Search Articles & Publications

Showing 4517 articles found for "Tujuan"

Rancang Bangun Aplikasi Data Rekapitulasi Skor Siswa Pada Lembaga SMK Ibrahimy Miftahul Ulum Bengkak Wongsorejo  Banyuwangi Berbasis Web Dengan Menngunakan Php Dan MySql

Miftahul Horri, Fajri Yanto
Abstract: Di era modern ini, perkembangan teknologi informasi telah mengalami kemajuan pesat, yang ditandai dengan semakin meningkatnya penggunaan komputer dan internet di kalangan masyarakat. Perkembangan ini mendorong masyarakat… untuk beralih dari metode konvensional ke metode yang lebih cepat, efektif, efisien, dan akurat dengan menggunakan teknologi komputer. Penggunaan komputer tidak hanya terbatas pada kalangan umum, tetapi juga telah meluas ke berbagai instansi, termasuk lembaga pendidikan. Penelitian ini dilakukan di SMK Ibrahimy Miftahul Ulum, sebuah lembaga yang berada di bawah naungan pondok pesantren di Bengkak Wongsorejo, yang memisahkan kelas putra dan putri. Selama proses observasi dan partisipasi dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), ditemukan beberapa kendala terkait dengan absensi siswa. Salah satu masalah utama adalah kurangnya tindak lanjut mengenai daftar hadir siswa, terutama dalam hal pengelolaan skor positif dan negatif bagi siswa yang tidak hadir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah tersebut serta memberikan solusi yang lebih efektif untuk meningkatkan kedisiplinan dan kehadiran siswa.

Implementasi K-Means Clustring Untuk Mengelompokkan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Tingkat Pengangguran Terbuka

Muhammad Muhajir Saddami, Zaehol Fatah
Abstract: Pengangguran terbuka di Indonesia merupakan salah satu masalah sosial dan ekonomi yang signifikan, yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi serta mempengaruhi kesejahteraan masyarakat secara luas. Penelitian ini bertujuan… an untuk menganalisis Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia dari tahun 2020 hingga 2023, dengan fokus pada perubahan klaster data TPT menggunakan metode K-Means Clustering. Data yang digunakan diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS), yang memberikan gambaran komprehensif mengenai variasi TPT antarprovinsi. Metodologi yang diterapkan mencakup pengumpulan dan pengolahan data untuk memastikan akurasi serta kelengkapan informasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya Provinsi Riau yang berhasil naik ke cluster 1 (TPT rendah), sementara Provinsi Sumatera Barat mengalami penurunan ke cluster 2 (TPT tinggi). Evaluasi menggunakan Davies-Bouldin Index menegaskan pemisahan cluster yang optimal pada jumlah cluster 2, mengindikasikan efektivitas pengelompokan. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan strategi yang lebih efektif dalam mengatasi masalah pengangguran di Indonesia. Dengan mempertimbangkan karakteristik pengangguran di setiap provinsi, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi upaya pengurangan tingkat pengangguran yang lebih terarah dan berdampak.

Identifikasi Pola Penyebaran Penyakit Ternak Menggunakan Clustering Spasial

Zainal Mu'en, Zaehol Fatah
Abstract: Penyakit hewan merupakan salah satu tantangan terbesar dalam divisi hewan yang dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan. Bukti yang dapat dikenali dari pola penyebaran penyakit sangat penting untuk mendukung… g pengambilan keputusan dalam upaya mengantisipasi dan menangani wabah . Pertimbangan ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi pola penyebaran penyakit hewan menggunakan strategi pengelompokan spasial . Strategi ini memungkinkan pengelompokan wilayah berdasarkan tingkat penyebaran penyakit , sehingga zona yang berpotensi menjadi pusat penyebaran dapat diidentifikasi . Informasi yang digunakan dalam pertimbangan ini mencakup data spasial dan non - spasial yang terkait dengan kasus penyakit hewan dari berbagai wilayah , yang kemudian dianalisis di sana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengelompokan spasial dapat diterapkan di daerah -daerah dengan pola penyebaran penyakit yang sama . Identifikasi zona berisiko tinggi dapat membantu peternak dan pihak terkait dalam mengambil tindakan penanggulangan yang lebih tepat dan efisien . Dengan pengelompokan spasial ini , prosedur penanganan dapat difokuskan pada daerah-daerah yang lebih rentan terhadap kejadian , yang diharapkan dapat mengurangi dampak ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan hewan secara keseluruhan . Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kerangka kerja deteksi dini berbasis teknologi untuk mitigasi penyakit ternak

