Search Articles & Publications

Showing 1639 articles found for "Ratu"

Fiscal Decentralization and Regional Financial Independence in Indonesia: A Systematic Literature Review

Selly Swandari, Andriawan Kustiawan, Imelda Veronica Gea, Akbar Lufi Zulfikar
Abstract: This study examines the development of fiscal decentralization and its relationship to regional financial independence in Indonesia through a systematic literature review. The objective is to synthesize empirical and conceptual… ceptual findings published between 2017 and 2026 concerning the determinants, measurement, and consequences of regional financial independence, particularly the role of local own-source revenue (PAD), intergovernmental transfers, and capital expenditure. Using a systematic search of Scopus, Google Scholar, and Garuda databases, 30 relevant articles were screened, selected, and analyzed following defined inclusion and exclusion criteria. The review finds that fiscal decentralization consistently strengthens local revenue mobilization and administrative accountability when accompanied by adequate institutional capacity, transparent governance, and effective management of natural and economic resources. However, the effectiveness of decentralization varies considerably across regions due to disparities in economic potential, human resources, and political commitment. The synthesis further shows that financial independence positively affects the quality of public services and regional economic growth, although the relationship is moderated by expenditure efficiency and governance quality. The novelty of this review lies in its integrative framework linking revenue-side determinants, expenditure behavior, and governance mechanisms within a single analytical narrative, an integration rarely addressed jointly in prior single-country studies. The findings offer practical implications for policymakers designing fiscal transfer formulas and for future researchers seeking to test moderating variables such as digitalization and institutional quality in the fiscal decentralization–financial independence nexus.

Tourism as an Alternative Sector for Regional Economic Transformation in Kutai Kartanegara Regency: A Systematic Literature Review

Hayyun Hardika, Diana Lestari, Juliansyah Roy
Abstract: Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Province, has long depended on coal mining and petroleum as its primary economic drivers. This dependence creates structural vulnerability to global commodity price fluctuations… and long-term sustainability challenges. This article presents a systematic literature review examining tourism as an alternative sector for regional economic transformation in Kutai Kartanegara. Drawing on 15 peer-reviewed studies from 2016–2024, the review synthesizes evidence on: (1) the role of tourism-led growth and its multiplier effects on local economies; (2) community-based tourism (CBT) as an inclusive development model; (3) structural transformation theory as a framework for economic diversification; and (4) the specific potentials and constraints facing tourism development in resource-dependent regions. The review finds that tourism exhibits significant forward and backward economic linkages, stimulates SME growth and creative economy, and can meaningfully reduce reliance on extractive industries. Key barriers include infrastructure gaps, limited human resource capacity, and suboptimal governance coordination. The findings provide a theoretical and empirical foundation for the ongoing field research into tourism's transformative role in Kutai Kartanegara's regional economy.

Transformasi Pemaknaan Al-Ba’ah dalam Perspektif Marriage Readiness pada Generasi Z

Khoiriyah, Fadilla Nur, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Fenomena waithood pada generasi Z menunjukkan adanya perubahan cara pandang terhadap kesiapan menikah (marriage readiness) di tengah dinamika sosial kontemporer. Jika dalam tradisi Islam kemampuan menikah dirumuskan melalui… lui konsep al-ba’ah, masyarakat modern cenderung mengembangkan konstruksi marriage readiness yang lebih kompleks dan multidimensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis validitas hadits anjuran menikah tentang al-ba’ah, mengkaji pemaknaannya dalam literatur klasik, serta menjelaskan transformasi konstruksi marriage readiness pada Generasi Z. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui library research yang dianalisis menggunakan metode takhrij hadits, yakni kritik sanad dan matan, serta analisis fiqh al-hadits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis anjuran menikah mengenai al-ba’ah berstatus sahih dan dapat dijadikan hujjah dalam hukum Islam. Secara klasik, al-ba’ah dipahami sebagai kemampuan biologis dan kemampuan finansial yang menjadi prasyarat seseorang untuk memasuki kehidupan perkawinan. Sementara itu, konstruksi marriage readiness pada generasi Z berkembang menjadi konsep multidimensional yang mencakup kesiapan ekonomi, emosional, psikologis, relasional, dan sosial. Penelitian ini menemukan bahwa transformasi tersebut tidak menunjukkan pertentangan dengan substansi konsep al-ba’ah, melainkan berupa perluasan indikator operasional mengenai kemampuan menikah sebagai respons terhadap perubahan sosial pada era disrupsi. Dengan demikian, marriage readiness dapat dipahami sebagai bentuk aktualisasi kontemporer dari konsep al-ba’ah yang tetap berorientasi pada terwujudnya kemaslahatan keluarga.

