Search Articles & Publications

Showing 16 articles found for "Tarif"

ANALISIS KEPUASAN MASYARAKAT DALAM MENIGKATKAN PELAYANAN ADMINISTRASI DI KANTOR DESA LIMBATIHU KECAMATAN PAGUYAMAN PANTAI

Sinta R Dulalimo, Abdussamad, Juriko, Irawaty Igirisa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan administrasi yang diberikan oleh kantor Desa Limbatihu, Kecamatan Paguyaman Pantai. Secara lebih rinci, penelitian… ini ingin memahami bagaimana masyarakat menilai pelayanan yang mereka terima, baik dari segi persyaratan, sistem & prosedur, waktu penyelesaian, biaya/tarif, produk spesifikasi pelayanan, kompetensi pelaksana, perilaku pelaksana, Sarana dan prasarana, Penaganan pengaduan & saran. Subfokus utama penelitian ini meliputi 9 unsur peraturan Menteri PANRB Nomor 14 Tahun 2017. Unsur-unsur tersebut meliputi: (1) Persyaratan pelayanan, (2) Prosedur pelayanan, (3) Waktu pelayanan, (4) Biaya atau tarif pelayanan, (5) Produk pelayanan, (6) Kompetensi pelaksana, (7) Perilaku pelaksana, (8) Penanganan pengaduan, saran, dan masukan, (9) Sarana dan prasarana. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara keseluruhan, pelayanan administrasi di Kantor Desa Limbatihu sudah berjalan sangat baik dan memuaskan masyarakat, terlihat dari persyaratan, prosedur, serta waktu pelayanan yang sederhana, jelas, dan tepat waktu; biaya yang transparan serta tidak memberatkan; hasil pelayanan yang lengkap, sah, dan terjamin mutunya; aparatur yang berkompeten; sarana prasarana yang memadai; serta penanganan pengaduan yang terbuka dan tepat. Meski demikian, masih terdapat kekurangan berupa permintaan berkas yang berulang, alur pelayanan yang kadang berputar-putar, keterlambatan tanpa pemberitahuan, serta sikap sebagian petugas yang kurang ramah, yang perlu diperbaiki agar pelayanan menjadi semakin efisien dan sempurna.

THE INFLUENCE OF PRINCIPAL LEADERSHIP AND INTERNAL COMMUNICATION ON TEACHER PERFORMANCE AT SMK NEGERI 1 MAJALENGKA

M Oktarifan Agung Nugroho, Dian Indiyati
Abstract: The background of this research is based on the need to improve the quality of education and the demand for teacher professionalism in facing the dynamic challenges of school management. At SMK Negeri 1 Majalengka, the effectiveness… ffectiveness of the principal’s leadership and the quality of internal communication are considered two important factors that may play a strategic role in enhancing teacher performance. These conditions highlight the need for empirical analysis to determine the extent to which these two aspects contribute to the achievement of teacher performance. This study aims to examine the description of principal leadership, internal communication, and teacher performance at SMK Negeri 1 Majalengka, as well as to analyze the influence of principal leadership on teacher performance, the influence of internal communication on teacher performance, and the influence of both variables on teacher performance. Thus, this research not only describes the actual conditions but also tests the relationships between the variables under study. The research employed descriptive and correlational methods. The study population consisted of all 141 teachers at SMK Negeri 1 Majalengka. The sample was determined using the Slovin formula, resulting in 104 respondents selected through proportional sampling. The research instrument was a questionnaire that had undergone validity and reliability testing. Data analysis was carried out to determine the strength of the relationships between variables and to test the research hypotheses. The results indicate that principal leadership falls into the very competent category, internal communication is carried out high effectively, and teacher performance is categorized as very high. Correlational analysis findings show that principal leadership (X₁) has a significant influence on teacher performance, and internal communication (X₂) also has a significant influence on teacher performance. Simultaneously, both independent variables have a meaningful effect on improving teacher performance at SMK Negeri 1 Majalengka. The implications of this study show that improving teacher performance can be achieved through strengthening principal leadership and implementing effective internal communication. Therefore, schools are advised to continuously build open and collaborative communication patterns and optimize leadership roles in providing direction, support, and exemplary behavior for teachers.

