Search Articles & Publications

Showing 444 articles found for "Awal"

Peningkatan Kesadaran Memperbaiki Mood pada Mahasiswa di Usia Dewasa Awal melalui Refleksi dan Jurnaling

Galuh Laily Agustin, Afrilia Nur Fadhila, Khairunisa Azra Amalina, Nur Sahlami, Aliya Febriyanti, Dewi Yanah, Nazmi Laila Gita, Rohman, Muhamad Ahyudin, Muhamad Fahri Darmawan
Abstract: Students in early adulthood often face academic, social, and personal pressures that cause fluctuations in mood and affect mental health and psychological well-being. The main issue addressed in this study is students’ low… low ability to recognize, understand, and manage emotions adaptively, highlighting the need for effective strategies to enhance emotional awareness. This research investigates the effectiveness of self-reflection and journaling in improving students’ mood awareness. A combination of descriptive qualitative and quasi-experimental pretest-posttest designs was used, with instruments including mood scales, reflection guidelines, and students’ daily journals. Results showed a 32% increase in the average mood awareness score, a decrease in students with low awareness from 64% to 18%, and an increase in high awareness from 14% to 56%. Active participation was observed in 78% of students, while 85% consistently documented their emotional experiences, 88% reported feeling relieved, and 76% could identify recurring emotional patterns. The intervention also promoted the development of more adaptive self-regulation strategies, such as time management, adequate rest, and social support, increasing from 21% before the intervention to 69% afterward. Sustainability of practice was indicated by 61% of students intending to continue journaling independently and 57% integrating it into their daily routines. The novelty of this study lies in the integration of self-reflection and journaling as a practical, systematic, and sustainable approach to enhance emotional awareness and psychological well-being. The findings confirm that a simple yet structured intervention can create significant improvements in emotion management and adaptive behaviors among students.

Sikap Fujoshi Dewasa Awal terhadap Konten Fiksi Homoromantic pada Grup Chat Penggemar XX

Umi Anisatul Faizah, Idha Rahayu Ningsih, Asti Candrasasi Catur Putri
Abstract: The phenomenon of increasing consumption of homoromantic fiction content among early adult women has given rise to the term Fujoshi, which is often directly associated with support for LGBT issues, although such an interpretation… pretation does not necessarily reflect individuals’ attitudes in a comprehensive manner. This study is grounded in the need to understand the attitudes of early adult Fujoshi in a more nuanced and non-simplistic way, particularly through the framework of attitude theory encompassing cognitive, affective, and conative dimensions. The research problem focuses on how Fujoshi aged 18-40 interpret, experience, and express their attitudes toward homoromantic fiction content and its relationship to social values and norms in real life. This study employed a descriptive qualitative approach using in-depth interviews with three Fujoshi informants who are members of the XX fan chat group. The findings indicate that social media and peer networks play a significant role in the process of becoming a Fujoshi, as well as in shaping relatively intensive and repetitive patterns of content consumption as a form of emotional entertainment. Cognitively, the informants recognize that homoromantic fiction is related to LGBT issues; however, at the affective level, their interest is primarily driven by the uniqueness of the narrative structure and character dynamics rather than by sexual orientation itself. In the conative dimension, most informants do not demonstrate a tendency to support LGBT practices in real life; some even hold conservative views and display critical awareness of the potential negative impacts of their hobby, which they perceive as not fully aligned with prevailing social norms. The study concludes that Fujoshi attitudes are complex, ambivalent, and highly contextual. The novelty of this research lies in revealing a clear differentiation between the consumption of homoromantic fiction as a form of symbolic entertainment and individuals’ value positions toward social reality, which are often normatively conflated in previous assumptions.

