Search Articles & Publications

Showing 73 articles found for "Popular"

Penerapan Metode MOORA Pada Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa

Lidya Rizki Ananda, Julianto Simatupang, Rio Bayu Sentosa, Nadia Astri Wulandari, Tika Christy
Abstract: Pemilihan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) merupakan proses penting dalam menentukan mahasiswa yang memiliki kompetensi terbaik untuk memimpin organisasi kemahasiswaan. Namun, proses seleksi yang masih bergantung pada… da popularitas dan penilaian subjektif berpotensi menghasilkan keputusan yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) untuk membantu proses pemilihan Ketua BEM secara objektif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan pembina BEM untuk menentukan kriteria dan bobot penilaian. Lima kriteria yang digunakan meliputi kepemimpinan, kemampuan komunikasi, pengalaman organisasi, integritas, dan indeks prestasi kumulatif (IPK). Tahapan metode MOORA terdiri atas penyusunan matriks keputusan, normalisasi, perhitungan nilai optimasi, dan proses perangkingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif K1 memperoleh nilai optimasi tertinggi sebesar 0,473 sehingga direkomendasikan sebagai Ketua BEM terpilih. Penerapan metode MOORA mampu menghasilkan proses pengambilan keputusan yang lebih objektif, sistematis, transparan, dan akurat sehingga dapat dijadikan sebagai alat bantu dalam menentukan Ketua BEM berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. The selection of the Student Executive Board (BEM) President is an important process in determining the most qualified student to lead the student organization. However, conventional selection processes often rely on popularity and subjective judgments, which may lead to less optimal decisions. This study aims to develop a Decision Support System (DSS) using the Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) method to support a more objective selection process. Research data were collected through interviews with BEM advisors to determine the assessment criteria and their corresponding weights. Five criteria were used, namely leadership, communication skills, organizational experience, integrity, and grade point average (GPA). The MOORA method consists of decision matrix construction, normalization, optimization value calculation, and ranking. The results indicate that candidate K1 achieved the highest optimization value of 0.473 and was therefore recommended as the selected BEM President. The implementation of the MOORA method provides a more objective, systematic, transparent, and accurate decision-making process, making it an effective tool for supporting the selection of the most suitable BEM President based on predetermined criteria.

What Drives Continuous Viewing of Short Form Drama? The Role of Viewing Motivation and Flow Experience

Azmi, Mufidatul, Muhaidir Ikram, Nidrah
Abstract: The rapid expansion of short-form video platforms has reshaped the way audiences engage with digital entertainment. Among these formats, short-form drama has emerged as a distinctive narrative genre characterized by episodic… odic storytelling within brief viewing durations. Despite its increasing popularity, empirical research explaining the psychological mechanisms underlying Continuous Viewing Intention in short-form drama remains limited. This study investigates the influence of Viewing Motivation on Flow Experience and Continuous Viewing Intention. In this study, Viewing Motivation is conceptualized as a higher-order construct comprising Performance Expectancy, Social Influence, Hedonic Motivation, Habit, Substitute Expectancy, and Aesthetic Motivation. Data were collected through an online survey involving 140 respondents in Makassar who actively consume short-form drama content. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings indicate that Viewing Motivation significantly influences both Flow Experience and Continuous Viewing Intention. Furthermore, Flow Experience significantly affects Continuous Viewing Intention and mediates the relationship between Viewing Motivation and Continuous Viewing Intention. These findings underscore the importance of motivational drivers and immersive viewing experiences in fostering sustained engagement with short-form drama content

Employees Perception of Work-Life Balance Implementation in a Hybrid Work Environment