Pengaruh Persaingan Jam Kerja dan Kebijakan Tarif pada Ojek Online terhadap Tingkat Pendapatan Mitra Driver Goride di Kota Denpasar

Marthen Rohi Riwu, Ni Made Yudhaningsih, Putu Budhiyasa
Abstract: The rapid growth of the online transportation sector in Indonesia has driven a significant transformation in urban mobility systems, including in Denpasar City. One of the impacts of this development is the increasing competition… mpetition among driver-partners, which directly affects fluctuations in their income. This study aims to empirically analyze the influence of competition level, working hours duration, and fare policies on the income of GoRide partners in Denpasar City. A quantitative approach was used in this research, with the population consisting of all active GoRide driver-partners in the area. The sample was determined using the Slovin formula with a 10% significance level, resulting in 67 randomly selected respondents. Data were collected through the distribution of structured questionnaires and analyzed using multiple linear regression methods to examine the effect of each independent variable on income as the dependent variable. The results show that the competition variable has a significant negative effect on partner income, indicating that the higher the level of competition, the lower the income earned. Conversely, working hours have a positive and significant effect, indicating that increased working duration directly contributes to higher income. Meanwhile, fare policy shows a positive but insignificant effect, meaning that although there is a statistically positive relationship, the effect is not strong enough to significantly impact income. These findings highlight the importance of efficient management of working hours and strategic adaptation to competition levels as efforts to maintain the economic sustainability of driver-partners. In addition, platform providers are advised to periodically review fare policies to ensure they remain aligned with market dynamics and partner needs, in order to maintain a sustainable income balance.

COMPARISON OF BILSTM, SVM FOR PBB-P2 TAX POLICY SENTIMENT ANALYSIS

Rofiqoh, Dayana, Subarkah, Pungkas, Isnaini, Khairunnisak Nur
Abstract: Abstract: The policy to increase the Rural and Urban Land and Building Tax (PBB-P2) in Indonesia often elicits mixed reactions from the public. Some support it because they believe it can strengthen regional fiscal capacity,… ity, while others reject it because they are concerned that it will increase the economic burden on the community. Understanding public sentiment towards this policy is important for evaluating the effectiveness of the policy and formulating appropriate communication strategies. This study aims to analyze public sentiment towards the PBB-P2 increase policy using data uploaded on Platform X (Twitter). The data were collected through crawling with the keyword “building tax,” then processed through several preprocessing stages before classifying tweets into positive and negative sentiments. Two models were used: Support Vector Machine (SVM) and Bidirectional Long Short-Term Memory (BiLSTM). Results show that SVM outperformed BiLSTM, achieving training accuracy of 99.4% and testing accuracy of 85.9%, with accuracy 0.8595, precision 0.8536, recall 0.8595, and F1-score 0.8449. Meanwhile, BiLSTM achieved training accuracy of 86.9% and testing accuracy of 82.9%, with accuracy 0.8294, precision 0.8150, recall 0.8294, and F1-score 0.8080. These findings suggest SVM is more effective in classifying public sentiment and can support better evaluation of regional tax policies.             Keywords: sentiment analysis; PBB-P2; BiLSTM; SVM; X platform     Abstrak: Kebijakan kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di In-donesia sering memunculkan beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian mendukung karena dianggap dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah, sementara lainnya menolak karena kha-watir menambah beban ekonomi masyarakat. Pemahaman terhadap sentimen publik atas ke-bijakan tersebut penting untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan dan merumuskan strategi komunikasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen masyarakat terhadap kebijakan kenaikan PBB-P2 menggunakan data unggahan di Platform X (Twitter). Data dik-umpulkan melalui proses crawling dengan kata kunci “pajak bangunan” kemudian diproses melalui beberapa tahap preprocessing sebelum diklasifikasikan menjadi sentimen positif dan negatif. Dua model digunakan dalam penelitian ini, yaitu Support Vector Machine (SVM) dan Bidirectional Long Short-Term Memory (BiLSTM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SVM memiliki kinerja lebih baik dibandingkan BiLSTM, dengan akurasi pelatihan 99,4% dan akurasi pengujian 85,9%. Nilai akurasi 0,8595, precision 0,8536, recall 0,8595, dan F1-score 0,8449. Sementara itu, BiLSTM memperoleh akurasi pelatihan 86,9% dan akurasi pengujian 82,9%, dengan akurasi 0,8294, precision 0,8150; recall 0,8294; dan F1-score 0,8080. Temuan ini menunjukkan bahwa SVM lebih efektif dalam mengklasifikasikan sentimen publik serta dapat mendukung evaluasi kebijakan pajak daerah dengan lebih baik.   Kata kunci: analisis sentimen; PBB-P2; BiLSTM; SVM; platform X

