Search Articles & Publications

Showing 1731 articles found for "Antar"

Determinan Kelelahan Kerja Pada Operator SPBU Di Kecamatan Padang Utara Tahun 2025

Ice Gusdalia, Fadhilatul Hasnah, Asep Irfan
Abstract: Kelelahan kerja merupakan suatu kondisi di mana efisiensi dan kinerja menurun, sementara ketahanan ketahanan fisik tubuh berkurang. Menurut informasi yang diperoleh dari program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan… gakerjaan tahun 2022, terdapat rata-rata 414 kecelakaan kerja 2 setiap harinya. Dari jumlah tersebut, sekitar 27,8% disebabkan oleh tingkat kelelahan kerja yang cukup tinggi .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kelelahan kerja pada operator spbu di kecamatan padang utara tahun 2025. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di SPBU di Kecamatan Padang Utara pada bulan Maret- Agustus 2025 . Waktu pengumpulan data 22-26 Agustus 2025. Populasi pada penelitian ini adalah operator SPBU di Kecamatan Padang Utara sebanyak 67 sedangkan sampel sebanyak 57 operator SPBU. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan cara angket. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ditemukan 71,9% responden memiliki kelelahan kerja berat , 68,4% responden memiliki masa kerja lama dan 49,1% responden memiliki status gizi tidak normal dan, 52,6% responden memiliki beban kerja berat. Berdasarkan hasil uji statistik diketahui bahwa adanya hubungan masa kerja (pvalue=0,000) dan beban kerja (pvalue=0,000) dengan kelelahan kerja pada operator SPBU di Kecamatan Padang Utara. Tidak ada hubungan antara status gizi (p-value = 0,832) dengan kelelahan kerja pada operator SPBU di Kecamatan Padang Utara. Kesimpulan terdapat hubungan masa kerja dan beban kerja dengan kelelahan kerja pada operator SPBU di kecamatan padang utara. Diharapkan Mengelola waktu istirahat dengan baik( peregangan, relaksasi, bernapas dalam, atau mendengarkan musik Santai) agar dapat mengurangi kelelahan kerja dan meningkatkan produktivitas.

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Lengkap Pada Anak Usia 12-24 Bulan Di Wilayah Kerja Pukesmas Padang Pasir Tahun 2025

Alvita Oktania, Fanny Ayudia, Fadhilatul Hasnah
Abstract: Berdasarkan data dari dinas Kesehatan kota Padang menyebutkan pada tahun 2023 Puskesmas dengan cakupan imunisasi dasar lengkap pada anak usia 12-24 bulan paling rendah yaitu Puskesmas Padang Pasir dimana pencapaian imunisasi… sasi dasar lengkap (IDL) di Puskesmas Padang Pasir 39,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap pada anak usia 12- 24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Padang Pasir tahun 2025.Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Maret- Agustus 2025 pengumpulan data di lakukan pada 16 Juni - 9 Juli  di wilayah kerja  Puskesmas Padang Pasir. populasi penelitian adalah seluruh ibu yang mempunyai anak usia 12-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Padang Pasir yang berjumlah 745 orang, dan sampel yang di ambil sebanyak 88 responden mengunakan Teknik stratified random sampling. Data di kumpulkan mengunakan kuesioner dengan cara wawancara. Analisis yang di lakukan secara univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 64,8% anak yang tidak lengkap imunisasi dasar lengkap 55,7% ibu memiliki pengetahuan kurang, 59,1% ibu memiliki sikap negatif, 48,9% ibu tidak mendapatkan dukungan keluarga. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan (P value = 0,032), sikap ibu (P value = 0,029), dukungan keluarga (P value = 0,038) dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkapTerdapat hubungan imunisasi dasar lengkap dengan tingkat pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga di puskesmas padang pasir. Di harapkan bagi Puskesmas melalui petugas kesehatan diperlukan promosi kesehatan berupa edukasi mengenai pentingnya imunisasi dasar lengkap pada ibu yang memiliki anak dan keluarganya

Pengaruh Penundaan Pemotongan Tali Pusat Terhadap Kadar Hemoglobin Bayi Baru Lahir Di Bidan Praktek Mandiri Yupi Siti Nur Janah Tahun 2025

