Abstract:Digitalisasi telah mengubah fundamental cara bisnis beroperasi, termasuk dalam sektor pemasaran. Dengan teknologi yang terus berkembang dan internet yang meresap secara luas, pemasaran digital menjadi pendorong utama bagi…
i pertumbuhan dan kompetitivitas bisnis. Ini juga terlihat dalam industri Horeca di Indonesia, yang mengalami pertumbuhan pesat sebagai kontributor penting bagi ekonomi negara. Agar tetap relevan dan berdaya saing, industri Horeca harus terus berinovasi dan mengikuti tren pemasaran yang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pemasaran digital efektif dalam meningkatkan penjualan di sektor Horeca. Dengan menggunakan metode tinjauan pustaka, berbagai sumber informasi seperti jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian relevan dikumpulkan dan dianalisis. Melalui tinjauan kritis dan mendalam, konsep-konsep kunci dieksplorasi untuk memberikan wawasan tentang implementasi strategi pemasaran digital yang dapat memberikan hasil signifikan bagi bisnis Horeca. Temuan penelitian mengidentifikasi beberapa strategi pemasaran digital yang dapat diterapkan oleh bisnis Horeca, termasuk pemasaran melalui media sosial yang konsisten dan interaktif, serta penggunaan konten berkualitas tinggi seperti informasi informatif, edukatif, gambar, dan video menarik. Selain itu, strategi pemasaran berbayar seperti Google Ads dan iklan media sosial, serta kerjasama dengan influencer, juga efektif dalam memperluas jangkauan merek dan meningkatkan keterlibatan konsumen. Optimisasi mesin pencari (SEO) dan layanan obrolan langsung juga dapat meningkatkan interaksi langsung dengan pelanggan dan pengalaman mereka. Implementasi strategi pemasaran digital yang tepat dapat menghasilkan manfaat besar bagi bisnis Horeca, termasuk peningkatan penjualan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Namun, bisnis perlu terus memantau dan mengevaluasi strategi mereka serta beradaptasi dengan perubahan perilaku dan preferensi konsumen untuk tetap relevan dan sukses dalam lingkungan pemasaran yang dinamis dan kompetitif.
Abstract:Penelitian in membahas tentang Strategi Canvassing pada Tabungan Britama Payroll dibidang Marketing pada BRI KC Bondowoso yang merupakan salah satu prodak yang paling diminati ole nasabah yang bekerja sama dengan BRI. Tujuan…
juan penelitian in adalah untuk memahami strategi pemasaran yang digunakan di BRI KC Bondowoso, memahami konsep sistem dari pemasaran produk Layanan Payroll di BRI KC Bondowoso, dan untuk mengidentifikasi hambatan yang dihadapi oleh PT BRI KC Bondowoso dalam menerapkan strategi pemasaran produk-produknya. Penelitian in menggunakan pendekatan kualitatif melalui penelitian lapangan dan studi kepustakaan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa nasabah banyak tertarik pada produk Tabungan Britama Payroll ini Khususnya Instansi yang bekerjasama dengan BRI,selain itu BRI KC Bondowoso tidak hanya menggunakan metode canvassing untuk memperluas basis nasabah, tetapi juga untuk memperkuat hubungan dengan nasabah yang ada dan meningkatkan retensi mereka dengan berinteraksi langsung untuk memahami kebutuhan, preferensi, dan kekhawatiran individu, sehingga tim pemasaran dapat menyesuaikan pendekatan pemasaran dan menawarkan solusi yang sesuai secara lebih efektif.
