Abstract:Abstract:†Cryptography is one of the important subjects to learn because the content of the discussion discusses data security. Data security has a very important role considering that most transaction activities are…
are carried out on the internet. Many platforms offer virtual transactions, such as motorcycle taxis, online marketplaces, and banking. For transacting on the internet, reliable data security is needed to maintain the security of user data from internet crimes (cybercrime). For cryptography learning to produce students who understand cryptography in-depth, this learning is carried out independently. One of the lessons to improve independent skills is a project approach. With project-based learning, students will be actively involved in completing projects given by the lecturer. To facilitate interaction and monitor projects completed by students, an LMS (Learning Management System) was created. The lecturer will later upload the student projects through the LMS, and if the student wants to work on the project, they can download it from the LMS.
Keywords: Cryptography; LMS; Online transactions
Abstrak:†Kriptografi merupakan salah satu mata pelajaran yang penting untuk dipelajari karena isi bahasannya membahas tentang pengamanan data. Saat ini, keamanan data memiliki peran yang sangat penting, mengingat sebagian besar aktivitas transaksi dilakukan di internet. Banyak platform yang menawarkan transaksi virtual, seperti ojek online, pasar online dan perbankan. Dalam bertransaksi di internet dibutuhkan keamanan data yang handal untuk menjaga keamanan data pengguna dari kejahatan internet (cyber crime). Agar pembelajaran kriptografi menghasilkan mahasiswa yang memahami kriptografi secara mendalam, maka pembelajaran ini dilakukan secara mandiri. Salah satu pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan mandiri adalah dengan pendekatan project. Dengan pembelajaran berbasis project, mahasiswa akan terlibat aktif menyelesaikan project yang diberikan dosen. Untuk memudahkan interaksi dan monitor project yang diselesaikan mahasiswa, maka dibuat LMS (Learning Manajement System). Setiap project mahasiswa nantinya akan di unggah oleh dosen melalui LMS dan mahasiswa bisa mengunguh project di LMS
Dengan menambahkan LMS dan pembelajaran yang berbasis project pada pembelajaran kriptografi menunjukkan hasil belajar yang lebih baik. Hal ini dapat dilihat pada hasil tinjauan dilangan dengan penyelesaian sebuah soal dan hasil ujian akhir mahasiswa.
Kata kunci: Kriptografi; LMS; Transaksi Online,
Abstract:Abstrak: Tujuan praktis dari kecerdasan buatan adalah membuat komputer lebih bermanfaat bagi manusia. Kecerdasan buatan dapat membantu manusia membuat keputusan, menemukan informasi yang lebih akurat atau membuat komputer…
r lebih mudah digunakan dengan tampilan alami untuk membuatnya mudah dimengerti. Pada kenyataannya, sistem permohonan kredit bertujuan untuk memberikan kemudahan serta layanan yang tepat sesuai kebutuhan nasabah, dan juga memberikan suatu pedoman serta syarat-syarat dalam permohonan kredit dengan jelas agar nasabah mengerti bagaimana prosedur dalam mengajukan permohonan kredit. Adapun resiko yang dihadapi dari Bank SUMUT seperti tunggakan kredit atau kredit macet. Oleh karena itu, dibutuhkanlah kecermatan pihak internal bank dalam melakukan analisa. Ini bertujuan untuk mempelajari Sistem Pakar dengan metode Forward Chaining dan masalah untuk mengetahui apakah tindakan yang akan diambil oleh pihak internal dalam memproses pemberian kredit rumah sesuai aturannya.
Kata kunci: kredit; runut maju; sistem pakar
Abstract: The practical goal of artificial intelligence is to make computers more useful to humans. Artificial intelligence can help humans make decisions, find more accurate information or make computers easier to use with natural displays to make them easy to understand. The credit application system aims to provide convenience and appropriate services according to customer needs, and also provides clear guidelines and conditions for credit applications so that customers understand the procedure for applying for credit. The risks faced by Bank SUMUT such as credit arrears or bad loans. Therefore, it takes the accuracy of the bank's internal parties in conducting the analysis. This aims to study the Expert System with the Forward Chaining method and the problem to find out whether the actions that will be taken by internal parties in processing home loans are following the rules.