Misi Perdamaian dan Harmoni Semua Agama (Analisis Histori agama-agama samawi dalam Al-Quran)

Khoirul, Ibad
Abstract: Artikel ini  berjudul Misi perdamaian dan harmoni semua agama dengan focus terhadap kajian Analisis Histori agama-agama samawi dalam Al-Quran Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan. Sesuai dengan masalah yang akan dibahas,… dibahas, penelitian ini akan di awali dengan menggali dan mengumpulkan berbagai informasi, dokumentasi, data-data melalui studi kepustakaan (liberary reseach). Penulis menerapkan metode tafsir maudhu’i (tematik), sebagai metode tafsir kontemporer yang cukup kuat serta fokus mengkaji sebuah tema dari al-Qur’an, dengan menggunakan pendekatan  filosofis, untuk menjelaskan inti, hakikat, atau hikmah mengenai suatu yang berada di balik objek. Tujuan  penelitiannya  berkaitan dengan mendeteksi misi perdamaian agama samawi dalam Al-Qur`an, Dari hasil penelitian ini setelah menguraikan penafsiran ayat-ayat Al-Qur`an terkait syari`at agama samawi, dapat disimpulkan bahwa secara historis, sepanjang peradaban umat manusia di dunia ini memiliki kecenderungan secara batin untuk menemukan Tuhan (beragama) dan mendekatkan diri kepada Tuhan serta melakukan kebaikan. Dan juga  bahwa tidak ada perbedaan antara Islam dengan agama-agama yang lain terkait dengan penghormatan terhadap kehidupan manusia. Semua agama menjunjung tinggi perdamaian dan hak-hak hidup setiap insan. Misi semua rasul kepada ummatnya ialah membawa keadilan dan kedamaian. tidak ada sama sekali agama yang mengajarkan radikalisme dan terorisme, dan sungguh salah menyandarkan radikalisme dan terorisme kepada ajaran agama tertentu.

Edukasi Pencegahan Filariasis pada Siswa Madrasah Aliyah Al-Fath Kendari

Handayani, Listy
Abstract: Filariasis atau penyakit kaki gajah masih menjadi penyakit tropis terabaikan yang dapat menimbulkan kecacatan kronis, stigma, dan kerugian sosial. Penyuluhan berbasis sekolah penting dilakukan karena infeksi dapat terjadi… i sejak usia anak, sedangkan remaja berpotensi menjadi agen pencegahan di keluarga dan kelompok sebaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa Madrasah Aliyah Al-Fath Kendari mengenai pencegahan penyakit filariasis. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Desember 2025 di Madrasah Aliyah Al-Fath Kendari dengan peserta 30 siswa. Tahapan kegiatan pengabdian meliputi tahap perencanaan (koordinasi dengan sekolah, penyusunan leafleat yang memuat materi edukasi), pelaksananaan dan evaluasi (membandikan skor pengetahuan sebelum dan sesudah menyuluhan dengan menggunakan kuesioner pre test dan post test. Hasil kegiatan menunjukkan kategori pengetahuan baik meningkat dari 24 siswa (80,0%) sebelum penyuluhan menjadi 29 siswa (96,7%) sesudah penyuluhan, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 6 siswa (20,0%) menjadi 1 siswa (3,3%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis leaflet yang disertai diskusi mampu meningkatkan pengetahuan awal siswa tentang pencegahan filariasis. Implikasi kegiatan adalah perlunya edukasi berulang di sekolah, penguatan perilaku menghindari gigitan nyamuk, kebersihan lingkungan, dan kolaborasi sekolah, puskesmas, serta perguruan tinggi.