Keanekaragaman Dan Peran Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Di Ekosistem Papua Dan Indonesia

Jesica Agustina Amsamsium, Osiat Saram, Galuh Putri Windhani Utami
Abstract: Tumbuhan lumut (Bryophyta) merupakan kelompok tumbuhan non-vaskular yang memainkan peran ekologis kritis namun sering diabaikan dalam kajian biodiversitas hutan tropis Indonesia, khususnya Papua. Penelitian ini bertujuan… mengkaji keanekaragaman jenis, distribusi spasial, serta kontribusi fungsional Bryophyta terhadap ekosistem hutan hujan Papua dan hutan tropis Indonesia secara umum. Pendekatan yang digunakan adalah mixed methods, menggabungkan survei kuantitatif lapangan menggunakan metode plot dan transek belt, dengan analisis kualitatif ekologi berbasis literatur komparatif. Data diperoleh dari survei simulasi realistis di lima tipe habitat hutan Papua (hutan dataran rendah, montane, rawa gambut, riparian, dan hutan sekunder), dilengkapi dengan data sekunder dari 18 jurnal ilmiah internasional dan nasional. Hasil penelitian mengidentifikasi 312 spesies Bryophyta dari tiga kelas utama (Musci, Hepaticae, Anthocerotae), dengan indeks keanekaragaman Shannon (H') tertinggi ditemukan di zona hutan montane (H' = 4,21). Studi ini menemukan bahwa Bryophyta berkontribusi signifikan terhadap siklus hidrologi mikro (retensi air rata-rata 350-800% dari berat kering), siklus nutrisi, dan penyediaan habitat bagi mesofauna tanah. Research gap yang diisi adalah kurangnya data kuantitatif terpadu mengenai distribusi vertikal dan horizontal Bryophyta di ekosistem Papua yang selama ini terabaikan dalam peta biodiversitas nasional. Penelitian ini menegaskan pentingnya Bryophyta sebagai indikator kesehatan ekosistem dan implikasinya bagi konservasi hutan Papua.

Dualisme Hukum dan Otonomi Daerah: Studi Tata Kelola Pertambangan Ilegal di Wilayah Adat Kalimantan Tengah

Rositha
Abstract: Pengelolaan pertambangan ilegal di wilayah adat Kalimantan Tengah memberi gambaran nyata dualisme sistem hukum nasional dan hukum adat, dengan kelemahan implementasi otonomi daerah. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka… staka berbasis hukum nasional, analisis difokuskan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, doktrin hukum, serta prinsip-prinsip pengelolaan sumber daya alam yang diatur oleh negara. Penelitian ini menemukan bahwa ketidakharmonisan antara kerangka hukum nasional dan norma hukum lokal menciptakan ruang ketidakpastian hukum yang dimanfaatkan oleh pelaku pertambangan ilegal. Selain itu, desentralisasi kewenangan melalui otonomi daerah belum mampu menjembatani konflik antara rezim hukum yang berlaku, terutama karena lemahnya koordinasi tatanan pemerintahan dan belum optimalnya integrasi hukum adat ke dalam sistem hukum formal. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan kerangka hukum tata kelola sumber daya alam yang lebih responsif terhadap hak-hak masyarakat adat dan selaras dengan prinsip keadilan ekologis serta kepastian hukum.

Integration of Neuroscience Principles in Science Learning Media: A PICO-Based Systematic Literature Review

Winarni, Susi, Supena, Asep
Abstract: Science education at the elementary school level plays a crucial role in fostering scientific thinking, curiosity, and problem-solving skills from an early age. Nevertheless, science instruction in elementary schools often… en remains teacher-centered, verbalistic, and insufficient in promoting meaningful scientific literacy. In response to these challenges, neuroscience provides a theoretical and empirical foundation for designing learning media that align with how the brain processes, stores, and retrieves information. This study aims to systematically examine the integration of neuroscience principles into science learning media and their effects on elementary students' scientific literacy. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted using the PICO framework (Population, Intervention, Comparison, Outcome). Relevant peer-reviewed studies published between 2019 and 2024 were retrieved from Scopus, Google Scholar, ERIC, and DOAJ databases. The review followed four stages: identification, selection, quality appraisal, and thematic synthesis. The results indicate that neuroscience-based interventions—such as Augmented Reality (AR), Brain-Based Learning (BBL), interactive multimedia, and multisensory instructional strategies—consistently improve students' motivation, attention, conceptual understanding, critical thinking, and scientific literacy compared to conventional instructional approaches. The novelty of this study lies in its systematic synthesis of neuroscience-based science learning media through a PICO-oriented framework, highlighting the interaction between cognitive, affective, and technological dimensions of learning. The findings provide important implications for science education, particularly in guiding the development of neuroscience-informed learning media and instructional designs to enhance scientific literacy in elementary schools.

Islamic Educational Philosophical Thought On The Formation Of Ethics In Education

Firmansah Kobandaha, Rakhmawati Rakhmawati, Muh. Rusli, Annisa Nuraisyah Annas
Abstract: The objectives of Islamic educational philosophy include examining the function of Islamic educational philosophy in the context of education, explaining and analyzing philosophy in Islam, its objectives, and its methodology.… logy. Methods in Islamic educational philosophy generally involve literature research and philosophical analysis of various aspects of Islamic education. The application of technology is also considered a means to facilitate discussion and reflection on teaching ethics. The contribution of Islamic educational philosophy to ethical development is explained through the relevance of ethical concepts. A deep understanding of monotheism, justice, compassion, and honesty are promoted as the main foundations in shaping Islamic character. The relevance of these ethical concepts in the context of Islamic education is found in the integration of moral values ​​into the curriculum and teaching practices, thus providing concrete guidelines in everyday life. Recommendations are made for improving the education system, including further integration of ethical concepts into the curriculum and community involvement in ethical development. Furthermore, research development and collaboration between academics and educational practitioners are proposed as an effort to support further understanding and implementation of ethical concepts in Islamic education.

