Search Articles & Publications

Showing 4015 articles found for "Dari"

Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Bootcamp Trilogi Got Business Founder

Maulidian, Maulidian, P, Mutiara Dewi, Novita, Novita, Purnengsih, Iis
Abstract: The development of entrepreneurship among students has become a priority in higher education in Indonesia to address unemployment, leading Universitas Trilogi to organise the Trilogi Got Business Founder Bootcamp with the… e theme “Scaling the Future of Business: Sustainable and Responsible Innovation.” The aim of this activity is to provide in-depth understanding and practical skills in key aspects of entrepreneurship, including product development, digital marketing, and financial reporting. The bootcamp employed three main stages: preparation, implementation, and evaluation. The preparation stage involved scheduling, selecting speakers, and arranging facilities. The implementation stage comprised lectures, discussions, exercises, and case studies delivered by competent experts in their respective fields. The evaluation stage was conducted through questionnaires to assess the success of the event and its impact on participants. The evaluation results showed that the majority of participants were satisfied with the content delivered and the relevance of the activities to their needs. The methods used were effective in enhancing participants' understanding and practical skills in entrepreneurship. Overall, this bootcamp successfully achieved its objectives and made a positive contribution to the development of entrepreneurial capacity among students at Universitas Trilogi.   Keywords: bootcamp; digital marketing; entrepreneurship; sustainable innovation; university students   Abstrak: Pengembangan kewirausahaan mahasiswa menjadi prioritas pendidikan tinggi di Indonesia untuk mengatasi pengangguran, mendorong Universitas Trilogi mengadakan Bootcamp Trilogi Got Business Founder dengan tema “Scaling the Future of Business: Sustainable and Responsible Innovation”. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis dalam aspek-aspek penting kewirausahaan, termasuk pengembangan produk, pemasaran digital, dan pembuatan laporan keuangan. Metode yang digunakan dalam bootcamp ini mencakup tiga tahap utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan melibatkan perencanaan jadwal, pemilihan narasumber, dan penyediaan fasilitas. Tahap pelaksanaan terdiri dari ceramah, diskusi, latihan, dan studi kasus yang dilakukan oleh narasumber berkompeten di bidangnya. Tahap evaluasi dilakukan melalui kuesioner untuk menilai keberhasilan kegiatan dan dampaknya terhadap peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasa puas dengan materi yang disampaikan dan relevansi kegiatan dengan kebutuhan mereka. Metode yang digunakan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis peserta dalam kewirausahaan. Secara keseluruhan, bootcamp ini berhasil mencapai tujuannya dan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kapasitas kewirausahaan di kalangan mahasiswa Universitas Trilogi.   Kata kunci: bootcamp; inovasi berkelanjutan; kewirausahaan; mahasiswa; pemasaran digital

Pelatihan Penguatan Kapasitas Masyarakat Menuju Desa Tangguh Bencana Di Desa Rembitan

Ibrahim, Ibrahim, Pratama, Inka Nusamuda, Zitri, Ilham
Abstract: The main problem in partner locations is the lack of community awareness in responding to disasters; residents do not yet understand the risks and impacts of natural disasters and preventive measures that can be taken to… reduce losses. This lack of knowledge makes the community unprepared and slow to respond to emergencies, ultimately increasing their safety and well-being risk. The training includes counselling sessions, workshops, and disaster simulations. Each session is designed to provide an in-depth understanding of the types of disasters, mitigation techniques, evacuation, and first aid steps. The results of this training showed a significant increase in the preparedness and response of the Rembitan Village community to emergencies. The post-disaster simulation evaluation also showed an increase in the participants' practical abilities in dealing with disasters. This program strengthens social structures and solidarity between residents and creates a model that can be applied in other villages with similar disaster risks. With ongoing support, Rembitan Village is expected to become a successful example of building community resilience to disasters, ultimately improving its residents' welfare and security.   Keywords: capacity; strengthening; mitigation; disaster resilient     Abstrak: Masalah utama yang terjadi ditempat mitra yaitu kurangnya kesadaran masyarakat dalam menyikapi bencana, selain itu warga belum memahami risiko dan dampak dari bencana alam, dan langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil untuk mengurangi kerugian. Kurangnya pengetahuan ini membuat masyarakat tidak siap dan lambat dalam merespons situasi darurat, yang pada akhirnya meningkatkan risiko terhadap keselamatan dan kesejahteraan mereka. Pelatihan mencakup sesi penyuluhan, workshop, dan simulasi bencana. Setiap sesi dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis bencana, teknik mitigasi, serta langkah-langkah evakuasi dan pertolongan pertama. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan signifikan dan respons masyarakat Desa Rembitan terhadap situasi darurat. Kegiatan pelatihan di Desa Rembitan menunjukkan peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Masyarakat kini lebih memahami risiko bencana dan langkah mitigasi yang perlu diambil, Selain itu, mereka telah mempraktikkan simulasi bencana yang meningkatkan kemampuan mereka merespons situasi darurat.   Kata kunci: kapasitas; penguatan; mitigasi; tangguh bencana    

Digitalisasi Informasi dan Pembelajaran di SD Muhammadiyah 3 Parepare

Syawal, Syawal, Patahuddin, Patahuddin, Kurniawan, Edy, Abdullah, Muhaimin, Idris, Radiah Azizah, Syahrir, Astriyani
Abstract: Digital-based learning is the biggest obstacle faced by partner schools. This has an impact on the accessibility of learning materials and limited information. Therefore, this PKM aims to develop a prototype website for… elementary schools to improve the quality and accessibility of education in partner schools.  The research method used is a design-based research approach consisting of two semesters. The first semester is used to design and develop a prototype of the school's website, while the second semester is focused on analyzing and testing its effectiveness. The limitation of this study lies in creating a prototype school website that can support the teaching and learning process in schools through digital-based teaching media. The results of this development research are a prototype of a school website that is ready to be tested. The prototype of the school website developed is expected to be a valuable medium for schools, students, and parents to support a more effective and efficient learning process. Thus, this research is expected to open the door to a more inclusive and quality education for all children in Parepare.             Keywords: Digital-based open media; Design-based research prototype; Learning effectiveness; Basic education;  Web-based school; Pembelajaran berbasis digital menjadi kendala terbesar yang dihadapi oleh sekolah mitra. Hal ini berdampak pada aksesibilitas materi pembelajaran dan informasi yang terbatas. Oleh karena itu, PKM ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah prototipe website untuk sekolah dasar sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan di sekolah mitra. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan design based research, yang terdiri dari dua semester. Semester pertama digunakan untuk merancang dan mengembangkan prototipe website sekolah, sementara semester kedua difokuskan pada analisis dan pengujian efektivitasnya. Batasan kajian ini terletak pada pengembangkan prototipe website sekolah yang dapat memberikan dukungan terhadap proses belajar mengajar di sekolah melalui media ajar berbasis digital. Hasil dari penelitian pengembangan ini berupa prototipe website sekolah yang siap untuk diujicobakan. Prototipe website sekolah yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi media yang bermanfaat bagi sekolah, siswa, dan orang tua dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan mampu membuka pintu menuju pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas bagi semua anak di Kota Parepare. Kata kunci: Media ajar berbasis digital; Design based research Prototipe; Efektivitas pembelajaran; Pendidikan dasar;  Web-based school;  

Optimasi Pemanfaatan Penggunaan ChatGPT Dalam Mengolah Bahan Ajar Untuk Guru-Guru SD

Christy, Tika, Efendi, Zulfan, Saputra, Roni, Rahim, Radiyan, Wendra, Yumai
Abstract: The sophistication of technology is none other than supported by the development of AI. AI, or Artificial Intelligence, is a technology designed to create a system that mimics human capabilities. The capabilities of AI nowadays… owadays are beyond doubt as AI can analyze data quickly, make decisions very accurately, and help process existing data in a short period. ChatGPT is a chatbot developed by OpenAI, designed to understand and respond to natural language input. The utilization of AI-based chat systems like ChatGPT in the context of technology-based education 4.0 provides benefits for both students and educators. The purpose of this community service activity is to enhance the knowledge and creativity of elementary school teachers in the city of Padang.           Keywords: artificial intelligence; teaching materials; ChatGPT     Abstrak: Kecanggihan teknologi tidak lain didukung oleh perkembangan AI. AI atau Artificial Intelligence merupakan teknologi yang dirancang untuk membuat suatu sistem yang meniru kemampuan dari manusia. kemampuan AI untuk saat sekarang ini sudah tidak diragukan lagi dikarenakan AI dapat menganalisa data dengan cepat, bisa membuat suatu keputusan dengan sangat akurat serta dapat membantu dalam hal mengolah data yang sudah ada dalam jangka waktu yang singkat. ChatGPT merupakan chatbot yang dikembangkan oleh perusahaan OpenAI yang dirancang untuk memahami dan merespon masukan bahasa alami. Pemanfaatan sistem obrolan berbasis AI seperti ChatGPT dalam konteks pendidikan berbasis teknologi 4.0 menyediakan manfaat bagi peserta didik maupun pendidik. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan  adalah untuk menambah pengetahuan dan kreatifitas guru-guru tingkat SD di kota padang.   Kata kunci: bahan ajar; ChatGPT; kecerdasan buatan