Pencegahan ISPA melalui Pembagian Masker dan Leaflet pada Pekerja Tambang di Desa Lambuluo, Konawe Utara

Handayani, Listy, Lestari, Hariati, Bahar, Hartati, Akifah, Dewi, Sri Tungga, Fatrisya S, Waode Mitha, Nur, Tri Amelia, Iki, Wa, Irwan, Istiqomah
Abstract: Paparan debu dan polusi udara di lingkungan pertambangan menjadi faktor risiko penting terjadinya gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), pada pekerja tambang. Desa Lambuluo, Kecamatan Motui,… , Kabupaten Konawe Utara merupakan wilayah yang berada di sekitar aktivitas pertambangan sehingga pekerja berpotensi mengalami pajanan debu secara terus-menerus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran pekerja tambang tentang bahaya polusi udara di tempat kerja serta mendorong perilaku pencegahan ISPA melalui pembagian masker dan media edukasi leaflet. Sasaran kegiatan adalah 40 pekerja tambang yang berdomisili di Desa Lambuluo. Kegiatan dilaksanakan pada 24–25 Juli 2025 dengan pendekatan door to door. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa, penyusunan dan pencetakan leaflet, penyiapan masker percontohan, distribusi paket masker dan leaflet, serta edukasi singkat mengenai bahaya debu tambang, dampaknya terhadap kesehatan pernapasan, cara penggunaan masker yang benar, dan pentingnya mengganti masker apabila kotor atau rusak. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan cakupan penerima masker dan leaflet, dengan indikator keberhasilan minimal 80% dari sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 38 dari 40 pekerja tambang menerima masker dan leaflet, dengan capaian sebesar 95%. Capaian ini menunjukkan bahwa pendekatan door to door efektif menjangkau pekerja dan memungkinkan penyampaian pesan kesehatan secara lebih personal. Kegiatan ini menjadi langkah awal promotif-preventif dalam pencegahan ISPA, namun perlu dilanjutkan dengan edukasi berkala, pemantauan kepatuhan penggunaan masker, dan pengendalian debu yang lebih komprehensif di lingkungan kerja tambang secara berkelanjutan oleh pihak terkait.

Pengaruh Infografis Edukatif Terhadap Persepsi Gen Z Tentang Employer Attractiveness PT. X

Dion Giovanno Pasamboan, Annisa Tri Ma'rifah, Siti Nurfadilah Widianti, Widyastuti, Wilda Ansar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh infografis edukatif terhadap persepsi Gen Z mengenai employer attractiveness PT. X. Target pengabdian adalah fresh graduate dan mahasiswa tingkat akhir yang berpotensi menjadi… adi calon tenaga kerja perusahaan. Data awal menunjukkan bahwa tingkat pengenalan, ketertarikan bekerja, persepsi reputasi, budaya kerja, dan peluang pengembangan karir responden masih terbatas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test, di mana responden menilai persepsi mereka terhadap perusahaan sebelum dan sesudah diperkenalkan dengan infografis yang menyajikan informasi tentang budaya kerja, nilai-nilai organisasi, peluang pengembangan karir, dan manfaat bekerja di PT. X. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan infografis edukatif efektif meningkatkan daya tarik perusahaan bagi calon karyawan muda, sekaligus memberikan dasar bagi strategi komunikasi visual yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Sosialisasi Diabetes Melitus Dan Screening Gula Darah Serta Tensi Sebagai Bentuk Program KKN Untuk Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat Di Bandung Baru Barat

Asma Nabilatuz Zahra, Arifin, Hafit Rizki Meilani, Nurul Fatonah, Hanifah, Melya Sri Ulfa
Abstract: Program kerja sosialisasi diabetes melitus dan screening gula darah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan melalui kegiatan sosialisasi diabetes melitus serta screening… ening gula darah dan tekanan darah. Berdasarkan hasil observasi awal di Desa Bandung Baru Barat, diketahui bahwa kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan masih rendah, khususnya pemeriksaan gula darah dan tekanan darah secara rutin. Metode pelaksanaan program kerja dilakukan dalam satu hari melalui sosialisasi kesehatan dan dilanjutkan dengan screening kesehatan yang meliputi pemeriksaan gula darah sewaktu dan pengukuran tekanan darah, dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemeriksaan gula darah menghasilkan 62,8% kategori normal, 22,8% pra diabetes, dan 14,2% diabetes. Sementara itu, hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan 80% normal, 8,5% pra hipertensi, dan 11,4% hipertensi. Program kerja screening kesehatan ini berdampak pada meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatannya serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan menerapkan pola hidup sehat.

