Abstract:SociopreneurHub merupakan suatu pendekatan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis komunitas melalui integrasi konsep kewirausahaan sosial dengan teknologi digital. Program ini dirancang untuk memberdayakan…
emberdayakan kelompok masyarakat lokal yang memiliki keterbatasan akses terhadap pasar digital dengan melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan. Melalui pendampingan intensif, pelatihan kewirausahaan, serta pengembangan platform marketplace berbasis digital, proyek ini bertujuan membentuk ekosistem bisnis sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Inisiatif ini menekankan kolaborasi antara akademisi, masyarakat, dan sektor teknologi untuk memperkuat kapabilitas pelaku usaha komunitas dalam menghadapi tantangan ekonomi digital. Evaluasi kesuksesan program dilihat dari peningkatan keterampilan digital, pertumbuhan transaksi usaha lokal, dan keberlanjutan usaha pasca-intervensi. SociopreneurHub diharapkan dapat menjadi model percontohan dalam pembangunan sosial berbasis inovasi digital di kalangan perguruan tinggi Indonesia.
Abstract:Ruang ICU sering kali dikaitkan dengan kondisi kesehatan yang serius dan perawatan intensif, yang dapat menimbulkan rasa ketidakpastian dan takut pada pasien. Kecemasan juga dapat memperburuk kondisi fisik, bahkan menyebabkan…
abkan gangguan sistem saraf, pendekatan yang dapat dilakukan adalah dengan pendekatan spiritual yang bertujuan dapat meringankan masalah psikologis dan meningkatkan kemampuan pasien untuk mengatasinya secara emosional dan mengurangi kecemasan. Untuk mengetahui hubungan pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pada pasien di Ruang ICU RSUP Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasitif dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian ini yaitu 45 pasien. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik total sampling, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner kebutuhan spiritual dan kuesioner STAI, analisa bivariat yang digunakan dalam penelitian ini Uji Kendall Tau. Berdasarkan hasil uji kendall Tau Terdapat Hubungan pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pada pasien di ruang ICU RSUP Surakarta dengan nilai p value 0.001 <0.05. Hasil Penelitian didapatkan nilai koefisien korelasi bernilai negatif yaitu -0,914 berarti salah satu variabel tinggi sedangkan variabel satunya rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin cukup kebutuhan spiritual maka tingkat kecemasan semakin rendah. Terdapat Hubungan pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pada pasien di ruang ICU RSUP Surakarta dengan nilai p value 0.001 <0.05.
Abstract:Keracunan makanan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian serius di Indonesia. Kejadian ini sering terjadi pada penyelenggaraan makanan skala kelompok akibat rendahnya penerapan prinsip…
nsip higiene dan sanitasi oleh penjamah makanan. Penjamah makanan memiliki peran strategis dalam menjamin keamanan pangan, sehingga peningkatan kapasitas mereka menjadi hal yang sangat penting dalam upaya pencegahan keracunan makanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penjamah makanan dalam pencegahan keracunan di SPPG Kuta Cingkam Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2026. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, simulasi, dan pendampingan intensif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, serta penilaian perubahan perilaku. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan penjamah makanan. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 56,3 menjadi 85,7. Perubahan perilaku terlihat pada peningkatan praktik cuci tangan, penggunaan alat pelindung diri, serta pengolahan makanan yang lebih higienis. Selain itu, terjadi perbaikan pada kondisi sanitasi lingkungan dapur. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi berbasis edukasi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas penjamah makanan. Diperlukan upaya berkelanjutan melalui monitoring dan kebijakan untuk mempertahankan perubahan perilaku.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses perencanaan program islamic boarding school di SMA Alwafi Depok, 2). Untuk mengetahui dan mendeskripsikan langkah-langkah pelaksanaan program…
islamic boarding school di SMA Al Wafi Depok, 3). Untuk mengidentifikasi dan menganalisis evaluasi program islamic boarding school di SMA Al Wafi Depok. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pendekatan deskriptif kualitatif yang mana pada hakekatnya data yang dikumpulkan berupa kata-kata dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah: 1). Perencanaan program islamic boarding school dalam meningkatkan sikap religius siswa di SMA Al Wafi Depok dilakukan dengan beberapa langkah yaitu menentukan visi, misi dan tujuan, perumusan program, penyusunan strategi dan langkah-langkah, serta penyiapan sumber daya. 2). Pelaksanaan program Islamic Boarding School di SMA Al Wafi Depok bersifat operasional bahwa pelaksanaan program dalam hal merumuskan sasaran dan tujuan kurikulum, mengorganisasikan materi dalam pembelajaran, menentukan ketuntasan belajar, kegiatan kepengasuhan, pembagian pendidik (guru, musyrif dan muhaffizh) dan pengaturan atau penempatan siswa dalam kelas, kamar dan halaqoh. 3). Evaluasi penerapan program Islamic Boarding School di SMA Al Wafi Depok bersifat Komprehensif yaitu evaluasi dalam bidang akademik yang meliputi ketercapaian dalam pelajaran dan hafalan Al-Qur’an. Adapun evaluasi yang dilakukan dibagian kepengasuhan dalam hal perkembangan prilaku dan sikap religius siswa dilakukan dengan observasi langsung secara intensif. Begitupun dengan Evaluasi bidang non Akademik yang meliputi rapat evaluasi kepala dengan pendidik, internal tim manajemen setiap divisi, serta rapat evaluasi pimpinan dan tim manajemen setiap divisi.
