Search Articles & Publications

Showing 1514 articles found for "Siswa"

Masyarakat Madani Dan Gerakan Anti-Korupsi Perspektif Azyumardi Azra

Prabawati Dwi Utami
Abstract: Runtuhnya Orde Baru di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk pembatasan kebebasan masyarakat dan kebijakan otoriter yang mempengaruhi kehidupan politik. Demontrasi besar-besaran oleh mahasiswa pada tahun itu… tu menggoyahkan pemerintahan otoriter, membuka jalan bagi demokrasi. Azra, seorang intelektual Muslim, memperhatikan fenomena ini dan munculnya wacana civil society di Indonesia. Dia menekankan pentingnya reformasi konstitusional, institusi, dan budaya politik untuk menuju demokrasi yang lebih baik. Azra juga menyoroti peran masyarakat madani dalam memerangi korupsi, menekankan perlunya good governance. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research)  dengan didasari oleh kajian literatur terdahulu seperti buku, artikel, berita serta referensi berupa karya ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat madani di Indonesia telah diidentifikaksi sebagai faktor penting dalam mencegah korupsi yang merajalela. Konsep ini mengupayakan untuk membangun masyarakat yang berkualitas dan berkeadaban, serta berperan sebagai kohesi sosial dalam kepemimpinan. Dengan mengkampanyekan anti korupsi, masyarakat madani bertujuan untuk mewujudkan kepemerintahan yang baik (good governance) dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kepemimpinannya

Inovasi Dalam Manajemen Kurikulum: Pemanfaatan Teknologi Dalam Meningkatkan Pembelajaran Di SDN 13 Sarik Alahan Tigo

Gusna Reksi, Tria Windia Nita, Merika Setiawati, Luthfiani
Abstract: Pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan khususnya pada tingkat sekolah dasar (SD) sudah menjadi suatu kebutuhan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis… s bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan pembelajaran siswa sekolah dasar, dengan fokus pada aplikasi pendidikan interaktif, platform pembelajaran online, dan penggunaan perangkat digital dalam proses pembelajaran. Melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari berbagai sumber, antara lain survei terhadap guru dan siswa, studi literatur, dan observasi langsung praktik pembelajaran di beberapa sekolah dasar yang telah menerapkan teknologi dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, memperkaya sumber belajar, dan memfasilitasi pembelajaran individu dan kolaboratif yang lebih efektif. Aplikasi pendidikan interaktif membantu siswa memahami konsep dengan lebih baik melalui visualisasi dan simulasi. Platform pembelajaran online menawarkan akses ke sumber belajar yang lebih luas dan fleksibilitas waktu belajar, sementara penggunaan perangkat digital seperti tablet dan komputer memungkinkan siswa untuk belajar dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Namun penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, antara lain ketimpangan akses terhadap teknologi, perlunya pelatihan guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan perlunya pengembangan konten pendidikan digital yang sesuai dengan kurikulum. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan strategi untuk mengatasi tantangan tersebut, antara lain dengan meningkatkan infrastruktur teknologi di sekolah, mengembangkan program pelatihan guru, dan berkolaborasi dengan pengembang aplikasi pendidikan untuk menciptakan konten pembelajaran yang menarik dan relevan.

Pengaruh Lingkungan Keluarga Toxic Dan Kompetensi Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa Di MTs AL-Huda Cisaat