ANALYSIS OF PUBLIC OPINION SENTIMENT REGARDING POLICE INSTITUTIONS BASED ON TWITTER USING THE SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) METHOD

Sirojudin, Said Ahmad, Susanti, Try, Aribangsa, Mhd Theo
Abstract: Abstract: Twitter occupies the top position of the most popular social media platform in Indonesia. Police and other related issues were the subject of much discussion. The aim of this research is to analyze public sentiment… ment towards the National Police Agency using Twitter with the support vector machine method. The research started by crawling Twitter data. The data contains a total of 6,925 entries for three keywords. Next, we move on to the preprocessing stage consisting of (cleaning, case folding, tokenization, and filtering). Next is the tf-idf feature extraction stage, finally the classification and evaluation stage. The results of manual data inspection (73:27) showed accuracy of 70.66%, precision of 70.68%, and recall of 99.76%. Testing the second data (82:18), found accuracy 86%, precision 86.21%, recall 99.71%. The results of manual data checking (82:18) showed accuracy of 70.66%, precision of 70.68%, recall of 99.76%. Testing the second data (82:18), found accuracy 86%, precision 86.21%, recall 99.71%. From the data system testing results (80:20), accuracy was 87.55%, positive precision 87.53%, negative precision 88.24%, positive recall 99.48%, and negative recall. the rate is 99.48.% – The result is 21.43%. Data testing results (60:40) showed accuracy of 86.89%, positive precision of 86.84%, negative precision of 88.46%, positive recall of 99.61%, and negative recall of 16.43%. Single test data validation system (80:20), accuracy 87.55, overall test cross validation system (k fold 5 accuracy) 86.673%. Keywords: data mining;police agencies;support vector machines   Abstrak: Twitter menduduki posisi teratas platform media sosial terpopuler di Indonesia. Polisi dan masalah terkait lainnya menjadi pokok bahasan banyak pembicaraan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap Badan Kepolisian Nasional menggunakan Twitter dengan  metode support vector machine. Penelitian dimulai dengan  crawling  data Twitter. Data memuat total 6.925 entri dari tiga kata kunci. Selanjutnya beralih ke tahap preprocessing terdiri dari (pembersihan, pelipatan kasus, tokenisasi, dan pemfilteran). Selanjutnya tahap ekstraksi fitur tf-idf, terakhir tahap klasifikasi dan evaluasi. Hasil pemeriksaan data manual (73:27) menunjukkan akurasi 70,66%, presisi 70,68%, dan recall 99,76%. Menguji data kedua (82:18), menemukan akurasi 86%, presisi 86,21%, recall 99,71%. Hasil pemeriksaan data secara manual (82:18) menunjukkan akurasi 70,66%, presisi 70,68%, recall 99,76%. Menguji data kedua (82:18), menemukan akurasi 86%, presisi 86,21%, recall 99,71%. Dari hasil pengujian sistem data (80:20), akurasi 87,55%, presisi positif 87,53%, presisi negatif 88,24%, recall positif 99,48%, dan recall negatif. tarifnya adalah 99,48.% – Hasilnya 21,43%. Hasil pengujian data (60:40) menunjukkan akurasi 86,89%, presisi positif 86,84%, presisi negatif 88,46%, recall positif 99,61%, dan recall negatif 16,43%. Uji tunggal sistem validasi data (80:20), akurasi 87,55, uji keseluruhan sistem validasi silang  (akurasi k fold 5) 86,673%.   Kata Kunci: data mining;instansi kepolisian;mesin vektor pendukung

ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN DAN BEBAN PT ASURANSI ALLIANZ LIFE INDONESIA TAHUN 2023

Khariidatul Bahiyyah, Yuyun Kurniawati
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbandingan perolehan jumlah pendapatan dan beban PT Asuransi Allianz Life Indonesia Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggambarkan… rkan kondisi perubahan yang terjadi pada laporan keuangan konsolidasian. Keterbaruan temuan pada penelitian ini yaitu kenaikan pendapatan disebabkan kenaikan tarif premi karena adanya kenaikan inflasi biaya medis yang mengakibatkan perusahaan melakukan repricing, sedangkan faktor internal yaitu peningkatan hasil investasi dikarenakan perusahaan melakukan peluncuran Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI). Kontribusi terbesar penyebab kenaikan beban yaitu adanya peningkatan biaya operasional. Sedangkan faktor eksternal disebabkan oleh klaim dan manfaat dibayar yang meningkat dikarenakan biaya medis meningkat.

PERBANDINGAN PAJAK DALAM NEGERI TERHADAP PENDAPATAN PEMERINTAH TAHUN 2021-2022

Nony Desty Alziafy, Rizki fitri, Jenny Fadhilatunisa, Septian Priatna, Reka ramadhan
Abstract: Penelitian ini akan menganalisis perbandingan penerimaan pajak dalam negeri terhadap pendapatan pemerintah pada tahun 2021 dan 2022 di tiga provinsi utama yaitu Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur. Data yang digunakan… n mencakup penerimaan pajak per jenis pajak, yaitu Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penghasilan (PPh), dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat variasi signifikan dalam penerimaan pajak antarprovinsi dan antarjenis pajak. Jawa Timur mengalami peningkatan yang paling signifikan di semua jenis pajak, sementara DKI Jakarta mengalami penurunan penerimaan PPN namun peningkatan pada PPh dan PBB. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat peningkatan umum dalam penerimaan pajak, strategi kebijakan pajak yang lebih adaptif diperlukan untuk mengoptimalkan penerimaan di semua provinsi. Implikasi kebijakan yang diusulkan mencakup penyesuaian tarif pajak dan peningkatan efisiensi administrasi pajak.

PENGGUNAAN QRIS (QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD) PADA UMKM DI KELURAHAN UMBAN SARI KECAMATAN RUMBAI

Tiurmawati Sitorus, Ribka Septiani Harefa, Elly Niel Waty
Abstract: Perkembangan sistem pembayaran digital di Indonesia telah mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan teknologi finansial, salah satunya melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).… S). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat penggunaan, manfaat yang dirasakan, kemudahan, sikap, dan minat UMKM terhadap implementasi QRIS di Desa Umban Sari, Kecamatan Rumbai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS dinilai bermanfaat karena mempercepat transaksi, meningkatkan keamanan, menyederhanakan pencatatan keuangan, dan beradaptasi dengan kebutuhan konsumen digital yang semakin meningkat. Namun, masih terdapat kendala, terutama terkait jaringan internet yang belum stabil, literasi digital yang rendah, dan pemahaman yang belum merata tentang penggunaan QRIS. Kebijakan pemerintah melalui penetapan tarif MDR dan regulasi sistem pembayaran juga telah mendorong adopsi QRIS di kalangan UMKM. Dengan demikian, dukungan edukasi, infrastruktur digital yang lebih baik, dan pendampingan yang intensif diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaan QRIS di lingkungan UMKM.