Abstract:Pasar modal telah mengalami pertumbuhan yang stabil. Namun, masih ada beberapa hambatan, termasuk kurangnya pengetahuan keuangan, volatilitas pasar yang disebabkan oleh faktor eksternal, dan kesulitan dengan peraturan dan…
n transparansi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali, memahami, dan mengembangkan solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia. Selain menjadikan pasar modal Indonesia lebih kompetitif di dunia internasional, hal ini juga akan mendorong inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan. Dalam rangka mendukung pertumbuhan masa depan yang sehat dan berkelanjutan, studi ini bermaksud untuk menyelidiki kemungkinan dan kesulitan yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia serta memberikan solusi yang terkait. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan literatur. Data diperoleh melalui studi pustaka dari berbagai sumber Tantangan pasar modal Indonesia, baik konvensional maupun syariah, mencakup kurangnya investor lokal, minimnya produk investasi, serta regulasi yang tidak sinkron. Pasar modal syariah juga menghadapi kendala pengetahuan dan kurangnya dukungan. Untuk mengatasinya, dibutuhkan edukasi intensif, kolaborasi antara regulator dan pelaku bisnis, pengembangan produk baru, penyederhanaan peraturan, serta peningkatan transparansi dan tata kelola. Penguatan platform fintech dan infrastruktur pasar modal juga penting untuk memperluas jangkauan investor dan mendorong pertumbuhan pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan
Abstract:Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah memberikan dampak transformasi yang masif di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Guru dituntut untuk beradaptasi dengan alat digital guna…
menciptakan suasana belajar interaktif bagi siswa generasi Z dan Alpha. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan solusi atas keterbatasan literasi digital guru di SD Brainfor Islamic School melalui pelatihan intensif pemanfaatan Generative AI. Fokus kegiatan meliputi penggunaan AI Teks (ChatGPT, Notion AI) untuk administrasi, serta AI Multimodal (Gemini AI, Canva AI, Suno AI) untuk pembuatan RPP, ilustrasi kelas, dan musik edukatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning System (PALS) yang terdiri dari tahap sosialisasi, pelatihan hands-on, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan lonjakan rata-rata pemahaman peserta dari 35% pada tahap pre-test menjadi 88% pada tahap post-test. Seluruh peserta berhasil menghemat 50% waktu penyusunan administrasi dan menghasilkan minimal satu produk media pembelajaran interaktif secara mandiri. Pemanfaatan AI terbukti mereduksi kebosanan belajar siswa dan sangat membantu guru berinovasi.
The development of Artificial Intelligence (AI) technology has brought massive transformation in various sectors, including education. Teachers are required to adapt to digital tools to create interactive learning environments for Generation Z and Alpha students. This Community Service (PkM) aims to provide a solution to the limited digital literacy of teachers at SD Brainfor Islamic School through intensive training on Generative AI. The focus includes the use of Text AI (ChatGPT, Notion AI) for administration, and Multimodal AI (Gemini AI, Canva AI, Suno AI) for creating lesson plans, class illustrations, and educational music. The implementation method uses the Participatory Action Learning System (PALS) approach consisting of socialization, hands-on training, and evaluation stages. The results showed a surge in participants' average understanding from 35% in the pre-test to 88% in the post-test. All participants successfully saved 50% of their administration time and independently produced at least one interactive learning media product. The use of AI is proven to reduce student boredom and greatly helps teachers innovate.
