Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan di Cv. Super Inti Perkasa di Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Tipe penelitian ini menggunakan…
unakan tipe kuantitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan 2 variabel yaitu lingkungan kerja sebagai variabel bebas dan produktivitas kerja karywan sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Cv. Super Inti Perkasa di Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon dengan sampel sebanyak 36 orang. Hasil uji instrumen penelitian diantaranya uji validitas dan uji reliabilitas. Uji validitas menunjukkan bahwa dari 12 item pernyataan dari masing-masing variabel lingkungan kerja 11 item dinyatakan valid dan 1 item dinyatakan gugur dan variabel produktivitas kerja karyawan 12 item dinyatakan valid dan dari uji reliabilitas untuk variabel lingkungan kerja dan variabel produktivitas kerja karyawan diperoleh nilai cronbach’s alpha > 0,060, maka dinyatakan reliabel. Hasil olah data analisis regresi linear sederhana diperoleh variabel lingkungan kerja (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan (Y). Hasil uji t menunjukkan lingkungan kerja sebesar 6,721 pada signifikasi 0,000 maka hipotesis diterima, artinya lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja karyawan yakni sebesar 57,1%
Abstract:Pendidikan agama Hindu memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa sejak dini, terutama dalam menanamkan nilai-nilai spiritual yang luhur. Salah satu ajaran fundamental dalam Hindu adalah konsep Tat Twam Asi, yang…
ang berarti "Aku adalah Engkau" sebagai cerminan kesatuan dan empati dalam kehidupan sosial. Konsep ini sangat relevan dalam pembentukan sikap toleransi, kepedulian, dan rasa persaudaraan di lingkungan sekolah. Melalui pendidikan agama Hindu, siswa diajarkan untuk memahami dan menerapkan Tat Twam Asi dalam interaksi sehari-hari, baik dengan teman sebaya, guru, maupun lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran pendidikan Agama Hindu dalam menanamkan konsep Tat Twam Asi kepada siswa di SD Inpres 2 Balinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, dan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep Tat Twam Asi dalam pembelajaran agama Hindu dapat meningkatkan rasa empati dan kepedulian sosial siswa. Pembelajaran berbasis praktik langsung, seperti kegiatan gotong royong, membantu siswa memahami makna mendalam dari ajaran ini secara nyata. Dengan demikian, pendidikan Agama Hindu memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa yang berbudi pekerti luhur melalui ajaran Tat Twam Asi. Untuk memperkuat implementasi konsep ini, diperlukan metode pembelajaran yang inovatif, berbasis pengalaman nyata, serta dukungan dari guru dan lingkungan sekolah. Dengan pemahaman dan penerapan yang baik, siswa dapat mengembangkan sikap saling menghormati dan hidup berdampingan secara harmonis sesuai dengan nilai-nilai luhur Hindu.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan pengawasan terhadap disiplin kerja pegawai di Kantor Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Permasalahan utama yang diangkat adalah lemahnya…
hnya penerapan budaya organisasi yang belum terdefinisi dengan baik serta kurangnya pengawasan dari atasan, yang berdampak langsung pada rendahnya tingkat disiplin kerja pegawai. Penelitian ini memiliki tujuan khusus: (1) mendeskripsikan kondisi budaya organisasi serta pengaruhnya terhadap disiplin kerja pegawai; (2) menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap disiplin kerja pegawai; (3) menguji pengaruh pengawasan terhadap disiplin kerja pegawai; dan (4) menganalisis pengaruh simultan antara budaya organisasi dan pengawasan terhadap disiplin kerja pegawai di Kantor Kecamatan Sungai Pagu. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan kausal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) budaya organisasi berada dalam kategori "Sangat Baik" dengan skor rata-rata 129,9 dan TCR 86,6%; pengawasan dalam kategori "Sangat Baik" dengan skor rata-rata 127,11 dan TCR 84,74%; disiplin kerja dalam kategori "Baik" dengan skor rata-rata 124,6 dan TCR 83,3%; (2) budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja pegawai dengan tingkat signifikansi 0,011 < 0,05 dan nilai t hitung 2,736 > t tabel 2,048; (3) pengawasan tidak berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja pegawai dengan tingkat signifikansi 0,591 > 0,05 dan nilai t hitung 0,544 < t tabel 2,048; (4) budaya organisasi dan pengawasan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja pegawai dengan tingkat signifikansi 0,037 < 0,05 dan nilai F hitung 3,74 > F tabel 3,37. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan budaya organisasi yang baik serta pengawasan yang konsisten dapat meningkatkan disiplin kerja pegawai, yang pada akhirnya mendukung pencapaian tujuan organisasi.
