Search Articles & Publications

Showing 1079 articles found for "Usaha"

Hubungan Perilaku Cuci Tangan Menggunakan Sabun Dengan Terjadinya Diare Pada Anak Kelas 5 Di SDN Nagrog Kab.Tangerang Tahun 2024

Dida Ningtias, Ida Faridah, Ria Setia Sari
Abstract: Latar Belakang : Diare merupakan gejala yang disebabkan oleh gangguan pencernaan, penyerapan, dan sekresi diare terjadi akibat gangguan transportasi air dan elektrolit di usus.  Sekitar 500 juta anak di seluruh dunia menderita&#8230; nderita diare setiap tahunnya, dan 20% di antaranya meninggal karena diare dan dehidrasi  Tujuan : Untuk Mengatahui Hubungan  Perilaku Cuci Tangan Menggunakan Sabun Dengan Terjadinya Diare Pada Anak Kelas 5 Di SDN. Nagrog Kab.Tangerang Tahun 2024. Desain Penelitian : penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif correlation yang menggunakan pendekatan Cross Sectional Teknik Sampel : Menggunakan total sampling. Jumlah Sampel : 120 responden Analisa data :  Uji Normalitas, Analisa Univariat , Analisa Bivariat ( Uji chi- square) Hasil : analisis dengan menggunakan uji chi-square terdapat hasil P-Value 0.001 Kesimpulan : Bahwa ada hasil Hubungan antara perilaku cuci tangan menggunakan sabun dengan terjadinya diare pada anak kelas 5 di SD Nagrog Kab. Tangerang tahun 2024 Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. Saran : Untuk pihak sekolah perlu digerakan promosi kesehatan melalui pembentukan anggota usaha kesehatan (UKS), yang mana nantinya sebagai agen untuk meningkatkan kualitas kesehatan siswa khususnya mengurangi diare.

Hubungan Antara Status Merokok dan Penggunaan Masker Terhadap Keluhan ISPA pada Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan Tanjung Priok Tahun 2024

Luh Ayu Krisdayanti, Ahmad Irfandi, Veza Azteria, Rini Handayani, Ira Marti Ayu
Abstract: Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) samapi kini tetap jadi persoalan Kesehatan di negara berkembang termasuk Indonesia. Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) ialah sebuah kelompok yang berisiko terkena ISPA karena tingginya&#8230; a paparan terhadap udara yang berpolusi dan perilaku Kesehatan yang kurang baik seperti merokok aktif. Penelitian ini tujuannya guna menganalisa hubungan antara status merokok dan pemakaian masker terhadap keluhan ISPA pada tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok tahun 2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain  studi cross sectional dan besar sample sebanyak 83 orang. Data yang  disatukan ialah data primer memakai kuesioner. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan April s.d. Juli 2024. Kajian ini memakai analisa univariat dan bivariat. Adapun hasil dari analisa univariat menunjukan jumlah tenaga kerja bongkar muat yang mengalami keluhan ISPA adalah sebanyak 49 pekerja (59%). Tenaga kerja dengan status merokok sebanyak 49 pekerja (59%). Tenaga kerja dengan penggunaan masker tidak menggunakan secara baik sebanyak 41 pekerja (49,4%). Sedangkan hasil analisis bivariat menunjukan, terdapat hubungan antara status merokok dengan  keluhan ISPA pada tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan tanjung priok tahun 2024 (p-value: 0,001) dan ada hubungan antara penggunaan masker terhadap keluhan ISPA pada tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok tahun 2024 (p-value:0,005). Disarankan agar pengusaha Bersama dengan stake holder terkait melaksanakan program-program edukasi terkait penyakit ISPA  dan penyakit-penyakit lainnya yang sering  dialami oleh TKBM, Frekuensi pelaksanaan edukasi agar lebih ditingkatkan  sehingga pengetahuan TKBM akan terus terjaga dan diharapkan bisa mengubah sikap/perilaku yang negative

Pelatihan Moonsonsim Sebagai Media Edukatif Untuk Membangun Jiwa Wirausaha Dan Pemahaman Dasar Akuntansi Siswa SMA Darma Bakti Lubuk Pakam

Ngiw Aman Harja, Brilian Moktar
Abstract: Permasalahan rendahnya minat kewirausahaan dan lemahnya pemahaman akuntansi dasar di kalangan siswa sekolah menengah menjadi tantangan yang signifikan dalam dunia pendidikan. Pelatihan kewirausahaan berbasis simulasi digital&#8230; ital seperti MonsoonSIM menawarkan pendekatan pembelajaran partisipatif yang mampu menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara terpadu. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMA Darma Bakti Lubuk Pakam dengan tujuan membangun jiwa kewirausahaan siswa serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep dasar akuntansi melalui pengalaman belajar langsung. Pelatihan dilakukan selama dua hari melalui simulasi bisnis virtual berbasis tim, di mana siswa mengelola perusahaan secara menyeluruh mulai dari pengaturan modal, pengadaan barang, penjualan, hingga peramalan penjualan. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta dapat menjalankan simulasi dengan baik dan menunjukkan pemahaman yang lebih kuat terhadap alur dan pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan ini membuktikan bahwa MonsoonSIM dapat menjadi media edukatif yang efektif dan menyenangkan dalam membentuk pola pikir wirausaha sejak usia sekolah. Program ini juga berpotensi direplikasi di sekolah lain sebagai bagian dari penguatan kurikulum berbasis pengalaman (experiential learning).

Pendampingan Dalam Penentuan Harga Pokok Produksi Kopi RKB Roastery Banjarsengon Kabupaten Jember

Sundusiyah, Juwita Nurul Aini, Luluk Musfiroh
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian.. Di antara sektor-sektor unggulan yang berkembang, industri kopi menunjukkan dinamika pertumbuhan yang signifikan. Namun&#8230; masih banyak UMKM yang menghadapi berbagai tantangan seperti RKB Roastery di Jember menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, khususnya keakuratan dalam penentuan Harga Pokok Produksi (HPP). Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan mengembangkan keterampilan pelaku usaha kopi RKB Roastery Banjarsengon Jember untuk menentukan HPP dengan metode full costing. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Service Learning (SL) yang bersifat partisipatif dan berbasis coaching dengan empat tahapan yang terdiri dari investigasi, perencanaan, aksi dan refleksi. Pelatihan dilakukan dengan bantuan template Microsoft Excel yang dirancang untuk pencatatan biaya secara sistematis. Hasil menunjukkan adanya peningkatan akurasi pencatatan dan efisiensi biaya setelah pendampingan. Disamping itu terdapat peningkatan pemahaman dan keterampilan bagi pelaku usaha maupun mahasiswa. 

Peningkatan Kapabilitas Digital Masyarakat Desa Teluk Dalam Melalui Pengembangan Teknologi

Nurul Rahmadani, Edi Kurniawan, Risnawati, Maulana Al Fikri
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas digital masyarakat Desa Teluk Dalam melalui pengembangan teknologi. Desa ini, yang terletak di wilayah terpencil, menghadapi tantangan dalam&#8230; lam pemanfaatan teknologi digital karena keterbatasan infrastruktur dan pengetahuan. Dalam upaya ini, berbagai kegiatan dilaksanakan, mulai dari survei awal untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, pelatihan dasar penggunaan teknologi digital, hingga pengenalan platform e-commerce dan pembuatan konten digital untuk pemasaran online. Pendampingan dan monitoring pasca pelatihan juga dilakukan untuk memastikan penerapan ilmu yang telah diperoleh serta memberikan dukungan lanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital masyarakat, yang kini lebih terampil menggunakan perangkat digital untuk kebutuhan sehari-hari serta berpartisipasi dalam ekonomi digital. Adopsi teknologi dalam kegiatan ekonomi lokal, seperti usaha mikro dan UMKM, juga mengalami peningkatan, membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi desa. Secara keseluruhan, program ini berhasil mencapai tujuannya dan diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi kemandirian ekonomi dan perkembangan Desa Teluk Dalam.

Membangun Kreativitas Dan Jiwa Wirausaha Siswa Madrasah Aliyah Al Washliyah Kisaran Melalui Pelatihan Canva

Mardalius, Rika Nofitri, Bela Astuti
Abstract: Perkembangan teknologi digital menuntut peserta didik untuk tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kreativitas serta jiwa wirausaha yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Siswa Madrasah Aliyah sebagai generasi&#8230; asi muda perlu dibekali keterampilan praktis yang dapat mendukung kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun kreativitas dan menumbuhkan jiwa wirausaha siswa Madrasah Aliyah Al Washliyah Kisaran melalui pelatihan desain grafis menggunakan aplikasi Canva. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan pembuatan produk desain seperti poster promosi, konten media sosial, dan desain kemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep desain visual, kemampuan menghasilkan karya kreatif berbasis digital, serta munculnya minat untuk memanfaatkan keterampilan tersebut sebagai peluang usaha. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi digital siswa, tetapi juga menanamkan pola pikir kreatif, inovatif, dan berorientasi pada peluang, sehingga mendukung pembentukan karakter wirausaha sejak dini.

Perencanaan Pengembangan Ekonomi Di Pondok Pesantren Awwalu Ihya'i Daril Amanah Bangsalsari Jember

Reza Hifdi Halimi, Muhammad Andre Anggreawan, Ahmad Nabil Umami, Ivana Zahra Aulin Nisa, Laelatul Komariah
Abstract: Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan moral peserta didik. Seiring perkembangan zaman, pesantren dituntut tidak hanya fokus pada aspek pendidikan keagamaan,&#8230; n, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi untuk mendukung keberlangsungan program-programnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Pesantren Awwalu Ihya'i Daril Amanah (AIDA) membangun perekonomian mandiri, serta strategi yang dapat diterapkan guna mengembangkan usaha yang sudah ada. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan pengurus pesantren yang bertujuan untuk memperoleh data dan informasi terkait biografi pesantren dan sistem perekonomian yang ada di pesantren, serta melakukan observasi untuk memperoleh data dan informasi secara langsung mengenai kondisi nyata di lapangan guna mendukung data yang diperoleh berdasar hasil wawancara dalam penelitian. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi lapangan diperoleh bahwasanya salah satu upaya pesantren dalam mewujudkan kemandirian di bidang ekonominya adalah pemanfaatan lahan pesantren yang disewakan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mana ditemukan bahwasanya usaha ini dapat meningkatkan pendapatan pesantren dan memperkuat hubungan sosial-ekonomi dengan masyarakat sekitar. Analisis SWOT digunakan untuk menentukan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari sistem keuangan yang sedang beroperasi. Untuk memaksimalkan potensi lahan yang belum dimanfaatkan, studi ini juga menyarankan pembentukan toko buku dan toko percetakan serta pembangunan pom mini. Hasil kajian menunjukkan bahwa ada potensi besar untuk mendukung kemandirian ekonomi pesantren dan memiliki efek positif pada komunitas pesantren dan masyarakat sekitarnya.

Peningkatan Akses Layanan Antar Jemput Tabungan dan Pembiayaan oleh BMT NU Cabang Grujugan kepada Nasabah

