Abstract:In an increasingly competitive business world, building customer loyalty does not solely depend on product quality but also on interactions that foster trust and emotional connection. This study explores the role of Human…
n Resources (HR) as Brand Ambassadors in enhancing customer loyalty through a qualitative approach. The research method employed is a case study, utilizing in-depth interviews, participatory observation, and document analysis as data collection techniques.The findings indicate that internal brand ambassadors are more effective than celebrities or influencers as they have a deeper understanding of the product and company values. Direct interaction between internal brand ambassadors and customers creates a more authentic experience, strengthens trust, and enhances brand loyalty. Additionally, value alignment between employees and the company plays a crucial role in the success of this strategy. This study suggests that companies aiming to improve customer loyalty can optimize the role of HR as brand ambassadors. By fostering more personal and authentic interactions, internal brand ambassadors contribute to the development of long-term relationships between customers and brands
Abstract:This study investigates the role of technology management in human resource management (HRM) within start-up companies in Indonesia. Focusing on start-ups that have been operating for at least three years and employ a minimum…
nimum of 20 personnel, the research utilizes a qualitative descriptive approach. Primary data was collected through in-depth interviews with HR managers, company executives, and employees, while secondary data was sourced from company documents and participatory observation. The findings show that the adoption of technology, particularly Human Resource Management Systems (HRMS) and Learning Management Systems (LMS), has improved HR processes, including recruitment, training, and performance management. However, challenges remain, such as digital literacy issues, cost constraints, and the misalignment of technology with organizational culture. While technology enhances operational efficiency, it cannot replace essential face-to-face interactions that contribute to a strong organizational culture. The study suggests that start-ups must customize technology solutions to better align with their specific needs and culture. This research provides valuable insights into the integration of technology in HRM and offers recommendations for overcoming the challenges start-ups face in leveraging technology effectively
Abstract:The digital disruption era has significantly impacted startups, requiring them to adopt innovative Human Resource Management (HRM) strategies to remain competitive. This study examines HRM technology adoption, including AI-based…
ng AI-based recruitment, cloud-based HRIS, and digital collaboration tools, and the challenges that hinder their full implementation. Despite the benefits, budget constraints, lack of managerial support, and low digital competencyremain major obstacles. Using a qualitative descriptive approach, data were collected from Indonesian startups through in-depth interviews, observations, and document analysis. Findings indicate that startups with clear digital transformation roadmaps, strong leadership engagement, and structured employee training programs are more successful in integrating HRM technology. However, many startups still rely on manual HR processes, limiting efficiency and innovation. This study highlights that HRM should be a strategic function rather than an administrative task, focusing on technology-driven efficiency, digital upskilling, and cultural adaptation. To ensure sustainable growth, startups must prioritize digital innovation, workforce development, and managerial commitment in their HRM transformation.
Abstract:The aim of this research is to evaluate the influence of Green Training, Green Recruitment, and Green Transformational Leadership on Sustainable Corporate Performance separately and simultaneously. In this research, a quantitative…
antitative approach was used, and the sample was 100 people who worked at PT KIMA Makassar. The research results show that Green Training (X1) partially has a positive and significant impact on Sustainable Corporate Performance. The calculated t value is 3.165, lower than the t table value of 1.984, and the significance value is 0.003, less than 0.05. Apart from that, Green Training also has a positive and significant impact on Sustainable Corporate Performance, with a calculated t value of 4.181, which exceeds the t table of 1.984, and a significance value of 0.000 below 0.05. On the other hand, Green Transformational Leadership also has a positive impact on Sustainable Corporate Performance, with a calculated t value of 7.019, which exceeds the t table of 1.984, and a significance value of 0.000 below 0.05. Apart from that, a simultaneous test was carried out on the influence of Green Training (X1), Green Recruitment (X2), and Green Transformational Leadership (X3) on Sustainable Corporate Performance. The results show a calculated f of 78.706, which exceeds the f table of 2.70, and a significance value of 0.000 is less than 0.05.
Abstract:Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di pemukiman nelayan Desa Glumpang Sulu Timu, Aceh Utara, dengan tema “Pemberdayaan Ibu dalam Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Peningkatan Gizi Keluarga”. Latar belakang…
akang kegiatan ini adalah permasalahan gizi masyarakat pesisir yang disebabkan rendahnya diversifikasi pangan, terbatasnya akses terhadap sayuran dan buah, serta minimnya pengetahuan mengenai gizi seimbang. Metode yang digunakan meliputi edukasi gizi, pelatihan teknik pertanian di lahan sempit (vertikultur, hidroponik sederhana, penanaman dalam pot/polybag), pendampingan lapangan, serta pembentukan kelompok swadaya ibu-ibu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 95% peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang gizi seimbang, 85% menguasai minimal dua teknik bercocok tanam, dan 75% berhasil memanfaatkan pekarangan sempit untuk menanam 4–6 jenis sayuran. Selain itu, terbentuk kelompok swadaya ibu-ibu bernama “KWT Sejahtera Glumpang Sulu Timu” yang berfungsi menjaga keberlanjutan praktik. Program ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta ketersediaan pangan lokal, sekaligus berkontribusi pada diversifikasi gizi keluarga dan kemandirian pangan rumah tangga.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengukur pengaruh kualitas produk serta harga baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian di Roemah Kentang 1908 Bandung. Penelitian ini menggunakan…