Abstract:Stunting merupakan salah satu prasyarat terjadinya gangguan tumbuh kembang pada anak (di bawah 5 tahun). Faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting antara lain pola asuh yang buruk, kurangnya pelayanan kesehatan bagi…
agi ibu hamil, kurangnya pengetahuan keluarga tentang makanan bergizi, dan sulitnya memperoleh air bersih dan higienis. Dinas Kesehatan Kota Ambon merupakan salah satu lembaga yang melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap perencanaan program kesehatan, termasuk pencegahan penyebaran penyakit, khususnya perkembangan stunting. Saat ini Dinas Kesehatan Kota Ambon memiliki penderita stunting yang bisa dikatakan cukup rentan, Pada sistem pemetaan dan penyebaran stunting di kota ambon penulis menggunakan pemrogramam PHP dan MYSQL serta menggunakan fremwork codigniter untuk pengolahan data, metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode kualitatif, observasi, wawancara,analisis,pustaka, perancangan sistem, pembangunan sistem dan uji coba. hasil dari penelitian ini adalah mengahasilkan rancang bangun sistem informasi geografis pemetaan dan penyebaran penyakit stunting di Kota Ambon.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi dalam meningkatkan kesadaran kesehatan mengenai bahaya game online melalui pendidikan hadis di Desa Padang Tualang. Maraknya penggunaan game online di kalangan anak-anak dan…
an remaja telah menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti kecanduan, penurunan prestasi akademik, dan gangguan kesehatan mental. Pendidikan hadis menjadi salah satu pendekatan efektif dalam membangun kesadaran masyarakat dengan menanamkan nilai-nilai Islam terkait pengelolaan waktu dan perilaku positif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi hadis dalam program pendidikan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dampak buruk game online serta mendorong perilaku yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Faktor pendukung keberhasilan strategi ini meliputi peran tokoh agama, dukungan keluarga, dan pendekatan berbasis komunitas. Kendala yang dihadapi antara lain rendahnya minat belajar hadis di kalangan anak muda serta kurangnya fasilitas pendidikan yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mengembangkan program edukasi berbasis nilai-nilai Islam guna menekan dampak negatif game online.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : peran sibali reso bagi kehidupan masyarakat petani di Desa Bulutellue, keterkaitan Sibali Reso terhadap keberhasilan peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat petani di Desa Bulutellue,…
ulutellue, upaya petani di Desa Bulutellue menjaga sibali reso sebagai bagian dari kehidupan sosialnya. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian kualitatif yang dianalisis dan dituliskan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan individu sebanyak delapan orang informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sibali reso yang ada di Desa Bulutellue merupakan suatu bentuk modal sosial yang menekankan pada kebersamaan masyarakat untuk memperbaiki kualitas hidup bersama dan melakukan perubahan yang lebih baik serta penyesuaian secara terus menerus. Kehadiran sikap sibali reso diterapkan dalam masyarakat merupakan suatu bentuk simbiosis mutualisme yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak yang terlibat dalam proses ini. Dengan dibudayakan secara terus-menerus sikap ini mampu memberikan dampak ypositif dimana selain menjalin hubungan silaturahmi antar sesama manusia dalam hal tolong-menolong juga mampu untuk meningkatkan rasa solidaritas kebersamaan serta menghasilkan suatu pekerjaan yang lebih mudah dan bisa memberikan hasil pertanian yang berlimpah. Eksistensi sibali reso terus diupayakan oleh masyarakat petani di Desa Bulutellue karena mereka menyadari bahwa kegiatan pertanian sebagai mata pencaharian utama di desa ini sangat memerlukan kerjasama utamanya dalam hal pengolahan sawah, pemanenan hasil pertanian sampai pada pengolahan hasil pertanian serta pemanfaatan lahan pasca panen
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan konsep Wahdatul Ulum (Kesatuan Ilmu) dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, dengan fokus pada studi kasus di komunitas pedesaan. Wahdatul Ulum mengedepankan integrasi…
rasi berbagai disiplin ilmu, baik ilmu kesehatan, sosial, maupun budaya, untuk menghasilkan solusi holistik dalam mengatasi permasalahan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di salah satu desa di Indonesia, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Wahdatul Ulum dapat memperkuat kolaborasi antara tenaga medis, masyarakat, dan pemerintah lokal, sehingga tercipta program kesehatan yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan lokal. Pendekatan ini juga terbukti dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program-program kesehatan, memperkuat nilai-nilai sosial, dan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pola hidup sehat. Penelitian ini menyarankan perlunya pendekatan berbasis Wahdatul Ulum untuk menciptakan solusi kesehatan yang berkelanjutan dan kontekstual di daerah pedesaan.