Penerapan Flipped Classroom Dengan Model Problem Based Learning PBL Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Adaptabilitas Lingkungan Murid SMA Materi Perubahan Lingkungan

Fika Ayu Ningtias, Retni Sulistiyoning, Saparuddin
Abstract: Pembelajaran biologi di tingkat SMA masih banyak menggunakan pendekatan konvensional yang kurang efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan adaptabilitas lingkungan peserta didik. Penelitian ini bertujuan&#8230; an untuk menguji pengaruh penerapan Flipped Classroom dengan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan adaptabilitas lingkungan murid SMA pada materi perubahan lingkungan. Penelitian eksperimen semu dengan desain Non-Randomized Control Group Pretest-Posttest dilakukan pada kelas X Fase E. Kelas eksperimen menerapkan integrasi Flipped Classroom dan PBL, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran langsung. Data dikumpulkan melalui tes esai berbasis indikator FRISCO untuk berpikir kritis dan angket berbasis GreenComp untuk adaptabilitas lingkungan. Analisis data menggunakan ANCOVA setelah memenuhi uji prasyarat yaitu normalitas, homogenitas, dan linieritas. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan p < 0,05 terhadap kedua variabel dengan effect size besar Partial Eta Squared 0,606 untuk berpikir kritis dan 0,700 untuk adaptabilitas lingkungan. Rata-rata skor kelas eksperimen mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Kesimpulan penelitian ini adalah integrasi Flipped Classroom dan PBL efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta adaptabilitas lingkungan peserta didik. Model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang mendukung Kurikulum Merdeka dan pengembangan kompetensi abad ke-21 berbasis isu lingkungan.

Analisis Profil Metakognitif Murid Pada Pembelajaran Biologi Dalam Education for Sustainable Development

Anisatu Dhiyau Ridwana, Retni Sulistiyoning, Lely Mardiyanti
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis profil metakognitif dan interpersonal competency murid kelas XII Fase F pada pembelajaran Biologi berbasis Education for Sustainable Development (ESD) di salah satu SMA Negeri Kota Jambi.&#8230; ambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian terdiri atas 108 murid yang dipilih melalui teknik purposive sampling dari tiga kelas. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert 6 poin yang telah divalidasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil metakognitif dan interpersonal competency murid didominasi kategori sedang yaitu 75% dan 67,6%. Indikator metakognitif yang paling kuat adalah monitoring, planning, dan procedural knowledge, sementara information management dan conditional knowledge menjadi kelemahan utama. Pada interpersonal competency, emotional support dan conflict management relatif lebih baik dibandingkan self disclosure dan initiating relationship. Analisis demografi menemukan perbedaan signifikan kemampuan metakognitif berdasarkan gender (p = 0,005), dengan murid perempuan lebih unggul, sedangkan umur dan suku tidak berpengaruh signifikan.Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan metakognitif dan kompetensi interpersonal secara terintegrasi dalam pembelajaran Biologi berbasis ESD untuk meningkatkan kemandirian, kolaborasi, dan kesadaran keberlanjutan murid.

Konsep Ijarah Bi Al-’Amal Dalam Hukum Islam Sebagai Dasar Perlindungan Upah Pekerja Dan Analisis Perbandingannya Dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan

Mulyanto, Miftahul Huda
Abstract: Upah merupakan hak dasar pekerja yang wajib dilindungi, baik dalam perspektif hukum positif maupun hukum Islam. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep ijarah bi al-’amal dalam hukum Islam sebagai landasan filosofis perlindungan&#8230; erlindungan upah pekerja, serta membandingkannya dengan pengaturan pengupahan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual, dan pendekatan perbandingan hukum (comparative approach). Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan atas Al-Qur’an, hadis, kitab-kitab fikih muamalah, peraturan perundang-undangan, serta jurnal hukum mutakhir, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ijarah bi al-’amal menempatkan upah sebagai hak yang harus dipenuhi secara adil, proporsional, dan tepat waktu, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an Surah At-Talaq ayat 6, Surah Al-Qashash ayat 26-27, dan hadis riwayat Ibnu Majah. Prinsip tersebut memiliki keselarasan nilai dengan semangat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja serta Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, meskipun keduanya berbeda pada aspek sumber otoritas, mekanisme penetapan upah minimum, dan bentuk sanksi. Penelitian ini merekomendasikan agar nilai-nilai ijarah bi al-’amal, khususnya prinsip maqashid syariah, diintegrasikan sebagai basis etik dalam pembaruan kebijakan pengupahan nasional, terutama untuk melindungi pekerja pada sektor informal dan ekonomi gig yang belum sepenuhnya terjangkau oleh regulasi ketenagakerjaan formal. Wages are a fundamental right of workers that must be protected, both from the perspective of positive law and Islamic law. This study aims to examine the concept of ijarah bi al-’amal in Islamic law as a philosophical foundation for wage protection, and to compare it with wage regulations under Indonesia’s Manpower Law. The results show that ijarah bi al-’amal positions wages as a right that must be fulfilled fairly, proportionally, and in a timely manner, as affirmed in the Quran Surah At-Talaq verse 6, Surah Al-Qashash verses 26-27, and the hadith narrated by Ibn Majah. This study employs a normative legal method with statutory, conceptual, and comparative approaches, examining legal materials from the Quran, hadith, classical fiqh literature, statutory regulations, and recent legal journals. The findings reveal that the principles of ijarah bi al-’amal align with the spirit of Law Number 13 of 2003 on Manpower as amended by Law Number 6 of 2023 on Job Creation and Government Regulation Number 36 of 2021 on Wages, although they differ in terms of the source of authority, minimum wage determination mechanisms, and forms of sanctions. This study recommends integrating the values of ijarah bi al-’amal, particularly maqashid syariah principles, as an ethical basis for reforming national wage policy, especially to protect informal and gig-economy workers not yet fully covered by formal labor regulations.

FORECASTING MODEL SMA DALAM  MERAMALKAN PENJUALAN PRODUK FASHION PADA ANGGA COLECTION

Taufik Ramadanu, Dahriansah Dahriansah, Santoso Santoso
Abstract: Angga Colection adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang penjualan fashion, terletak di Jalan Besar Sei Silau Timur, Kabupaten Asahan. Produk fashion yang ditawarkan meliputi baju, celana, tas, sepatu, aksesoris, dan&#8230; gamis. Namun, saat ini Angga Colection menghadapi kesulitan dalam memprediksi permintaan produk fashion karena masih mengandalkan perkiraan dari bagian penjualan. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode single moving average pada sistem peramalan penjualan produk fashion di Angga Colection. Metode ini melibatkan pengambilan sekelompok nilai pengamatan, mencari nilai rata-rata, dan menggunakan hasilnya sebagai ramalan untuk periode yang akan datang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan hasilnya menunjukkan bahwa menerapkan metode single moving average pada sistem peramalan penjualan produk fashion di Angga Colection dapat memudahkan proses peramalan dan meningkatkan akurasi prediksi. Dengan demikian, Angga Colection dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan efektif dalam menghadapi permintaan produk fashion.

SISTEM OTOMATIS PENGGERAK MESIN AIR PADA PT. PADASA ENAM UTAMA

Angger Aryaduta Ramadhani, Imam Al Amin, Ruri Ashari Dalimunthe
Abstract: Teknologi otomasi telah berkembang pesat dan banyak diterapkan di berbagai bidang, termasuk pengelolaan sumber daya air. Salah satu aplikasi yang relevan adalah sistem otomatis penggerak mesin air, yang dirancang untuk meningkatkan&#8230; eningkatkan efisiensi dan mempermudah pengelolaan suplai air. Saat ini, PT. Padasa Enam Utama, sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit, menghadapi kendala dalam pengoperasian manual mesin air, khususnya dalam mematikan pompa air saat tangki sudah penuh. Proses manual ini sering menyebabkan pemborosan air dan energi serta membutuhkan pengawasan yang intensif. Sistem otomatis penggerak mesin air yang dirancang menggunakan sensor, mikrokontroler, dan aktuator bertujuan untuk mengatasi masalah ini. Teknologi tersebut memungkinkan pemantauan real-time terhadap level air dan pengambilan keputusan otomatis tanpa campur tangan manusia. Sistem ini menawarkan berbagai manfaat, termasuk efisiensi energi, penghematan air, kemudahan penggunaan, dan keandalan tinggi dalam merespons perubahan kondisi. Proyek ini berfokus pada perancangan dan implementasi sistem yang handal dengan pendekatan berbasis sensor dan logika kontrol. Melalui solusi ini, diharapkan pengelolaan mesin air menjadi lebih efisien, hemat sumber daya, dan mendukung praktik keberlanjutan dalam pengelolaan air.

Implementasi Sistem Hidroponik Berbasis IoT untuk Mendeteksi Kondisi Cuaca dan Mengontrol Pompa Air

M Hafiz Habibillah, Muhammad Rafly Syahbana, Risky zulfikar, Rizky Aidil Fitriansyah
Abstract: Sistem hidroponik merupakan solusi modern untuk pertanian berkelanjutan, terutama di lahan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mendeteksi&#8230; kondisi cuaca dan mengontrol pompa air secara otomatis. Sistem ini menggunakan sensor suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya untuk memantau kondisi lingkungan. Data yang diperoleh dikirim ke platform IoT untuk analisis dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi, serta meminimalkan intervensi manual. Sistem tersebut menggunakan sistem kontrol logika fuzzy untuk mengendalikan pH media tanam hidroponik dan terdapat pengembangan cloud server guna mempermudah petani dalam mengontrol media tanam serta lingkungan tanaman hidroponik. Salah satu faktor kunci dalam pertanian adalah pertumbuhan tanaman yang optimal, yang dipengaruhi oleh aspek-aspek seperti kelembaban tanah dan intensitas cahaya. Pertumbuhan tanaman dapat terhambat karena proses fotosintesis tidak berjalan optimal akibat kurangnya paparan sinar matahari.Penggunaan sistem ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat awam untuk berkebun tanpa mencemaskan kebutuhan lahan luas dan kerumitan perawatan. Hal tersebut berdampak pada kemandirian pangan pada level rumah tangga dapat diwujudkan melalui penyediaan tanaman panggan untuk konsumsi keluarga.

Pemanfaatan Sensor Kelembaban Tanah Untuk Mengendalikan Gerbang Otomatis Pada Sistem Irigasi Cerdas

Surya Fadillah, Candra Pratama Siagian, Ridha Afifah, Aldi Yaul Haq Sani, Junaidi Junaidi
Abstract: Irigasi sistem yang efisien dengan sistem cerdas adalah kebutuhan pada sektor pertanian modern. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan sistem irigasi cerdas yang menggunakan sensor kelembapan tanah untuk&#8230; tuk mengendalikan gerbang irigasi secara otomatis. Sistem otomatis ini dibuat dengan desain yang bertujuan untuk lebih optimal dalam pemanfaatan air yakni dengan mendeteksi tingkat kelembaban tanah di setiap saat. Sistem ini menggunakan modul mikrokontroler yang terhubung ke aktuator servo sebagai penggerak gerbang. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh sistem dengan tingkat akurasi pendeteksian kelembapan hingga 95% dan waktu respon rata-rata 3 detik. Selain itu, diketahui bahwa sistem dapat mengurangi penggunaan air hingga 30% dibandingkan metode manual. Dari sisi kinerja, penerapan sistem terbukti dapat memperbaiki efisiensi irigasi, menghemat penggunaan sumber daya air, dan mengurangi dampak negatif bagi lingkungan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi sensor dan otomatisasi dalam sistem irigasi adalah solusi yang efektif untuk mendukung pertanian berkelanjutan.