Sudarmono, Saraswati, Alfitri , Rosyidah
Abstract: Setelah proses kelahiran, terjadi transisi fisiologis dari sistem pernapasan janin yang semula bergantung pada oksigenasi melalui plasenta, menuju sistem pernapasan mandiri yang bergantung pada paru-paru. Jika proses transisi&#8230; nsisi ini berlangsung secara mendadak, khususnya apabila pemutusan tali pusat dilakukan terlalu cepat, maka distribusi oksigen melalui aliran darah ke tubuh bayi dapat menjadi tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara lebih mendalam temuan dari studi-studi sebelumnya, serta mengkaji secara empiris dampak penundaan pemotongan tali pusat terhadap kadar hemoglobin pada neonatus yang dilahirkan di Bidan Praktik Mandiri Yupi Siti Nurjanah. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuasi-eksperimental dengan rancangan Posttest Only Control Group Design, yang memungkinkan perbandingan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol setelah intervensi dilakukan. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling, dengan jumlah total sampel sebanyak 30 bayi baru lahir. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan lembar pencatatan standar selama periode Maret hingga Juni 2025 di fasilitas praktik bidan mandiri. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Paired Samples T-Test untuk menilai signifikansi perbedaan antar kelompok. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p (ρ value) sebesar 0,000 (ρ<0,05), mengindikasikan bahwa penundaan pemotongan tali pusat secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada bayi baru lahir. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan kausal yang bermakna antara praktik penundaan pemotongan tali pusat dengan kadar hemoglobin neonatus. Oleh karena itu, pendekatan ini patut dipertimbangkan sebagai bagian dari intervensi obstetrik berbasis bukti dalam praktik kebidanan.

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hygiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir Tahun

Fitriani, Eri Wahyudi, Wilda Tri Yuliza
Abstract: Capaian higiene sanitasi depot air minum isi ulang (DAMIU) di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2023 adalah 87%, dengan capaian terendah ketiga berada di wilayah kerja Puskesmas Padang Pasir (21,62%) dari 32&#8230; 2 DAMIU. Kurangnya penerapan higiene sanitasi dapat menyebabkan kontaminasi mikrobiologi yang berdampak pada kesehatan. Sebanyak 25,3% depot air minum masih tidak memenuhi persyaratan higiene sanitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan higiene sanitasi DAMIU di wilayah kerja Puskesmas Padang Pasir tahun 2025. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dan sampel berjumlah 38 karyawan DAMIU dengan teknik total populasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kuesioner dan observasi pada 2–15 Juli 2025. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 50,0% responden tidak memenuhi syarat higiene sanitasi. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,000), sarana prasarana (p=0,001), dan pengawasan (p=0,000) dengan higiene sanitasi DAMIU. Disimpulkan bahwa pengetahuan, sarana prasarana, dan pengawasan berhubungan dengan higiene sanitasi. Diharapkan pemilik dan karyawan depot meningkatkan pengetahuan, melengkapi sarana prasarana sesuai standar, serta memperketat pengawasan untuk menjamin kualitas air minum isi ulang.

Pola Koordinasi Buzzer dalam Penyebaran Ujaran Kebencian di Media Sosial

Muttaqina, Tsalitsa Nur, Ardhia Pramesti Regina Cahyani, Rayyan Fahrezi Suwarna, Chelsea Flavia Yuandhiza, Nikko Vabhian Prasadha, Salasabarin Yudha Akbar
Abstract: Dalam beberapa tahun terakhir, penyebaran ujaran kebencian di media sosial menunjukkan peningkatan yang signifikan seiring dengan keterlibatan jaringan buzzer yang bergerak terkoordinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji&#8230; engkaji pola koordinasi, tipologi akun, ciri khas konten, serta dampak aktivitas buzzer terhadap ruang publik digital di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi literatur digital berupa kajian akademis dan data laporan transparansi resmi dari platform X, Facebook, dan Instagram. Penelitian ini menemukan bahwa jaringan buzzer beroperasi melalui ekosistem yang terorganisir, melibatkan agensi, tim produksi, dan tim distribusi dengan alur kerja yang sistematis mulai dari pembuatan hingga penyebaran narasi. Akun-akun yang terhubung dalam jaringan tersebut memperlihatkan karakteristik yang dapat dikenali, seperti jumlah pengikut, frekuensi posting, penggunaan identitas palsu, dan format konten yang sudah ditentukan. Pola koordinasi yang diterapkan pun beragam sesuai karakteristik tiap platform. Seperti penggunaan tagar pada X dan Instagram, serta konten yang disebarkan secara tertutup melalui fitur grup di Facebook. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas buzzer bukan sekadar fenomena spontan dari seorang individu, melainkan sebuah industri manipulasi informasi yang terstruktur. Temuan ini mengisyaratkan bahwa penanganan hukum perlu diarahkan pada aktor utama di balik jaringan buzzer, bukan hanya pelaku lapangan secara individual. Upaya tersebut dapat diperkuat melalui kerja sama antara lembaga terkait dan penyedia platform media sosial, penggunaan metode pengelompokan berlandaskan data untuk mengidentifikasi jaringan terkoordinasi, serta peningkatan kompetensi digital kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan terhadap dampak penyebaran ujaran kebencian.