Penggunaan Software Accurate sebagai Pendukung Proses Customer Collection pada Global Pratama Group

Vivien, Johny Budiman
Abstract: Pengelolaan piutang pelanggan merupakan aspek penting dalam menjaga kelancaran arus kas perusahaan jasa logistik. PT Global Pratama Indonesia telah memanfaatkan software Accurate sebagai sistem informasi akuntansi untuk… mendukung pencatatan transaksi dan pengelolaan piutang pelanggan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan permasalahan pada alur administrasi dokumen operasional yang memengaruhi efektivitas proses customer collection. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan software Accurate serta menyusun rekomendasi perbaikan alur dokumen operasional. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, analisis dokumen, dan diskusi lintas divisi yang melibatkan bagian keuangan, workshop, dan warehouse. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlambatan penyerahan dokumen Work Order (WO) dan Delivery Order (DO) berdampak pada keterlambatan pencatatan transaksi dan pemantauan piutang. Implementasi awal rekomendasi perbaikan alur dokumen mampu meningkatkan ketepatan pencatatan dan mendukung efektivitas penagihan piutang pelanggan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi mitra sebagai dasar perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan administrasi penagihan.

Edukasi tentang Pencegahan dan Penatalaksanaan Pioderma

Anisa Devi Kharisma Wibowo, Anak Agung Pradnya Paramitha Vidiani, Valentina Girsang
Abstract: Pioderma merupakan penyakit kulit akibat infeksi bakteri yang masih sering dijumpai di masyarakat, terutama pada lingkungan dengan kepadatan penduduk dan kebersihan yang kurang optimal. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai… engenai pencegahan dan penatalaksanaan awal pioderma dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi kulit. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan penatalaksanaan pioderma melalui edukasi kesehatan kulit. Sebanyak 15 responden mengikuti kegiatan ini, diukur melalui pretest dan posttest untuk peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi kesehatan kulit sebesar 36%. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya promotif dan preventif dalam mencegah terjadinya infeksi kulit di masyarakat.

Strategi Edukatif Berbasis Infografis Dalam Meningkatkan Komunikasi Antar Generasi: Studi Pada Karyawan Bosowa Transportation

Andi Nasrawati Hamid, Rahmawati Syam, Halima Sukri, Muhammad Farras Adhwa
Abstract: Keberagaman generasi dalam lingkungan kerja merupakan kondisi yang tidak terpisahkan dari organisasi modern, termasuk di sektor jasa transportasi. Perbedaan karakteristik, pengalaman kerja, serta gaya komunikasi antar generasi… nerasi berpotensi menimbulkan miskomunikasi apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman karyawan Bosowa Transportation mengenai komunikasi lintas generasi melalui psikoedukasi non-training berbasis infografis. Metode yang digunakan diawali dengan need assessment melalui kuesioner dan wawancara untuk mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi karyawan. Intervensi diberikan dalam bentuk poster infografis bertema “Connect Beyond Age: Cara Berkomunikasi Lintas Generasi”, yang dilaksanakan di unit bisnis Oto Klinik, Oto Rental, dan Taksi Bosowa. Untuk mengukur efektivitas intervensi, dilakukan pre-test dan post-test menggunakan pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar karyawan belum memahami konsep komunikasi lintas generasi secara menyeluruh. Setelah diberikan intervensi berupa psikoedukasi non training, terjadi peningkatan pemahaman karyawan terkait perbedaan gaya komunikasi antar generasi, hambatan yang sering muncul, serta strategi komunikasi efektif yang dapat diterapkan di lingkungan kerja. Dengan demikian, psikoedukasi berbasis infografis terbukti efektif sebagai media edukatif dalam meningkatkan kualitas komunikasi lintas generasi dan mendukung terciptanya interaksi kerja yang lebih harmonis di Bosowa Transportation.