Keywords: credit; expert system; forward chaining
Abstract:Abstract: Cryptography is an important subject to study because it contains data security. In this course, there are algorithms where each algorithm has a different level of calculation process from one another. Testing…
has been done several times in the form of training on students and some of them still make mistakes in getting the results of the encryption and decryption process. These errors are caused by a lack of understanding of algorithms and calculations in cryptography. In cryptography, the accuracy of the calculation results is a top priority, because if one does the calculation which is called the encryption and decryption process it will result in an incorrect message/information. To anticipate these errors, this cryptography learning is assisted by a tool called crypTool. This tool is a companion in carrying out the encryption and decryption process to avoid errors in the calculation process.
Keywords: Cryptography; E-Learning
Abstrak: Kriptografi merupakan salah satu matakuliah yang penting untuk dipelajari, karena didalamnya memuat materi pengamanan data. Dalam matakuliah tersebut terdapat algoritma- algoritma dimana setiap algortima memiliki tingkat proses perhitungan yang berbeda satu dengan yang lainnya. Telah dilakukan beberapa kali pengujian dalam bentuk latihan terhadap mahasiswa dan dari sebagian dari mereka masih melakukan kesalahan dalam mendapatkan hasil proses enkripsi dan dekripsi. Kesalahan tersebut diakibatkan oleh kuranganya memahami algoritma dan perhitungan dalam kriptografi. Dalam kriptografi keakuratan hasil perhitungan menjadi prioritas utama, karena apabila salah dalam melakukan perhitungan yang disebut dengan proses enkripsi dan dekripsi maka akan menghasilkan sebuah pesan/informasi yang salah. Guna mengantisipasi kesalahan tersebut maka pembelajaran kriptografi ini dibantu dengan sebuah tools yang bernama cryptool. Tool ini bersifat pendamping dalam melakukan proses enkripsi dan dekripsi dengan maksud menghindari kesalahan didalam melakukan proses perhitungannya.
Kata kunci: E-Learning; Kriptografi
Abstract:Abstrack: The logic gate circuit using the simulink method matlab is a series of ways to prove between theories in simulation using the matlab program by entering parameters in the truth table at each logic gate. Parameters…
ers in the truth table consist of logic 0 for low and logic 1 for high. The simulation is done by giving input (input) and outpout (output) at each basic logic gate which consists of 7 gates of which are NOT gates, AND, OR, NAND, NOR, X-OR and X-NOR. This proof is intended as a medium to study the logic gate in higher learning learning in digital engineering learning and digital systems.
Keywords: Logic Gate, Matlab, Simulink
Abstrak: Perangkaian gerbang logika dengan menggunakan matlab metode simulink adalah perangkaian dengan cara pembuktian antara teori pada simulasi menggunakan program matlab dengan memasukkan parameter-paramater yang ada pada tabel kebenaran pada setiap gerbang logika. Paramter-paramater pada tabel kebenaran terdiri atas logika 0 untuk low dan logika 1 untuk high. Simulasi dilakukan dengan memberikan input (masukan) dan outpout (keluaran) pada setiap gerbang logika dasar yang teriri dari 7 gerbang daiantaranya adalah gerbang NOT, AND, OR, NAND, NOR, X-OR dan X-NOR. Pembuktian ini bertujuan sebagai media untuk mempelajari gerbang logika pada pembelajaran diperguruan tinggi pada pembelajaran teknik digital maupun sistem digital.
Kata kunci : Gerbang Logika, Matlab, Simulink
Abstract:Abstract: An interface design for learning application is designed based on the user need. User Centered Design (UCD) purposed for help the design process match with the user need which is user usability oriented. After…
arranging based on that need, so the application is modelled using Unified Modelling Language (UML) to describe the systematic and how the application works from the designed application. The use of UCD can be used in designing an application for cultural diversity learning in Asahan with the Web-based. The element in the information system explained graphically and expose the close relationship of each element. So by the detail design dan user need oriented, the youth attracted and willing to learn their culture by the comprehensive information system.
Keywords: User Centered Design, Unified Modelling Language, culture diversity of Asahan
Abstrak: Sebuah perancangan antarmuka aplikasi pembelajaran disusun dan dibuat berdasarkan kebutuhan penggunanya. User Centered Design (UCD) bertujuan untuk membantu perancangan sesuai dengan kebutuhan yang berorientasi pada usability pengguna. Setelah disusun sesuai kebutuhan tersebut, maka aplikasi dimodelkan dengan menggunakan Unified Modelling Language (UML) sehingga terlihat jelas seperti apa sistematika dan operasi penggunaan dari aplikasi yang dirancang. Penggunaan UCD dapat digunakan dalam merancang suatu aplikasi pembelajaran keragaman budaya di Asahan berbasis Web. Elemen yang ada pada aplikasi ini digambarkan secara grafis dan dapat memperlihatkan hubungan yang erat antar elemennya. Sehingga melalui perancangan yang detail dan berorientasi pada kebutuhan pengguna, generasi muda tertarik dan mau mempelajari kebudayaannya sendiri melalui sistem informasi yang komprehensif.
Kata kunci: User Centered Design, Unified Modelling Language, keberagaman budaya Asahan.
Abstract:Rendahnya tingkat kemampuan siswa SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 dalam menulis teks laporan hasil observasi, serta keterbatasan guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan…
ningkatkan keterampilan menulis siswa, menjadi latar belakang utama dilaksanakannya penelitian ini. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam proses pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi. Penelitian ini memiliki dua tujuan utama, yaitu: (1) menganalisis efektivitas penerapan model Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana; dan (2) mendeskripsikan aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi melalui penerapan model Problem Based Learning pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan desain dua kelompok, yaitu kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan dengan model Problem Based Learning, dan kelas X IPS 3 sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran dengan metode konvensional. Data penelitian dikumpulkan melalui tes tulis untuk mengukur hasil belajar dan lembar observasi untuk menilai aktivitas pembelajaran. Berdasarkan hasil perhitungan statistik menggunakan uji t dua sampel independen (Independent Sample t-Test), diperoleh nilai thitung=3,672t_{hitung} = 3{,}672thitung=3,672 dan ttabel=1,994t_{tabel} = 1{,}994ttabel=1,994 pada taraf signifikansi 5% (α=0,05\alpha = 0{,}05α=0,05). Kriteria pengujian menunjukkan bahwa jika thitung>ttabelt_{hitung} > t_{tabel}thitung>ttabel, maka hipotesis nol (H0H_0H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1H_1H1) diterima. Berdasarkan hasil tersebut, karena nilai thitung(3,672)t_{hitung} (3{,}672)thitung(3,672) lebih besar daripada ttabel(1,994)t_{tabel} (1{,}994)ttabel(1,994), maka dapat disimpulkan bahwa H1H_1H1 diterima dan H0H_0H0 ditolak. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok yang diuji, yang menunjukkan bahwa perlakuan atau metode yang diterapkan memberikan pengaruh yang nyata terhadap hasil belajar siswa. Artinya, hipotesis nihil (H₀) yang menyatakan bahwa penerapan model Problem Based Learning tidak efektif dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025. Temuan ini sejalan dengan hasil penelitian Hmelo-Silver (2004) dan Savery (2015), yang menegaskan bahwa Problem Based Learning mampu meningkatkan pemahaman konseptual, keterlibatan aktif, serta keterampilan berpikir kritis peserta didik.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui efektifitas penerapan model problem based learning dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana; 2) mendeskripsikan aktivitas pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi dengan menerapkan model problem based learning pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X IPS 3 sebagai kelas kontrol. Data penelitian dikumpulkan melalui tes tulis dan lembar observasi.
Berdasarkan hasil penghitungan statistik dengan menggunakan uji t dua sampel independen (independen simple t test), diperoleh thitung sebesar 3,672 dan ttabel sebesar 1,994. Jadi thitung (3,672) > ttabel (1,994), hal ini menunjukan bahwa H1, diterima. Maka hipotesis nihil (Ho) yaitu penggunaan model problem based learning tidak efektif dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 ditolak. Dengan demikian, penulis menyimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 efektif.
Abstract:Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan dalam komunikasi antara guru dan siswa sehingga dapat mendorong terjadianya proses belajar dan pembelajaran.…
. Penelitian ini membahas pengunaan powtoon sebagai media pembelajaran pada materi puisi kelas IV. Media pembelajaran powtoon akan digunakan pada saat penelitian, untuk mengetahui keefektifan dan aktivitas pengunaan media powtoon pada pembelajaran puisi kelas IV. model pembelajaran discovery learning adalah model pembelajaran yang tujuan nya yaitu menemukan hal bermakna dalam proses pembelajaran di kelas. Model pembelajaran ini seusai dengan permasalahan yang penulis angkat dalam penelitian ini. Prosedur pelaksaanaan penelitian Tindakan ini terdiri dari tiga siklus masing-masing siklus dilaksanakan sesuai dengan perubahan yang dicapai seprti yang sudah didesain dalam faktor-faktor yang diselidiki untuk mengetahui efektifitas penerapan media powtoon di SDN 1 Purwawinangun dilakukan observasi terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru,selain itu diadakan diskusi antara guru sebagai peneliti dengan para pengamat sebagai kolaborator dalam penelitian ini. Berdasarkan kriteria kelas IV akan dipilih dua sampel kelas terdiri dari kelas PTK berjumlah 30 siswa sesuai dengan karakteristik yang dibutuhkan. Penerapan Media Powtoon dengan Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning dapat diterapkan dengan baik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV Sekolah Dasar, hal ini dibuktikan dengan hasil pada siklus I sebesar 74,4% dengan kriteria penilaian Baik, kemudian meningkat pada siklus II didapat nilai sebesar 89,71% dengan kriteria penilaian Sangat Baik.
Abstract:penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam mengenai Implementasi dan Relevansi Hukum Islam dalam bahan ajar Pendidikan Agama Islam pada Kurikulum Merdeka di SMAN 3 Banjarmasin. Kurikulum Merdeka dalam mata…
ta pelajaran Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik agar matang secara spiritual, berakhlak mulia, serta memiliki pemahaman yang kuat tentang dasar-dasar agama Islam dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam ruang lingkup Negara Republik Indonesia, terutama dalam bidang muamalah. Namun, meskipun bahan ajar tersebut mencakup 30 materi yang berkaitan dengan ibadah dan muamalah, tidak semua materi dibahas secara komprehensif. Pembahasan hukum Islam dalam materi yang diajarkan hanya mencakup beberapa topik seperti asuransi, bank, koperasi, pernikahan, hukum khamar, narkoba, al-kulliyah al-khamsah, dan waris. Selain itu, terdapat pengulangan materi antara jenjang kelas X dan XI, yang menunjukkan adanya keterbatasan dalam keberagaman dan kedalaman pembahasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan merupakan penelitian lapangan (field research) yang bertujuan untuk menggali data secara langsung dari objek penelitian, yaitu guru pengajar Pendidikan Agama Islam di SMAN 3 Banjarmasin. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana implementasi dan relevansi hukum Islam dalam bahan ajar tersebut, serta memberikan wawasan tentang pengembangan bahan ajar yang lebih komprehensif di masa depan.
Abstract:Dalam filsafat pendidikan Islam, sumber utama pengetahuan adalah al-Qur'an dan Sunnah, yaitu wahyu yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Muhammad saw. al-Qur'an dianggap sebagai wahyu ilahi yang sempurna dan menjadi sumber…
er pengetahuan yang otoritatif dalam semua aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Sunnah Nabi Muhammad saw juga menjadi sumber pengetahuan yang penting, karena merupakan contoh nyata dari penerapan ajaran al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Metode pencarian pengetahuan dalam pendidikan Islam melibatkan pembacaan, studi, dan refleksi terhadap al-Qur'an dan Sunnah. Pendidikan Islam juga mendorong penggunaan akal dan rasionalitas dalam memahami ajaran agama. Namun, akal tidak boleh bertentangan dengan wahyu, dan pemahaman akal harus selaras dengan ajaran al-Qur'an dan Sunnah. Proses pembentukan pengetahuan dalam pendidikan Islam melibatkan tahap-tahap seperti memahami teks-teks suci, mengkaji tafsir dan hadis, mempelajari sejarah dan konteks ajaran agama, serta menghubungkan pengetahuan dengan praktik kehidupan sehari-hari. Pendidikan Islam juga menekankan pentingnya pembentukan karakter yang baik dan moral yang kuat dalam proses pembentukan pengetahuan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran aktif terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 05 Lebong. Metode pembelajaran aktif dipilih karena…
arena potensinya dalam meningkatkan keterlibatan siswa, yang selama ini menjadi tantangan dalam pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linear sederhana. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada 126 siswa yang dipilih secara acak. Analisis data menunjukkan bahwa metode pembelajaran aktif memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0.66 dan nilai R² sebesar 0.61. Hasil ini menunjukkan bahwa 61% variasi motivasi belajar dapat dijelaskan oleh penerapan metode pembelajaran aktif. Penelitian juga menemukan bahwa siswa menunjukkan peningkatan partisipasi, antusiasme, dan pemahaman materi setelah metode pembelajaran aktif diterapkan. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi, seperti keterbatasan waktu dan fasilitas. Oleh karena itu, disarankan agar guru terus meningkatkan kompetensi dalam merancang pembelajaran aktif dan sekolah mendukung dengan penyediaan fasilitas yang memadai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam konteks PAI.