Search Articles & Publications

Showing 1050 articles found for "Temu"

Optimalisasi Minat Masyarakat Dalam Memiliki Sertifikat Tanah Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di BPN Kabupaten Jember

Puji Prihartini, Agil Dio Virnando, Agung Parmono
Abstract: Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menggali strategi optimalisasi minat masyarakat dalam memiliki sertifikat tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Badan Pertanahan… nahan Nasional (BPN) Kabupaten Jember. Melalui pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan analisis data sekunder, penelitian ini mencatat berbagai faktor yang mempengaruhi minat masyarakat terhadap persertifikatan tanah dan mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkannya. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa edukasi, sosialisasi, aksesibilitas, dan kemudahan prosedur merupakan faktor kunci dalam membangkitkan minat masyarakat. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini merekomendasikan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas PTSL sebagai alat untuk meningkatkan kepemilikan sertifikat tanah di Kabupaten Jember. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika minat masyarakat terhadap persertifikatan tanah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap kepastian hukum atas tanah mereka, hal ini terbukti tercatat hingga 52.000 ribu sertifikat yang berhasil dibagikan.

Digitalisasi Proses Pengelolaan BrimenPada Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Sempusari

Linda Wahyu Ningsih, Risa Astutik, Ahmad Afif
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tata cara pengajuan dan penginputan Brimen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualtitatif dengan kumpulan data yaitu observasi dan analisis data Brimen di BRI Unit… it Sempusari. Diperlukan metode pengarsipan yang baik, tujuannya agar dokumen tidak hilang dan mudah ditemukan bila diperlukan. Bank BRI menciptakan sistem digital yang bernama Brimen     (BRI Document Management System) untuk mengelola dokumen nasabah dengan baik. Penggunaan sistem digital berarti perubahan layanan dari sistem konvensional ke sistem digital dan beberapa perbaikan internal yang cukup drastis. Dari sini dapat disimpulkan bahwa ada tiga tahapan dalam proses pengarsipan Brimen, mulai dari pemilahan arsip Brimen hingga penempatan kotak di rak. Sedangkan input Brimen dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu labeling, scan indexing dan upload.

Workshop Tata Bahasa Bagi Guru Di SMK PPM Shadr El-Islam Asahan Dalam Penerapan Karya Ilmiah

Cecep Maulana, Hambali, Hambali, Akmal, Akmal
Abstract: Workshop ini merupakan penggunan tata bahasa penerapan dalam karya tulis ilmiah yang ditujukan kepada guru-guru di SMK PPM Shadr El-Islam Asahan  yang berlokasi di  Jl. Besar Danau Sijabut, Danau Sijabut, Kec. Air Batu,… , Kab. Asahan  dengan menunjukan tingat kemahiran dan keahlian yang baik khususnya dalam penulisan karya Ilmiah untuk mengingkatkan penguasaan dalam segi penulisan yang ikuti oleh guru-guru SMK PPM Shadr El-Islam Asahan semua mata pelajaran. Hal ini temukannya dengan melalkukan pengabdian kepada Masyarakat oleh tim pengabdian STMIK Royal Kisaran. Metode  pelaksanaan  dalam  pengabdian  masyarakat  ini  adalah  dengan  cara  melaksanakan kegiatan pengabdian menggunakan   metode   ceramah,   diskusi   dan  bimbingan teknis (BIMTEK). kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memberikan hasil meningkatnya pengetahuan dan keterampilan guru –guru di SMK PPM Shadr El-Islam Asahan khususnya dalam penerapan penulisan karya imiah.

Hilirisasi Produk Pangan Berbasis Daging Ayam Di Nagari Koto Tengah Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota

Rahzarni, Zebua, Elva Amurita, Trimedona, Neni, Muchrida, Yenni
Abstract: Salah satu sumber utama pendapatan masyarakat Koto Tangah Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh adalah beternak ayam pedaging. Nilai jual yang fluktuatif dari distributor menyebabkan ketidakstabilan pendapatan masyarakat. Hilirisasi… ilirisasi daging ayam menjadi produk olahan pangan sehat dan bergizi merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha kuliner yang dapat menyerap tenaga kerja. Pelatihan teknologi pengolahan produk pangan berbahan baku daging ayam bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Koto Tangah Simalanggang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan melahirkan jiwa wirausaha di bidang kuliner produk olahan daging ayam. Metode pelatihan dilakukan melalui 3 tahapan yaitu persiapan kegiatan, diskusi dan demonstrasi, evaluasi dan pembimbingan yang berlangsung selama 10 pertemuan. Kegiatan pelatihan dilakukan di Kantor Wali Nagari Koto Tangah Simalanggang. Berdasarkan kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa KWT Koto Tangah Simalanggang telah memiliki keterampilan hilirisasi produk pangan berbasis daging ayam dan mampu menerapkan teknologi pengolahan pangan dalam pengolahan abon, bakso dan nugget ayam. KWT juga telah memiliki rencana membuka usaha kuliner di bidang produk olahan ayam pedaging guna meningkatkan pendapatan dan menyerap tenaga kerja.