n metode kuantitatif dengan teknik survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 97 konsumen, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda yang dilengkapi dengan uji asumsi klasik, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kualitas produk dan harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara parsial, kualitas produk terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian, begitu pula dengan harga yang juga memberikan pengaruh positif signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa semakin baik kualitas produk dan semakin sesuai harga dengan nilai yang dirasakan konsumen, maka semakin tinggi pula keputusan pembelian di Roemah Kentang 1908 Bandung. Penelitian ini memberikan manfaat teoritis sebagai pengembangan kajian manajemen pemasaran mengenai faktor yang memengaruhi keputusan pembelian, serta manfaat praktis bagi pihak manajemen Roemah Kentang 1908 dalam merumuskan strategi peningkatan kualitas produk dan penetapan harga yang kompetitif guna mempertahankan serta menarik konsumen
Abstract:Muhammad Iqbal emerged during a period of intellectual stagnation in the Muslim world in the early 20th century, introducing a fresh and visionary idea: the reconstruction of religious thought. In his seminal work, The Reconstruction…
Reconstruction of Religious Thought in Islam, Iqbal proposed a way out of this stagnation by revitalizing the Islamic intellectual heritage while engaging in a critical dialogue with modernity. This study aims to examine the key concepts of Iqbal's project, including his critique of Greek philosophy, his dynamic view of ijtihad (legal reasoning), his theory of the "Khudi" (Self), his dynamic concept of God and the universe, and his vision of spiritual democracy. Using a qualitative approach with philosophical-hermeneutic analysis, this research concludes that while Iqbal's thought has been widely appreciated as a revitalizing force for Islamic intellectualism, it has also faced criticism concerning its practical implementation and philosophical consistency. The study finds that Iqbal's ideas remain profoundly relevant today, particularly in navigating the challenges of modernity without sacrificing Islamic identity.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah kampung dalam mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih di Kampung Turiram, Distrik Kimam, Kabupaten Merauke. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan…
an metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap sembilan informan kunci yang terdiri atas kepala kampung, ketua koperasi, ketua Bamuskam, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah kampung memiliki empat peran utama yaitu sebagai perencana, fasilitator, dinamisator, dan pengawas. Meskipun inisiatif pemerintah kampung cukup tinggi, partisipasi masyarakat masih rendah akibat keterbatasan sumber daya manusia dan akses informasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas masyarakat dan dukungan pemerintah daerah dalam penguatan kelembagaan ekonomi kampung. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pemerintah kampung sebagai agen pemberdayaan masyarakat untuk mencapai kemandirian ekonomi berbasis koperasi lokal.
Abstract:Lingkungan berperan penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, namun permasalahan sampah masih menjadi tantangan di Desa Sama Subur akibat keterbatasan fasilitas dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pengelolaan…
sampah yang buruk dapat memicu pencemaran serta berbagai penyakit menular. Salah satu upaya yang dilakukan adalah gotong royong “Jumat Bersih” sebagai bentuk partisipasi dan solidaritas sosial. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga minggu melalui tahap perencanaan, implementasi, dan evaluasi yang melibatkan masyarakat serta aparat desa. Data diperoleh dari jumlah Kepala Keluarga (KK) yang berpartisipasi dibandingkan dengan total KK, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan partisipasi stabil pada angka 48,89% dengan perbaikan kondisi lingkungan, ditandai berkurangnya sampah di sekitar jalan dan pemukiman. Temuan ini menegaskan bahwa gotong royong berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan masyarakat pedesaan.
Abstract:Goat waste has many benefits for plants. Many residents of Grabagan Village have goats as livestock, so goat droppings are often found in the Grabagan Village Tuban settlement. This Community Service aims to empower the…
community to use goat dung as a planting medium in Grabagan village. Piles of goat droppings can cause air pollution which can disrupt residents' activities. One of solutions to reducing goat waste is to use it as a planting medium. The method used is the ABCD method (Asset Based Community Development). Community service activities were carried out in Grabagan village with participants from 30 PKK women and 20 students from UPT SDN I Grabagan. Training activities involve participants in direct practice in making planting media. Increased knowledge of participants regarding understanding planting media from goat manure, namely from the first meeting 60% to 90% at the second meeting. Monitoring carried out after the training activity revealed that 45% of the participants practiced the utilization and use of goat dung planting media in their homes. Apart from residents' homes, planting media is also used for the toga corner in the Grabaga village hall.
Keywords: animal waste (KOHE); goat waste; planting media; toga
Abstrak: Limbah kotoran kambing memiliki banyak manfaat untuk tumbuhan. Warga Desa Grabagan banyak yang memiliki hewan ternak kambing sehingga kotoran kambing banyak ditemukan di pemukiman Desa Grabagan Tuban. Kotoran kambing yang menumpuk bisa menimbulkan polusi udara sehingga menganggu aktivitas warga. Salah satu solusi mengurangi limbah kotoran kambing dapat digunakan sebagai media tanam. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan pemberdayaan masyarakat untuk memanfaatkan kotoran kambing sebagai media tanam di desa Grabagan. Metode yang digunakan yaitu metode ABCD (Asset Based Community Development). Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di desa Grabagan dengan peserta dari 30 ibu-ibu PKK dan 20 siswa dari UPT SDN I Grabagan. Kegiatan pelatihan melibatkan peserta untuk praktik langsung untuk membuat media tanam. Peningkatan pengetahuan peserta tentang pemahaman media tanam dari kotoran kambing yaitu dari pertemuan pertama 60% menjadi 90% pada pertemuan kedua. Monitoring yang dilakukan setelah kegiatan pelatihan diketahui bahwa terdapat 45% dari peserta yang mempraktikkan dalam pemanfaatan dan penggunaan media tanam dari kotoran kambing di rumah mereka. Selain di rumah warga, media tanam juga dimanfaatkan untuk pojok toga yang ada di balai desa Grabagan.
Kata kunci: kotoran hewan (KOHE); limbah kotoran kambing; media tanam; toga