Search Articles & Publications

Showing 1514 articles found for "Siswa"

Dampak Positif Nilai-Nilai Sumpah Pemuda Terhadap Siswa Di Jawa Barat

Sasin Difa Pebydwina, Eko Ribawati
Abstract: Penelitian ini mengkaji dampak positif nilai-nilai Sumpah Pemuda terhadap siswa di Jawa Barat, khususnya dalam hal nasionalisme, perilaku sosial, karakter, dan prestasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sumpah… Pemuda  memberikan dampak positif yang signifikan terhadap siswa dalam berbagai aspek. Hal ini mendorong siswa untuk menghargai keberagaman budaya dan simbol-simbol nasional, seperti bendera merah putih dan lagu Indonesia Raya, sebagai bagian dari identitas bangsa. Nilai-nilai Sumpah Pemuda juga berpengaruh pada perilaku sosial siswa, seperti meningkatkan rasa tanggung jawab dalam kegiatan sosial dan memperkuat empati terhadap sesama. Siswa lebih menghargai perbedaan suku, agama, dan ras, serta lebih mudah berkolaborasi dalam tugas kelompok. Sikap saling menghargai dan kerja sama ini mempererat ikatan di antara siswa. Selain itu, nilai-nilai tersebut memotivasi siswa untuk belajar dengan lebih serius, menyadari bahwa pendidikan adalah kontribusi mereka terhadap kemajuan bangsa. Semangat nasionalisme mendorong siswa untuk mengatasi tantangan akademik dan meraih prestasi tinggi. Dengan demikian, Sumpah Pemuda memberikan dampak positif yang signifikan pada pembentukan karakter dan prestasi akademik siswa.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa Terhadap Investasi Di Pasar Modal Syariah

Fachrezi, Muhamad Erza, Al-Haddad, Ali Zainal Abidin, El-Haq, Muhammad Daffa Abdo, Alfath, Muhammad Yazid
Abstract: Di era modern ini, investasi di pasar modal syariah semakin diminati terutama oleh mahasiswa yang ingin berinvestasi secara etis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa… siswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk berinvestasi di pasar modal syariah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap 10 narasumber, penelitian ini menemukan sepuluh faktor yang berpengaruh, dengan faktor keuangan sebagai faktor yang paling dominan. Faktor-faktor lain yang diidentifikasi termasuk pengetahuan dan literasi, religiusitas, teknologi informasi, lingkungan sosial, psikologis, promosi, demografi, keamanan, dan kepuasan. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa dengan pemahaman yang baik tentang investasi syariah, kondisi keuangan yang memadai, dan akses informasi yang baik cenderung lebih tertarik untuk berinvestasi.

Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Group Investigation Siswa Kelas IV B SD Negeri 01 Pasa Surian Kabupaten Solok

Disa Rahmalia, Esa Yulimarta, Dian Sarmita, Erna Warnelis, Desmaneni
Abstract: Siswa SD Negeri 01 Pasa Surian mengalami rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan kesulitan memahami materi yang disampaikan guru khususnya di kelas IV B. Kesulitan tersebut disebabkan oleh beberapa… berapa faktor. Salah satunya, yakni kurangnya penggunaan model pembelajaran yang bervariasi. Solusi dari pemecahan masalah tersebut adalah penggunaan model group investigation dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa di kelas IV B SD Negeri 01 Pasa Surian. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini siswa kelas IV B SD Negeri 01 Pasa Surian pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, setiap siklus diadakan 2 kali pertemuan. Setiap akhir pertemuan dilaksanakan tes tertulis dalam bentuk essay untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini berhasil meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas IV B. Hasil penelitian siklus I terdapat peningkatan ketuntasan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa 71,43% dan pada siklus II meningkat 90,50%. Terjadi peningkatan siklus I ke siklus II 19,07%.  Hasil observasi aktivitas guru siklus I  86% dan siklus II  94,44%. Terdapat peningkatan siklus I ke siklus II 8,44%. Hasil observasi aktivitas siswa siklus I 76,82% dan siklus II 90,37%. Terdapat peningkatan siklus I ke siklus II 13,55%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran group investigation ini dapat meningkatkan proses dan hasil belajar Pendidikan Pancasila  siswa kelas IV B SD Negeri 01 Pasa Surian Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok.