Permana, Galih, Sumatri, Siti Rahmawati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh lingkungan keluarga toxic dan kompetensi guru terhadap hasil belajar siswa. Penelitian metode kuantitatif deskriptif yaitu metode yang di arahkan memecahkan masalah&#8230; salah dengan cara menggambarkan atau memaparkan apa adanya dari hasil penelitian. Penggunaan metode deskriptif ini di dukung oleh beberapa teknik pengumpulan data salah satunya kuesioner/angket, dengan metode pengambilan sampel sebanyak 48 responden di MTs Al-Huda Cisaat dengan menggunakan menggunakan beberapa pengujian statistik diantaranya: validitas, realibilitas, tabel distribusi frekuensi, normalitas, homogenitas, linearitas, auto kolerasi, multikolinearitas, heteroskedastisitas, kolerasi, regresi,Uji T, dan koefesien determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1). Lingkungan keluarga toxic berpengaruh terhadap hasil belajar hal ini di tunjukan oleh hasil perhitungan nilai koefisien kolerasi sebesar 0,746 dan nilai t hitung 7.586 > t tabel 2,687 serta hasil koefesien determinasi sebesar 55,6. Hal ini menunjukan bahwa 55,6% hasil belajar di pengaruhi oleh lingkungan keluarga toxic. 2). kompetensi guru berpengaruh terhadap hasil belajar hal ini di tunjukan oleh nilai koefesien kolerasi sebesar 0,868 dan nilia t hitung 11,879>t tabel 2,687 serta hasil koefesien determinasi sebesar 75,6. Hal ini menunjukan bahwa 75,6% hasil belajar di pengaruhi oleh kompetensi guru. 3). Lingkungan keluarga toxic dan kompetensi guru berpengaruh terhadap hasil belajar hal ini di tunjukan oleh nilai koefesien kolerasi 0,870 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05 serta hasil koefesien Determinasi sebesar 75,7. Hal ini menunjukan bahwa 75,7% hasil belajar di pengaruhi oleh lingkungan keluarga toxic dan kompetensi guru.

Transformasi Pembelajaran PPKn Melalui Model Explicit Instruction: Studi Di SDN Petemon X/358 Surabaya

Mulyono
Abstract: Penelitian ini mengevaluasi upaya peningkatan hasil belajar siswa kelas VI Semester II di SDN Petemon X/358 Surabaya pada mata pelajaran PPKn, terutama fokus pada materi ASEAN. Evaluasi awal menemukan tantangan signifikan&#8230; n dalam kinerja siswa, dengan rata-rata nilai 52, di bawah amban KKM sekolah yaitu 80. Penelitian menyelidiki proses proses pembelajaran PPKn dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa melalui Model Pembelajaran Explicit Instruction. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research). Hasil menunjukkan peningkatan kinerja dari 53% ke 84% pada siklus kedua. Penelitian menyoroti pentingya eksplorasi terus-menerus terhadap metodologi pengajaran dan pengembangan sumber belajar. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi interaksi guru-siswa dalam konteks eksplicit instruction, serta skalabilitas model ini ke berbagai pengaturan pendidikan dan mata pelajaran. Dampak dalam jangka Panjang model ini perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk pemahaman komprehensif.

Dampak Asesmen Formatif Dalam Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMP Darul Qur’an Padang

Felia Fitri, Tiara Cordelia, Merika Setiawati, Luthfiani
Abstract: Dalam artikel ini, mengeksplorasi asesmen formatif dalam kurikulum belajar merdeka belajar. Asesmen formatif yang berpusat pada penilaian selama proses pembelajaran, telah terbukti menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan&#8230; atkan pemahaman dan pencapaian siswa. Guru dapat menggunakan metode ini secara teratur untuk memberikan umpan balik yang bermanfaat kepada siswa mereka, memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan mereka, dan memberikan mereka peluang untuk belajar lebih banyak lagi. Selain itu, artikel ini membahas beberapa cara asesmen formatif dapat membantu meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, menciptakan suasana kelas yang inklusif dan berkolaborasi, dan memberikan fondasi yang kuat untuk pengembangan kurikulum yang adaptif dan responsif. Dengan memahami lebih banyak tentang manfaat asesmen formatif, para pendidik diharapkan dapat memasukkan metode ini dengan lebih baik ke dalam praktik pengajaran mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak asesmen formatif dalam kurikulum merdeka terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMP Darul Qur’an Padang. Subjek dalam penelitian ini 2 orang guru yang  merupakan seorang wakil kurikulum dan seorang kepala sekolah yang juga mengajar di kelas 9 . Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan wakil kurikulum dan kepala sekolah. Datanya dianalisis dengan beberapa pertanyaan yang sesuai dengan judul penelitian.

Pentingnya Pendidikan Sejarah Dalam Pembentukan Identitas Bangsa

Oschar Sumardin, Henri
Abstract: Pendidikan sejarah memiliki peran vital dalam pembentukan identitas bangsa, karena melalui pemahaman sejarah, generasi muda dapat mengenali akar budaya, nilai-nilai, serta perjuangan yang membentuk jati diri bangsa. Penelitian&#8230; litian ini dilakukan dengan metode studi literatur untuk mengeksplorasi bagaimana pendidikan sejarah berkontribusi dalam memperkuat identitas nasional di tengah tantangan globalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum sejarah yang relevan dan kontekstual, serta peran guru yang kompeten, merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pendidikan sejarah. Kurikulum yang terintegrasi dengan sejarah lokal dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa mampu menjadikan pelajaran sejarah lebih bermakna dan relevan. Selain itu, guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran sejarah harus memiliki keterampilan pedagogis yang mumpuni dan mampu memanfaatkan teknologi untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Globalisasi yang membawa pengaruh budaya asing juga menjadi tantangan yang harus dihadapi, di mana pendidikan sejarah perlu beradaptasi agar tetap efektif dalam membentuk identitas nasional. Implikasi kebijakan yang direkomendasikan meliputi revisi kurikulum, peningkatan kapasitas guru, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran sejarah, untuk memastikan pendidikan sejarah dapat berfungsi optimal dalam membentuk karakter dan kesadaran sejarah generasi muda. Dengan demikian, pendidikan sejarah dapat menjadi instrumen penting dalam menjaga keutuhan dan kekokohan identitas bangsa di era globalisasi.

Pengembangan Modul Interaktif Canva: Meningkatkan Literasi Sains di Sekolah Dasar

Fitri, Nur Choiriah, Roesminingsih, Erny, Widiasih
Abstract: Penelitian pengembangan ini dilakukan karena adanya permasalahan dalam penyajian materi sains di buku tematik kelas 6 yang kurang sistematis dan mendalam, mengakibatkan rendahnya minat baca siswa dan pemahaman materi yang&#8230; g masih belum memadai. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan pengembangan Four-D, dengan tahapan pendefinisian, perancangan, pengembangan,, dan penyebaran. Validasi media dilakukan untuk e-modul interaktif menggunakan aplikasi Canva, yang kemudian direvisi berdasarkan hasil validasi tersebut. Implementasi dilakukan terhadap 37 siswa kelas 6B di SD Negeri wilayah Kecamatan Sambikerep, menunjukkan kevalidan dan kepraktisan yang sangat baik. Hasil belajar siswa setelah menggunakan e-modul interaktif menunjukkan peningkatan yang signifikan, melebihi kriteria ketuntasan minimal. Analisis tes menunjukkan peningkatan literasi sains dengan skor N-gain antara preteset dan posttest menunjukkan gain yang sedang. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa e-modul interaktif dengan aplikas Canva yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi sains pada siswa kelas 6. Sebagai saran, penelitian lebih lanjut dapat memperluas cakupan implementasi dan mempertimbangkan integrasi dengan metode pembelajaran lainya untuk meningkatkan efektivitasnya.

Analisis Sistem Pencatatan Penilaian Persediaan Produksi Barang Dagang Pada Kampung Edamame

Dina Ayu Lestari, Vita Aprilia Maghfiroh, Salwatin Falahiyah, Khairunnisa Musari
Abstract: Penelitian ini fokus pada menerapkan praktik pengalaman lapangan (PPL) oleh mahasiswa di PT Gading Mas Indonesia Teguh, Kabupaten Jember. Tujuan utama adalah mengintegrasikan teori akademik dengan praktik nyata melalui penelitian&#8230; enelitian dan pengabdian pada komunitas, khususnya dalam peningkatan sistem keuangan produksi dan sistem pemeriksaan stok barang di Kampung Edamame. Metode yang digunakan meliputi pendekatan Service Learning, yang mencakup identifikasi kebutuhan produk, pendampingan dan pelatihan, serta evaluasi efektivitas persediaan dengan analisis SWOT. Hasil dari pengabdian ini meliputi peningkatan keterampilan praktis mahasiswa, pemberian kontribusi pada lembaga mitra, dan pengembangan produk baru sebagai upaya mencegah Stunting, serta perbaikan pada sistem keuangan produksi dan pemeriksaan stok barang di Kampung Edamame. Pengabdian ini juga memberikan manfaat kepada mahasiswa, universitas, dan perusahaan melalui pengembangan keterampilan, peningkatan kualitas pengajaran dan penelitian, serta memperkuat hubungan dengan komunitas lokal.

Peran Kreditur Dalam Pengembangan Usaha Mikro Di BPR Nur Semesta Indah

Friecillia Eka Setyawati, Alisah Marselia Saputri, Siti Alfiyah
Abstract: Laporan ini secara rinci membahas bagaimana Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di PT. BPR Nur Semesta Indah Kantor Kas Balung memainkan peran kunci dalam memajukan usaha mikro. Melalui Program Pengalaman Lapangan, mahasiswa Prodi&#8230; rodi Perbankan Syariah terlibat langsung dalam beragam kegiatan operasional BPR, mulai dari pendataan nasabah hingga proses pengajuan kredit. Proses pengajuan kredit melibatkan serangkaian tahapan, termasuk analisis kelayakan dan pencairan dana. Pentingnya modal kerja, baik dalam aspek kuantitatif maupun kualitatif, disoroti sebagai faktor krusial dalam menjalankan operasional perusahaan. Laporan juga mengulas secara mendalam proses administrasi kredit, persyaratan pengajuan kredit, jenis-jenis kredit yang tersedia, dan peran BPR dalam meningkatkan pendapatan bagi usaha kecil menengah. Di bagian akhir, kesimpulan dan saran ditawarkan untuk memperbaiki pemahaman masyarakat tentang layanan perbankan serta manajemen modal kerja. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang betapa pentingnya peran BPR dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro di Indonesia.

Sistem Cetak Id Card Siswa MISSPA Berbasis Web Php & Mysql

Mochammad Syaiful Hadi, Sunardi
Abstract: Berdasarkan penelitian mochammad syaiful hadi dimadrasah yang saat ini masih menggunakan sistem pembuatan kartu pelajar dilakukan secara konvensional adalah MISSPA. Dimana kartu pelajar yang digunakan oleh siswa saat ini&#8230; dibuat oleh percetakan diluar sekolah. Sistem pembuatan kartu pelajar dimana desain, percetakan kartu dibuat diluar sekolah. Hal ini tentunya mengakibatkan proses pembuatan kartu pelajar tidak efektif dan efisien. Implementasi aplikasi pembuatan kartu pelajar dianggap perlu diterapkan pada sekolah yang belum memiliki aplikasi secara pribadi seperti pada MISSPA. Dengan adanya aplikasi Kartu Pelajar selain menghasilkan kartu identitas siswa maupun siswi serta dapat membantu staff bidang kesiswaan dalam pengelolaan data pelajar MISSPA yang lebih terjamin sehingga data pelajar hanya dapat diakses oleh pihak sekolah. Adapun tujuan dilaksanakan implementasi pembuatan aplikasi kartu pelajar pada MISSPA adalah untuk menghasilkan aplikasi yang efektif dan efisien yang bermanfaat untuk sekolah khususnya bidang kesiswaan serta menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi.