Search Articles & Publications

Showing 12 articles found for "Ummat"

ANALYSIS OF PROJECT BASED LEARNING MODELS

Mamonto, Saifullah, Mashudi, Imam
Abstract: This analysis of the project-based learning (PBL) model aims to examine its effectiveness in improving student learning outcomes. PBL, as a constructivist approach, emphasizes learning through real experiences and authentic… tic problem solving. This analysis includes the definition, main characteristics, theoretical basis, implementation steps, teacher roles, advantages, challenges, and strategies to overcome challenges in PBL. Assessment in PBL is also discussed, including formative, summative, rubric, and self- and peer assessment. The results of the analysis indicate that PBL has the potential to improve students' motivation, engagement, 21st century skills, and conceptual understanding. However, the implementation of PBL requires careful planning, high teacher skills, and adequate resources. With the right strategy, PBL can be an effective learning approach to prepare students for real-world challenges.

Pendekatan Formatif dan Sumatif untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Sekolah Dasar

Trifina Fitriana, Rusdiana Navlia
Abstract: Educational program evaluation serves as a strategic element to ensure the improvement of learning quality at the elementary school level, particularly as schools are required to be adaptive to students’ diverse learning… ng needs. A major issue frequently encountered is teachers’ limited capacity to implement evaluation models that are simple, sustainable, and relevant as a basis for instructional decision-making. This study aims to analyze the application of simple evaluation through formative and summative approaches as a systematic effort to enhance the quality of learning in elementary schools. The formative approach is employed throughout the instructional process to provide immediate feedback, identify students’ learning difficulties, and adjust teaching strategies in real time, while the summative approach is applied at the end of the instructional period to assess the level of goal attainment and the overall effectiveness of the program. The findings indicate that a balanced implementation of both approaches enables teachers to design learning activities that are more responsive, measurable, and oriented toward continuous improvement. Practically designed simple evaluations also encourage teachers to take an active role as controllers of learning quality rather than merely as curriculum implementers. The conclusion of this study confirms that the integration of formative and summative evaluation in a simple yet systematic manner effectively improves learning quality while strengthening a reflective culture in elementary school settings. The novelty of this study lies in its emphasis on an evaluation model that is easy to apply, contextual, and oriented toward teachers’ daily pedagogical decision-making, thereby offering a practical alternative for elementary schools with limited formal evaluation resources.

Evaluasi Program Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran

Ulfatun Nazilah, Rusdiana Navlia
Abstract: Educational program evaluation is understood as a systematic process that functions to assess the level of goal attainment, implementation effectiveness, resource-use efficiency, relevance to stakeholder needs, and sustainability… inability of educational programs. This article originates from the issue of the limited use of comprehensive evaluation as a basis for educational decision-making, which causes evaluation to be frequently perceived merely as the measurement of learning outcomes. The research problem focuses on how the concepts, functions, and models of educational program evaluation can be comprehensively and applicatively understood based on experts’ perspectives. This study elaborates the ideas of Ralph Tyler, Cronbach, and Stufflebeam, who emphasize evaluation as a provider of meaningful information, a means of identifying program strengths and weaknesses, and a foundation for continuous improvement. The research method employs a literature study by reviewing books, scientific articles, and relevant journals discussing educational evaluation. The findings indicate that evaluation serves a formative function for continuous quality improvement and a summative function as a form of public accountability, encompassing aspects of policy, curriculum, learning processes, learning outcomes, and educational resource management. Various evaluation models, such as CIPP, Provus, Stake, Kirkpatrick, and the Logical Model, are identified as systematic frameworks that are complementary and contextual for application according to program needs. The conclusion confirms that educational program evaluation plays a strategic role in improving learning quality through planned measurement processes, the provision of accurate feedback, and data-based program adjustments. The novelty of this study lies in its comprehensive synthesis of evaluation concepts, functions, and models, presented integratively as a conceptual–practical guide for policymakers and educational practitioners, positioning evaluation not merely as an administrative activity but as an instrument for sustainable educational quality development.