Hubungan Kualitas Pelayanan dan Fasilitas Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas

Prayani Azzahra, Nadia, Gusni Rahma, Nurul Prihastita Rizyana
Abstract: Kunjungan rawat jalan di Puskesmas mengalami penurunan dari 22.795 kunjungan tahun 2022 menjadi 21.167 tahun 2023, salah satunya dapat disebabkan oleh kualitas pelayanan yang belum memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan&#8230; uan mengetahui hubungan kualitas pelayanan dan fasilitas dengan kepuasan pasien rawat jalan di tahun 2025.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret–Agustus 2025. Sampel 96 responden menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan pada 16 – 26 Juni 2025 menggunakan kuesioner dengan cara wawancara dianalisis secara univariat dan bivariat memakai uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan 53,1% responden tidak puas terhadap pelayanan. Berdasarkan kualitas pelayanan ditemukan persepsi tidak bermutu terhadap kehandalan (80,2%), daya tanggap (70,8%), jaminan (75,0%), empati (75,0%), dan bukti fisik (65,6%). Berdasarkan fasilitas, 56,3% menilai kurang baik. Analisis statistik membuktikan seluruh dimensi kualitas pelayanan dan fasilitas berhubungan signifikan dengan tingkat kepuasan pasien (p-value <0,05). Kualitas pelayanan dan fasilitas berhubungan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas. Disarankan agar puskesmas meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas dengan meningkatkan sarana dan prasarana dengan baik serta melakukan monitoring dan evaluasi survey kepuasan pasien.

Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Gen Z Di Universitas Yatsi Madani

Muhamad Jeri, Swardiman, Kristina Everintina Ngasu
Abstract: Latar belakang: Kualitas tidur merupakan aspek penting yang berperan dalam menjaga kesehatan mental, terutama pada mahasiswa yang rentan mengalami stres akibat tuntutan akademik dan gaya hidup yang tidak teratur. Tujuan:&#8230; Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan kesehatan mental pada mahasiswa Gen Z Universitas Yatsi Madani angkatan 2021. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Teknik: Teknik pengambilan sampel dilakukan secara proportional stratified random sampling dengan jumlah responden sebanyak 168 mahasiswa semester 6. Instrumen:  Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur dan General Health Questionnaire-12 (GHQ-12) untuk mengukur kesehatan mental (sampel dan instrumen). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang buruk dan ditemukan adanya proporsi mahasiswa dengan kesehatan mental terganggu. Uji statistik memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kesehatan mental mahasiswa (p-value = 0,000; p < 0,05), yang berarti semakin buruk kualitas tidur seseorang, semakin besar risiko terganggunya kesehatan mental. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara kualitas tidur dengan kesehatan mental pada mahasiswa Gen Z Universitas Yatsi Madani. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan lebih memperhatikan pola tidur sehat, sementara pihak kampus disarankan untuk memberikan edukasi terkait manajemen stres dan pentingnya tidur berkualitas sebagai upaya mendukung kesejahteraan mental mahasiswa.

Pengaruh Terapi Relaksasi Dengan Metode Mindfullnes Based Stress Reduction Terhadap Penurunan Hipertensi Pada Lansia Di UPTD Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh

Luthfiyyah Mumtazah, Syarifah Masthura, Dewi Sartika
Abstract: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling umum terjadi pada lansia dan menjadi penyebab utama komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung, dan penyakit ginjal. Pendekatan non-farmakologis, seperti&#8230; perti terapi relaksasi dengan metode Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR), telah terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah dengan cara mengurangi stres dan meningkatkan kesadaran diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi dengan metode MBSR terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif Pre-Test Post-Test desain. Sampel berjumlah 30 responden lansia yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 14 April – 03 Juni 2025. Intervensi dilakukan selama 2 bulan dengan 8 kali sesi pertemuan, yang meliputi meditasi kesadaran, latihan pernapasan, dan relaksasi. Pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tekanan darah sistol dengan p < 0,000 dan diastol dengan p < 0,011 sesudah intervensi. Rata-rata penurunan sistol sebesar 5,13 mmHg dan diastol sebesar 4,63 mmHg. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi MBSR efektif dalam membantu lansia mengelola hipertensi melalui pengurangan stres dan peningkatan kesadaran diri.