Analisis Penerapan Pajak Penghasilan Pasal 4 Ayat (2) Atas Pengalihan Hak Atas Tanah Dan/Atau Bangunan Di Indonesia

Septrilia Sarumpaet, Anggi, Widia Musda, Revina, Vientiany, Dini
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 4 Ayat (2) atas pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis… isis dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PPh Pasal 4 Ayat (2) telah berjalan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku dengan tarif sebesar 2,5% dari nilai bruto transaksi. Sistem pajak final dinilai mampu mempermudah administrasi perpajakan dan meningkatkan penerimaan negara dari sektor properti. Namun demikian, masih terdapat kendala berupa rendahnya pemahaman wajib pajak dan adanya praktik pelaporan nilai transaksi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi dan pengawasan agar kepatuhan wajib pajak semakin meningkat.

Tinjauan Hukum Administrasi Negara Terhadap Efektivitas Pemungutan Retribusi Sampah Berdasarkan Perda Bangkalan No. 1 Tahun 2024

Fitron, Dimas Fian Wahyu Mahardika
Abstract: AbstrakPenelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas pemungutan retribusi pelayanan persampahan di Kabupaten Bangkalan pasca berlakunya Peraturan Daerah Kabupaten Bangkalan Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi… ribusi Daerah. Melalui pendekatan Hukum Administrasi Negara, kajian ini membedah keabsahan wewenang, instrumen yuridis, dan hambatan operasional Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangkalan. Analisis dilakukan dengan menerapkan teori kewenangan Philipus M. Hadjon, teori instrumen pemerintahan Ridwan HR, serta teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa rencana penerapan retribusi sampah bagi dapur Program Makan Bergizi Gratis sebesar dua ratus ribu rupiah per bulan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2024 dan Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2025 belum berjalan efektif. Tingkat kepatuhan wajib retribusi sangat rendah karena hanya sekitar dua puluh pelaksana yang melakukan pembayaran. Penyebab utama meliputi ketidakjelasan skema pelayanan akibat tarif yang tidak mencakup biaya pengangkutan sampah, kelumpuhan infrastruktur di Tempat Pemrosesan Akhir Buluh, dan lemahnya penegakan sanksi administratif oleh aparat pemungut. Situasi ini memicu tindakan kedinasan non-prosedural serta konflik sosial-ekologis dengan masyarakat desa setempat. Guna menyelesaikan permasalahan tersebut, diperlukan klarifikasi skema pelayanan yang mencakup seluruh komponen biaya, rehabilitasi infrastruktur pemrosesan sampah, serta penguatan penegakan sanksi administratif untuk meningkatkan kepatuhan dan efektivitas pemungutan retribusi. Kata Kunci: Hukum Administrasi Negara; Retribusi Sampah; Efektivitas Hukum; Kabupaten Bangkalan. AbstractThis study aims to examine the effectiveness of waste service retribution collection in Bangkalan Regency following the enactment of Bangkalan Regency Regional Regulation Number 1 of 2024 concerning Regional Taxes and Retributions. Using an Administrative Law approach, this research analyzes the legitimacy of authority, juridical instruments, and operational obstacles faced by the Environmental Agency of Bangkalan Regency. The analysis applies Philipus M. Hadjon’s theory of authority, Ridwan HR’s theory of government instruments, and Soerjono Soekanto’s theory of legal effectiveness. The findings reveal that the planned implementation of a waste retribution fee of two hundred thousand rupiah per month for kitchens under the Free Nutritious Meals Program (Program Makan Bergizi Gratis), based on Regional Regulation Number 3 of 2024 and Regent Regulation Number 9 of 2025, has not been effective. The level of compliance among retribution payers remains very low, with only approximately twenty operators making payments. The main causes include unclear service schemes due to tariffs that do not cover waste transportation costs, the dysfunction of infrastructure at the Buluh Final Processing Site (Tempat Pemrosesan Akhir Buluh), and weak enforcement of administrative sanctions by collection officers. This situation has triggered non-procedural administrative actions and socio-ecological conflicts with local village communities. To address these issues, it is necessary to clarify the service scheme to include all cost components, rehabilitate waste processing infrastructure, and strengthen the enforcement of administrative sanctions in order to improve compliance and the overall effectiveness of retribution collection. Keywords: Administrative Law; Waste Retribution; Legal Effectiveness; Bangkalan Regency.