Abstract:Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah berbasis alam menghadirkan tantangan unik dalam pengembangan modul pembelajaran yang selaras dengan karakteristik sekolah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pendampingan…
an efektif dalam penyusunan modul ajar Kurikulum Merdeka di SMP Swasta Alam Leuser melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan spesifik guru dalam mengintegrasikan pendekatan pembelajaran berbasis alam dengan framework Kurikulum Merdeka. Model pendampingan yang dikembangkan mencakup pelatihan intensif, mentoring berkelanjutan, dan pembentukan komunitas praktik, menghasilkan peningkatan kompetensi guru sebesar 72% dalam pengembangan modul ajar. Integrasi nilai-nilai pembelajaran berbasis alam mencapai tingkat keselarasan 80% dengan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka, berdampak pada peningkatan motivasi belajar siswa (68%) dan pemahaman konsep (75%). Program pendampingan berhasil memampukan 85% guru mengembangkan modul ajar secara mandiri, menunjukkan efektivitas dan keberlanjutan program. Model ini dapat menjadi referensi bagi sekolah alam lainnya dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
Abstract:Pengabdian Masyarakat berjudul "Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembuatan Slide Presentasi bagi Guru-Guru” ini merupakan upaya mendukung inovasi dalam dunia pendidikan khususnya di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan…
dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Sekolah
Brainfor Islamic School Kisaran. Permasalahan yang dihadapi guru-guru pada tingkat ini adalah
kendala dalam menyusun materi presentasi yang cepat, serta menarik perhatian orangtua siswa
maupun siswanya dan mampu efektif dalam menyampaikan informasi. Dalam menyikapi
permasalahan ini, kami mengusulkan solusi melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dengan
fokus pada penggunaan ChatGPT yang dapat memberikan panduan desain, layout, dan konten
presentasi secara otomatis, sesuai dengan tujuan yang ingin di sampaikan Narasumber atau Guru.
Penggunaan ChatGPT ini bertujuan membantu guru-guru Brainfor dalam menyusun slide
presentasi yang sesuai alur ataupun prosedur serta relevan dengan kurikulum yang berlaku.
ChatGPT ini akan dapat diakses melalui platform online atau aplikasi, memudahkan akses dan
penggunaan oleh para guru. Dalam upaya mendukung pemahaman dan penerapan teknologi ini,
proposal ini juga mencakup pelatihan intensif bagi guru-guru mengenai penggunaan alat AI
dalam menyusun materi presentasi yang berkualitas.
Selain itu, sebagai langkah inovatif tambahan, narasumber melibatkan penggunaan platform
desain grafis Canva dalam pembuatan slide presentasi. Canva adalah alat yang user-friendly dan
populer dalam pembuatan desain grafis, termasuk pembuatan slide presentasi. Para guru akan
diajarkan cara mengintegrasikan output dari Chat GPT yang dikembangkan dengan Canva,
sehingga para guru-guru dapat menghasilkan presentasi yang lebih kreatif dan sesuai dengan
gaya masing-masing. Langkah ini diambil untuk memberikan variasi dan fleksibilitas lebih
kepada guru dalam menciptakan materi yang menarik perhatian siswa atau objek lainnya.
Rencana kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan guru-guru melalui survei dan dialog
untuk memastikan bahwa AI yang digunakan dapat menjawab kebutuhan yang sebenarnya.
Setelah itu, dilanjutkan dengan penggunaan Canva dalam desain grafis. Pelatihan ini tidak hanya
mencakup aspek teknis, tetapi juga penerapan praktis dalam kegiatan pengetahuan dan
pembelajaran sehari-hari.
Setelah fase pelatihan, guru-guru akan diberikan kesempatan untuk mengimplementasikan
pengetahuan yang diperoleh mereka dalam pembelajaran di kelas. Selama periode ini, mereka
juga akan mendapatkan dukungan dan pemantauan penggunaan ChatGPT AI dan Canva untuk
memberikan dampak positif atau hasil pembelajaran.
Dengan menyatukan kecerdasan buatan, platform desain grafis, dan pelatihan guru, proyek ini
bertujuan menciptakan solusi holistik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat SD
dan PAUD. Melalui pendekatan ini, diharapkan para guru dapat dengan lebih kreatif dan efektif
menyampaikan materi kepada siswa, maupun objek lainnya serta menghasilkan dampak positif
pada proses pembelajaran dan pemahaman mereka.
Abstract:This study investigates the rhetorical and discourse functions of repetition in the English translation of Surah Al-Mursalat by M.A.S. Abdel Haleem, focusing on the refrain “Woe on that Day to those who denied the truth.”…
h.” Using a qualitative descriptive method grounded in stylistics and discourse analysis, the study explores how this fixed phrase, repeated ten times across the chapter, operates at multiple linguistic levels. The analysis reveals that the refrain serves three interrelated functions: stylistically, it foregrounds divine warning and creates rhythmic cohesion; structurally, it segments the surah into thematic units and signals discourse boundaries; rhetorically, it intensifies condemnation and engages the reader emotionally through cumulative repetition. Abdel Haleem’s consistent rendering of the refrain retains these functions effectively, unlike other translations that introduce lexical variation. The findings demonstrate that repetition in Qur’anic translation is not merely ornamental but performs essential linguistic and communicative roles. This study contributes to Qur’anic stylistics, translation studies, and discourse analysis by showing that sacred texts, when translated with rhetorical sensitivity, can preserve the stylistic integrity of the original.