Implementasi Keperawatan Komunitas Dengan Edukasi, Senam Hipertensi, Dan Pemberian Jus Tomat Terhadap Penderita Hipertensi

Siti Nayla Hijriatun N, Rizki Ramadhan, Ria Resti Fauzi, Putri Sukma Dewi, Putri Nurdiani, Navalia, Nadia Febrianti, M. Nurpaqi, Mutiara Annallisa Bella, Universitas Yatsi Madani, Siti Mutmainah
Abstract: Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi tinggi dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Kondisi ini sering tanpa gejala (silent killer) sehingga memerlukan pendekatan&#8230; an keperawatan komunitas melalui intervensi berfokus pada masyarakat untuk pengendalian yang efektif. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran implementasi keperawatan komunitas melalui edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat dalam pengendalian tekanan darah penderita hipertensi. Metode: Penelitian quasi experimental dengan rancangan one group pre-test post-test design yang diikuti 20 penderita hipertensi sesuai kriteria inklusi. Intervensi dilakukan 3 kali pertemuan (45 menit) meliputi edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner pengetahuan dan pengukuran tekanan darah, dianalisis secara deskriptif. Hasil: Setelah dilakukan implementasi edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 10% menjadi 95% berkategori baik serta penurunan tekanan darah sistolik sebesar 20 mmHg dan diastolik sebesar 13 mmHg. Kesimpulan: Pelaksanaan edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dan dapat diterapkan sebagai program kesehatan masyarakat.

The Role Of Reciprocity of The Nyumbang Tradition In Wedding Celebrations Of Javanese Ethnic Communities In The Village Loyal Bandar

Dinda Auliya, Zanrison Naibaho
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk implementasi tradisi donasi dalam perayaan pernikahan, peran dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkannya, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan timbal balik&#8230; ik dalam tradisi yang berkontribusi pada masyarakat etnis Jawa di Desa Bandar Setia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi donasi adalah praktik timbal balik berdasarkan kewajiban memberi, menerima, dan membalas. Donasi diberikan dalam bentuk uang, barang, atau tenaga sebagai dukungan kepada penyelenggara perayaan pernikahan. Tradisi ini tidak hanya berfungsi meringankan beban ekonomi, tetapi juga memperkuat solidaritas dan memperkuat jaringan sosial antar warga. Mekanisme respons yang tertunda membuat hubungan timbal balik berlangsung secara berkelanjutan. Keberlanjutan tradisi donasi dipengaruhi oleh kebiasaan turun-temurun, hubungan kekerabatan, serta kondisi ekonomi masyarakat. Meskipun mengalami penyesuaian akibat perubahan zaman, tradisi ini tetap bertahan karena didukung oleh nilai-nilai kebersamaan dan identitas budaya yang kuat dalam kehidupan masyarakat.

Fungsi Akronim Dalam Komunikasi Media Sosial Mahasiswa PBI FKIP UHKBPNP Angkatan 2023 PB A1

Gresia Wulan Sari Simbolon, Novita Marpaung, Herlina Desiani Siregar
Abstract: Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara mahasiswa berkomunikasi, terutama melalui media sosial seperti WhatsApp. Dalam konteks ini, penggunaan akronim menjadi fenomena yang menarik karena mencerminkan kreativitas,&#8230; tas, efisiensi, dan dinamika bahasa di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi akronim yang digunakan dalam komunikasi grup WhatsApp mahasiswa PBI (Pendidikan Bahasa Indonesia) FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) UHKBPNP (Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar) angkatan 2023 PB A1. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat, di mana peneliti mengamati percakapan grup dan mencatat penggunaan akronim yang muncul. Data berupa 83 bentuk akronim diklasifikasikan berdasarkan fungsi komunikatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akronim digunakan mahasiswa untuk empat fungsi utama, yaitu fungsi efisiensi komunikasi, fungsi identitas sosial dan kelompok, fungsi ekspresif dan emosional, serta fungsi akademik dan kontekstual. Penggunaan akronim membantu mahasiswa berkomunikasi secara cepat, santai, dan akrab, tetapi juga mulai memengaruhi kemampuan berbahasa formal mereka. Temuan ini menegaskan bahwa akronim tidak hanya menjadi alat komunikasi praktis, melainkan juga simbol identitas sosial mahasiswa di era digital.