Abstract:Sistem informasi dalam produksi pelelangan ikan memiliki peran penting dalam mengelola seluruh proses dari mulai pengumpulan ikan dari nelayan, penyimpanan, hingga pelelangan kepada pembeli. Penelitian ini dilakukan dengan…
an menggunakan penelitian pustaka (library research) merupakan penelitian yang objeknya dicari dengan berbagai informasi pustaka seperti buku, jurnal ilmiah, majalah, koran, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, komponen pada sistem informasi dalam produksi pelelangan ikan, yaitu: 1). Pengumpulan Data: Sistem informasi dapat memuat fitur untuk mencatat data ikan yang diperoleh dari nelayan, seperti jenis ikan, berat, waktu dan lokasi penangkapan, dan kondisi umum ikan. 2). Pemantauan Stok: Sistem dapat memberikan pemantauan langsung terhadap stok ikan yang tersedia dalam penyimpanan. 3). Manajemen Penyimpanan: Sistem dapat membantu dalam mengatur penyimpanan ikan 4). Perencanaan Pelelangan: Berdasarkan data stok dan permintaan pasar, sistem dapat membantu dalam merencanakan pelelangan ikan secara optimal. 5). Pelelangan Online: di era digital saat ini, sistem informasi dapat menyediakan platform untuk melakukan pelelangan secara online. 6). Pelacakan Pengiriman: Sistem dapat memberikan fitur pelacakan untuk mengikuti pengiriman ikan kepada pembeli, sehingga memastikan keamanan dan kualitas ikan yang terjaga selama proses pengiriman. 7). Analisis Data: Data yang terkumpul dari seluruh proses produksi dan pelelangan dapat dianalisis untuk memberikan wawasan yang berharga dan 8). Manajemen Pembayaran: Sistem dapat memudahkan proses pembayaran bagi pembeli dan nelayan, termasuk pencatatan transaksi dan pembayaran secara online.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor kesulitan belajar mahasiswa program studi Pendidikan Matematika. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Litelatur Review dengan mengambil 5 artikel penelitian sebelumnya…
ebelumnya yang berkaitan dengan kesulitan belajar mahasiswa Pendidikan Matematika sebagai sampel. Sampel yang diambil telah melalui proses penyaringan dan yang diambil sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Artikel yang diambil sebagai sampel diambi dari Google Scholar, Publish or Perish, ResearchGate, dan Repository dalam kurun waktu dari tahun 2019-2024. Semua data yang diperolah disajikan dalam bentuk deskripsi kualitatif. Penelitian ini mengenai faktor kesulitan belajar mahasiswa program studi Pendidikan Matematika pada mata kuliah yang dianggap sulit dan dibuktikan oleh beberapa penelitian sebelumnya yaitu mata kuliah Analisis Real, Statistika dan Kalkulus. Adapun faktor kesulitan belajar mahasiswa Pendidikan Matematika salah satunya kurangnya penguatan/pemahaman mengenai konsep.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran perempuan dalam rewoka mehlima atau perkawinan adat di Desa Luang Timur, Kecamatan Mdona Hyera, Kabupaten Maluku Barat Daya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan…
n metode deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan melibatkan perempuan yang terlibat langsung dalam proses adat, tokoh adat, kepala Desa, dan tokoh agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran yang signifikan dalam menjaga, melaksanakan, dan melestarikan tradisi adat, serta berperan sebagai pengambil keputusan yang penting dalam kelancaran acara adat. Kesimpulannya, peran perempuan dalam rewoka mehlima di Desa Luang Timur sangat vital dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal dan memperkuat identitas budaya serta tradisi adat di wilayah tersebut.
Abstract:Pada penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui hasil penerapan metode jigsaw dalam pembelajaran menulis cerpen pada siswa kelas XI SMAN 1 Pabedilan Tahun Pelajaran 2023/2024; 2) mengetahui keefektifan pembelajaran menulis…
ulis cerpen dengan menerapkan metode jigsaw pada siswa kelas XI SMAN 1 Pabedilan Tahun Pelajaran 2023/2024; dan 3) mengetahui aktivitas pembelajaran menulis cerpen dengan menerapkan metode jigsaw pada siswa kelas XI SMAN 1 Pabedilan Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jenis desain nonequivalen control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 35 siswa dan XI IPS 3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes menulis teks cerpen selain itu digunakan juga teknik berupa observasi dengan tujuan mengamati aktivitas guru dan siswa, data penelitian dikumpulkan melalui tes tulis dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penghitungan statistik dengan menggunakan uji t dua independen (independen simple t test), diperoleh thitung sebesar 10,673 dan ttabel sebesar 1,668. Jadi thitung (10,673) > ttabel (1,668), hal ini menunjukan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, penulis menyimpulkan bahwa penerapan metode jigsaw dalam pembelajaran menulis teks cerpen pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pabedilan Tahun Pelajaran 2023/2024 efektif selain itu haisl observasi terbukti bahwa penerapan metode jigsaw meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran menulis teks cerpen pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pabedilan Tahun Pelajaran 2023/2024.