Ishak, Andi Dorawati, Entong, Andi Ellyanti, Entong, Andi, Haris, Andi Tenri Lawa Putri Lanrang
Abstract: This study examines employees' perceptions of work-life balance implementation in a hybrid work environment, a model that has gained popularity in the post-COVID-19 era. Hybrid work arrangements offer flexibility by allowing… wing employees to alternate between remote and office-based work, providing opportunities to balance professional and personal responsibilities. However, the blurred boundaries between work and personal life in a hybrid setting can create challenges, such as overworking, interruptions during personal time, and social isolation. Using a qualitative approach, this study explores the experiences, challenges, and factors influencing work-life balance in hybrid work environments. Data were collected through semi-structured interviews and focus group discussions with employees from various sectors. The findings reveal that while hybrid work promotes flexibility and autonomy, it also increases the risk of stress and burnout due to a lack of clear boundaries and insufficient organizational support. Factors such as flexible scheduling, supportive leadership, and access to user-friendly digital tools were identified as enablers of work-life balance. This research highlights the dual impact of hybrid work on work-life balance and emphasizes the need for clear organizational policies, leadership training, and technological support to ensure employee well-being. The findings provide actionable recommendations for organizations to optimize hybrid work practices.

PELATIHAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PEMASARAN USAHA PEROBOT DI DESA RIDAN KECAMATAN BANGKINANG

Hasan, Samsurijal, Novita Sari, Efti, Aryadi, Aris Suhud
Abstract: This training is based on the results of the analysis of the situation of blacksmiths (Rumbio Jaya Steel) Teratak Village, Rumbio Jaya District has not been professional in using social media to improve marketing performance.… ance. The target group in this service amounted to 150 people, namely the number of members of the Rumbio Jaya Steel cooperative. While the strategic targets in organizing this activity are 30 young men and women consisting of 18 young men and 12 young women who are sons and daughters of Rumbio Jaya Steel Cooperative Members. The implementation of this community service is carried out with steps: (1) Identification of potential; This activity is carried out in a participatory manner between the team and the target group aims to identify all the potential possessed by the target area; (2) Identification of opportunities based on the strength of the resources owned based on the results of identifying potential; (3) Determining the most popular platform; (4) Determining training needs; (5) Developing a training schedule; (6) Organizing training; and (7) Practice/simulation. activities carried out at the ONGA MAN Furniture Business Place in Ridan Permai Village, Bangkinang Kota District. As well as monitoring citizen responses through like, comment and share for 1 (one) week. The conclusion shows the low utilization of social media to promote products produced by furniture service businesses. In time, the production of these MSMEs can enter the popular Marketplace in Indonesia so that the volume of sales of marketing performance increases and the marketing reach is wider.

KONTROVERSI KONTEN VIRAL DAN PEMBENTUKAN OPINI PUBLIK DI MEDIA DIGITAL: STUDI KASUS RESEPSI AUDIENS TERHADAP KASUS GIVEAWAY WILLIE SALIM

Natalia Sari Pujiastuti, Jovan Sakti Nilnamuna, Dela Kristiyani, Fazil Miftakhul Hakim, Nadjuwa Aprilia Wansa, Khasana Puja
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana opini publik terbentuk di media sosial terkait kontroversi dugaan manipulasi program giveaway yang dilakukan oleh creator TikTok Willie Salim. Penelitian menggunakan metode… de kualitatif deskriptif dengan pendekatan Teori Resepsi Encoding/ Decoding dari Stuart Hall untuk melihat bagaimana Masyarakat menafsirkan informasi yang beredar di berbagai platform media sosial. Fokus penelitian diarahkan perbedaan antara citra positif yang ditampilkan dalam video TikTok dengan fakta di balik layar yang kemudian diungkap melalui kanal  YouTube Podcast Bang Denny Sumargo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra Willie Salim sebagai kreator dermawan yang aktif membantu masyarakat selama periode 2023–2025 mengalami penurunan kepercayaan setelah muncul dugaan bahwa sebagian konten giveaway dibuat secara terencana atau settingan. Konten-konten tersebut sebelumnya berhasil menarik perhatian publik dengan jutaan penonton dan ratusan ribu likes. Temuan Penelitian juga memperlihatkan bahwa banyak netizen menganggap konten tersebut sebagai bentuk eksploitasi kemiskinan atau poverty porn demi mendapatkan perhatian dan popularitas di media sosial. Reaksi  masyarakat kemudian terbagi menjadi beberapa kelompok. Sebagian besar berada pada posisi oposisi, yaitu menolak dan mengkritik tindakan tersebut karena dianggap tidak jujur. Sebagian lainnya berada pada posisi negosiasi, yaitu tetap mengkritik kebohongan dalam konten tetapi masih menghargai adanya bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Sementara itu, kelompok yang sepenuhnya mendukung Willie Salim semakin sedikit dan umumnya berasal dari pengikut setia yang tetap percaya pada sang kreator. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terbukanya informasi dari berbagai platform media sosial membuat audiens tidak lagi menjadi penonton pasif, tetapi lebih kritis dalam menilai konten digital. Fenomena ini juga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyrakat terhadap pentingnya kejujuran, etika komunikasi, dan tanggung jawab moral dalam dunia media sosial.