Metode Menghafal Hadis Dalam Program Tahfiz al-Hadis Di Pondok Pesantren Daarul Istiqlal Medan

Husnel Anwar, Fadhilah Is, Mutiara Hasanah Nindi Puller
Abstract: Penelitian ini mengkaji tentang Metode Menghafal Hadis dalam Program Tah}fi>z} al-H{adi>s\ Di Pondok Pesantren Daarul Istiqlal Medan yang memiliki tujuan, antara lain : 1) Untuk mengetahui program dan metode menghafal hadis&#8230; dis di kalangan santri Darul Istiqlal Medan. 2) Untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat di dalam program menghafal hadis di Pondok Pesantren Darul Istiqlal Medan. Jenis penelitian ini menggunakan metode lapangan (Field Research) dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang peneliti peroleh, kemudian dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tujuan menemukan pemahaman yang lebih mendalam tentang suatu aspek tertentu dan juga kesimpulan dari keseluruhan data dalam penelitian. Hasil dari penelitian ini bahwa : 1) Program tah}fi>z} al-h}adi>s\ di pondok pesantren Daarul Istiqlal Medan berjalan dan terealisasikan dengan baik, sedangkan metode menghafal menghafal hadis yang digunakan di kalangan santri Darul Istiqlal Medan yaitu metode talqi>n, tafahhum, dan tikra>r. 2) Faktor pendukung dalam program menghafal hadis di Pondok Pesantren Darul Istiqlal Medan meliputi; motivasi dari pengajar hadis kepada para santri, pemilihan lingkungan yang kondusif untuk menghafal hadis dan pemahaman makna yang terkandung di dalam redaksi hadis, sedangkan faktor penghambat program menghafal hadis meliputi; Kurangnya pembendaharaan kosa kata Bahasa Arab yang dimiliki para santri, kurangnya kemampuan santri dalam  menguasai kalimat atau kata bahasa Arab yang didalam redaksi hadis dan kurangnya waktu luang bagi para santri di dalam menghafal hadis.

Peran Komunikasi Dalam Membangun Hubungan Sosial Di Era Digital

Shofiyyah, Ritonga, Nurlia Sartika, Wardiyah, Metha, Rahman, Halim Idul, Sabri, Sikumbang, Ahmad Tamrin
Abstract: Penelitian ini membahas peran komunikasi digital dalam membangun hubungan sosial masyarakat di era modern. Perkembangan teknologi komunikasi dan media sosial telah mengubah pola interaksi sosial dari komunikasi tatap muka&#8230; a menjadi komunikasi berbasis digital yang lebih cepat, praktis, dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran, dampak positif dan negatif, serta upaya menjaga hubungan sosial melalui komunikasi digital yang sehat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan melalui berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi digital memberikan dampak positif berupa kemudahan dalam berinteraksi, memperluas jaringan sosial, mempercepat penyebaran informasi, serta mempererat hubungan sosial tanpa dibatasi ruang dan waktu. Namun, komunikasi digital juga memiliki dampak negatif seperti berkurangnya interaksi tatap muka, miskomunikasi, cyberbullying, penyebaran hoaks, dan meningkatnya ketergantungan terhadap media digital. Oleh karena itu, diperlukan penerapan etika komunikasi, peningkatan literasi digital, serta keseimbangan antara komunikasi virtual dan komunikasi langsung agar hubungan sosial tetap terjaga dengan baik. Dengan penggunaan teknologi yang bijak, komunikasi digital dapat menjadi sarana yang mendukung terciptanya hubungan sosial yang sehat dan berkualitas di era modern.