Abstract:Terdapat tantangan dan peluang yang dihadapi dalam pengamalan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa di era 5.0, di mana kemajuan teknologi dan informasi membawa dampak kompleks bagi masyarakat Indonesia. Era digital tidak hanya…
mempermudah akses terhadap ajaran agama, tetapi juga menghadirkan budaya baru, seperti individualisme maupun konsumerisme, serta memicu penyebaran informasi yang menyesatkan sehingga dapat mengganggu keharmonisan masyarakat. Munculnya sikap individualisme dan budaya konsumerisme dapat mengikis rasa empati dan kepedulian sosial, yang berdampak pada penurunan moral dan ancaman terhadap persatuan bangsa. Untuk menangani tantangan ini, tujuan penulisan artikel ilmiah ini adalah untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila, khususnya pengamalan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa di era 5.0 dalam menciptakan keharmonisan di tengah masyarakat. Metode yang digunakan yaitu studi pustaka dengan mengumpulkan data/infprmasi dari literatur yang relevan, termasuk buku, artikel, dan dokumen terkait. Analisa data akan diterapkan pendekatan komparatif terhadap berbagai literatur dan sumber yang relevan. Hasi pembahasan menemukakan bahwa dalam pengamalan Pancasila Sila Pertama perlu adanya semangat mewujudkan strategi komprehensif yang meliputi: pendidikan karakter yang Pancasilais, penguatan nilai-nilai keagamaan yang kondusif, dan peningkatan literasi digital yang kritis. Melalui kerjasama antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat sipil, dengan menghidupi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari, maka setiap orang akan memiliki rasa kepedulian yang tinggi kepada sesama karena menganggap semua manusia sebagai mahkluk ciptaan Tuhan yang wajib dihargai, sehingga secara bersama-sama dapat mewujudkan keharmonisan yang utuh di tengah kemajemukan masyarakat.
Abstract:Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki peranan penting dalam membentuk karakter bangsa dan menjaga stabilitas sosial, politik, dan ekonomi. Di tengah dinamika politik dan tantangan ekonomi yang semakin kompleks,…
s, Pancasila hadir sebagai landasan untuk menyatukan keberagaman dan mengatasi ketegangan yang muncul. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana Pancasila dapat berperan sebagai solusi dalam menjembatani permasalahan politik dan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia saat ini. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan analitik deskriptif, mengkaji nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan relevansinya dalam konteks kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila, dengan lima sila yang terkandung di dalamnya, memiliki potensi besar untuk meredam polarisasi politik, memperkuat kesatuan bangsa, dan mendorong terciptanya kebijakan ekonomi yang adil dan merata. Pancasila juga dapat menjadi pedoman dalam menciptakan stabilitas sosial dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan. Sebagai kesimpulan, Pancasila bukan hanya sebagai simbol negara, tetapi juga sebagai landasan praktis yang mampu menghadapi tantangan politik dan ekonomi di Indonesia, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan individu dan kepentingan kolektif masyarakat.
Abstract:Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah mencerminkan dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Sebagai dasar negara,…
Pancasila diharapkan dapat menjadi pedoman utama dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan menilai keselarasan antara prinsip-prinsip Pancasila dan kebijakan serta praktik pemerintahan yang ada, melalui analisis konstitusi, undang-undang, dan dinamika politik di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem pemerintahan Indonesia secara teoretis mengadopsi nilai-nilai Pancasila, dalam praktiknya masih terdapat sejumlah ketidaksesuaian, terutama dalam hal implementasi
demokrasi, keadilan sosial, dan pengelolaan kekuasaan. Oleh karena itu, meskipun dasar negara telah jelas, penguatan pengamalan Pancasila dalam sistem pemerintahan masih perlu dilakukan agar tujuan nasional dapat tercapai secara maksimal.