PENGARUH SOSIAL MEDIA TIKTOK DAN INFLUENCER TASYA FARASYA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Survei Pada Pengguna Produk Pelembab Somethinc Di Kecamatan Ujungberung)

Destria Triyana, Dadang Munandar
Abstract: Perkembangan media sosial telah mengubah cara konsumen mengambil keputusan pembelian, terutama di kalangan generasi muda. Salah satu platform yang berperan besar adalah TikTok, di mana influencer seperti Tasya Farasya memanfaatkan… manfaatkan popularitasnya untuk memengaruhi perilaku konsumen, khususnya pada produk skincare lokal seperti Somethinc. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial TikTok dan influencer Tasya Farasya terhadap keputusan pembelian produk pelembab Somethinc. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kepada 100 responden di Kecamatan Ujungberung, yang merupakan pengguna aktif TikTok dan telah membeli produk pelembab Somethinc. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media Sosial Tiktok memberikan pengaruh sebesar 57,1% terhadap keputusan pembelian, dan hasil penelitian terhadap Influencer Tasya Farasya memberikan pengaruh sebesar 42,9% terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi dibawah 0.05 dan nilai koefisien determinasi  sebesar 39,3% sedangkan sisanya 60,7% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa strategi pemasaran melalui media sosial dan kolaborasi dengan influencer memiliki peran penting dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen, terutama pada industri kecantikan yang kompetitif.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN CALON MITRA PRODUK ES TEH INDONESIA DI KOTA BANDUNG

Asti Pratiwi, Wentri Merdiani
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi calon mitra terhadap faktor eksternal yang memengaruhi keputusan bergabung dengan Es Teh Indonesia, menyusun analisis SWOT, dan mengidentifikasi faktor eksternal dominan di Kota… ta Bandung. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan calon mitra, mantan mitra, dan ahli bisnis, serta dokumen sekunder. Analisis data menggunakan pendekatan tematik serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor eksternal seperti lokasi strategis, daya beli konsumen, serta intensitas persaingan sangat memengaruhi keputusan calon mitra. Analisis SWOT menekankan kekuatan pada popularitas merek dan sistem waralaba terstruktur, dengan kelemahan ketergantungan pusat dan biaya royalti tinggi. Faktor eksternal dominan adalah kekuatan merek serta potensi pasar lokal Bandung yang masih terbuka.