Sherly Handayani Safitri, Safitri, Devi, Kholifah, Siti
Abstract: Pelayanan atau yang sering disebut dengan service excelent merupakan sebuah hal atau kemampuan yang pasti dimiliki setiap instansi atau perusahaan. Maka hal tersebut pasti dilaksanakan dan dikembangkan oleh sebuah instansi&#8230; si ataupun perusahaan tersebut demi kemajuan ataupun keberlangsungan perusahaan kedepannya menjadi lebih baik dan mampu bersaing dengan kompetitor lainnya. Artikel ini dibuat sebagai bentuk hasil dari pengabdian penulis terhadap masyarakat melalui BMT NU Jawa Timur cabang Grujugan. BMT NU Jawa Timur adalah sebuah instansi yang bergerak di bidang lembaga keuangan dengan menggunakan system koperasi yang berbasis syari’ah, yang mana pada instansi tersebut terdapat produk tabungan dan pembiayaan sebagai produk dari instansi tersebut. Dengan adanya service excelentlah instansi tersebut akan tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, tanpa service excelent atau yang sering disebut dengan pelayanan yang prima BMT NU Jawa Timur tidak akan mampu tumbuh dan berkembang serta bersaing dengan kompetitornya di era 5.0 saat ini. Metode yang penulis gunakan dalam memperoleh hasil dan pembahasan yaitu dengan metode survei. Yang mana penulis terjun langsung kelapangan untuk memberikan pertanyaan kepada responden ( nasabah ) di BMT NU cabang Grujugan.

Sosialisasi Pelayanan Produk dan Jasa Simpanan Tabungan kepada Nasabah BMT Salafiyah Cabang Kalibaru

Rifatul Kiptiyah, Loviana, Setyaning Robyatul, Riza Agustiana
Abstract: BMT (Baitul Maal wat Tamwil) adalah lembaga keuangan non-bank yang awalnya dimaksudkan sebagai lembaga ekonomi nasional dengan fokus yang jelas pada masyarakat lapisan baah. Baitul Maal wat tamwil terbagi menjadi dua kata.&#8230; a. Baitul Maal artinya lembaga sosial (pengatur dana Zakat, Infaq, Shodaqoh) dan Baitul Tamwil artinya badan usaha. BMT NU Salafiyah telah berdiri kurang lebih 10 tahun dan bergerak di bidang jasa keuangan/pinjaman dan tabungan. BMT telah memperkenalkan sejumlah produk tabungan. Diantaranya adalah SIAGA (Tabungan Anggota), Tabungan Mudrarabah Umum dan Tabungan Deposito, SAHARA (Tabungan Haji dan Umroh), SABAR (Tabungan Idul Fitri), TABAH (Tabungan Mudralabah), Tabungan Wadiah, Tabungan Pendidikan, Tabungan Haji/Travel, penawaran tabungannya adalah sebagai berikut. Selain itu, BMT Salafiyah juga telah memperkenalkan produk pembiayaan/pinjaman, termasuk pembiayaan tambahan seperti dengan jaminan seperti BPKD (Badan Pemilik Kendaraan Bermotor) .

Efektifitas Strategi Pemberdayaan UMKM Pada Dinas Koperasi, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso

Dinda Widia Utami, Ahla, Anisa, Siswanto, Adil
Abstract: Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kecil dan menengah menjadi salah satu sektor yang memegang peranan penting dalam perekonomian suatu wilayah, termasuk kota Bondowoso. Sehingga pemerintah Kota Bondowoso melalui Dinas&#8230; nas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan sebagai pelaksana teknis melakukan upaya pemberdayaan terhadap Usaha mikro, kecil, dan menengah, kecil dan menengah guna mengembangkan Usaha mikro, kecil, dan menengah, kecil dan menengah. Faktor utama penelitian ini ialah mengetahui strategi apa saja yang digunakan oleh Diskoperindag Kabupaten Bondowoso dalam pemberdayaan Usaha mikro, kecil, dan menengah Kecil Menengah menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif mengacu pada hasil wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, strategi pemberdayaan Usaha mikro, kecil, dan menengah, kecil dan menengah yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso meliputi kemitraan, fasilitasi, pendampingan serta sosialisasi. Jurnal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pemberdayaan Usaha mikro, kecil, dan menengah, kecil dan menengah dalam mengembangkan suatu usaha dan diharapkan dapat memberi pengetahuan berharga bagi pemerintah serta para pelaku usaha dalam pemberdayaan usaha di Kabupaten Bondowoso