Search Articles & Publications

Showing 910 articles found for "Nasi"

Analisis Kinerja Unit AMC Dalam Pengawasan Kelayakan GSE Di Bandar Udara Internasional Yogyakarta

Lintang Adyuta Daniswara, Alwazir Abdusshomad
Abstract: Unit Apron Movement Control bertugas melakukan pengawasan di area apron guna menjamin keselamatan dan keamanan di area sisi udara. Sisi udara adalah bagian penting dari bandar udara yang wajib mendapat pengawasan untuk memastikan… emastikan pergerakan kendaraan yang beroperasi di area tersebut berjalan semestinya. Kedisiplinan di area apron erat kaitannya dengan pelaksanaan tugas yang dilakukan Unit AMC. Selain itu, peralatan penunjang pelayanan darat pesawat udara (GSE) yang digunakan harus memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan. Penggunaan GSE yang tidak sesuai standar akan mempengaruhi keselamatan dan keamanan daerah di sisi udara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja yang dilakukan Unit Apron Movement Control dalam pengawasan kelayakan Ground Support Equipment (GSE) di Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian, Unit AMC menemukan beberapa pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh petugas GSE, seperti kendaraan yang tidak layak beroperasi serta pengemudi kendaraan yang tidak membawa pas bandara. Selain itu ditemukan juga beberapa kendaraan yang terparkir tidak pada tempatnya, seperti di No Parking Area (NPA) dan di bawah fixbridge. Untuk itu, dilakukan evaluasi kinerja unit AMC dalam melakukan pengawasan kelayakan GSE di area apron, yaitu dengan menggunakan metode MBO (Management by Objectives) berdasarkan planning, monitoring, dan reviewing.

Hubungan Antar Keuangan Neraca Bank Sentral Dan Neraca Pembayaran Internasonal

Rizza Agustin, Rini Puji Astuti, Dian Herni Fidayah
Abstract: Bertujuan untuk menganalisis hubungan keuangan neraca bank sentral dan beraca pembayaran internasional. Keuangan bank sentral dan neraca pembayaran internasional adalah dua aspek yang memiliki peran penting dalam stabilitas… tas keuangan suatu negara dan hubungan ekonomi dengan negara lain. Keuangan bank sentral mencerminkan kesehatan keuangan institusi yang bertanggung jawab atas pengelolaan mata uang negara, pemahaman yang mendalam tentang hubungan antara keuangan bank sentral dan neraca pembayaran internasional menjadi sangat penting  Perubahan dalam keuangan bank sentral dapat berdampak pada neraca pembayaran internasional suatu negara, sedangkan perubahan dalam neraca pembayaran internasional dapat mempengaruhi keuangan bank sentral. Hubungan antara keuangan bank sentral dan neraca pembayaran internasional memiliki peran yang penting dalam menjaga stabilitas keuangan suatu negara dan mempengaruhi hubungan ekonomi dengan negara lain. Keuangan bank sentral mencerminkan kesehatan keuangan institusi yang bertanggung jawab atas pengelolaan mata uang suatu negara, keuangan bank sentral melibatkan aspek keuangan institusi tersebut. Pengelolaan neraca bank sentral melibatkan pengawasan dan pengendalian terhadap neraca keuangan bank sentral. Analisis Keuangan Bank Sentral  Keuangan bank sentral melibatkan analisis dan pemahaman tentang aspek keuangan yang terkait dengan bank sentral suatu negara. Neraca bank sentral mencerminkan posisi keuangan bank sentral pada suatu periode waktu tertentu. serta implikasinya terhadap stabilitas keuangan bank sentral penting dalam pembahasan keuangan bank sentral. serta implikasinya terhadap kesehatan keuangan bank sentral dan kebijakan moneter  Kebijakan Keuangan Bank Sentral  Keuangan bank sentral berhubungan erat dengan kebijakan moneter dan kebijakan keuangan secara keseluruhan  Pembahasan tentang keuangan bank sentral juga melibatkan analisis kebijakan yang terkait dengan pengelolaan aset dan kewajiban, dan Implikasinya terhadap Stabilitas Keuangan Neraca bank sentral mencerminkan posisi keuangan bank sentral pada suatu periode waktu tertentu.

Perkembangan Bank Sentral di Era Globalisasi

Rini Puji Astuti, Fitri Musyarrofatin Nailiyah, Kamaliyatul Mawaddah
Abstract: Globalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk sektor perbankan. Di era globalisasi ini, peran bank sentral menjadi semakin penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan finansial suatu negara.… ara. Bank sentral tidak hanya berperan sebagai pengawas sistem perbankan, tetapi juga sebagai pengatur kebijakan moneter yang berdampak pada perekonomian nasional. Perubahan dinamika ekonomi global menuntut bank sentral untuk terus beradaptasi dan mengembangkan strategi yang efektif dalam menghadapi tantangan dan peluang yang ada.

Pengembangan UMKM: Memperkuat Efektivitas Kebijakan Moneter Dan Bauran Kebijakan BI untuk Mencapai Stabilitas Nilai Rupiah

M. Rosi, M. Awwibi Maulana
Abstract: Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan prioritas dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Dalam konteks ini, kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) memiliki dampak signifikan terhadap UMKM, melalui pengaturan… gaturan suku bunga, ketersediaan kredit, nilai tukar mata uang, inflasi, dan likuiditas pasar. Bauran kebijakan BI untuk menjaga stabilitas nilai Rupiah mencakup berbagai instrumen, termasuk kebijakan suku bunga, intervensi pasar valuta asing, operasi pasar terbuka, kebijakan makroprudensial, pengelolaan cadangan devisa, kebijakan moneter non-konvensional, dan kerjasama internasional. Melalui implementasi kebijakan tersebut, BI berupaya memperkuat efektivitas kebijakan moneter, mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan meningkatkan akses keuangan serta kapasitas manajerial UMKM.

Teori Bank Sentral Dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan

Dian Zahra Izzati, Novita Nur Aprianti, Fritzy Nur Ardli, Rini Puji Astuti
Abstract: Bank sentral memainkan peran krusial dalam menjaga stabilitas sistem keuangan suatu negara. Sebagai otoritas moneter, bank sentral memiliki kewenangan menggunakan berbagai instrumen kebijakan untuk memengaruhi likuiditas… dan suku bunga di pasar uang, yang berdampak pada perbankan dan sistem keuangan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan mengkaji teori dan praktik operasional bank sentral dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan analisis sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran bank sentral dalam menjaga stabilitas sistem keuangan termasuk dalam mandat ekonomi mikro, terkait fungsinya menjaga kestabilan harga serta mengejar pertumbuhan ekonomi. Praktik operasionalnya meliputi kebijakan moneter, penyediaan jaring pengaman keuangan, pengawasan perbankan, manajemen krisis, dan koordinasi kebijakan. Teori-teori seperti intermediasi keuangan, informasi asimetris, dan independensi bank sentral melandasi operasional tersebut. Disimpulkan bahwa kebijakan dan operasi bank sentral dalam bidang ini terus berkembang seiring kompleksitas sistem keuangan global.

Integrasi Manajemen Asset Dan Liabilitas Perbankan Syari’ah

Endah Hambarwati, Endah Hambarwati, Jihan Fita Nabila, Suprianik
Abstract: Di era globalisasi ini diikuti dengan perkembangan teknologi yang berubah sangat cepat telah sangat berpengaruh pada aktivitas perbisnisan, termasuk pada bisnis perbankan. Dengan perubahan tersebut, dapat mempengaruhi kebijakan… bijakan perbankan dalam bidang pengolahan asset dan liability-nya.  Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Studi kepustakaan merupakan serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca, mencatat, serta mengolah bahan penelitian. Penelitian ini membahas tentang penerapan konsep asset and liability management (ALMA) dalam sistem perbankan yang berfokus pada  pengelolaan aset dan liabilitas adalah mengkoordinasikan portofolio aset-liabilitas bank guna memaksimalkan keuntungan bagi bank dan hasilnya dibagikan kepada pemegang saham dalam jangka panjang dengan memperhatikan kebutuhan likuiditas dan kehati-hatian. Prastimoyo (1997) mengatakan bahwa fokus atau tujuan pengelolaan aset dan liabilitas adalah mengoptimalkan pendapatan dan menjaga agar risiko tidak melebihi batas yang dapat ditoleransi, selain itu juga memaksimalkan harga pasar ekuitas perusahaan.

Manajemen Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Proyek Pembangunan Kontruksi

Salshabila Azzahra Sirait, Susilawati
Abstract: Industri jasa konstruksi kerap mengharapkan hasil terbaik di tiap berakhirnya aktivitas penyelenggaraan proyek. Maksud hasil terbaik melalui tuntasnya pekerjaan proyek konstruksi tepat waktu, tetapi perihal itu kerap tidak… ak teraih sebab beragam perihal kemungkinan terjadi, semisal kecelakaan kerja di proyek konstruksi. Penelitian ini mempunyai tujuan teruntuk memahami bagaimana manajemen risiko k3 di proyek pembangunn kontruksi. Melalui memakai metode kajian pustaka, berbagai informasi dihimpun dari beragam penelitian sebelumnya. Hasil pengamatan penelitian tsebelumnya teruntuk menganalisi risiko kecelekaan bisa memakai metode eliminasi,substitusi, Memilih teknis (Engineering Control) serta Penggunaan Alat Pelindung Diri(APD). Kontrol risiko yang bisa diimplementasikan teruntuk menekan fenomena mempertaruhkan K3 itu ialah melalui metode mengawasi secara ketat oleh beragam manajemen proyek serta menyelenggarakan pelatihan pada pekerja mengenai pemakaian alat kerja serta metode menyelenggarakan aktivitas supaya tidak terjadi kekeliruan atau perbuatan kerja yang berbahaya akan keselamatan kerja.

Kebijakan Dan Strategi Nasional Penanganan Krisis Masalah Kesehatan Dalam Kondisi Tanggap Darurat

Ghizka Aulia Putri, Taufik Hilmi, Abdurrozzaq Hasibuan
Abstract: Kementerian Kesehatan telah menerapkan kebijakan dan strategi untuk meningkatkan upaya pencegahan, penanggulangan, dan kesiapsiagaan dalam penanganan krisis kesehatan. Salah satu masalah utama yang dihadapi setelah bencana… na adalah dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah menetapkan prinsipprinsip pemulihan berdasarkan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana No. 17 Tahun 2010. Peraturan tersebut mencakup prinsip-prinsip kesehatan mental, yang sangat penting dalam penanggulangan bencana. Fokus pemerintah untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) termasuk meningkatkan sistem kesehatan masyarakat dan akses ke layanan kesehatan. Pembangunan sektor kesehatan untuk SDGs bergantung pada peran aktif semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat dan daerah, parlemen, dunia usaha, media massa, lembaga sosial kemasyarakatan, organisasi profesi dan akademisi, mitra pembangunan serta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pemerintah bertujuan untuk memastikan bahwa semua warga negara memiliki akses ke layanan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional. Ini juga bertujuan untuk memperkuat kapasitas semua negara dalam sistem peringatan dini dan langkah-langkah pengurangan risiko. Karena pertanyaan ini secara khusus berkaitan dengan Indonesia, penting untuk dicatat bahwa ada beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi cara Indonesia menangani krisis kesehatan. Ini termasuk kepadatan penduduk, geografi (sebagai negara kepulauan), efek perubahan iklim seperti bencana alam atau wabah penyakit akibat perubahan lingkungan. Selain itu, stabilitas politik juga dapat berperan dalam seberapa efektif kebijakan diterapkan.

Analisis Hak Kekayaan Intelektual Yang Melekat Pada Kesenian Reog Ponorogo Dalam Sengketa Kasus Hak Kekayaan Intelektual Dengan Malaysia

Moh Imam Mahmudin, Diana Putri Natalia, Nabila Fairuzzahra, Gabriel Ofellius, Sindu Adi Dewanto
Abstract: Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan hak tersebut muncul akibat dari hasil karya intelektual seseorang atau Individu. HKI dalam konsepnya memberikan hak eksklusif kepada pencipta dan penemu yang relatif baru, yang meliputi… liputi hak-hak ekonomi dan moral. Manusia pada fitrahnya memiliki hak yang melekat dalam dirinya, yang tidak dapat diambil dan harus dihormati. Kemudian, keberadaan masyarakat Indonesia yang bersifat komunal memiliki dampak pengaruh terhadap perlindungan HKI. Pentingnya sistem hukum yang mengatur Hak Kekayaan Intelektual terkait dengan perlindungan warisan budaya Indonesia, seperti yang terjadi dalam kasus klaim Malaysia terhadap kesenian Reog Ponorogo. Meskipun, HKI memberikan jaminan perlindungan, masih terdapat kontroversi terkait adanya klaim budaya yang memicu protes di dalam masyarakat. Analisis Upaya Hukum Indonesia Dalam Melindungi Hak Kekayaan Intelektual Atas Kesenian Reog Ponorogo ditinjau dari Undang- Undang Nomor 13 Tahun 2016 mengatur mengenai hak paten, serta Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang  hak  cipta,  yang dapat mengatasi klaim seni budaya tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang bersifat analistis, dengan menggunakan data sekunder dan pendekatan menggunakan undang-undang. Hasil dan Pembahasan menjelaskan awal mula seni budaya Indonesia diklaim sepihak oleh negara lain serta upaya perlindungan HKI terhadap seni budaya Indonesia.  Saran yang diajukan melakukan pendaftaran resmi seni budaya dengan melibatkan komunitas dan masyarakat agar mendapatkan pengakuan baik di nasional maupun internasional,  kerjasama internasional mengenai seni dan warisan budaya dengan berpartisipasi pada forum-forum internasional terkait HKI dan warisan budaya untuk memperkuat posisi budaya Indonesia, pelestarian budaya serta penguatan kapasitas SDM dibidang HKI dan perlindungan warisan budaya.

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Intensitas Kunjungan Wisata di Obejek Wisata Hutan Pinus Talaga Surian Kabupaten Kuningan

Aulia Ryza Aqilla
Abstract: Ekowisata adalah bentuk wisata alam dengan pendekatan konservasi yang digunakan dalam pengelolaannya dan diupayakan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar hutan serta menjaga eksistensi kebudayaannya. Talaga Surian yang… ang terletak di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Provinsi Jawa Barat, memiliki potensi objek wisata yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh variabel independent yaitu pendapatan, biaya perjalanan, fjarak, dan fasilitas terhadap variabel dependen yaitu intensitas kunjungan wisatawan ke obyek wisata Hutan Pinus Talaga Surian Kabupaten Kuningan. Pengumpulan data dilakukan peneliti dengan observasi, kuesioner, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, sampel yang digunakan adalah 83 responden yang dihitung berdasarkan rumus Slovin. Hasil penelitian ini menunjukkan dari empat variabel independen berpengaruh signifikan yaitu pendapatan, biaya perjalanan, jarak, dan fasilitas sedangkan dua variabel signifikan berpengaruh negatif.