Search Articles & Publications

Showing 4 articles found for "Sampang"

Analysis of Lecturer Performance With Job Satisfaction as A Mediation Variable at Nazhatut Thullab Al-Muafa University, Sampang

Maksum, Muhammad Iqbal, Nur, Dhani Ichsanuddin, Swasti, Ika Korika
Abstract: This study aims to analyze the influence of leadership and work motivation on lecturer performance, both directly and indirectly through job satisfaction as a mediating variable at Nazhatut Thullab Al-Muafa University, Sampang.… ampang. This study used a quantitative approach with the SEM-PLS method. The study population was all 66 permanent and non-permanent lecturers, using a census method (total sampling). The primary theory underlying this study is Goal Setting Theory. This study used a quantitative approach with the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) method. The results show that leadership can contribute to lecturer performance. Work motivation contributes to lecturer performance. Leadership contributes to lecturer performance through job satisfaction. Similarly, motivation contributes to lecturer performance through job satisfaction. These findings theoretically sharpen and expand the concepts discussed, and practically can serve as guidelines for Nazhatut Thullab Al-Muafa University, Sampang, in improving lecturer performance, evaluating, and driving institutional progress.

The Influence of Competence and Work Experience on The performance of The People's Economy Bank With Democratic Leadership as an Intervening Variable

Yudiarsa, I Nyoman, Yuniningsih, Swasti , Ika Korika
Abstract: This study aims to analyze the influence of leadership and work motivation on lecturer performance, both directly and indirectly through job satisfaction as a mediating variable at Nazhatut Thullab Al-Muafa University, Sampang.… ampang. This study used a quantitative approach with the SEM-PLS method. The study population was all 66 permanent and non-permanent lecturers, using a census method (total sampling). The primary theory underlying this study is Goal Setting Theory. This study used a quantitative approach with the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) method. The results show that leadership can contribute to lecturer performance. Work motivation contributes to lecturer performance. Leadership contributes to lecturer performance through job satisfaction. Similarly, motivation contributes to lecturer performance through job satisfaction. These findings theoretically sharpen and expand the concepts discussed, and practically can serve as guidelines for Nazhatut Thullab Al-Muafa University, Sampang, in improving lecturer performance, evaluating, and driving institutional progress.   Kata Kunci:  Leadership, Work Motivation, Job Satisfaction, Lecturer Performance

AL QUR’AN TERJEMAH BAHASA MADURA (STUDI SEJARAH DAN LOKALITAS PENERJEMAHAN)

Habibur Rahman, Nasrulloh
Abstract: Al-Qur'an Terjemah Bahasa Madura menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penulis mencatat perkembangan terjemahan ini dari tahun 1999 hingga 2018. Penelitian ini didasarkan pada hasil dari Jamaah Pengajian Surabaya (JPS)… S) dan Lembaga Pengkajian dan Penerjemahan Al-Qur'an (LP2Q), serta instruksi dari Kementerian Agama Republik Indonesia kepada akademisi IAIN Madura untuk menyusun karya ini. Kementerian Agama mendorong para ahli untuk segera menyusun terjemahan Al-Qur'an dalam bahasa Madura. Pertanyaan yang akan dijawab dalam penelitian ini adalah: (1) Apa sejarah munculnya Al-Qur’an Terjemah Bahasa Madura? (2) Bagaimana konteks lokal dalam Al-Qur’an dan terjemahannya dalam bahasa Madura. Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan bahwa Al-Qur'an terjemah Bahasa Madura terbagi menjadi tiga jenis, yang masing-masing merupakan kesatuan. Pertama, karya dari Jamaah Pengajian Surabaya (JPS), kedua, dari Lembaga Penerjemahan dan Pengkajian Al-Qur'an (LP2Q), dan ketiga, karya Tim Penerjemah IAIN Madura. Model penerjemahan yang diterapkan adalah model dinamis atau komunikatif, yang dalam istilah ulumul Qur'an dikenal sebagai terjemah harfiyyah atau tafsiriyyah. Proses penerjemahan dilakukan dengan menyesuaikan dengan bahasa dan budaya Madura, bukan hanya berdasarkan struktur gramatikal bahasa Arab sebagai sumber. Dialek yang digunakan dalam terjemahan umumnya adalah dialek Pamekasan-Sumenep, meskipun ada bagian yang menggunakan dialek Bangkalan-Sampang. Hirarki bahasa Madura yang diterapkan dalam penerjemahan bervariasi tergantung pada struktur dan ayat yang diterjemahkan, mencakup tingkatan iyâ-enjâ', engghi-enten, tèngghi/alos, serta bhâsa enghhi-bhuntèn. Dalam bahasa Jawa, istilah ini dikenal sebagai ngoko, kromo, dan kromo inggil.

Analisis Faktor dan Komponen Utama yang Mempengaruhi Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Jawa Timur Tahun 2023

Damayanti Zulvita Aisyah, Khurotaayun Subagja, Sri Pingit Wulandari
Abstract: Tingkat kesejahteraan masyarakat dapat menggambarkan sebuah kebahagiaan dan kualitas hidup rakyat. Akan tetapi, terjadinya ketimpangan tingkat kesejahteraan pada masing-masing provinsi dibuktikan dengan perbedaan nilai indeks… ndeks pengembangan manusia pada masing-masing provinsi di Indonesia. Pemilihan subjek penelitian di Provinsi Jawa Timur disebabkan karena Provinsi Jawa Timur memiliki sumber daya yang baik yang dapat mendorong potensi pertumbuhan ekonomi dan sektor lainnya, sehingga dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik data faktor-faktor yang diduga memengaruhi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2023. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pada karakteristik data variabel AHH, IPM, persentase penduduk berpendidikan, persentase penerima KKS, dan jumlah tenaga kesehatan memiliki boxplot yang tidak simetris, sedangkan pada variabel persentase penduduk miskin memiliki boxplot yang simetris. Selain itu, terdapat outlier pada variabel persentase penduduk miskin terdapat pada Kabupaten Sampang, pada variabel persentase penduduk berpendidikan terdapat pada Kota Malang dan Kota Surabaya. Serta pada variabel jumlah tenaga kesehatan terdapat pada Kabupaten Sidioarjo dan Kota Surabaya. Pada pengujian asumsi menunjukkan bahwa data faktor-faktor yang diduga memengaruhi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2023 memenuhi asumsi. Pada analisis faktor terbentuk menjadi dua komponen. Komponen pertama mampu menjelaskan sebagan besar variabilitas data. Pada komponen pertama terdiri dari variabel AHH, persentase penduduk miskin, IPM, dan persentase pengeluaran makanan. Komponen kedua terdiri dari variabel persentase penduduk berpendidikan, persentase penerima KKS, dan jumlah tenaga kesehatan. Faktor pertama diberi nama kemiskinan dan kerentanan sosial dan pada faktor kedua akses terhadap layanan dasar. Serta, korelasi yang tinggi pada komponen pertama menunjukkan bahwa faktor ini layak untuk merangkum ketujuh variabel yang dianalisis.   Kata Kunci: Analisis Komponen Utama, Analisis Faktor, Kesejahteraan Masyarakat