Misi Perdamaian dan Harmoni Semua Agama (Analisis Histori agama-agama samawi dalam Al-Quran)

Khoirul, Ibad
Abstract: Artikel ini  berjudul Misi perdamaian dan harmoni semua agama dengan focus terhadap kajian Analisis Histori agama-agama samawi dalam Al-Quran Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan. Sesuai dengan masalah yang akan dibahas,… dibahas, penelitian ini akan di awali dengan menggali dan mengumpulkan berbagai informasi, dokumentasi, data-data melalui studi kepustakaan (liberary reseach). Penulis menerapkan metode tafsir maudhu’i (tematik), sebagai metode tafsir kontemporer yang cukup kuat serta fokus mengkaji sebuah tema dari al-Qur’an, dengan menggunakan pendekatan  filosofis, untuk menjelaskan inti, hakikat, atau hikmah mengenai suatu yang berada di balik objek. Tujuan  penelitiannya  berkaitan dengan mendeteksi misi perdamaian agama samawi dalam Al-Qur`an, Dari hasil penelitian ini setelah menguraikan penafsiran ayat-ayat Al-Qur`an terkait syari`at agama samawi, dapat disimpulkan bahwa secara historis, sepanjang peradaban umat manusia di dunia ini memiliki kecenderungan secara batin untuk menemukan Tuhan (beragama) dan mendekatkan diri kepada Tuhan serta melakukan kebaikan. Dan juga  bahwa tidak ada perbedaan antara Islam dengan agama-agama yang lain terkait dengan penghormatan terhadap kehidupan manusia. Semua agama menjunjung tinggi perdamaian dan hak-hak hidup setiap insan. Misi semua rasul kepada ummatnya ialah membawa keadilan dan kedamaian. tidak ada sama sekali agama yang mengajarkan radikalisme dan terorisme, dan sungguh salah menyandarkan radikalisme dan terorisme kepada ajaran agama tertentu.

PENILAIAN PEGAWAI TELADAN PADA KANTOR DESA AIR TELUK HESSA MENGGUNAKAN SAW

Sinaga, Bella Cantika, Lubis, Adi Prijuna, Dewi, Muthia
Abstract: Abstract: This study aims to develop a performance evaluation method for exemplary employees at the Village Office of Air Teluk Hessa using the Simple Additive Weighting (SAW) method. The SAW method was chosen for its ability… ility to simplify decision-making through the summation of weights from evaluation criteria, namely discipline, ethics, public service, teamwork, and attendance. The analysis results show that employee A05 is the top performer with a score of 0.92, followed by A06 (0.9125), A04 (0.8825), A03 (0.8575), A01 (0.8325), and A02 (0.8075). The main exemplary employee is A05, represented by Irmaya Sari. The use of SAW provides objective and transparent evaluations, enhancing employee motivation and performance through fair recognition. This method also supports the establishment of consistent evaluation standards, contributing to the overall effectiveness of the organization.      Keywords: assessment; employee performance; decision support system; simple additive weighting (saw) Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode penilaian pegawai teladan di Kantor Desa Air Teluk Hessa dengan menggunakan Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dipilih karena dapat menyederhanakan pengambilan keputusan melalui penjumlahan bobot dari kriteria penilaian, yaitu kedisiplinan, etika, pelayanan masyarakat, kerjasama tim, dan kehadiran. Hasil analisis menunjukkan pegawai A05 sebagai yang terbaik dengan nilai 0,92, diikuti A06 (0,9125), A04 (0,8825), A03 (0,8575), A01 (0,8325), dan A02 (0,8075). Pegawai teladan utama adalah A05, diwakili oleh Irmaya Sari. Penggunaan SAW memberikan penilaian yang objektif dan transparan, meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai melalui penghargaan yang adil. Metode ini juga mendukung penetapan standar penilaian yang konsisten, berkontribusi pada efektivitas organisasi. Kata kunci: penilaian; kinerja pegawai; sistem pendukung keputusan; simple additive weighting (saw)

Workshop Manajemen Domain Dan Hosting Website BKPRMI Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara

saputra, herman, Nata, Andri, Lubis, Adi Prijuna
Abstract: Pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan yang ditujukan untuk membantu masyarakat tertentu dalam berbagai kegiatan tanpa mengharapkan imbalan apapun. Secara umum beberapa perguruan tinggi atau institut di Indonesia… a telah mengembangkan program ini untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi pembangunan kesejahteraan dan pembangunan masyarakat Indonesia. PKM ini dilaksanakan di BKRMI (Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) yang bergerak dibidang keislaman, kemasjidan, keummatan dan keindonesiaan sebagai wadah komunikasi dari organisasi pemuda remaja masjid untuk pengembangan program pembinaan generasi muda dari segala aspek secara komunikatif, informatif dan konsultatif. Kegiatan ini membahas tentang Workshop Manajemen Domain Dan Hosting Website  Bkprmi Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara. Workshop manajemen domain dan hosting website merupakan kegiatan yang membahas tentang bagaimana mengelola domain dan hosting website. Kegiatan ini diarahkan kepada remaja agar mereka dapat memahami cara kerja dan pentingnya manajemen domain dan hosting dalam pembuatan website. Pada workshop ini peserta akan belajar tentang  (1) Apa itu domain dan hosting; (2) Cara membeli dan mengelola domain; (3) Cara mengelola hosting website;(4) Bagaimana cara mengatur konfigurasi domain dan hosting agar website dapat diakses oleh publik. Workshop ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan kemampuan kepada remaja dalam mengelola domain dan hosting website, sehingga mereka dapat membuat dan mengelola website dengan lebih efektif dan efisien.

APPLICATION SAW METHOD FOR GENERAL CHAMPION STUDENTS SMP NEGERI 3 KISARAN

Nabila, Inaya, Ramdhan, William, Kifti, Wan Mariatul
Abstract: Abstract: Schools become educational institutions in supporting the teaching and learning process to increase student potential. In the world of education, determining the best students is still an obstacle that is often… faced such as subjectivity assessment resulting in diverse mindsets. SMP Negeri 3 Kisaran which is located at Jalan Madong Lubis, Selawan, East Kisaran District, Asahan Regency. The process of determining the overall champion students still relies on conventional assessments by manual means so that it requires a long assessment time, assessment is also subjective, this tends to limit recognition of diverse student potential. The purpose of this study is to design a decision support system application in determining the overall champion students at SMP Negeri 3 Kisaran with specified criteria. The SAW method is used as a weighted summation method of the performance of each alternative across all attributes. The best alternative decision result as the General Champion Student of class IX in the Odd Semester of 2023/2024 at SMP Negeri 3 Kisaran is Naurah Ghaisani Lubis with a score of 0.906. Based on these results, it can help SMP Negeri 3 Kisaran in determining the overall champion students and become a reference in decision making. Keywords: decision support system; simple addictive weighting; general champion students   Abstrak: Sekolah menjadi institusi pendidikan dalam mendukung proses belajar mengajar untuk meningkatkan potensi siswa. Dalam dunia pendidikan menentukan siswa terbaik masih menjadi kendala yang sering dihadapi seperti penilaian secara subjektivitas mengakibatkan pola pikir yang beragam. SMP Negeri 3 Kisaran yang beralamatkan di Jalan Madong Lubis, Selawan, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Proses penentuan siswa juara umum masih mengandalkan penilaian konvensional dengan cara manual sehingga membutuhkan waktu penilaian yang cukup lama, penilaian juga bersifat subjektif, hal ini cenderung membatasi pengakuan atas potensi siswa yang beragam. Tujuan penelitian ini untuk merancang aplikasi sistem pendukung keputusan dalam menentukan siswa juara umum di SMP Negeri 3 Kisaran dengan kriteria yang ditentukan. Metode SAW digunakan sebagai metode penjumlahan terbobot dari kinerja setiap alternatif di semua atribut. Hasil keputusan alternatif terbaik sebagai Siswa Juara Umum kelas IX pada Semester Ganjil Tahun 2023/2024 di SMP Negeri 3 Kisaran adalah Naurah Ghaisani Lubis dengan nilai 0.906. Berdasarkan hasil tersebut dapat membantu pihak SMP Negeri 3 Kisaran dalam menentukan siswa juara umum dan menjadi acuan dalam pengambilan keputusan. Kata Kunci: sistem pendukung keputusan; simple addictive weighting; siswa juara umum

Language Learning Through Online Collaborative Learning in SMA Negeri 6 Surakarta and SMA Negeri 1 Surakarta: A Qualitative Case Study

Astrini, Atik, Agus Wijayanto, Malikatul Laila
Abstract: Language learning through online collaborative learning is a complex process because it requires thoughtful and pedagogical considerations in its design, implementation, and evaluation. To understand language in online collaborative… ollaborative learning, it is very important to include stakeholders' perspectives on their lived experiences. A qualitative case study was chosen to conduct this research. SMA Negeri 6 Surakarta and SMA Negeri 1 Surakarta were intentionally included in the study. The data were collected from semi-structured interviews of students and teachers and online and offline observations. The collected data were analyzed using the method of constant comparative analysis. The results clarified that several proactive supports (social, pedagogical and technical support) play a crucial role in promoting meaningful collaboration. The presence of the teacher is an important factor that create the collaboration to proceed as desired setting the stage, modeling the desired expectations and guiding the students to achieve the expected results. The assignments and assessments also affect the level of student engagement; therefore, it is recommended to include both formative and summative assessments for both the product and the collaborative process. The findings of this study have implications for the scaffolding and specificity of language learning through online collaboration to support online educators.

Basic Concepts of Evaluation and Assessment of English Language Learning in the Merdeka Curriculum

Arif Bulan, Enung Nurhasanah, Rusdin
Abstract: English language education has become a major focus in the education curriculum in many countries, as well as in Indonesia. In the context of the Merdeka Curriculum, evaluation and assessment of English learning play a crucial… rucial role in determining the successful implementation of the Merdeka curriculum. This study aims to (1) explore the basic concepts of evaluating English learning in the Merdeka curriculum, (1) explore English learning assessment in the Merdeka Curriculum, (3) and explore the challenges in evaluating and assessing English learning in the Merdeka curriculum. This research uses a literature review research method in which secondary sources are obtained from books and journals in supporting the study and findings. The results of this study First, the basic concepts of evaluating English learning in the independent curriculum include formative, summative and authentic assessment. Second, the assessment of the independent curriculum English language learning includes listening, reading, viewing, speaking and writing. Meanwhile, the challenges of evaluating and assessing English learning in the independent curriculum include the development of assessment instruments that are in accordance with the principles of the independent curriculum, the integration of continuous formative assessment in the independent curriculum, and aspects of inclusiveness in English learning.

Storytelling Sensasional Di Era Algoritma: Tinjauan Hadis Larangan Membuka Aib Terhadap Fenomena Sadfishing Dan Eksploitasi Emosi Di Media Sosial

Al Farisi, Muhammad Salman, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi Generasi Z menjadi lebih terbuka dan berorientasi pada keterlibatan (engagement), sehingga melahirkan fenomena sadfishing dan oversharing yang sering kali menampilkan… kan persoalan pribadi, konflik rumah tangga, maupun pengalaman hidup yang bersifat privat di ruang publik digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hadis “Kullu ummatī mu‘āfā illā al-mujāhirīn” serta relevansinya terhadap fenomena tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research dan netnografi. Data primer diperoleh dari hadis riwayat Imam al-Bukhari dan Imam Muslim beserta kitab-kitab syarah hadis, sedangkan data sekunder berasal dari jurnal ilmiah, artikel akademik, dan data digital terkait komunikasi media sosial. Analisis dilakukan melalui takhrij hadis, i‘tibar sanad, analisis matan, analisis isi (content analysis), dan analisis netnografi terhadap kasus oversharing yang viral di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis “Kullu ummatī mu‘āfā illā al-mujāhirīn” berstatus sahih dan mengandung prinsip etika yang menekankan pentingnya menjaga kehormatan diri, menutup aib, serta menghindari perilaku mujāharah atau membuka sesuatu yang telah Allah tutupi. Analisis fiqh al-hadis menunjukkan bahwa Islam memperbolehkan penyampaian persoalan pribadi untuk tujuan mencari bantuan atau keadilan, namun melarang pembukaan aib yang bertujuan memperoleh perhatian, popularitas, atau validasi sosial. Hasil analisis netnografi juga menunjukkan bahwa fenomena oversharing dan sadfishing di media sosial memiliki karakteristik yang mendekati konsep mujāharah, terutama ketika persoalan privat dijadikan komoditas digital demi meningkatkan engagement. Oleh karena itu, hadis ini memiliki relevansi yang kuat sebagai landasan etika komunikasi digital bagi Generasi Z dalam menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam.