Search Articles & Publications

Showing 145 articles found for "Daftar"

Pengaruh CR, ROE, ROA, PER Dan CAR Terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022

Sri Widati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh CR, ROE, ROA, PER dan CAR Terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan… aan perbankan yang berjumlah 42 perusahaan dengan sampel penelitian sebanyak 13 perusahaan yang diperoleh melalui purposive sampling dengan kriteria tertentu. Penelitian ini menggunakan alat Regresi Data Panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan Hal ini menunjukan bahwa variabel Current Ratio (CR), Return On Equity (ROE), Return On Asset (ROA), Price Earning Ratio (PER) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga saham. Sedangkan secara parsial Current Ratio (CR), Return On Equity (ROE), Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham sedangkan variabel Return On Asset (ROA), Price Earning Ratio (PER) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham.

Pengaruh Return On Equity (ROE) Dan Current Ratio (CR) Terhadap Nilai Perusahaan Pada PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Nurasiah Jamil, Siti, Yanti Andriani, Neneng
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel Return on Equity (ROE) dan Current Ratio (CR) terhadap nilai perusahaan pada PT. Pembangunan Perumahan Persero Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama&#8230; ma periode 2015-2022. Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen secara simultan terhadap variabel dependen. Hasil uji t menunjukkan bahwa ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,540 dan t-hitung yang lebih kecil daripada t-tabel (0,619 < 2,026). Sebaliknya, CR berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan nilai signifikansi 0,006 dan t-hitung yang lebih besar daripada t-tabel (2,992 > 2,026). Analisis korelasi Pearson mengungkapkan bahwa hubungan antara ROE dan nilai perusahaan tergolong rendah (r = 0,334), sementara hubungan antara CR dan nilai perusahaan berada dalam kategori sedang (r = 0,563). Uji F menunjukkan bahwa secara simultan, ROE dan CR memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan nilai F-hitung sebesar 7,016 dan signifikansi 0,003, melebihi F-tabel 3,25. Koefisien determinasi (R²) sebesar 43,3% mengindikasikan bahwa ROE dan CR secara bersama-sama menjelaskan 43,3% variasi nilai perusahaan. Temuan ini menyarankan bahwa perusahaan perlu fokus pada pengelolaan CR untuk meningkatkan nilai perusahaan, sementara ROE perlu dievaluasi lebih lanjut. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk strategi manajerial dan keputusan investasi di PT. Pembangunan Perumahan Persero Tbk.  

Pengaruh Modal Kerja Kotor Dan Penjualan Terhadap Laba Bersih Setelah Pajak Pada PT. Astra Otoparts TBK.

Sulastri, Ranti, Yanti Andriani, Neneng
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal kerja kotor dan penjualan terhadap laba bersih setelah pajak pada PT. Astra Otoparts Tbk, yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2023. Metode&#8230; penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif asosiatif. Data yang digunakan meliputi laporan keuangan PT. Astra Otoparts Tbk selama periode tersebut. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t untuk analisis parsial dan uji F untuk analisis simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, modal kerja kotor dan penjualan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih setelah pajak. Modal kerja kotor berpengaruh positif dengan nilai signifikansi 0,000 dan t-hitung 5,570, sementara penjualan juga menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 dan t-hitung 6,297. Secara simultan, modal kerja kotor dan penjualan mempengaruhi laba bersih setelah pajak dengan kontribusi sebesar 76,9%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan modal kerja kotor dan strategi penjualan yang efektif dapat meningkatkan laba bersih perusahaan. Diharapkan temuan ini dapat membantu perusahaan dalam merencanakan strategi keuangan yang lebih baik dan meningkatkan kinerja keuangan di masa depan.

Pengaruh Penjualan Dan Harga Pokok Penjualan Terhadap Laba Kotor Pada PT Hanjaya Mandala Sampoerna,Tbk

Maulidin Alfadil, Neneng Yanti Andriani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penjualan dan Harga Pokok Penjualan terhadap Laba Kotor pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2014-2022. Metode analisis&#8230; nalisis yang digunakan meliputi regresi linear berganda, uji t, dan uji F. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel Penjualan memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap Laba Kotor dengan nilai korelasi 0,929 dan signifikansi 0,000, sementara Harga Pokok Penjualan juga menunjukkan korelasi yang sangat kuat dengan nilai 0,885, meskipun pengaruhnya dianggap lemah secara parsial terhadap Laba Kotor dengan signifikansi 0,000 dan hasil t hitung yang negatif. Koefisien determinasi (R²) mencapai 100%, mengindikasikan bahwa Penjualan dan Harga Pokok Penjualan secara simultan memberikan kontribusi penuh terhadap variasi Laba Kotor. Uji F menunjukkan nilai F hitung (116321,755) jauh lebih besar daripada F tabel (3,28), dengan signifikansi 0,000, mengonfirmasi adanya pengaruh simultan yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Penjualan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap Laba Kotor, sedangkan Harga Pokok Penjualan, meskipun memiliki pengaruh kuat, menunjukkan dampak negatif yang signifikan. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk fokus pada strategi pemasaran dan efisiensi operasional untuk meningkatkan laba kotor secara keseluruhan.

Analisis Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Ditinjau Dari Rentabilitas, Solvabilitas, Dan Likuiditas PT Adhi Karya Tbk

Firdina Kusumaning Tyas, Suprianik
Abstract: Penilaian kinerja keuangan perusahaan merupakan hal yang penting bagi manajemen, investor, dan pemangku kepentingan lainnya. Salah satu cara untuk menilai kinerja keuangan perusahaan adalah melalui analisis laporan keuangan.&#8230; gan. Analisis laporan keuangan dapat memberikan informasi mengenai kondisi dan posisi keuangan perusahaan serta potensi pengembangan di masa depan. PT Adhi Karya (Persero) Tbk merupakan salah satu perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sebagai perusahaan publik, PT Adhi Karya (Persero) Tbk wajib mempublikasikan laporan keuangannya secara berkala. Analisis terhadap laporan keuangan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dapat memberikan gambaran mengenai kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini akan berfokus pada analisis rasio keuangan yang terdiri dari rasio rentabilitas, solvabilitas, dan likuiditas. Metode Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan metode deskriptif. Metode Analisis Data Metode yang dipakai adalah metode analisis data deskriptif kuantitatif yang digunakan untuk menganalisis data laporan keuangan dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. Hasil dari analisis Rasio Rentabilitas secara keseluruhan kondisi perusahaan dalam kondisi baik. Dari analisis Rasio Likuiditas kondisi perusahaan pada kurun waktu dari tahun 2021-2023 berada pada posisi fluktuasi. Dari analisis Rasio Solvabilitas secara keseluruhan kondisi perusahaan pada berada pada posisi solvable.

Urgensi Pendaftaran Hak Merek Untuk Memberikan Perlindungan Hukum Bagi Perusahaan Startup: Studi Kasus Usaha Rintisan Fieldbois Terrace,Wear

Najna Ainis Mutiara, Devara Qeentarizha Proyoga, Yuanita Fatma Anisa, Fandhika Al Khairi, Yusuf Taufiqurahman
Abstract: Pendaftaran hak merek menjadi semakin penting di era digital, terutama bagi perusahaan startup yang rentan terhadap isu pelanggaran merek. Penelitian ini membahas urgensi pendaftaran hak merek untuk memberikan perlindungan&#8230; an hukum bagi perusahaan startup, dengan studi kasus pada usaha rintisan Fieldbois Terrace dan Wear. Pendaftaran merek merupakan langkah penting yang harus diambil oleh startup untuk melindungi identitas dan keunikan produk mereka. Tanpa pendaftaran, startup rentan terhadap pencurian merek dan persaingan tidak sehat, yang dapat merugikan mereka secara finansial dan reputasi. Studi kasus ini menunjukkan bahwa pendaftaran merek memberikan hak eksklusif kepada pemilik untuk menggunakan dan melindungi merek mereka dari penyalahgunaan oleh pihak lain. Hal ini juga membantu dalam membangun kepercayaan konsumen dan meningkatkan nilai bisnis secara keseluruhan. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya pendaftaran merek sebagai langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan startup di pasar yang kompetitif. Selain itu, dengan adanya perlindungan hukum yang memadai, startup dapat lebih fokus pada inovasi dan pengembangan produk tanpa khawatir akan risiko pelanggaran merek. Penelitian ini juga menggarisbawahi bahwa pendaftaran merek tidak hanya memberikan perlindungan tetapi juga dapat menjadi aset yang berharga dalam meningkatkan daya saing dan daya tarik bagi investor. Oleh karena itu, memahami prosedur dan manfaat pendaftaran merek adalah kunci bagi startup untuk mencapai kesuksesan jangka panjang di lingkungan bisnis yang dinamis dan terus berkembang.

Analisis Hak Kekayaan Intelektual Yang Melekat Pada Kesenian Reog Ponorogo Dalam Sengketa Kasus Hak Kekayaan Intelektual Dengan Malaysia

Moh Imam Mahmudin, Diana Putri Natalia, Nabila Fairuzzahra, Gabriel Ofellius, Sindu Adi Dewanto
Abstract: Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan hak tersebut muncul akibat dari hasil karya intelektual seseorang atau Individu. HKI dalam konsepnya memberikan hak eksklusif kepada pencipta dan penemu yang relatif baru, yang meliputi&#8230; liputi hak-hak ekonomi dan moral. Manusia pada fitrahnya memiliki hak yang melekat dalam dirinya, yang tidak dapat diambil dan harus dihormati. Kemudian, keberadaan masyarakat Indonesia yang bersifat komunal memiliki dampak pengaruh terhadap perlindungan HKI. Pentingnya sistem hukum yang mengatur Hak Kekayaan Intelektual terkait dengan perlindungan warisan budaya Indonesia, seperti yang terjadi dalam kasus klaim Malaysia terhadap kesenian Reog Ponorogo. Meskipun, HKI memberikan jaminan perlindungan, masih terdapat kontroversi terkait adanya klaim budaya yang memicu protes di dalam masyarakat. Analisis Upaya Hukum Indonesia Dalam Melindungi Hak Kekayaan Intelektual Atas Kesenian Reog Ponorogo ditinjau dari Undang- Undang Nomor 13 Tahun 2016 mengatur mengenai hak paten, serta Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang  hak  cipta,  yang dapat mengatasi klaim seni budaya tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang bersifat analistis, dengan menggunakan data sekunder dan pendekatan menggunakan undang-undang. Hasil dan Pembahasan menjelaskan awal mula seni budaya Indonesia diklaim sepihak oleh negara lain serta upaya perlindungan HKI terhadap seni budaya Indonesia.  Saran yang diajukan melakukan pendaftaran resmi seni budaya dengan melibatkan komunitas dan masyarakat agar mendapatkan pengakuan baik di nasional maupun internasional,  kerjasama internasional mengenai seni dan warisan budaya dengan berpartisipasi pada forum-forum internasional terkait HKI dan warisan budaya untuk memperkuat posisi budaya Indonesia, pelestarian budaya serta penguatan kapasitas SDM dibidang HKI dan perlindungan warisan budaya.

Sengketa Merek Dagang Ikea Swedia Dan Ikea Indonesia

Hasna Nadia, Gita Sekar Ayuni, Anjani Karisma Mustika, Bondan Nugroho
Abstract: HAKI diartikan sebagai pendaftaran kepemilikan atas karya yang baik berbentuk fisik maupun berbentuk non fisik. Tujuan adanya Haki disini guna melindungi pencipta karya agar tidak terjadi tiruan ide. Salah satu bentuk Hak&#8230; k Kekayaan Intelektual adalah merek dagang yang digunakan sebagai ciri khas untuk membedakan barang/jasa yang dihasilkannya dengan barang/jasa yang dihasilkan oleh orang lain. Terdapat beberapa permasalahan terkait hak merek seperti sengketa antara IKEA Swedia dan IKEA oleh PT Ratania yang sama-sama merasa memiliki kepemilikan atas merek IKEA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yuridis normatif yaitu menghubungkan antara kasus yang terjadi dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tujuan dari penelitian ini adalah agar memperkaya referensi pembaca dalam mengetahui bagaimana penyelesaian sengketa antara para pihak. Hasil penelitian ini adalah bahwa merek IKEA Swedia telah dicabut karena tidak dipergunakan selama lebih dari batas maksimal tidak dipergunakannya merek dagang. Selanjutnya yang berhak beroperasi menggunakan merek IKEA adalah PT. Ratania Khatulistiwa.

Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Pelaku UMKM Dalam Rahasia Dagang Melalui Perspektif HKI

Bilqis Dewi Purnomo, Annisa Nur Hikmah, Yasmine Erlisa Maharani, Cherisanda Nesya, Gibran AL Fahrezi
Abstract: Rahasia dagang saat ini telah menjadi salah satu bentuk investasi yang bernilai tinggi. Selain itu, bentuk investasi lain yang perlu dijaga agar tidak disalahgunakan untuk kepentingan pihak lain melalui praktek persaingan&#8230; n yang tidak fair. Rahasia dagang merujuk pada informasi di bidang teknologi dan bisnis yang tidak diketahui oleh publik, memiliki nilai ekonomi karena manfaatnya dalam aktivitas bisnis, dan harus dijaga kerahasiannya oleh pemiliknya. Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat penting dalam pembangunan ekonomi, terutama di Indonesia. Namun, banyak pelaku UMKM di Indonesia yang belum mendaftarkan merek mereka karena keterbatasan modal dan kurangnya informasi tentang rahasia dagang. Sebagai akibatnya, UMKM yang tidak mendaftarkan merek mereka tidak mendapatkan perlindungan hukum, karena perlindungan hukum hanya diberikan kepada merek yang sudah terdaftar. Perlindungan hukum terhadap rahasia dagang memiliki arti penting sebagai dasar untuk melindungi informasi yang bersifat rahasia, yang dianggap sebagai rahasia perdagangan berdasarkan peraturan pencegahan praktek tidak sehat yang dapat merugikan masyarakat. Oleh karena itu, perlu untuk mengevaluasi efektivitas perlindungan hukum terhadap rahasia dagang bagi pelaku UMKM dalam konteks regulasi Hak Kekayaan Intelektual yang ada, serta mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi oleh UMKM dalam memanfaatkan upaya perlindungan hukum terhadap rahasia dagang dalam ranah Hak Kekayaan Intelektual, dan mengembangkan strategi untuk mengatasi tantangan tersebut.

Penerapan Hak Cipta Dalam Hukum Kekayaan Intelektual Sebagai Objek Jaminan Utang Pada Bank

Andini Padin, Alfian Respamuji, Eva Fidiyati, Putri Intan Marcela Abeng, Usman Zakaria
Abstract: Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) adalah hak eksklusif atas karya cipta individu/kelompok, dengan dilindungi perlindungan hukum dan hak ekonomis dari kreativitas atas karya cipta. HKI mencakup hak cipta dan hak kekayaan industri,&#8230; dustri, termasuk paten, desain industri, merek, rahasia dagang, dan lainnya. HKI adalah aset bernilai ekonomis yang dapat menjadi jaminan kredit bagi lembaga keuangan berbentuk jaminan fidusia, dengan nilai jual dan terikat perjanjian tertulis. Terdapat tantangan HKI sebagai agunan kredit, seperti ketidakjelasan bentuk perikatan, kurangnya pedoman penilaian nilai ekonomis HKI, dan belum adanya lembaga khusus penilai HKI. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis praktik serta implikasi penggunaan hak cipta sebagai jaminan utang dalam konteks hukum kekayaan intelektual (HKI). Dalam penelitian ini menggunakan penelitian hukum yuridis normatif mengadopsi pendekatan studi kepustakaan dan menganalisis peraturan perundang-undangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Untuk menggunakan HKI sebagai objek jaminan utang, ada beberapa masalah dan hambatan. Ini termasuk jangka waktu yang terbatas untuk perlindungan HKI, tidak ada definisi yang jelas tentang due-diligence, aset HKI tidak dinilai, dan tidak ada undang-undang yang mendukung penggunaan aset HKI sebagai jaminan kredit. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2022 adalah bentuk upaya pemerintah untuk menerapkan hak cipta dalam objek penjamin utang. Peraturan ini mengatur identifikasi objek hak cipta, penilaian nilai ekonomi, pendaftaran dan perlindungan hukum, penyusunan perjanjian jaminan, penyelesaian sengketa sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, dan bahkan penerapan Hak Cipta HKI sebagai objek jaminan.