Abstract:Media memiliki sifat nyata atau adanya fisik nyata yang dapat terlihat dan dapat merangsang peserta didik untuk belajar bahkan menunjukan keberhasilan dalam kegiatan proses pembelajaran untuk membangkitkan semangat belajar…
ar siswa, media yang saya gunakan yakni media pop up book atau buku berdimensi, dan media ini akan dipadukan dengan model pembelajaran CTL yang akan diterapkan di kelas II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media pop up dengan menggunakan model pembelajaran CTL pada mata pelajaran tematik dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dan untuk mengetahui Respon siswa terhadap media dan model tersebut. Penelitian ini menggunakan penerapan tindakan kelas (PTK). Materi pembelajaran pada tema 5 pengalamanku, subtema 3 pengalamanku di tempat bermain, dilakukan di SDIT AL-Ishlah Sudimampir.
Abstract:Penelitian ini tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana metode dan instrument pengumpulan data yang benar untuk kualtitatif dan kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat…
ifat deskriptif kualitatif, dengan pendekatan komparatif yaitu melibatkan perbandinagan antara dua atau lebih elemen atau temuan. Maka permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah pertama: Bagaiamana Metode Pengumpulan Data Pada Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif?, kedua: Bagaimana Instrumen Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif?, ketiga: Bagaimana Instrumen Pengumpulan Data Penelitian Kuantitatif?, Keempat: Bagaimana Kriteria Instrumen Penelitian Yang Baik?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengumpulan data merupakan salah satu tahapan sangat penting dalam penelitian. Teknik pengumpulan data yang benar akan menghasilkan data yang memiliki kredibilitas tinggi, dan sebaliknya. Oleh karena itu, tahap ini tidak boleh salah dan harus dilakukan dengan cermat sesuai prosedur dan ciri-ciri penelitian baik kualitatif maupun kuantitatif. (2) Proses pengumpulan data dalam penelitian kualitatif dapat dilakukan dengan berbagai cara dengan terjun langsung ke lapangan. Hal ini dapat dilakukan melalui observasi atau kuesioner, wawancara mendalam dengan subjek survei, survei dokumenter, dan diskusi kelompok terfokus. Dalam metode pengumpulan data kuantitatif, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan oleh peneliti, yakni survei kuisioner atau angket, wawancara, dan dokumentasi. (3) Penelitian Kualitatif dalam pengumpulan datanya, instrument yang dapat digunakan anatara lain; Instrument wawancara, instrument Observasi atau pengamatan, Fokus Group Discussion (FGD), Instrumen dokumen. Penelitian kuantitatif dalam mengambil data menggunakan instrumen yang berupa: Instrumen Tes dan Investori, Instrumen Angket atau Kuisioner, Instrumen Lembar Observasi, Instrumen Dokumen dan Data Sekunder. (4) Kriteria pokok yang harus dipenuhi oleh suatu instrumen penelitian agar dapat dinyatakan memiliki kualitas yang baik yaitu validitas, reliabilitas, dan praktikabilitas.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembina dalam membentuk karakter santri kelas VIII MTs Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia, untuk mengetahui sejauh mana peran pembina dalam membentuk karakter…
santri kelas VIII, serta apa saja faktor pendukung dan penghambat dari proses pembentukan karakter santri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Karakter santri kelas VIII MTs Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia dibimbing melalui metode pembiasaan sehingga santri akan memiliki komitmen yang hebat. Pembiasaan dalam penanaman karakter merupakan tahapan yang paling penting. Adapun faktor pendukung pembinaan karakter santri kelas VIII MTs. Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia adalah fasilitas yang memadai, kualifikasi pendidik telah memadai serta seluruh tenaga pendidik telah menjadi figur contoh yang baik terhadap pembinaan karakter santri. Selain itu, faktor penghambat pembinaan karakter santri kelas VIII MTs. Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia adalah beberapa santri tinggal di luar (non-mondok), karakter santri yang berbeda, santri yang mempunyai karakter yang keras dan susah diatur, orang tua wali santri, serta karakter bawaan santri dari rumah yang masih melekat.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep pelaksanaan dan pengawasan pendidikan dalam Al-Quran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka dengan menggunakan metode kajian tafsir tematik terhadap ayat-ayat…
ayat Al-Quran. Hasil penelitian menemukan bahwa manajemen pendidikan merupakan suatu proses dalam mengoptimalkan, menyelaraskan, memberdayakan dan meningkatkan semua sumber-sumber yang terdapat dalam pendidikan agar dapat dikelola secara produktif, efektif, efisien, sehingga bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan. fungsi manajemen pendidikan salah satunya adalah pelaksanaan dan Pengawasan pendidikan, yang berupaya agar visi, misi, tujuan dan rencana yang sudah ditetapkan dapat berjalan dengan baik. Pelaksanaan dan pengawasan harus memperhatikan persyaratan atau prinsip untuk memperkuat posisinya sesuai fungsi yang diharapkan. Pelaksanaan dan Pengawasan pendidikan dalam Al-Quran juga memiliki tujuan yaitu fokus pada dasar tujuan yang hendak dicapai terhadap guru di sekolah seperti upaya meningkatkan kepribadian guru, meningkatkan profesinya, kemampuan berkomunikasi, bergaul, baik dengan warga sekolah maupun masyarakat, dan upaya membantu meningkatkan kesejahteraan serta ketaqwaan mereka.