Abstract:This study aims to determine the perceptions and reasons or factors underlying community preferences in choosing fracture treatment in Laucimba Village, Kabanjahe District. The study was conducted in Laucimba Village using…
ng a qualitative descriptive method, with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study indicate that traditional medicine has a more dominant positive perception compared to modern medicine, traditional medicine is considered more affordable in terms of cost, comfort, and a relatively faster healing process. Meanwhile, modern medicine is perceived as a more certain and safe treatment because it is supported by medical examinations and professional health workers, but some people consider this treatment expensive and high risk because it requires surgery. Community preferences are generally influenced by factors such as cost, distance and accessibility, personal experience, and the influence of family and social environment. Community decision-making in choosing fracture treatment is a rational action that is adjusted to conditions, needs, and beliefs
Abstract:Pemilihan umum yang berkualitas merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan demokrasi yang transparan dan akuntabel. Namun, dalam praktiknya, proses pemilihan umum sering menghadapi kendala dalam menentukan alternatif…
rnatif terbaik secara objektif karena banyaknya kriteria yang harus dipertimbangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai sistem pendukung keputusan dalam menentukan pemilihan umum terbaik di Aek Songongan. Metode SAW digunakan karena mampu melakukan penilaian berdasarkan pembobotan dan perangkingan terhadap sejumlah kriteria yang telah ditetapkan. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tingkat partisipasi masyarakat, transparansi penyelenggaraan, kepatuhan terhadap regulasi, efektivitas pelaksanaan, dan tingkat kepuasan masyarakat. Proses penelitian dilakukan melalui pengumpulan data, penentuan bobot kriteria, normalisasi matriks keputusan, serta perhitungan nilai preferensi untuk memperoleh hasil peringkat terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW dapat membantu memberikan rekomendasi pemilihan umum terbaik secara objektif dan sistematis. Dengan demikian, penerapan metode SAW diharapkan dapat menjadi alat bantu pengambilan keputusan yang efektif bagi pihak terkait dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilihan umum di Aek Song-songan.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang komunikasi mobile. Selain itu, melalui pokok pembahasan yang dilakukan…
lakukan pada penelitian kali ini bertujuan untuk untuk dapat memberikan solusi yang sistematis dan objektif dalam menentukan produk iPhone bekas yang layak dijual di tahun 2026 pada Konter R11 Store. Dan selain itu juga untuk bagian Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan metode Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk dapat membantu proses penentuan iPhone bekas yang layak dijual di tahun 2026 pada Konter R11 Store. Maka berdasarkan hal tersebut pulah, maka pada penelitian kali ini menunjukkan hasil bahwa metode ini mampu memberikan rekomendasi yang jelas dan objektif dalam menentukan iPhone bekas yang paling layak untuk dijual di Konter R11 Store pada tahun 2026. Proses perhitungan dilakukan dengan mempertimbangkan bobot dan nilai setiap kriteria, sehingga menghasilkan nilai preferensi (Vi) yang merepresentasikan tingkat kelayakan masing-masing alternatif secara kuantitatif. Hasil akhir menunjukkan bahwa dari 15 alternatif iPhone bekas yang dianalisis, terdapat 5 unit dengan nilai preferensi tertinggi yang dinilai paling layak untuk dijual. Alternatif D14 menempati peringkat pertama dengan nilai preferensi sebesar 0,1018. Nilai ini menunjukkan bahwa D14 memiliki keunggulan paling optimal dibandingkan alternatif lainnya, sehingga sangat direkomendasikan sebagai prioritas utama dalam proses penjualan. Selanjutnya, alternatif D13 berada pada peringkat kedua dengan nilai preferensi 0,1011, yang memiliki selisih nilai sangat kecil dengan peringkat pertama, menandakan kualitas dan kelayakan yang hampir setara. Peringkat ketiga ditempati oleh alternatif D15 dengan nilai preferensi sebesar 0,077. Meskipun nilainya lebih rendah dibandingkan dua peringkat teratas, D15 tetap memenuhi kriteria kelayakan yang ditetapkan dan masih layak untuk dijual. Pada peringkat keempat dan kelima, alternatif D11 dan D10 memperoleh nilai preferensi masing-masing sebesar 0,069 dan 0,068.
Abstract:Pemilihan parfum yang sesuai dengan preferensi konsumen merupakan tantangan tersendiri mengingat banyaknya pilihan merek, aroma, dan harga yang tersedia di pasaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pendukung…
ng Keputusan (SPK) menggunakan metode Weighted Product (WP) dalam menentukan parfum terbaik berdasarkan lima kriteria utama: aroma, ketahanan, harga, kemasan, dan ketersediaan. Data diperoleh melalui observasi pasar dan kuesioner kepada 100 responden pengguna parfum berusia 17–35 tahun. Setiap alternatif parfum dinilai dan dihitung nilai vektor S serta vektor V dengan mempertimbangkan bobot masing-masing kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parfum Morris (A9) menempati peringkat tertinggi dengan nilai vektor V sebesar 0,0728, diikuti oleh parfum racikan (A12) dan kategori lainnya (A16). Metode WP terbukti efektif dalam menghasilkan rekomendasi parfum yang sesuai dengan preferensi masyarakat secara objektif dan terstruktur