Analisis Tingkat Literasi Keuangan Syariah Pada Mahasiswa Di Jabodetabek

Muhamad Fikri, Riko Dwi Lestiyanto, Rahmi Desnada Syarif, Azra Fitri Alifia
Abstract:  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi keuangan syariah pada mahasiswa di wilayah Jabodetabek, yang meliputi aspek ZISWAF, Perbankan Syariah, Takaful, dan Pasar Modal Syariah. Penelitian ini menggunakan… unakan metode deskriptif-kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 112 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk memastikan kualitas dari instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan tingkat literasi keuangan syariah mahasiswa berada pada kategori cukup baik dengan rata-rata skor 75,48%. Aspek ZISWAF memiliki tingkat literasi tertinggi (82,82%, kategori sangat baik), aspek Takaful memiliki tingkat literasi terendah (65,64%, kategori cukup baik). Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap aspek keuangan syariah yang lebih kompleks masih perlu ditingkatkan melalui edukasi yang lebih efektif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan program literasi keuangan syariah, sehingga mendukung peningkatan inklusi keuangan syariah di kalangan mahasiswa di wilayah Jabodetabek.

Meningkatkan Komitmen Organisasi Di Universitas: Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Budaya Akademik

Tambaip, Beatus, Tjilen, Alexander Phuk, Riyanto, Pulung
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya akademik terhadap komitmen organisasi di Universitas Musamus serta bagaimana interaksi keduanya dapat meningkatkan kinerja universitas.… versitas. Pendekatan kuantitatif dengan desain survei digunakan untuk mengumpulkan data dari dosen, staf, dan mahasiswa melalui kuesioner. Variabel yang diteliti meliputi kepemimpinan transformasional (visi, inspirasi, pemberdayaan, perhatian individu), budaya akademik (nilai kolaborasi, inovasi, keterbukaan), dan komitmen organisasi (keterlibatan, loyalitas, kesetiaan). Data dianalisis menggunakan regresi berganda untuk mengidentifikasi pengaruh masing-masing faktor dan interaksinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berperan strategis dalam memperkuat budaya akademik, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengembangan sumber daya manusia, dan meningkatkan komitmen organisasi. Budaya akademik yang inklusif dan kolaboratif menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Interaksi antara kepemimpinan transformasional dan budaya akademik menghasilkan sinergi yang signifikan dalam mencapai visi universitas.Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi kepemimpinan transformasional dan budaya akademik yang kuat merupakan elemen kunci dalam membangun universitas yang kompetitif dan adaptif terhadap tantangan global. Pendekatan holistik yang mempertimbangkan faktor internal dan eksternal diperlukan untuk meningkatkan daya saing Universitas Musamus di tingkat nasional dan internasional

Analisis Potensi Dan Strategi Pengelolaan Ekowisata Mangrove Di Pantai Pariaman

Syafarman, Eni Kamal, Abdul Razak, Widya Prarikeslan
Abstract: Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem penyusun wilayah pesisir dan memiliki peranan penting di wilayah tersebut dalam rangka menjaga keseimbangan ekosistem agar kehidupan diwiyah pesisir dapat berjalan dengan… baik. Kawasan wisata hutan mangrove Apar Pariaman memiliki ekosistem mangrove yang di manfaatkan sebagai kawasan wisata dan dikelola oleh masyarakat sekitar.Tujuan penelitian ini adalah menentukan potensi ekosistem mangrove sebagai kawasan ekowisata dan merumuskan strategi pengelolaan ekowisata mangrove Apar di Kota Pariaman. Penelitian dilaksanakan di kawasan wisata mangrove Apar Pariaman yang berlokasi di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman dilaksanakan dua tahap, yaitu bulan Oktober 2020 dan periode bulan febuari-Maret untuk pengumpulan data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisa kualitatif yakni dengan melakukan pengamatan, dan wawancara secarala langsung. Penelitian dilaksanakan di kawasan wisata mangrove Apar Pariaman yang berlokasi di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman Waktu penelitian direncanakan dua tahap yakni bulan Desember 2024 dan bulan februari 2025. Mangrove di Kota Pariaman yang semula dicetus oleh kaum melinial maka perlu dilakakukan manajemen yang terstruktur dengan melibatkan masyarakat sekitar dan tujuan wisata bukan hanya sebagai tempat kunjungan untuk wisata keluarga namun harus dirancang sebagai pusat pembelajaran baik bagi sekolah maupun perguruan tinggi, mulai dari pengenalan lingkungan tapak, pengembangan bibit sampai ke teknik penanaman dan bahkan pengolahan panen dan pasca panen sehingga tujuan wisata dari aspek wisata keluarga, edukasi dan sumber ilmu bagi pelajar dan mahasiswa serta akademisi oleh perguruan tinggi dapat tercapai. Jika hal ini tercapai maka pengembangan potensi akan sangat mudah dilakukan baik secara pendanaan maupun secara perencanaan dan pengelolaan dapat dilakukan dengan baik dengan adanya kolaborasi dan para pakar dan ahli yang terlibat. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka analisis potensi harus dilakukan terlebih dahulu agar perencanaan dan strategi pengelolaan dapat dilakukan, tanpa analisis potensi maka pengelolaan tidak dapat dilakukan dengan baik, karena belum didapatkan pemetaan potensi secara menyeluruh sehingga pengelolaan yang dibuat tidak mendapatkan hasil yang baik dan bahkan bisa menjadikan suatu kasalahan yang berakibat menghambat kemajuan dalam pengembangan ekowisata.

Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Sebagai Upaya Penguatan Karakter Peserta Didik

Febrian Alwan Bahrudin, Nabilla Virly Avivy, Alfina Amaliya Karima, Salwa Putri Rahmadani, Arif Nurulloh, Inggit Fachrunisa, Difa Vini Qurrotaayun, Tamara Tazkiyah, Khoirunnisa, Alivia Fitri Salsabila
Abstract: Pendidikan memiliki tujuan untuk membentuk kepribadian dan meningkatkan kemampuan individu. Kurikulum berperan penting dalam proses pendidikan. Kurikulum merdeka menjadi kurikulum yang berlaku saat ini di Indonesia. Kurikulum… kulum merdeka ini mengutamakan pembelajaran berbasis proyek dengan fokus pada pengembangan karakter dan kompetensi melalui pengalaman nyata, seperti yang telah dilakukan dalam penelitian mengenai tema budaya lokal pada kegiatan P5 untuk memperkuat karakter siswa SMP Negeri 8 Kota Cilegon. Metode pada penelitian ini adalaj metode deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi implementasi P5 dalam penguatan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program P5 di SMP Negeri 8 Kota Cilegon mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap budaya lokal, seperti rasa bangga terhadap daerah sendiri dan kemampuan bekerja sama. Dari kegiatan tersebut terbentuk karakter siswa selaras dengan enam dimensi profil pelajar pancasila.

Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Penerapan Suara Demokrasi di SMAN 5 Kota Serang

Alya Nirmala Sari, Prilyani Hermansyah, Annisa Nur Kamisya, Iin Arofah, Jajang, Asep Saefullah, Ratu Ghina Nurfadhilah, Yogi Eva Amprianingsih
Abstract: Projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) merupakan salah satu upaya inovatif atau rancangan kurikulum yang diintegrasikan berdasarkan nilai-nilai pancasila ke dalam proses pembelajaran. Tujuan implementasi projek penguatan… enguatan profil pelajar pancasila (P5) ini adalah untuk memberikan ruang belajar secara mandiri kepada siswa dalam meningkatkan kreativitas secara analisis dan psikomotorik pada siswa. Implementasi P5 pada sekolah mulai dari kelas X sampai dengan kelas XI memiliki perbedaan dan juga tantangan tersendiri bagi guru atau tenaga pendidik yang mendampingi. Kelas X cenderung masih merasa segan untuk menyalurkan keterampilannya didepan teman kelasnya. Metode kegiatan P5 dilaksanakan secara offline. Hasil dari implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila ini adalah untuk meningkatkan karakter siswa berjiwa pancasila, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia, bergotong royong, mandiri, berkebhinekaan global, berpikir kritis dan kreatif. Selain itu, P5 dapat memberikan dampak positif seperti apersepsi dan stimulus bagi siswa untuk dapat menunjukan keterampilan atau bakat pribadi yang seharusnya tidak dipendam.

Program Martikulasi Sebagai Layanan Inklusif Di SMP Negeri 11 Kota Serang

Lailatuz Zahra, Muhammad Sunan Maulana, Nadiva Maharani, Nila Cahya Putri, Tantri Dwi Oktavia, Trissa Kartika, Dina Rachmawati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program layanan sekolah inklusif di SMPN 11 Kota Serang dalam meningkatkan minat belajar siswa dengan hambatan belajar. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini… i menganalisis data yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program inklusif telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa. Namun, masih terdapat beberapa tantangan seperti perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan kolaborasi antara guru, dan kurangnya dukungan dari orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program inklusif memiliki potensi besar untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi semua siswa, namun perlu adanya upaya berkelanjutan untuk mengatasi kendala yang ada. Saran penelitian selanjutnya adalah perlu dilakukan evaluasi secara berkala terhadap program ini dan melibatkan lebih banyak pihak terkait, seperti psikolog, untuk memberikan dukungan yang lebih komprehensif bagi siswa dengan kebutuhan khusus.

Peran Pancasila Pada Parenting Untuk Menanggulangi Kasus Bullying Dan Kekerasan Seksual Akibat Normalisasi Tontonan Tanpa Batasan

Khairun Nisa Kisti, Khairun Nisa Kisti, Friska Febrina Aulia Rahma, Rizki Diah Palupi, Arzety Valentin Kembaren, Moch Alief Rofiq
Abstract: Penindasan adalah istilah yang sering ditemui di berbagai lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa. Istilah ini merujuk pada tindakan sengaja, berulang, dan agresif yang ditujukan kepada individu yang lebih… lemah, sering kali melibatkan penyalahgunaan kekuasaan atau otoritas. Menurut UNICEF, penindasan bukanlah kejadian sekali saja, melainkan pola perilaku yang berlanjut seiring waktu. Bentuk penindasan meliputi kekerasan verbal, sosial, fisik, siber, rasisme, dan seksual. Pada 2023, Indonesia mencatat 29.883 kasus kekerasan, termasuk 3.800 insiden penindasan yang dilaporkan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Esai ini bertujuan untuk menelaah kesadaran publik tentang penindasan dan kekerasan seksual, dampak media yang tidak terbatas pada perilaku anak, serta peran nilai-nilai Pancasila seperti kemanusiaan, keadilan, dan kerja sama dalam membentuk karakter positif dan mencegah perilaku negatif. Dengan mengedepankan pengasuhan berbasis nilai-nilai Pancasila, esai ini mengupas cara untuk menangani akar penyebab penindasan dan kekerasan seksual, serta pentingnya lingkungan dalam membentuk karakter anak. Orang tua, pendidik, dan masyarakat harus menerapkan prinsip-prinsip Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi insiden penindasan dan kekerasan seksual. Riset ini juga menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan survei yang disebarkan kepada siswa, orang tua, dan pendidik guna mengukur pemahaman mereka mengenai penindasan, penyebabnya, dan dampaknya. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas mengenai kesadaran masyarakat terhadap isu penindasan dan kekerasan seksual, serta bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila dapat menjadi solusi untuk mengurangi permasalahan tersebut.