Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi perkembangan Pendidikan Agama Kristen di SMAN 12 Malinau dan mengeksplorasi pentingnya pengembangan sikap kritis dalam konteks pendidikan agama Kristen. Metode penelitian yang…
ng digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, dan metode pengajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Kristen di SMAN 12 Malinau mengalami perkembangan yang positif dengan komitmen yang kuat dari pihak sekolah dan staf pengajar. Kurikulumnya dirancang holistik, mencakup aspek teologis, etika, dan spiritualitas. Kegiatan ekstrakurikuler seperti diskusi kelas, ibadah, dan proyek sosial menjadi bagian integral dari pendekatan pendidikan agama Kristen di sekolah ini. Pemanfaatan teknologi dan sumber daya pembelajaran kreatif meningkatkan pengalaman siswa dalam memahami ajaran agama Kristen. Penelitian ini menyoroti pentingnya mengembangkan sikap kritis dalam pendidikan agama Kristen. Sikap kritis memberikan siswa kemampuan untuk menganalisis dan memahami ajaran agama Kristen secara mendalam, menghadapi dilema etis, dan merespons isu-isu kontemporer dengan bijaksana. Kemampuan berpikir kritis menjadi kunci untuk mempersiapkan siswa menjadi individu yang beragam, terbuka, dan mampu membawa dampak positif dalam masyarakat. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika Pendidikan Agama Kristen di SMAN 12 Malinau dan menunjukkan bahwa pengembangan sikap kritis dalam pendidikan agama Kristen memegang peran sentral dalam membentuk siswa menjadi individu yang berpikiran kritis, moral, dan religius.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban, Komitmen Organisasi, Kompetensi dan Partisipasi Anggaran terhadap Kinerja Manajerial Pada PT Jaya Abadi Engineering (JAE).…
AE). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Kuesioner menggunakan Skala Likert dan sampel untuk penelitian ini adalah 30 manajer, kepala bidang/kepala divisi dan karyawan di PT Jaya Abadi Engineering (JAE) dengan diatas 3 tahun pengalaman kerja didalamnya. Alat analisis yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan software perhitungan SPSS 26. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban berpengaruh terhadap Kinerja Manajerial dan Komitmen Organisasi, Kompetensi, Partisipasi Anggaran tidak berpengaruh terhadap Kinerja Manajerial. Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban, Komitmen Organisasi, Kompetensi dan Partisipasi Anggaran secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Manajerial pada PT Jaya Abadi Engineering (JAE).
Abstract:Kemampuan dalam memecahkan masalah perlu dimiliki seluruh siswa, Selama ini yang menjadi masalah ialah bagaimana kemampuan memecahkan masalah dikembangkan pada proses belajar mengajar terutama matematika. Terdapat kesulitan…
tan siswa memecahkan masalah perlu mendapatkan perhatian dan di di identifikasi secara lanjut. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan profil pemecahan masalah matematika berdasarkan teori Polya dengan tinjauan kemampuan matematika siswa. Metode penelitian yang dipergunakan yaitu kualitatif, sedangkan jenisnya deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri atas subjek berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu teknik tes dan wawancara. Analisis data yang digunakan yakni hasil tes kemampuan matematika, hasil tes pemecahan masalah dan dikuatkan dengan hasil wawancara. Hasil penelitian menerangkan siswa dengan kemampuan matematika tingkat tinggi bisa mengatasi permasalahan, dan mengumpulkan informasi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tetapi pada akhir perhitungannya siswa kurang teliti. Siswa yang berkemampuan matematika tingkat sedang dapat mengumpulkan informasi pada soal yang disediakan, namun siswa melakukan kekeliruan dalam menentukan rumus. Sedangkan siswa dengan berkemampuan matematika tingkat rendah belum mampu memahami permasalahan dan mengumpulkan informasi secara jelas. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa subjek penelitian tetap berada pada posisi pemahaman pemecahan masalah yang baik pada setiap tingkat kemampuan matematika siswa.
Abstract: Kepemimpinan memainkan peran krusial dalam pengambilan keputusan di berbagai tingkatan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual peran kepemimpinan dalam mempengaruhi proses pengambilan keputusan.…
tusan. Melalui analisis literatur, ditemukan bahwa kepemimpinan memiliki dampak signifikan terhadap bagaimana keputusan dihasilkan, dievaluasi, dan diimplementasikan. Pertama, kepemimpinan efektif menciptakan lingkungan yang mendukung komunikasi terbuka dan kolaborasi di antara anggota tim, meningkatkan pemahaman bersama, dan mengurangi resistensi terhadap perubahan. Hal ini menciptakan landasan bagi pengambilan keputusan yang lebih baik karena melibatkan berbagai perspektif dan pengetahuan. Kedua, kepemimpinan berperan dalam memberikan arah dan visi yang jelas untuk organisasi. Dengan menetapkan tujuan yang terkait dengan nilai-nilai inti dan strategi organisasi, pemimpin membimbing tim dalam mengambil keputusan yang sejalan dengan misi perusahaan. Ketiga, pemimpin yang efektif memiliki kemampuan untuk mengelola konflik dan menangani ketidakpastian. Dalam situasi kompleks dan tidak pasti, kepemimpinan yang mampu mengambil keputusan tepat pada waktunya dapat membantu organisasi menghadapi tantangan dan peluang dengan lebih baik. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang memberikan instruksi, tetapi juga melibatkan pendorong kolaborasi, pengelolaan konflik, dan penyediaan visi strategis. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang peran kepemimpinan dalam konteks pengambilan keputusan dapat menjadi landasan bagi pengembangan praktik kepemimpinan yang lebih efektif dan responsif terhadap dinamika organisasional. Penelitian lebih lanjut dan aplikasi praktis perlu terus ditekankan untuk mengoptimalkan dampak positif kepemimpinan dalam proses pengambilan keputusan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan, kendala, dan strategi efektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMAN 14 Malinau. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, data dikumpulkan…
n melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMAN 14 Malinau dilakukan secara terencana dengan melibatkan metode yang bervariasi. Namun, beberapa kendala teridentifikasi, termasuk keterbatasan sumber daya materi dan teknologi, kurangnya motivasi siswa, serta tantangan dalam mengatasi isu-isu keagamaan kontemporer. Dalam menghadapi kendala tersebut, strategi efektif yang dapat diterapkan mencakup peningkatan keterlibatan siswa melalui metode pembelajaran yang interaktif, pemanfaatan teknologi untuk membuat pembelajaran lebih dinamis, dan penguatan kerjasama dengan komunitas keagamaan setempat. Pembimbing rohani juga dapat berperan aktif dalam memberikan dukungan spiritual dan moral kepada siswa. Metode penelitian ini meggunakan metode kualitatif dan studi pustaka dengan observasi langsung dan wawancara terhadap aspek yang diteliti. Dengan demikian, strategi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap ajaran agama Kristen dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan harmonis. Rekomendasi penelitian mencakup penguatan pelatihan guru dalam metode pembelajaran inovatif, pengembangan materi ajar yang kontekstual, peningkatan sumber daya dan akses teknologi, serta pelibatan orang tua dalam mendukung pendidikan agama Kristen. Implikasi penelitian ini memberikan panduan untuk pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan agama Kristen yang lebih efektif di SMAN 14 Malinau dan sekolah-sekolah serupa.
Abstract:Prevalensi diabetes melitus (DM) di Provinsi Bengkulu sendiri menempati urutan ke 29 (1,3%) dengan kasus DM di Indonesia. Berdasarkan data, DM menjadi penyebab kematian nomor 4 bagi laki-laki di Provinsi Bengkulu dengan…
angka 38,8% sedangkan pada perempuan DM menjadi penyebab kematian nomor 3 di Provinsi Bengkulu dengan persentase 59,9%. Tahun 2021 jumlah penderita Diabetes Melitus yang mendapat pelayanan Puskesmas di Kota Bengkulu adalah 603 orang dari jumlah tersebut semua sudah mendapat pelayanan kesehatan sesuai dengan standar, untuk wilayah dengan prevalensi paling tinggi terdapat di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah yaitu 140 orang. Permasalahan yang ada pada penderita DM menarik untuk dilakukan penelitian dan analisis terkait pengaruh manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. Tahapan penelitian ini, setelah sampel ditentukan dan dilakukan pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, selanjutnya dilakukan pengukuran tingkat kecemasan dan kadar gula darah sebelum dan setelah pemberian intervensi manajemen reduksi anseitas sebanyak dua kali seminggu selama satu bulan. Hasil penelitian setelah dilakukan uji statistik dengan menggunakan uji T pada aplikasi SPSS didapatkan nilai P-value = 0,000 (ada pengaruh yang signifikan manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita DM). Makin maksimal hasil intervensi manajemen reduksi ansietas, makin menurunkan kadar gula darah pada penderita DM. Rekomendasi dilakukan intervensi manajemen reduksi ansietas untuk menurunkan kadar gula darah pada penderitas DM.
Abstract:Karya sastra puisi ialah suatu karya yang disuguhkan dengan kalimat yang menarik dan tentunya memiliki makna yang padat didalamnya, biasanya puisi dibuat bermula dari latar belakang penulis, pengalaman dan juga dari lingkungan…
kungan penulis tersebut sehingga menimbulkan puisi yang memiliki ciri tersendiri. Penggunaan gaya bahasa/majas pada puisi sangat perlu digunakan penulis selain untuk mempercantik kalimatnya gaya bahasa juga bisa digunakan sebagai cara khusus sebagai identitas penulis dalam pendirian puisi. Tujuan dari Peneliti ini tentang analisis majas pada 5 puisi dalam Antologi “kiat-kiat Menyembuhkan Lara” karya Niskala yang berjudul “Temu, Bagian yang Menyenangkan dari Jatuh Cinta, Kesaksian Luka, Aku Di Dirimu, Kiat-kiat Menyembuhkan Lara”. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengetahui kandungan majas didalam puisi tersebut dengan kajian Stilistika dan Pemanfaatnya sebagai buku modul pembelajaran analisis gaya bahasa untuk SMA kelas X. Hasil temuan yang didapatkan pada puisi “Temu” 1 Majas Simile, 3 Hiperbola, 1 Sinedoks, 1 Personifikasi. Puisi “Bagian yang Menyenangkan dari jatuh cinta” memiliki 1 Majas Simile, 3 Majas Alegoria, 1 Majas Paronomasia, 1 Personifikasi. Puisi “kesaksian luka” memiliki 1 majas alegoria dan 4 majas Hiperbola. Puisi “Aku di dirimu” memiliki 5 majas Hiperbola, 1 majas simile, 1 majas Metafora. Puisi “Kiat-kiat Menyembuhkan Lara” memiliki 2 Majas alegoria, 3 Majas Hiperbola, 1 Majas Metafora, 1 Majas Perumpamaan. Bahan ajar tersebut berupa modul pembelajaran gaya bahasa pada puisi untuk siswa kelas X dengan 4 ahli yaitu 2 dosen, 1 guru Bahasa Indonesia di SMA, 1 guru Bahasa Indonesia di SMK.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi teknologi masa kini terhadap peningkatan minat kewirausahaan, dengan fokus pada peran pembuatan business plan. Hasil analisis menunjukkan bahwa inovasi teknologi…
gi memiliki dampak positif yang signifikan pada peningkatan minat kewirausahaan. Lebih lanjut, pembuatan business plan diidentifikasi sebagai faktor kritis dalam menghubungkan inovasi teknologi dengan keberhasilan usaha. Para kewirausahawan yang secara aktif menggabungkan teknologi dalam strategi bisnis mereka cenderung lebih cermat dan terarah dalam merencanakan langkah-langkah bisnis melalui business plan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perencanaan sistem manajemen strategi Pendidikan untuk meningkatkan mutu di sekolah SMPN 35 Medan. Metode yang digunakan peneliti adalah analisis data deskriptif kualitatif…
itatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, dokumentasi, observasi dengan salah satu guru di SMPN 35 Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses perencanaan sistem manajemen strategi di SMPN 35 Medan guna meningkatkan mutu Pendidikan di sekolah tersebut. Penelitian ini akan fokus pada defenisi manajemen, implementasi manajemen strategik, defenisi mutu Pendidikan, model dan proses penyusunan perencanaan strategi dan yang terakhir implementasi perencanaan strategi dalam meningkatkan mutu Pendidikan madrasah. Hasil penelitian mengenai perencanaan sistem manajemen strategi di sekolah SMPN 35 Medan menunjukkan bahwa perencanaan yang baik dapat membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Dengan perencanaan yang baik, kepala sekolah dan tim manajemen dapat merencanakan dan mengimplementasikan kebijakan dan program yang tepat untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan, maka dengan ini dapat meningkatkan mutu dalam sebuah Lembaga Pendidikan.
Abstract:Pendidikan kewirausahaan adalah aktivitasaktivitas pengajaran dan pembelajaran tentang kewirausahaan yang meliputi pengembangan pengetahuan, ketrampilan, sikap dan karakter pribadi sesuai dengan umur dan perkembangan siswa…
wa Pendidikan kewirausahaan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan minat berwirausaha siswa. Minat wirausaha adalah kecenderungan hati dalam diri subjek untuk tertarik menciptakan suatu usaha yang kemudian mengorganisir, mengatur, menanggung risiko dan mengembangkan usaha yang diciptakannya tersebut. Minat wirausaha berasal dari dalam diri seseorang untuk menciptakan sebuah bidang usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan kewirausahaan dapat meningkatkan minat berwirausaha siswa. Oleh karena itu, pendidikan kewirausahaan perlu diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan formal untuk meningkatkan minat berwirausaha generasi muda.