Pelatihan Canva Dan Capcut Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Dan Kreativitas Guru Dan Peserta Didik Sekolah Dasar

Mair, Zaid Romegar, Sartika, Dewi, Heriasyah, Rudi, Gasim, Gasim, Permatasari, Indah, Purnamasari, Evi
Abstract: Abstract: One of the prioritized areas of knowledge is mastery of information technology on computers as a sustainable generation prepares to welcome Golden Indonesia in 2045. Canva and capcut training are part of efforts… s to develop 21st-century skills. This training is carried out to prepare teachers and students to become people who have innovative ideas for carrying out learning. SD Negeri 150, located at Jl. TP Demsi Husin Darmajaya Gandus, Pulo Kerto, Gandus District, Palembang City, served as the venue for this activity. The results of the observations made showed that the level of enthusiasm, communication skills, and creativity of teachers and students increased significantly, as evidenced by the publication of projects carried out during the training, which were shared via social media and teacher and principal communication groups. Keywords: canva dan capcut; innovation; teacher Abstrak: Salah satu bidang ilmu pengetahuan yang diprioritaskan adalah penguasaan teknologi informasi pada komputer, sebagai generasi keberlanjutan dalam menyiapkan tokoh berikutnya untuk menyambut Indonesia Emas 2045. Tuntutan abad ke-21 merujuk pada keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang dianggap penting untuk sukses dalam era globalisasi dan teknologi yang berkembang pesat. Pelatihan Canva dan capcut merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan keterampilan abad 21. Pelatihan ini dilaksanakan  untuk mempersiapkan para guru dan peserta didik menjadi orang yang memiliki ide inovasi dalam melaksanakan pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan di SD Negeri 150, yang beralamatkan di Jl. TP Demsi Husin Darmajaya Gandus, Pulo Kerto, Kecamatan Gandus, Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup pengumpulan data dari bahan pustaka, observasi, dan wawancara. Hasil pengamatan yang dilakukan, bahwa tingkat antusias, keterampilan berkomunikasi, kreativitas guru, dan peserta didik meningkat secara signifikan, dibuktikan dengan publikasi projek yang dikerjakan selama pelatihan yang dibagikan melalui medsos, dan grup komunikasi guru dan Kepala Sekolah. Kata kunci: canva dan capcut; inovasi; guru

Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak di Panti Asuhan Imanuel Palangka Raya Melalui Program Reading Corner

Emeral, Emeral, Evelina Buji, Grace, Purnama Sari, Uswatun Hasanah, Rakhmawati, Dewi, Siskaevia, Siskaevia, Riandie, Riandie
Abstract: Developing reading habits is part of empowering education; therefore, reading habits should be instilled from an early age. However, not all children can experience facilities such as reading various types of reading books… ks that suit their interests and preferences, as is the case with children in orphanages. As a response, this community service plays a part in increasing children’s interest in reading. The program we proposed, namely Reading Corner, took place at Imanuel Orphanage in Palangka. The program was carried out by assessing the needs, designing the Reading Corner, and implementing it. Reading Corner serves as a facility for extensive reading at home. Reading Corner allows the children to read various types of books based on their preferences. The result of this program indicated that the children looked enthusiastic about the books as they chose and borrowed the book to read. The closer children are to the books, the more often they will use their time to access and read the books. In line with that, it is expected that the literacy level of Indonesian will increase. Keywords: reading corner; reading interest; reading habit   Mengembangkan budaya membaca merupakan bentuk dari penyelenggaraan pendidikan, maka dari itu budaya membaca harus ditanamkan sejak dini pada anak. Namun, tidak semua anak dapat merasakan fasilitas seperti membaca aneka jenis buku bacaan yang sesuai minatnya, seperti halnya anak-anak di panti asuhan. Maka dari itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca pada anak di Panti Asuhan Imanuel Palangka Raya. Program yang dilaksanakan adalah dengan menyediakan fasilitas Reading Corner atau pojok baca. Adapun tahapan kegiatan mencakup pendataan kebutuhan, perancangan, dan pelaksanaan. Hasil dari kegiatan ini adalah untuk menghadirkan Reading Corner di panti asuhan guna memberikan akses kepada anak-anak untuk membaca aneka jenis buku yang menarik dan sesuai dengan minat mereka. Respon anak-anak terhadap Reading Corner sangat positif. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme mereka dalam memilih dan meminjam buku bacaan. Diharapakan, semakin dekat anak dengan buku-buku bacaan, maka mereka akan lebih sering menggunakan waktunya untuk mengakses dan membaca buku-buku tersebut. Sejalan dengan itu, kami mengharapkan agar tingkat literasi anak-anak Indonesia semakin meningkat. Kata kunci: kebiasaan membaca; minat baca; pojok baca; Reading Corner

Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa Melalui Program Pelatihan Pemetaan Menggunakan Teknologi Drone Di Kecamatan Pemali

Fitriansyah, Hadi, Zulkia, Dwi Rizka, Setiawan, Fahri, Hartati, Lasmi, Syarani, Desti, Tamami, Khoirul, Cahyani, Dwi Rizky, Caesar, Muhammad Yusuf
Abstract: The lack of ability to operate advanced mapping technology such as drones creates limitations for village communities in Pemali District, resulting in low community participation and contribution in the planning and management… gement process of village areas. In fact, active community participation is very important to ensure that every development program is in accordance with local needs and conditions to achieve regional development planning as stated in the 2020-2024 RPJMN. For this reason, it is necessary to use drone technology to provide solutions by providing fast and accurate spatial data, as well as improving the technical skills of village communities in mapping and managing areas. Through drone training, it is hoped that village communities can be more independent and actively participate in development planning, as well as opening up new opportunities in the field of technology that can improve their welfare and quality of life. Meanwhile, the method used in community service is in accordance with POAC or Planning, Organizing, Actuating, Controlling. From all the activities and evaluations that have been carried out, the results and conclusions obtained are that training and outreach on the use of drones through community service is considered effective and useful in developing community capabilities and increasing insight into the Pemali sub-district. Keywords: community service; drone; pemali district   Abstrak: Kurangnya kemampuan untuk mengoperasikan teknologi pemetaan canggih seperti drone membuat Keterbatasan Masyarakat desa di Kecamatan Pemali ini menyebabkan rendahnya partisipasi dan kontribusi masyarakat dalam proses perencanaan dan pengelolaan wilayah desa. Padahal, partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk memastikan bahwa setiap program pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi local untuk mencapai perencanaan pembangunan kawasan seperti yang tertera pada RPJMN 2020-2024. Untuk itu perlu peran penggunaan teknologi drone dapat memberikan solusi dengan menyediakan data spasial yang cepat dan akurat, serta meningkatkan keterampilan teknis masyarakat desa dalam pemetaan dan pengelolaan wilayah. Melalui pelatihan drone, masyarakat desa diharapkan dapat lebih mandiri dan berpartisipasi aktif dalam perencanaan pembangunan, serta membuka peluang baru dalam bidang teknologi yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. Adapun, untuk metode yang digunakan dalam pengabdian masayarakat ini sendiri sesuai dengan POAC atau Planning, Organizing, Actuating, Controlling. Dari keseluruhan kegiatan dan evaluasi yang telah dilakukan, diperoleh hasil dan kesimpulan bahwa pelatihan serta sosialisasi penggunaan drone melalui pengabdian masayarakat ini diniai efektif dan bermanfaat dalam mengembangkan kemampuan masyarakat dan menambah wawasan pada kecamatan pemali. Kata kunci: drone; pengabdian masyarakat; pemali

Upaya Pencegahan Stunting Melalui Kegiatan Penyuluhan Di Desa Raharja Kecamatan Purwaharja

Afiani, Ardita, Siti Maharani, Irma
Abstract: A stunted child has stunted growth due to sustained malnutrition. One of the causes of stunting is the lack of mapping and access to information about healthy lifestyles that support children's growth. This community service… vice activity aims to increase community understanding about stunting prevention. This community service was carried out by the ten-person KKN team of Universitas Pendidikan Indonesia in Raharja Village, Purwaharja District, Banjar City. Community service activities in Raharja Village include several stages, namely the planning, preparation, implementation and evaluation stages. The targets of this activity were mothers of infants and toddlers and pregnant women in Raharja Village. The result of this activity was that participants gained a better understanding of the selection of food intake that can help prevent and overcome stunting. Keywords: prevention; stunting; counseling    Abstrak: Seorang anak dengan stunting memiliki pertumbuhan yang terhambat akibat kekurangan gizi yang berkelanjutan. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya pengetahuan dan akses informasi tentang pola hidup sehat yang mendukung pertumbuhan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan stunting. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim KKN Universitas Pendidikan Indonesia yang berjumlah sepuluh orang di Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Kegiatan pengabdian di Desa Raharja meliputi beberapa tahapan yaitu tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sasaran kegiatan ini adalah para ibu dari bayi dan balita serta ibu hamil di Desa Raharja. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pemilihan asupan makanan yang dapat membantu mencegah dan mengatasi stunting. Kata kunci: pencegahan; stunting; penyuluhan

