Abstract:Keberhasilan dan kegagalan suatu proses pendidikan Islam secara umum dapat dinilai dari out-put-nya, yakni orang-orang sebagai produk pendidikan Islam. Jika Pendidikan Islam mengalami kegagalan dalam mengantarkan manusia…
kearah cita-cita manusiawi yang bersandar pada nilai-nilai ke-Tuhanan, maka yang akan terjadi adalah tumbuhnya prilaku-prilaku negatif dan destruktif, seperti kekerasan, ketidakpedulian sosial, dan lain sebagainya, yang semuanya itu mengakibatkan penderitaan semesta. Berbagai prilaku-prilaku destruktif tersebut, yang sering muncul dinegara Indonesia, merupakan akibat dari belum munculnya memiliki kesadaran. Pihak-pihak yang yang paling memegang kunci dan mempunyai peran utama dalam memupuk dan membangun kesadaran generasi penerus bangsa adalah; orang tua melalui lembaga keluarga,masyarakat dengan pengawasannya, sekolah dengan seluruh elemenya dan pemerintah dengan kebijakan dan keteladannya.Pihak-pihak ini harus mempunyai kesamaan dasar pandang, koordinasi, singkronisasi serta saling bahu membahu dalam membangun kesadaran generasi penerus bangsa.
Abstract:Keberhasilan dan kegagalan suatu proses pendidikan Islam secara umum dapat dinilai dari out-put-nya, yakni orang-orang sebagai produk pendidikan Islam. Jika Pendidikan Islam mengalami kegagalan dalam mengantarkan manusia…
kearah cita-cita manusiawi yang bersandar pada nilai-nilai ke-Tuhanan, maka yang akan terjadi adalah tumbuhnya prilaku-prilaku negatif dan destruktif, seperti kekerasan, ketidakpedulian sosial, dan lain sebagainya, yang semuanya itu mengakibatkan penderitaan semesta. Berbagai prilaku-prilaku destruktif tersebut, yang sering muncul dinegara Indonesia, merupakan akibat dari belum munculnya memiliki kesadaran. Pihak-pihak yang yang paling memegang kunci dan mempunyai peran utama dalam memupuk dan membangun kesadaran generasi penerus bangsa adalah; orang tua melalui lembaga keluarga,masyarakat dengan pengawasannya, sekolah dengan seluruh elemenya dan pemerintah dengan kebijakan dan keteladannya.Pihak-pihak ini harus mempunyai kesamaan dasar pandang, koordinasi, singkronisasi serta saling bahu membahu dalam membangun kesadaran generasi penerus bangsa.
Abstract:Keberhasilan dan kegagalan suatu proses pendidikan Islam secara umum dapat dinilai dari out-put-nya, yakni orang-orang sebagai produk pendidikan Islam. Jika Pendidikan Islam mengalami kegagalan dalam mengantarkan manusia…
kearah cita-cita manusiawi yang bersandar pada nilai-nilai ke-Tuhanan, maka yang akan terjadi adalah tumbuhnya prilaku-prilaku negatif dan destruktif, seperti kekerasan, ketidakpedulian sosial, dan lain sebagainya, yang semuanya itu mengakibatkan penderitaan semesta. Berbagai prilaku-prilaku destruktif tersebut, yang sering muncul dinegara Indonesia, merupakan akibat dari belum munculnya memiliki kesadaran. Pihak-pihak yang yang paling memegang kunci dan mempunyai peran utama dalam memupuk dan membangun kesadaran generasi penerus bangsa adalah; orang tua melalui lembaga keluarga,masyarakat dengan pengawasannya, sekolah dengan seluruh elemenya dan pemerintah dengan kebijakan dan keteladannya.Pihak-pihak ini harus mempunyai kesamaan dasar pandang, koordinasi, singkronisasi serta saling bahu membahu dalam membangun kesadaran generasi penerus bangsa
Abstract:Pendidikan telah lama diakui sebagai pilar utama dalam pembangunan suatu masyarakat. Peningkatan taraf pendidikan masyarakat dianggap sebagai investasi jangka panjang yang mampu memberikan dampak positif, termasuk dalam…
hal pertumbuhan ekonomi. Keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh melalui pendidikan memiliki potensi untuk merangsang inovasi, produktivitas, dan kualitas sumber daya manusia, yang pada gilirannya dapat membentuk dasar pertumbuhan ekonomi suatu negara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendalami dan menganalisis pengaruh pendidikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
Abstract:Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, dan transformasi digital, pendidikan Islam diharapkan tidak hanya mengajarkan tentang agama, tetapi juga mampu membentuk peserta didik yang memiliki pemikiran kritis. Dalam hal ini,…
