sedangkan presentase untuk kriteria tinggi yaitu 20.4%, hal ini menunjukan bahwa 9 dari 34 siswa memiliki kemampuan berpikir aljabar diatas rata-rata, yaitu dengan rata-rata sebesar 86.8. Untuk kriteria rendah memiliki presentase siswa sebesar 14.8%, artinya 4 siswa dari 34 siswa memiliki kemampuan berpikir aljabar dalam kategori rendah.

Analisis Manajemen Stres Dan Kesehatan Mental Pekerja Di Era Digital

Syavira Desputri, Susilawati
Abstract: Stres kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tuntutan kerja yang tinggi, kurangnya kontrol, dan dukungan sosial yang kurang di tempat kerja. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis literatur terkait manajemen… stres dan kesehatan mental pekerja di era digital, dengan fokus pada strategi manajemen stres efektif dan dampaknya terhadap kesehatan mental. Metode tinjauan literatur digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis artikel-artikel terbaru yang relevan. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan seperti edukasi manajemen stres, teknik relaksasi, dan pendekatan psikodinamik dan kognitif perilaku dapat membantu mengurangi gejala fisik dan psikologis stres serta meningkatkan kesejahteraan karyawan. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang faktor penyebab stres dan strategi manajemen yang tepat, lingkungan kerja dapat dibuat lebih sehat dan produktif di era digital yang dinamis ini.

Pengaruh Motivasi Dan Pemahaman Diagram Menggunakan Microsoft Visio Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Di Smk Sinar Husni

Sukarman Purba, Silvia Tarigan, Muhammad Wahid Rivanzha Lubis, Arya Putra Bima Azizzi
Abstract: Penelitian mengenai Implementasi Microsoft Office Visio Sebagai Media Pembelajaran Siswa SMK Swasta Sinar Husni Pada Mata Pelajaran Gambar teknik XII Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL). Penelitian ini dilatar belakangi… gi oleh banyaknya siswa yang memperoleh nilai dibawah standar kompetensi kelulusan minimum (KKM) pada materi Instalasi Listrik. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan digunakannya aplikasi Microsoft Office Visio sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar ranah kognitif, afektif dan psikomotor siswa dalam mata pelajaran instalasi sound system pada kompetensi dasar instalasi perangkat elektronika. Metode penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimental design, dengan one-grup pre-test post-test design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test pada siswa. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata pre-test siswa sebesar 50,86 dan nilai rata-rata post-test sebesar 70,09. Peningkatan N-gain sebesar 38% menunjukan bahwa rata-rata siswa mengalami peningkatan. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi Microsoft Office Visio sebagai media pembelajaran dianggap efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam kompetensi dasar instalasi listrik.