Abstract:Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan sistem perlindungan bagi tenaga kerja untuk meminimalisasi dan menghindarkan diri dari resiko kerugian moral maupun material, kehilangan jam kerja, maupun…
keselamatan manusia dan lingkungan sekitar yang nantinya dapat menunjang peningkatan kinerja yang efektif dan efisien. Pedoman pelaksanaan SMK3 di Indonesia diatur dalam peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor: PER.05/MEN/1996.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di PG DJOMBANG BARU. Analisis data dilakukan dengan menyusun dan membahas hasil wawancara dengan beberapa petugas K3, hasil observasi langsung di lokasi proyek dan hasil evaluasi dari data - data SMK3 yang tersedia. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan SMK3 di PG DJOMBANG BARU sudah sesuai dengan unsur K3 yang terdapat dalam peraturan pemerintah No.50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, terlihat dari hasil Audit SMK3 tingkat pencapaiannya masuk dalam kategori memuaskan serta, mendapat sertifikat SMK3 dan Bendera SMK3.
Abstract:Pasar modal telah mengalami pertumbuhan yang stabil. Namun, masih ada beberapa hambatan, termasuk kurangnya pengetahuan keuangan, volatilitas pasar yang disebabkan oleh faktor eksternal, dan kesulitan dengan peraturan dan…
n transparansi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali, memahami, dan mengembangkan solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia. Selain menjadikan pasar modal Indonesia lebih kompetitif di dunia internasional, hal ini juga akan mendorong inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan. Dalam rangka mendukung pertumbuhan masa depan yang sehat dan berkelanjutan, studi ini bermaksud untuk menyelidiki kemungkinan dan kesulitan yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia serta memberikan solusi yang terkait. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan literatur. Data diperoleh melalui studi pustaka dari berbagai sumber Tantangan pasar modal Indonesia, baik konvensional maupun syariah, mencakup kurangnya investor lokal, minimnya produk investasi, serta regulasi yang tidak sinkron. Pasar modal syariah juga menghadapi kendala pengetahuan dan kurangnya dukungan. Untuk mengatasinya, dibutuhkan edukasi intensif, kolaborasi antara regulator dan pelaku bisnis, pengembangan produk baru, penyederhanaan peraturan, serta peningkatan transparansi dan tata kelola. Penguatan platform fintech dan infrastruktur pasar modal juga penting untuk memperluas jangkauan investor dan mendorong pertumbuhan pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan
Abstract:Bank Syariah Indonesia (BSI) memiliki peran krusial dalam mendukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mengumpulkan zakat dari masyarakat. Melalui berbagai inisiatif yang mereka luncurkan, BSI menunjukkan komitmennya…
ya untuk meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Indonesia. Pada tahun 2024, BSI berhasil menyalurkan zakat sebesar Rp222,77 miliar, meningkat 29% dibandingkan tahun sebelumnya. Kerja sama strategis antara BSI dan BAZNAS, termasuk penandatanganan nota kesepahaman, memfasilitasi optimalisasi pengumpulan zakat melalui layanan digital seperti mobile banking dan ATM. Selain itu, BSI berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat melalui edukasi dan sosialisasi. Dengan pendekatan yang transparan dan akuntabel, BSI tidak hanya menjalankan fungsi perbankan syariah Namun, mereka juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan sosial komunitas Muslim di Indonesia.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang digunakan oleh Haus Indonesia dalam membangun kesadaran merek (brand awareness). Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dengan narasumber…
mber dari berbagai latar belakang seperti kepala toko, mahasiswa, penjual minuman, karyawan swasta, dan pelajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Haus Indonesia menggunakan berbagai strategi pemasaran digital seperti pembuatan konten di media sosial, promosi di e-commerce, kolaborasi dengan influencer dan foodblogger, serta iklan di media sosial seperti Facebook Ads dan Instagram Ads. Strategi ini terbukti efektif dalam menjaring konsumen dan membangun engagement dengan pelanggan. Namun, terdapat kendala dalam konsistensi pembuatan konten dan perlunya lebih jeli dalam melihat tren pasar. Kesimpulannya, pemasaran digital Haus Indonesia sudah berjalan dengan baik, namun perlu peningkatan dalam frekuensi dan variasi metode promosi untuk mencapai hasil yang lebih optimal.
Abstract:Pariwisata merupakan industri yang bergerak di bidang jasa serta barang menjadi salah satu sektor penyumbang devisa negara yang cukup besar sehingga mampu mendorong perekonomian di Indonesia. Menurut data yang dikeluarkan…
n oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2022 angka kunjungan wisatawan meningkat hingga 251,28% dengan 5,47 juta kunjungan. Asosiasi resmi seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) diperlukan dalam hal ini untuk pengoptimalan di bidang pelayanan dan kepemanduan pariwisata. Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) telah tersebar di seluruh provinsi di Indonesia sehingga pengembangan untuk tiap daerah lebih optimal. Kota Medan menjadi salah satu kota di Pulau Sumatera yang memiliki banyak destinasi yang memukau untuk dijadikan refrensi tujuan wisata. Untuk itu, diperlukan branding terhadap objek wisata agar suatu daerah dapat dikenal dan berkembang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya-upaya, hambatan serta dampak dari pengembangan brand image objek wisata lokal Kota Medan oleh Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Abstract:Jurnal ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kurikulum, fasilitas, dan kualitas pengajar di pendidikan vokasi terhadap kompetensi lulusan di industri penerbangan Indonesia, serta membandingkannya dengan pendidikan…
non-vokasi. Fokus utama adalah untuk menilai sejauh mana elemen-elemen tersebut berkontribusi terhadap kesiapan lulusan dalam memenuhi kebutuhan industri. Kajian pustaka digunakan sebagai metode penelitian dengan analisis mendalam terhadap teori serta kepustakaan yang berkaitan. Pada penelitian ini hasilnya ditunjukkan bahwa kurikulum yang adaptif, fasilitas yang memadai, dan kualitas pengajar yang tinggi berperan signifikan dalam meningkatkan kompetensi lulusan. Pendidikan vokasi yang mengutamakan pendekatan berbasis praktik mampu menjembatani kesenjangan keterampilan antara pendidikan dan industri, berbeda dengan pendidikan non-vokasi yang cenderung lebih teoritis
Abstract:Digitalisasi telah menjadi fenomena yang memberikan dampak signifikan pada berbagai sektor kehidupan, termasuk bisnis, pendidikan, politik, dan sosial. Globalisasi dan krisis ekonomi mendorong bisnis untuk beradaptasi dengan…
ngan perkembangan zaman guna merancang strategi yang mengantisipasi ketidakpastian pasar. Penelitian ini membahas tentang strategi digital marketing melalui media sosial untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia pada era modern. UMKM dihadapkan pada tantangan dalam memasarkan produk, di mana strategi pemasaran digital menjadi kunci untuk memperluas jangkauan pasar dan beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), yang bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi penelitian terdahulu terkait strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing melalui media sosial. Hasil pencarian literatur pada November 2024 menghasilkan 20 jurnal relevan, yang diseleksi berdasarkan kriteria tertentu, menghasilkan 12 literatur yang digunakan sebagai data pendukung dalam pembahasan. Penelitian ini menyoroti efektivitas penggunaan media sosial dalam meningkatkan daya saing bisnis digital UMKM di era digital agar dapat menjalankan usaha secara berkelanjutan.
Abstract:Indonesia merupakan salah satu negara yang berkomitmen dalam melaksanakan dan melaksanakan SDGs karena SDGs merupakan agenda jangka panjang yang telah dilaksanakan dan merupakan visi pembangunan di Indonesia, sehingga keikutsertaan…
ikutsertaan Indonesia dalam SDGs tidak hanya sekedar berpartisipasi dalam program pembangunan berkelanjutan global Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi dan motivasi manajemen pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dalam pelaporan keberlanjutan perusahaan. Metode yang digunakan adalah teknik Systematic Literature Review (SLR). SLR digunakan untuk menemukan, mengkaji, dan mengevaluasi semua penelitian yang ada mengenai topik fenomena yang menarik dan penting.Dari 127 artikel terdapat 52 artikel yang diterbitkan mulai tahun 2017 hingga 2024 yang dianalisis secara sistematis. Dalam penelitian ini berbagai studi dan literatur terkait dianalisis secara sistematis untuk mengidentifikasi tren, tantangan dan praktik terbaik dalam integrasi SDGs ke dalam laporan keberlanjutan. Hasil SLR menunjukkan bahwa manajemen semakin menyadari pentingnya SDGs dan mendukung integrasinya dalam strategi dan laporan Keberlanjutan. Namun, terdapat tantangan signifikan dalam implementasi dan pelaporan, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya data yang dapat diandalkan, dan kesulitan dalam mengukur dampak jangka panjang. Rekomendasi untuk masyarakat dan pemerintah agar memanfaatakan sumber daya alam berdasarkan prinsip-prinsip dasar ekonomi. Penelitian ini juga menemukan bahwa transparansi dalam pelaporan keberlanjutan memainkan peran kunci dalam membangun kepercayaan dan reputasi perusahaan. Kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk perusahaan, pemerintah, dan organisasi non-pemerintah, dianggap penting untuk mengatasi tantangan dan mencapai SDGs secara efektif.
Abstract:Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur untuk menyelidiki penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) di industri konstruksi di Indonesia dari tahun 2020 hingga 2024. Penelitian…
elitian ini bersumber dari jurnal dan artikel berbahasa Indonesia yang diambil dari Google Scholar, dengan memilih dan menganalisis 10 studi yang relevan. Temuan ini menyoroti faktor-faktor utama yang mempengaruhi implementasi OHSMS, termasuk kepatuhan terhadap standar keselamatan, identifikasi dan pencegahan risiko, pelatihan dan kesadaran, budaya keselamatan, tantangan implementasi, evaluasi peningkatan berkelanjutan, peran teknologi, beban kerja, dan pengaruh pemerintah. Faktor-faktor ini menggarisbawahi kompleksitas dan pentingnya mengelola kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan konstruksi. Studi ini menekankan pentingnya menerjemahkan kebijakan ke dalam praktik yang efektif dan menumbuhkan budaya keselamatan yang kuat di semua tingkat organisasi.
Abstract:Nelayan penangkap ikan adalah sebuah pekerjaan di atas permukaan perairan, dimana nelayan penangkap ikan berisiko tinggi untuk mengalami kecelakaan akibat kerja ataupun penyakit akibat kerja. Keselamatan dan Kesehatan Kerja…
rja (K3) merupakan suatu kegiatan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman melalui peningkatan dan pemeliharaan kesehatan jasmani dan rohani serta kondisi sosial pekerja. Hal ini secara khusus bertujuan untuk mencegah atau mengurangi insiden dan penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bagaimana penerapan keselamatan kerja pada nelayan penangkap ikan di indonesia. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka. Dimana sumber pustaka berasal dari pencarian di google schooler, dan PubMed yang diterbitkan dalam bahasa inggris atau indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecelakaan kerja yang dialami nelayan adalah terpeleset/jatuh, terpotong/tertusuk, tertimpa benda jatuh, dan kejadian lain seperti luka bakar/luka akibat ledakan atau tertimpa mesin kapal. dan kecelakaan tersebut menyebabkan cedera fatal dan nonfatal. Sebagian besar nelayan hanya menderita satu luka. Sementara yang lain mengalami banyak luka dalam kecelakaan tersebut. Jenis luka yang sering dialami nelayan adalah patah tulang, luka ringan, luka ekstremitas atas, keseleo, luka bakar, amputasi bahkan luka intrakranial.