Pendampingan Sustainable Livelihood Berbasis Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Rembitan

Pratama, Inka Nusamuda, Subandi, Azwar, Imam, Sadrul, Pratiwi, Yupitari Estu, Aprileana, Lady, Oktriani, Elisa
Abstract: The sustainable livelihood assistance program in Rembitan Village aims to improve community welfare based on local wisdom. The activity stages include initial identification of socio-economic and environmental conditions… of the village, preparation of activity plans based on community participation, as well as implementation of training and workshops. After the training, intensive mentoring is provided to help people apply new skills in their daily practice. The results achieved include increasing community capacity in sustainable agricultural techniques, developing better quality handicraft and traditional food products, as well as diversifying family income sources. Program evaluation shows a positive response from the community to training and mentoring activities, with indications of an increase in the local economy and awareness of the importance of sustainable natural resource management. This service activity not only succeeded in improving the economic welfare of the Rembitan Village community, but also strengthened local capacity in facing the challenges of sustainable development in the future.   Keywords: sustainable livelihoods; local wisdom; well-being; economy     Abstrak: Program pendampingan sustainable livelihood di Desa Rembitan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis kearifan lokal. Tahapan awal kegiatan meliputi identifikasi kondisi sosial-ekonomi dan lingkungan Desa, penyusunan rencana kegiatan berbasis partisipasi masyarakat, serta implementasi pelatihan dan workshop. Setelah pelatihan, dilakukan pendampingan intensif untuk membantu masyarakat menerapkan keterampilan baru dalam praktiknya sehari-hari. Hasil yang dicapai meliputi peningkatan kapasitas masyarakat dalam teknik pertanian berkelanjutan, pengembangan produk kerajinan tangan dan makanan tradisional dengan kualitas yang lebih baik, serta diversifikasi sumber pendapatan keluarga. Evaluasi program menunjukkan respons yang positif dari masyarakat terhadap kegiatan pelatihan dan pendampingan, dengan indikasi peningkatan ekonomi lokal dan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya berhasil meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Rembitan, tetapi juga memperkuat kapasitas lokal dalam menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan dimasa mendatang.   Kata kunci: sustainable livelihood; kearifan lokal; kesejahteraan; ekonomi

Pelatihan Digital Tools Untuk Pemetaan Trend Menu Konsumen

Widyaningtyas, Dian, Budi Setiawan, Nur, Retnaningdiah, Dian
Abstract: Culinary is a very popular business in Indonesian society. This phenomenon has the consequence that the level of business competition becomes tighter, it is means that culinary businesses are always required to innovate… to survive in the long run. The main focus of this community service is providing training to culinary business owners to follow dynamic consumer taste trends. This training aims to provide solutions by creating innovation and knowing the latest consumer interests. The approach used in this training is discussion and mapping of partners' challenges, then knowledge assistance and provision are provided. The results of Google Trends training are generally able to make a real contribution to business owners in achieving consumer loyalty. Apart from that, this training increases partners' knowledge in utilizing the Google Trends application to determine product focus and product marketing locations. In particular, it can foster strong self-confidence in partners in using digital business.   Keywords: digital marketing; product trends; culinary; innovation.     Abstrak: Kuliner merupakan sebuah bisnis yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Fenomena ini membawa konsekuensi pada tingkat persaingan usaha yang semakin ketat, artinya pelaku usaha kuliner dituntut untuk selalu berinovasi agar dapat bertahan dalam jangka panjang. Fokus utama pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kepada pemilik usaha kuliner agar dapat mengikuti tren selera konsumen yang dinamis. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan solusi dengan menciptakan inovasi dan mengetahui minat konsumen terkini. Pendekatan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah diskusi dan pemetaan permasalahan mitra, kemudian diberikan pendampingan dan pembekalan pengetahuan. Hasil dari pelatihan Google Trends secara umum mampu memberikan kontribusi nyata bagi pemilik usaha dalam meraih loyalitas konsumen. Selain itu, pelatihan ini meningkatkan pengetahuan digital marketing mitra dalam menentukan fokus produk dan lokasi pemasaran produk. Secara khusus, dapat menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat pada mitra dalam menggunakan bisnis digital.   Kata kunci: digital pemasaran; tren bisnis; kuliner; inovasi.