PENGARUH CITRA MEREK DAN VIRAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA MIXUE WANGSA KOTA BARU PARAHYANGAN

Nisa Azahra Arta Mevia, Cicie Prilianti
Abstract: Perkembangan zaman saat ini, teknologi dan media sosial yang pesat, persaingan di industri makanan dan minuman juga semakin meningkat. Mixue Ice Cream and Tea asal Tiongkok berhasil masuk ke pasar Indonesia melalui inovasi… si produk serta strategi pemasaran yang efisien. Mixue mampu meraih popularitas yang tinggi berkat kekuatan citra merek dan strategi promosi yang mengandalkan media sosial, dikenal dengan viral marketing. Strategi ini menarik perhatian, terutama dari kalangan muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh citra merek dan viral marketing terhadap keputusan pembelian produk Mixue Wangsa kotabaru parahyangan. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari konsumen yang pernah membeli produk Mixue. Sampel diambil dari 96 responden menggunakan teknik Non-probability sampling dan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui google form. pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan media pengolahan data yaitu : stastistical product & service solution (SPSS) dengan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Stastistics 25 program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) citra merek memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dan (2) viral marketing juga secara signifikan berpengaruh terhadap keputusan pembelian.

PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN PLATFORM E-COMMERCE DAN PLATFORM MEDIA SOSIAL PELAKU UMKM (SURVEI PADA PELAKU UMKM SEKTOR KULINER DI KELURAHAN SUKA ASIH KOTA BANDUNG)

Kristirahmawati, Hendar Rubedo
Abstract: Penelitian ini mengkaji prioritas faktor-faktor penentu keputusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Kelurahan Suka Asih Kota Bandung dalam pemanfaatan platform digital e-commerce dan media… sosial. Di tengah pesatnya digitalisasi, adaptasi teknologi digital khususnya dalam pemasaran, yang bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan penjualan, efisiensi biaya promosi, dan penargetan audiens yang spesifik sesuai preferensi konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Analytic Hierarchy Process (AHP). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 6 responden UMKM yang dipilih secara purposive sampling dari populasi 1.603 pelaku usaha. Instrumen diukur menggunakan skala Ordinal AHP 1-9, dan data diuji validitas menggunakan Uji Validitas Konten Rasio (Lawshe) serta konsistensi Rasio dan metode AHP (Thomas L. Saaty) menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jangkauan pasar merupakan kriteria paling dominan bagi pelaku UMKM kuliner di wilayah Kelurahan Suka Asih, dengan sub-kriteria jumlah pelanggan luar wilayah lokal sebagai prioritas utama. Faktor penting lainnya meliputi keamanan transaksi, kepercayaan transaksi, dan analisis pemasaran. Adapun platform digital yang paling sering dipilih pelaku usaha adalah GoFood untuk e-commerce dan WhatsApp untuk media sosial. Adanya penelitian ini memberikan pemahaman yang jelas tentang kriteria utama yang harus dipertimbangkan saat memilih platform digital, Hasil analisis AHP membantu UMKM menentukan platform mana yang paling sesuai dengan kebutuhan bukan hanya berdasarkan popularitas, Para pelaku usaha juga bisa fokus pada satu atau dua platform yang memiliki potensi terbesar untuk menjangkau target pasar, Penelitian ini juga memberikan wawasan tentang perilaku dan preferensi konsumen, yang memungkinkan para pelaku UMKM untuk menyesuaikan strategi pemasaran yang dapat meningkatkan visibilitas produk, berinteraksi langsung dengan pelanggan, dan pada akhirnya, meningkatkan penjualan dan daya saing di pasar.

SUCCESS OF IMPLEMENTING COOPERATIVE LEARNING MODELS IN SCHOOLS

Rahmatika, Siti, Kadhapy, Moh., Olii, Rahmat
Abstract: Cooperative learning is an instructional approach that emphasizes collaboration among students in small groups to achieve shared academic goals. This method not only enhances learning outcomes but also fosters social skills,… lls, individual responsibility, and mutual respect. This article explores the fundamental concepts of cooperative learning, its underlying principles, and several popular models such as Student Teams Achievement Division (STAD), Jigsaw, and Think-Pair-Share. The discussion also highlights the advantages and challenges of implementing this method in classroom settings. The findings indicate that cooperative learning increases student engagement, learning motivation, and conceptual understanding. Therefore, cooperative learning serves as an effective strategy for creating an active, participatory, and meaningful learning environment.