Abstract:Peningkatan kualitas guru tidak hanya pada satu aspek saja, akan tetapi mencakup segala aspek yang berkaitan dalam proses pendidikan mulai dari masukan (input), proses dan keluaran (output). Salah satu tolak ukur peningkatan…
atan tersebut ada pada perbaikan aspek manajemen yang baik. Apabila manajemen sudah diterapkan dengan baik maka institusi apapun termasuk institusi pendidikan akan mampu menghasilkan kinerja dan hasil karya yang bermutu. Upaya peningkatan kualitas mengajar guru terus dilakukan oleh berbagai pihak dalam rangka mengembangkan sumber daya manusia dan pengembangan watak bangsa. Peningkatan kualiatas mengajar guru merupakan sasaran pembangunan di bidang pendidikan nasional dan SMP Darunnajah 2 Cipining, SMP Darunnajah 2 Cipining ini berada di tengah lingkungan masyarakat yang agamis dan lingkungan Pondok Pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus, di mana penelitian dilakukan langsung melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi di lapangan. Dari hasil penelitian yang di peroleh, Peran lembaga penjamin mutu dalam meningkatkan kualitas mengajar guru di SMP Darunnajah 2 Cipining sudah optimal dimulai dari Peran LPM dalam melaksanakan,Pemeriksaan administrasi guru,pengarahan pembuatan soal ujian, mengawasi kedisiplinan guru, membantu kurikulim dalam meningkatkan kualiatas guru. Spervisi guru, IHT, MGMP dan tahil guru mata pelajaran, dan adapun beberapa faktor pendukung dan penghambat lembaga penjamin mutu sebagai berikut: faktor pendukung, kepemimpinan yang komitmen, adanya sumber dana, pasilitas sarana prasarana, diberikan waktu yang luang adapun faktor penghambat, serba komunal Bersama sama, tidak linearnya jenjang Pendidikan yang di ampu LPM, kurangnya SDM.
Abstract:Membaca adalah modal dasar untuk memperoleh kapabilitas belajar dalam berbagai bidang. Dengan membaca seseorang akan mampu membuka cakrawala dunia, dan memiliki pengetahuan yang luas tentang berbagai ilmu pengetahuan. Oleh…
eh sebab itu, maka wajar jika orang tua merasa khawatir ketika anaknya mengalami kesulitan dalam membaca. Karena membaca merupakan kemampuan dasar yang sangat penting untuk dimiliki setiap orang, selain kemampuan menulis dan berhitung. Membaca, menulis dan berhitung adalah tiga aspek yang tidak bisa dipisahkan. Karena ketiga nya merupakan hal dasar yang harus dimiliki oleh seseorang bahkan dari semenjak usia dini, sebagai jembatan penghubung untuk mencapai ilmu lain yang lebih tinggi. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1. Perencanaan Implementasi Bimbingan Belajar Membaca Di MIS. Hidayatul Mubtadi’in 2. Pengorganisasian Langkah-langkah implementasi program bimbingan membaca pada peserta didik disleksia di MIS. Hidayatul Mubtadi’in 3. Pelaksanaan kegiatan Implementasi Bimbingan Belajar Membaca Di MIS. Hidayatul Mubtadi’in. 4 Pengawasan dilakukan selama proses kegiatan berlangsung yaitu pengontrolan yang secara intens dan 5. evaluasi dilakukan setiap hari setelah selesai kegiatan, juga dilakukan rapat bulanan untuk membahas semua masalah yang ada di dalam pelaksanaan yang ada.