Penanggulangan Tindak Pidana Penipuan Online oleh Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Yogyakarta dalam Menjamin Perlindungan Hukum bagi Korban

Albertus Bagas Satria, Kastowo Kastowo, Widiartana Widiartana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penanganan tindak pidana penipuan online oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota Yogyakarta yang dinilai belum optimal dalam memberikan perlindungan hukum bagi… agi korban, serta untuk merumuskan strategi penanggulangan penipuan online yang efektif guna menjamin perlindungan hukum yang maksimal.Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris yang dikombinasikan dengan pendekatan sosiologis dan peraturan perundang-undangan. Data primer diperoleh langsung melalui wawancara dengan aparat Kepolisian Resor Kota Yogyakarta dan perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta, sedangkan data sekunder terdiri atas bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang dianalisis menggunakan metode analisis hukum kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan tindak pidana penipuan online oleh Kepolisian Resor Kota Yogyakarta belum mampu memberikan perlindungan hukum yang maksimal bagi korban. Hal ini disebabkan oleh lamanya proses hukum serta adanya hambatan koordinasi dengan lembaga eksternal seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga perbankan akibat regulasi yang ketat dan prosedur birokrasi yang panjang. Akibatnya, korban sering kali tidak memperoleh kepastian hukum maupun kejelasan terkait kompensasi atau pemulihan kerugian yang dialami, sehingga hak-hak mereka belum terpenuhi secara optimal.

Konsep Pendidikan Menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas Dan Relevansinya Terhadap  Pendidikan Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Abdur Rahman, Anjaluddin Anjaluddin, Arizqi Ihsan Pratama
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis pendidikan modern yang cenderung sekuler dan kehilangan dimensi spiritual, serta pentingnya mengkaji relevansi pemikiran tokoh pendidikan Islam kontemporer terhadap praktik pendidikan… didikan di pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis konsep pendidikan menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan (2) mengkaji relevansi konsep pendidikan Al-Attas terhadap konsep pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research (penelitian kepustakaan) yang diperkuat dengan pendekatan filosofis dan historis. Data primer diperoleh dari karya-karya Al-Attas, terutama The Concept of Education in Islam, sedangkan data sekunder berasal dari berbagai literatur pendukung. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif, induktif, historis, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, konsep pendidikan Al-Attas berpusat pada konsep ta'dib yang komprehensif, mencakup penanaman adab, islamisasi ilmu pengetahuan, penghormatan terhadap fitrah, integrasi pengetahuan dalam kerangka tauhid, dan pendidikan holistik yang mengembangkan aspek intelektual, spiritual, dan moral secara seimbang. Kedua, konsep pendidikan Al-Attas memiliki relevansi signifikan dengan pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, tercermin dalam: penerapan konsep adab dalam sistem pengasuhan santri, integrasi ilmu agama dan umum dalam kurikulum, pengembangan fitrah santri melalui pendekatan individual, peran sentral kyai dan ustadz sebagai model spiritual, serta pendidikan holistik yang mencakup aspek ibadah, akhlak, intelektual, dan keterampilan. Penelitian ini berkontribusi dalam meneliti pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas dalam dunia pendidikan dan merelevansikan pemikiran tersebut dalam    pengembangan sistem pendidikan pesantren Darunnajah 2 Cipining.

Mobile Learning Applications for Islamic Studies: A Systematic Review of Design Principles and Learning Outcomes

Ibadurrahman, Muhammad, Asep Supriyadi, Muhamad Nizan Solahudin, Wawan Ridwan, Lina Nuraini, Aas Solihat, Andriyana Andriyana
Abstract: The advancement of digital technology has paved the way for the emergence of various mobile learning applications increasingly used within the context of Islamic education. This phenomenon not only reflects the trend of… integrating technology into modern learning systems but also raises fundamental questions about how these applications are designed and how far they impact learners’ experiences and learning outcomes. This article presents a systematic review of scholarly studies discussing the use of mobile applications in Islamic studies education. The review focuses on two key aspects: the design principles employed in application development and the learning outcomes achieved following their use. The review involved selecting literature from the past six years using specific inclusion criteria, including content relevance, source credibility, and its connection to mobile learning practices in Islamic education. Analysis reveals that designs considering cultural appropriateness, user interface interactivity, and integration of Islamic values positively influence students' emotional engagement, motivation, and content comprehension. Learning outcomes also extend into affective and spiritual domains, not merely cognitive. These findings serve as an initial foundation for developers and educators to build an adaptive, meaningful, and value-based Islamic mobile learning ecosystem.