Tren Pola Hidup Sehat Masa Kini Terhadap Kesehatan Mental Dan Fisik Generasi Z

Arzu Akhund Zada, Desy Safitri, Sujarwo
Abstract: Penelitian ini berjudul tren pola hidup sehat masa kini dikaitkan dengan kesehatan mental dan fisik pada generasi z. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana hubungan antara tren pola hidup sehat dengan kesehatan mental dan&#8230; fisik pada generasi z. Dengan menggunakan metode Systematic  Literature Review, data dikaji melalui jurnal-jurnal penelitian serta artikel  terkait variabel pola hidup sehat, kesehatan mental, dan kesehatan fisik baik nasional maupun  internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola hidup sehat dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik terutama bagi generasi z. Artinya kesehatan mental dan fisik dapat diperbaiki apabila individu menerapkan pola hidup sehat. Melakukan aktivitas fisik, kualitas tidur yang baik, dan menjaga asupan makan merupakan bentuk-bentuk dari penerapan pola hidup sehat. Artikel ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi generasi z bahwa pola hidup sehat harus berkelanjutan guna memperoleh kesehatan mental dan kesehatan fisik yang optimal.

Problematika Perkawinan Dini Di Indonesia

Wiwit Triani, Aulya Maharani Asri
Abstract: Perkawinan dini masih menjadi permasalahan sosial yang banyak terjadi di Indonesia dan menimbulkan berbagai dampak dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak yang ditimbulkan, serta upaya&#8230; aya pencegahannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan sumber ilmiah lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan dini lebih banyak menimbulkan dampak negatif dibandingkan positif, yang meliputi aspek psikologis, kesehatan, pendidikan, sosial, dan ekonomi. Dari aspek psikologis, perkawinan dini dapat menyebabkan stres, depresi, serta ketidakstabilan emosi. Dari aspek kesehatan, perkawinan dini meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan persalinan. Selain itu, perkawinan dini juga berdampak pada terhambatnya pendidikan, munculnya permasalahan ekonomi, serta tekanan sosial dalam masyarakat. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui peningkatan akses pendidikan formal, edukasi kesehatan reproduksi, pemberdayaan masyarakat, serta peran aktif pemerintah melalui regulasi dan program perlindungan anak, disertai penerapan kesetaraan gender. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat untuk menekan angka perkawinan dini secara berkelanjutan.

Evaluasi Kesiapan Kompetensi Digital SDM: Sebuah Tinjauan Konseptual terhadap Kebutuhan Industri Masa Depan

Ferawati, Ferawati, Rachmadani, Desi, Arifanto, Chandra Fitra
Abstract: Pergeseran paradigma menuju Industri 5.0 menuntut pemaknaan ulang terhadap peran sumber daya manusia (SDM) di tengah masifnya penggunaan kecerdasan buatan dan sistem otomatisasi. Meskipun adopsi teknologi berlangsung pesat,&#8230; at, kepustakaan menunjukkan adanya kesenjangan yang nyata antara ketersediaan teknologi dengan tingkat kesiapan dan keluwesan nalar pekerja. Menanggapi kelangkaan kajian teoretis yang menyeluruh, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kerangka penilaian konseptual terkait kesiapan kompetensi digital SDM. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan kepustakaan murni tanpa pengumpulan data lapangan empiris, penelitian ini menyintesis berbagai teori untuk mendekonstruksi pemahaman lama mengenai kompetensi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi digital masa depan bertumpu pada asas yang berpusat pada manusia, memadukan keahlian teknis dengan kecerdasan sosial-emosional. Sebagai luaran utama, penelitian ini mengajukan arsitektur penilaian kesiapan yang terdiri dari tiga dimensi pokok: (1) Pemahaman Tata Kelola Data dan Teknologi, (2) Keluwesan Nalar dan Pembelajaran Berkesinambungan, serta (3) Ketahanan Sosial-Emosional dan Kepemimpinan. Secara praktis, kerangka teoretis ini berfungsi sebagai landasan diagnosis awal bagi jajaran manajemen guna mencegah pemborosan anggaran pelatihan, serta memastikan rancangan peningkatan kecakapan benar-benar tepat sasaran dan selaras dengan titik kelemahan kejiwaan maupun teknis dari para pekerja.