ni, pemikiran Al-Ghazali dan Fazlurrahman memiliki kesamaan fokus pada manusia dalam hal pendidikan, meskipun pendekatannya berbeda. Namun, penelitian yang ada cenderung membahas keduanya secara terpisah, sehingga dialog antara konsep dan gagasan mereka belum sepenuhnya dieksplorasi. Penelitian ini menganalisis persinggungan dan perbedaan pemikiran mereka untuk kontribusi pada humanisasi pendidikan islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis kepustakaan ( Library Research). Semua data diperoleh dari karya-karya ilmiah terkait dan terbaru, lalu dijelaskan secara komaparatif. Hasilnya menunjukkan bahwa keduanya memandang Pendidikan sebagai proses pembentukan manusia, dengan tekanan Al-Ghazali pada pelatihan moral dan spiritual, sedangkan Fazlurrahman fokus pada integrasi ilmu dan pengembangan nalar kritis. Kedua pradigma saling melengkapi dan dapat diintegrasikan dalam kerangka humanisasi pendidikan Islam, menghubungkan dimensi etis, spiritual, intelektual, serta tanggung jawab sosial.
Abstract:Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi Generasi Z menjadi lebih terbuka dan berorientasi pada keterlibatan (engagement), sehingga melahirkan fenomena sadfishing dan oversharing yang sering kali menampilkan…
kan persoalan pribadi, konflik rumah tangga, maupun pengalaman hidup yang bersifat privat di ruang publik digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hadis “Kullu ummatī mu‘āfā illā al-mujāhirīn” serta relevansinya terhadap fenomena tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research dan netnografi. Data primer diperoleh dari hadis riwayat Imam al-Bukhari dan Imam Muslim beserta kitab-kitab syarah hadis, sedangkan data sekunder berasal dari jurnal ilmiah, artikel akademik, dan data digital terkait komunikasi media sosial. Analisis dilakukan melalui takhrij hadis, i‘tibar sanad, analisis matan, analisis isi (content analysis), dan analisis netnografi terhadap kasus oversharing yang viral di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis “Kullu ummatī mu‘āfā illā al-mujāhirīn” berstatus sahih dan mengandung prinsip etika yang menekankan pentingnya menjaga kehormatan diri, menutup aib, serta menghindari perilaku mujāharah atau membuka sesuatu yang telah Allah tutupi. Analisis fiqh al-hadis menunjukkan bahwa Islam memperbolehkan penyampaian persoalan pribadi untuk tujuan mencari bantuan atau keadilan, namun melarang pembukaan aib yang bertujuan memperoleh perhatian, popularitas, atau validasi sosial. Hasil analisis netnografi juga menunjukkan bahwa fenomena oversharing dan sadfishing di media sosial memiliki karakteristik yang mendekati konsep mujāharah, terutama ketika persoalan privat dijadikan komoditas digital demi meningkatkan engagement. Oleh karena itu, hadis ini memiliki relevansi yang kuat sebagai landasan etika komunikasi digital bagi Generasi Z dalam menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Abstract:Penelitian ini membahas strategi pengembangan karier bagi frontliner generasi Z dalam konteks sistem pemagangan tiga tahun di industri perbankan. Dengan mengkaji teori-teori pengembangan karier serta karakteristik khas Gen…
en Z, ditemukan bahwa sistem magang jangka panjang memberikan peluang besar untuk membentuk sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan siap kerja. Pemagangan tidak hanya berfungsi sebagai tahap transisi ke dunia kerja, tetapi juga sebagai fondasi internalisasi nilai organisasi dan pembentukan kompetensi teknis maupun non-teknis. Strategi karier yang efektif untuk Gen Z harus adaptif terhadap kebutuhan generasi muda, digital-friendly dalam penggunaan teknologi, serta memiliki struktur karier yang jelas dan terarah. Implikasi praktis dari temuan ini mencakup perlunya penyusunan roadmap karier sejak awal masa magang, pelatihan mentor internal yang sesuai gaya belajar Gen Z, serta evaluasi strategi SDM berbasis data kinerja. Strategi-strategi ini diharapkan dapat meningkatkan loyalitas, kinerja, dan kesinambungan pengembangan karier Gen Z sebagai frontliner di sektor perbankan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh Kualitas Produk (X1) dan Harga (X2) terhadap tingkat Kepuasan Konsumen (Y) pada PT. Sili Ona Manuia. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah metode…
e kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel berupa sampel jenuh, yaitu seluruh konsumen yang menggunakan layanan pengadaan barang dan jasa dari perusahaan dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket yang dinilai menggunakan skala Likert. Data yang digunakan merupakan data primer dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Analisis data mencakup beberapa tahapan, seperti Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Asumsi Klasik, Uji Hipotesis, serta Uji Koefisien Determinasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa variabel Kualitas Produk (X1) memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen. Hal yang sama juga berlaku untuk variabel Harga (X2), yang terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan tersebut. Secara bersama-sama, Kualitas Produk dan Harga memberikan kontribusi positif yang signifikan dalam memengaruhi Kepuasan Konsumen di PT. Sili Ona Manuia. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbaikan mutu produk serta penetapan harga yang tepat dapat meningkatkan kepuasan pelanggan secara keseluruhan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan, inovasi digital, dan transparansi produk terhadap kepuasan dan kepercayaan nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI), serta mengevaluasi peran kepercayaan…
sebagai variabel mediasi dalam hubungan antar variabel tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei terhadap nasabah BSI yang tersebar di wilayah penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas layanan tidak berpengaruh secara langsung terhadap kepuasan nasabah, meskipun secara umum dinilai sangat baik. Namun, kualitas layanan terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan nasabah, khususnya dalam hal keramahan, kecepatan layanan, dan kejelasan informasi syariah. Inovasi digital, seperti kemudahan aplikasi, efisiensi transaksi, dan keamanan data, terbukti meningkatkan kepuasan secara signifikan, tetapi tidak secara signifikan memengaruhi kepercayaan. Demikian pula, transparansi produk tidak berpengaruh langsung terhadap kepuasan, namun berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan nasabah. Selanjutnya, kepercayaan nasabah terbukti memberikan pengaruh positif terhadap kepuasan, dan menjadi mediator yang signifikan hanya dalam hubungan antara transparansi produk dan kepuasan nasabah. Sementara itu, kepercayaan tidak terbukti memediasi hubungan antara kualitas layanan maupun inovasi digital terhadap kepuasan secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun kualitas layanan dan inovasi digital penting, keduanya memerlukan penguatan dimensi kepercayaan untuk dapat meningkatkan kepuasan nasabah secara optimal. Kejelasan informasi syariah, transparansi produk, dan penguatan trust menjadi kunci dalam membangun kepuasan nasabah dalam layanan perbankan syariah di era digital.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak rekomendasi kinerja audit terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU) pada instansi pemerintah.. Audit kinerja merupakan salah satu mekanisme pengawasan yang berperan memberikan…
berikan umpan balik strategis bagi instansi dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas pelaksanaan program. Capaian IKU merupakan tolok ukur keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi secara terukur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana, dan data dikumpulkan melalui kuesioner serta dokumentasi pada lembaga yang telah menerima rekomendasi minimum audit setelah dua tahun penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rekomendasi kinerja audit memiliki dampak positif dan signifikan terhadap capaian IKU, dengan koefisien regresi sebesar 0,893 dan tingkat signifikansi 0,0000 (< 0,05). Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,664 menunjukkan bahwa penerapan rekomendasi audit dapat menjelaskan 66,4% variasi capaian IKU. Akibatnya, IKU lembaga pemerintah menjadi semakin mampu menerapkan rekomendasi audit. Penelitian ini menyoroti pentingnya pekerjaan audit sebagai alat evaluasi sekaligus cara untuk mengukur pertumbuhan pekerjaan organisasi sektor publik. Rekomendasi audit yang dilakukan secara konsisten memiliki dampak langsung pada pencapaian tujuan kinerja organisasi.