Abstract:Dalam dunia akademik, khususnya di jurusan Sistem Informasi, pemilihan laptop yang sesuai menjadi kebutuhan esensial guna menunjang kegiatan pembelajaran. Banyaknya pilihan laptop dengan spesifikasi dan harga yang sangat…
bervariasi sering membingungkan mahasiswa dalam menentukan pilihan terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang membantu mahasiswa dalam memilih laptop berdasarkan kriteria objektif menggunakan metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS). Metode ini menggabungkan pendekatan jumlah tertimbang (WSM) dan produk tertimbang (WPM), sehingga menghasilkan evaluasi yang lebih komprehensif. Kriteria yang digunakan meliputi harga, prosesor, RAM, dan kapasitas penyimpanan. Hasil akhir dari sistem menunjukkan bahwa laptop Compaq Presario memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,9341, sehingga direkomendasikan sebagai pilihan terbaik bagi mahasiswa. Dengan adanya sistem ini, mahasiswa dapat memperoleh referensi yang lebih akurat dan berbasis data dalam memilih laptop sesuai kebutuhan perkuliahan mereka
Abstract:Penggunaan kosmetik telah menjadi bagian dari gaya hidup modern, khususnya di kalangan remaja wanita. Salah satu produk yang paling diminati adalah lip tint, karena memberikan tampilan natural, tahan lama, dan praktis digunakan…
gunakan dalam berbagai aktivitas. Namun, banyaknya merek yang menawarkan keunggulan masing-masing sering kali membuat konsumen remaja kesulitan menentukan pilihan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membantu proses pengambilan keputusan dengan menerapkan metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP) dalam menentukan produk lip tint terbaik berdasarkan persepsi remaja wanita. Metode MFEP digunakan karena mampu mengevaluasi beberapa alternatif berdasarkan sejumlah kriteria penting yang telah ditentukan, yaitu harga, daya tahan warna, aroma, kelengkapan shade, dan tekstur produk. Setiap kriteria diberi bobot sesuai tingkat kepentingannya, dan penilaian dilakukan terhadap sepuluh merek lip tint populer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa merek BNB memperoleh skor tertinggi sebesar 4,70, menjadikannya sebagai rekomendasi utama. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan evaluasi multikriteria dapat membantu konsumen muda mengambil keputusan yang lebih rasional. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi produsen dalam mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan remaja masa kini
Abstract:Pemilihan sepatu yang sesuai dengan preferensi pengguna sering kali menjadi permasalahan karena banyaknya pilihan merek, model, serta beragam kriteria yang harus dipertimbangkan. Konsumen kerap mengalami kesulitan dalam…
menentukan sepatu yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan maupun gaya hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pengambilan keputusan yang dapat membantu memberikan rekomendasi pemilihan sepatu terbaik menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dipilih karena mampu menangani data multi-kriteria secara sederhana, sistematis, dan efektif. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga, kualitas, kenyamanan, dan desain. Setiap alternatif sepatu akan dinilai berdasarkan kriteria tersebut dan dihitung nilai preferensi akhirnya (Vi). Berdasarkan hasil perhitungan, alternatif Adidas memperoleh nilai tertinggi sebesar 0,818, diikuti oleh Nike dengan nilai 0,653, serta Aerostreet dengan nilai 0,641. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu memberikan rekomendasi sepatu secara rasional dan objektif sesuai dengan preferensi pengguna. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi pendukung dalam membantu konsumen memilih sepatu yang paling tepat, sehingga meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pengguna terhadap keputusan yang diambil
Abstract:Perawatan wajah kini menjadi kebutuhan penting, terutama bagi remaja dan dewasa yang memiliki jenis kulit berbeda. Banyaknya produk face wash di pasaran sering kali membingungkan konsumen dalam menentukan pilihan terbaik.…
. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sepuluh merek face wash menggunakan metode COPRAS (Complex Proportional Assessment), dengan mempertimbangkan preferensi dua segmen konsumen, yaitu remaja dan dewasa. Sebanyak 25 responden dilibatkan dalam survei dengan empat kriteria utama: harga, kemasan, kenyamanan, dan kualitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas merupakan faktor paling berpengaruh dalam pengambilan keputusan, diikuti oleh harga. Metode COPRAS terbukti efektif memberikan peringkat objektif terhadap produk yang dievaluasi. Dari hasil evaluasi, lima merek dengan skor utilitas tertinggi adalah Pond’s Men, Garnier, Biore, Nivea, dan Cosrx. Pond’s Men memperoleh skor 4,1025, sementara Garnier dan Biore sama-sama mendapatkan skor 4,1124. Merek lokal seperti Wardah juga menunjukkan performa yang kompetitif, membuktikan bahwa produk dalam negeri mampu bersaing dengan merek internasional. Temuan ini memberikan panduan bagi konsumen dalam memilih produk perawatan wajah sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi masukan bagi produsen dalam mengembangkan produk yang lebih responsif terhadap keinginan pasar. Secara keseluruhan, COPRAS terbukti sebagai alat bantu pengambilan keputusan multikriteria yang andal dalam industri kosmetik.