Abstract:Studi ini membahas hubungan yang kompleks antara agama Islam dan politik dalam konteks sejarah nasional Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Indonesia telah menyaksikan interaksi yang mendalam antara agama Islam dan dunia…
unia politik. Penelitian ini menganalisis bagaimana agama Islam telah mempengaruhi dinamika politik di Indonesia, baik sebagai sumber inspirasi maupun sebagai faktor penentu dalam keputusan politik. Melalui analisis kronologis, studi ini mengulas peristiwa-peristiwa kunci yang menggambarkan evolusi hubungan ini, termasuk pengaruh agama dalam perjuangan kemerdekaan, peran partai-partai Islam, dan dampak Islam dalam pembentukan kebijakan negara. Penelitian ini juga menyoroti bagaimana politik juga telah memengaruhi interpretasi dan praktik agama Islam di Indonesia. Hasil studi ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana interaksi antara Islam dan politik telah membentuk jalur sejarah Indonesia, serta implikasinya dalam konteks sosial dan politik masa kini.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada UMKM Kedai Tahu Bakso Batununggal (Kedai TBB) di Kota Bandung yang menghadapi beberapa permasalahan, antara lain pelayanan yang belum optimal, branding yang masih…
asih fokus pada produk tahu bakso, serta perlunya strategi pengembangan usaha untuk meningkatkan daya saing.
Kegiatan ini bertujuan membantu mitra dalam mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal usaha serta merumuskan
strategi pengembangan yang sesuai. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui observasi,
wawancara, dokumentasi, serta analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan Quantitative
Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil analisis menunjukkan bahwa Kedai TBB memiliki skor Internal Factor
Evaluation (IFE) sebesar 2,93 dan External Factor Evaluation (EFE) sebesar 2,90 sehingga berada pada posisi Growth
Stability dalam Matriks Internal-External. Berdasarkan hasil QSPM, strategi penetrasi pasar memperoleh nilai Total
Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 6,99 dibandingkan strategi pengembangan pasar (5,32) dan
pengembangan produk (4,91). Oleh karena itu, strategi penetrasi pasar direkomendasikan melalui penguatan pemasaran
digital, optimalisasi platform online, serta peningkatan kualitas pelayanan guna mendukung pertumbuhan usaha yang
berkelanjutan.
Harun, Hilda, Ruslan Majid, Rizkita Nur Ainun, Yasrul, Wa Ode Siti Aisyah Nur Cahyani, Sitti Nur Afridasari, Siti Nurfadilah, Paridah, Fifi Nirmala, Rastika Dwiyanti Liaran
Abstract:Latar Belakang: Mahasiswa perantauan merupakan kelompok rentan yang menghadapi berbagai risiko kesehatan, termasuk pergaulan bebas dan masalah kesehatan reproduksi akibat minimnya pengawasan orang tua dan tekanan adaptasi…
i sosial di lingkungan baru. Jauh dari keluarga, mahasiswa perantauan sering kali menghadapi krisis identitas, pengaruh negatif teman sebaya, serta paparan konten digital yang tidak tersaring, sehingga meningkatkan risiko perilaku seksual berisiko. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai pergaulan bebas, kesehatan reproduksi, dan strategi adaptasi sehat di perantauan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan yang partisipatif dan berbasis media PowerPoint dan e-leaflet. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan desain kuasi-eksperimen pre-test post-test tanpa kelompok kontrol (one-group pre-test post-test design). Peserta berjumlah 54 mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (FKM UHO) Angkatan 2025, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa penyuluhan kesehatan interaktif menggunakan media PowerPoint, e-leaflet berbasis barcode yang dapat diakses melalui smartphone, serta sesi tanya jawab dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner 15 item pilihan ganda melalui Google Form sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan batas kemaknaan p < 0,05. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 13,63 pada pre-test menjadi 13,88 pada post-test, disertai peningkatan nilai median dari 14 menjadi 15 dari total skor maksimal 15. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor sebelum dan sesudah intervensi (Z = -2,536; p = 0,011). Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi diskusi, dengan pertanyaan-pertanyaan yang kritis dan relevan dengan pengalaman nyata di lingkungan perantauan. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan partisipatif berbasis media PowerPoint, dan e-leaflet terbukti efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa perantauan tentang adaptasi sehat, pergaulan bebas, dan kesehatan reproduksi. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi promosi kesehatan yang aplikatif di lingkungan perguruan tinggi.
Abstract:Saat ini masih banyak penjual qurban di Pematangsiantar yang melakukan proses penjualan hewan qurban secara manual atau tradisional. Pencatatan pemesanan, pembayaran, dan informasi hewan masih menggunakan buku atau catatan…
an fisik. Menjelang hari raya Idul Adha biasanya permintaan meningkat drastis, sehingga berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan, kesulitan dalam pengelolaan waktu, tenaga, dan keuangan, serta potensi kehilangan data. Pengabdian masyarakat menjadi solusi terhadap permasalahan yang ada. Pengabdian dilakukan bertujuan untuk merancang sistem informasi penjualan domba qurban berbasis website untuk kemudian digunakan untuk mempermudah transaksi antara penjual dan pembeli secara efisien, transparan, dan real-time. Pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research. Kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan mampu membantu pelaku usaha penjual qurban dalam meningkatkan jangkauan pemasaran, meningkatkan kualitas layanan, mengurangi kesalahan pencatatan, dan memberikan kemudahan akses informasi bagi pembeli.
Abstract:Lingkungan berperan penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, namun permasalahan sampah masih menjadi tantangan di Desa Sama Subur akibat keterbatasan fasilitas dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pengelolaan…
sampah yang buruk dapat memicu pencemaran serta berbagai penyakit menular. Salah satu upaya yang dilakukan adalah gotong royong “Jumat Bersih” sebagai bentuk partisipasi dan solidaritas sosial. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga minggu melalui tahap perencanaan, implementasi, dan evaluasi yang melibatkan masyarakat serta aparat desa. Data diperoleh dari jumlah Kepala Keluarga (KK) yang berpartisipasi dibandingkan dengan total KK, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan partisipasi stabil pada angka 48,89% dengan perbaikan kondisi lingkungan, ditandai berkurangnya sampah di sekitar jalan dan pemukiman. Temuan ini menegaskan bahwa gotong royong berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan masyarakat pedesaan.
Abstract:Program pemberdayaan perempuan merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup keluarga melalui pendekatan kesetaraan gender. Perempuan memiliki peran strategis dalam pengelolaan…
engelolaan keluarga, namun masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam akses, partisipasi, dan pengambilan keputusan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung penguatan kesetaraan gender dalam program pemberdayaan perempuan guna mewujudkan keluarga sejahtera. Pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pemberdayaan perempuan yang difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Riau, meliputi pendampingan kelompok perempuan, sosialisasi kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, pendampingan kegiatan, dan dokumentasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi prinsip kesetaraan gender dalam program pemberdayaan perempuan mampu meningkatkan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan keluarga, memperkuat peran ekonomi perempuan, serta mendorong terciptanya relasi keluarga yang lebih adil dan harmonis. Program pemberdayaan perempuan berbasis kesetaraan gender terbukti berkontribusi positif terhadap terwujudnya keluarga sejahtera secara sosial dan ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dalam penguatan peran perempuan dan keluarga.
Abstract:Pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan keluarga tidak terlepas dari ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung hal tersebut adalah pemanfaatan…
nfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi melalui pendekatan berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pengelolaan pekarangan di Posyandu Permata Anawai, Kota Kendari. Kegiatan dilaksanakan pada 28 September 2025 di Posyandu Permata Anawai, Wilayah Puskesmas Wua-Wua, Kota Kendari, peserta kegiatan yang hadir sebanyak 11 orang yang terdiri dari 2 kader Posyandu dan 9 Ibu Balita. Pelaksanaan kegiatan mencakup pemberian edukasi terkait pentingnya konsumsi pangan bergizi, melalui metode ceramah dan tanya jawab selama sekitar 60 menit, pendampingan praktik budidaya tanaman sayuran di pekarangan, serta penyaluran bibit tanaman kepada peserta. Penilaian kegiatan dilakukan secara kualitatif berdasarkan pengamatan terhadap keterlibatan peserta, tingkat antusiasme, dan respons selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan positif berupa meningkatnya kesadaran dan sikap peserta terhadap pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Partisipasi aktif kader Posyandu turut memperkuat proses edukasi gizi dan membuka peluang keberlanjutan kegiatan di lingkungan masyarakat. Meskipun belum didukung oleh pengukuran kuantitatif, kegiatan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan pekarangan yang terintegrasi dengan Posyandu berpotensi menjadi strategi pendukung penguatan ketahanan pangan keluarga. Untuk pengembangan selanjutnya, diperlukan penerapan metode evaluasi yang lebih terstruktur guna menilai dampak jangka panjang terhadap pola konsumsi dan kemandirian pangan rumah tangga.
Abstract:Program psikoedukasi “Empowered Emotion, Better Performance!” dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman karyawan Hotel Gammara Makassar mengenai regulasi emosi sebagai keterampilan penting dalam menghadapi tuntutan kerja…
erja yang tinggi, khususnya pada departemen Human Resource (HR) dan Security. Karyawan hotel memiliki risiko besar mengalami stres dan kelelahan emosional akibat tingginya tuntutan pelayanan dan interaksi dengan tamu. Kegiatan diawali dengan need assessment melalui observasi, wawancara, dan survei untuk mengidentifikasi kebutuhan utama karyawan terkait pengelolaan emosi. Psikoedukasi dilaksanakan menggunakan metode ceramah interaktif dengan desain one group pre–post test untuk mengukur efektivitas program. Sebanyak 8 partisipan mengikuti kegiatan ini. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan antara skor pre-test dan post-test dengan nilai signifikansi 0,026 (<0,05), tanpa adanya penurunan skor pada seluruh partisipan. Selain itu, mayoritas peserta memberikan penilaian sangat positif terhadap relevansi dan kemanfaatan materi, termasuk peningkatan kemampuan mengenali dan mengelola emosi dalam situasi kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi regulasi emosi efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan emosional karyawan hotel. Program ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan intervensi lanjutan untuk mendukung kesejahteraan psikologis dan kualitas layanan di sektor perhotelan.
Abstract:Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan perilaku pemilahan sampah siswa SDN 04 Gumukmas, Kabupaten Jember, melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kondisi awal menunjukkan rendahnya kesadaran…
sadaran siswa terhadap pemilahan sampah akibat minimnya edukasi lingkungan dan ketiadaan fasilitas tempat sampah terpilah di sekolah. Program dilaksanakan selama 39 hari (14 Oktober - 21 November 2025) dengan sasaran kurang lebih 50 siswa kelas 3-5, meliputi kegiatan sosialisasi interaktif menggunakan media kardus dan miniatur sampah, simulasi praktik pemilahan, pengadaan tempat sampah terpilah, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil menunjukkan 71,4% siswa mencapai pemahaman kategori tertinggi dengan perubahan perilaku nyata dalam membuang sampah sesuai kategori organik, anorganik, dan B3. Lingkungan sekolah menjadi lebih bersih dan siswa mulai menerapkan pemilahan sampah di rumah sebagai agen perubahan. Program ini membuktikan efektivitas pendekatan PAR dalam membentuk perilaku peduli lingkungan sejak dini melalui kombinasi edukasi, penyediaan fasilitas, dan pembentukan kebiasaan berkelanjutan yang dapat direplikasi di sekolah dasar lain.
Abstract:Pengelolaan sampah di pedesaan masih menjadi permasalahan lingkungan yang memerlukan perhatian serius. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah serta kurangnya media edukasi yang menarik membuat perilaku membuang…
ang sampah sembarangan masih sering terjadi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pembuatan rencana edukasi penguraian sampah di Desa Mojopuro, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari perancangan, pembuatan, hingga pemasangan rencana edukasi. Rencana tersebut berisi informasi mengenai jenis-jenis sampah dan waktu penguraiannya, sehingga dapat menjadi sarana pembelajaran visual yang mudah dipahami dan menarik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memilah sampah serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Selain memberikan manfaat edukatif, kegiatan ini juga mempererat kerja sama antara mahasiswa dan warga dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.