Search Articles & Publications

Showing 2421 articles found for "Salah"

Analisis Pengaruh Inflasi terhadap Daya Beli Masyarakat dalam Perspektif Ekonomi Islam

Adelia Angkat, Azra, Chaira Hafiza, Nur, Ria Armayani Hasibuan, Reni
Abstract: Inflasi merupakan fenomena moneter yang secara langsung mendegradasi nilai riil uang dan melemahkan daya beli masyarakat. Dalam konteks ekonomi Islam, inflasi dievaluasi tidak hanya dari aspek teknis moneter melainkan juga… ga melalui dimensi etika, keadilan distributif, dan maqashid al-syari'ah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak inflasi terhadap daya beli masyarakat dalam perspektif ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis narrative literature review, yang menyintesis kerangka konseptual dan temuan empiris dari berbagai sumber akademis bereputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi memicu redistribusi kekayaan yang tidak adil dan sangat merugikan kelompok berpendapatan tetap serta masyarakat miskin. Ekonomi Islam mengklasifikasikan inflasi menjadi inflasi alamiah (natural inflation) dan inflasi akibat kesalahan manusia (human error inflation), di mana faktor kesalahan manusia didorong oleh korupsi, tata kelola yang buruk, serta distorsi pasar seperti penimbunan (ihtikar), manipulasi harga, dan praktik spekulatif. Guna memitigasi dampak tersebut, ekonomi Islam menawarkan solusi struktural dan moral yang komprehensif, meliputi penyelarasan jumlah uang beredar dengan output sektor riil, penegakan regulasi anti-monopoli, internalisasi perilaku konsumsi yang etis (menghindari israf dan tabdzir), serta optimalisasi instrumen keuangan sosial Islam seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai jaring pengaman sosial demi menjaga kemaslahatan umat (maslahah).  

ANALISIS PENGELOLAAN MASTER DATA PRODUK PADA UMKM PENJUALAN JUS DALAM MENDUKUNG KONSISTENSI INFORMASI PENJUALAN

Nida Aulia Azzahra, Muhammad Irwan Padli Nasution
Abstract: Pengelolaan master data produk yang belum distandarisasi merupakan permasalahan umum pada UMKM di Indonesia, termasuk di sektor kuliner minuman. Penelitian ini mengkaji kondisi pengelolaan master data produk pada Jus Z.A.S,… .S, usaha mikro penjualan jus buah di Kota Medan, beserta pengaruhnya terhadap konsistensi informasi penjualan. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal, melalui wawancara semi terstruktur kepada pemilik usaha dan observasi langsung di lokasi. Hasil penelitian mengungkap bahwa Jus Z.A.S belum memiliki sistem dokumentasi master data produk yang terstruktur; informasi produk hanya tersimpan dalam ingatan pemilik dan catatan tidak terstruktur, tanpa atribut standar seperti kode produk, kategori, atau prosedur pembaruan data. Kondisi tersebut menyebabkan usaha tidak mampu melacak varian produk terlaris, menghitung omzet harian secara akurat, atau membandingkan performa penjualan antarperiode. Solusi yang diusulkan mencakup penerapan Master Data Management secara bertahap, dimulai dari standarisasi atribut data produk sebagai acuan utama pencatatan transaksi, yang dapat direalisasikan tanpa investasi teknologi besar. Temuan penelitian memperkuat posisi standarisasi master data sebagai prasyarat esensial bagi konsistensi informasi penjualan pada UMKM skala mikro.

Implementasi CSA Report Untuk Mencegah Fraud Dan Temuan Audit Di PT. Abdi Budi Mulia

Irvan Rolyesh Situmorang, Frenky Situmorang, Yonson Pane
Abstract: Temuan audit internal yang muncul secara berulang menunjukkan bahwa mekanisme pengendalian yang diterapkan organisasi belum sepenuhnya mampu mendorong kepatuhan prosedur secara konsisten pada seluruh unit kerja. Kondisi… tersebut berpotensi meningkatkan risiko kesalahan operasional dan penyimpangan apabila tidak diantisipasi melalui pendekatan pengendalian yang bersifat preventif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta kemampuan staf dan manajemen PT. Abdi Budi Mulia dalam menerapkan Checklist Self Assessment (CSA) Report sebagai instrumen evaluasi mandiri untuk mendukung pencegahan fraud dan mengurangi temuan audit internal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi permasalahan, pelatihan penyusunan CSA Report, pendampingan implementasi, dan evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pengendalian internal, manajemen risiko, dan pentingnya pengawasan mandiri dalam aktivitas operasional. Selain itu, peserta mampu menyusun indikator pengendalian, melakukan identifikasi risiko secara lebih sistematis, serta mengimplementasikan CSA Report sesuai dengan kebutuhan unit kerja masing-masing. Penerapan CSA Report juga mendorong terbentuknya mekanisme pengawasan yang lebih proaktif sehingga potensi kesalahan dan ketidaksesuaian prosedur dapat dikenali lebih awal sebelum menjadi temuan audit. Dengan demikian, implementasi CSA Report dapat menjadi alternatif solusi dalam memperkuat sistem pengendalian internal dan mendukung upaya pencegahan fraud secara berkelanjutan pada lingkungan perusahaan  Recurring internal audit findings indicate that existing control mechanisms have not fully ensured consistent procedural compliance across all work units. Such conditions may increase the risk of operational errors and irregularities if preventive control measures are not adequately implemented. This community service program aimed to enhance the knowledge and capabilities of staff and management at PT. Abdi Budi Mulia in implementing a Checklist Self Assessment (CSA) Report as a self-evaluation instrument to support fraud prevention and reduce internal audit findings. The program employed a participatory approach consisting of problem identification, CSA Report training, implementation assistance, and activity evaluation. The results demonstrated that participants gained a better understanding of internal control, risk management, and the importance of self-monitoring in operational activities. Participants were also able to develop relevant control indicators, identify operational risks more systematically, and implement CSA Reports according to the specific needs of their respective work units. Furthermore, the implementation of CSA Reports encouraged a more proactive monitoring mechanism, enabling potential errors and procedural non-compliance to be identified before becoming audit findings. Therefore, CSA Report implementation can serve as an effective alternative for strengthening internal control systems and supporting sustainable fraud prevention efforts within the organization

Digital Administrasi Dan Penguatan Manajemen Tata Kelola Kantor Desa Prapat Janji Berbasis Sistem Informasi

Sudarmin Sudarmin, Sumantri Sumantri, Santoso Santoso, Irianto Irianto
Abstract: Kantor Desa Prapat Janji menghadapi berbagai permasalahan dalam pengelolaan administrasi dan tata kelola pemerintahan desa, seperti pencatatan data yang masih dilakukan secara manual, keterlambatan pelayanan administrasi,… , kesulitan dalam pencarian arsip, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pelayanan publik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas administrasi desa melalui penerapan sistem informasi administrasi desa serta penguatan kapasitas aparatur dalam pengelolaan tata kelola berbasis digital. Metode yang digunakan meliputi observasi, identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi implementasi sistem. Hasil sementara menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi mampu meningkatkan kecepatan pengolahan data administrasi sebesar 75%, mempercepat proses pencarian arsip hingga 80%, serta meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam penggunaan teknologi informasi sebesar 85% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, tingkat kepuasan perangkat desa terhadap penggunaan sistem mencapai 88%. Implementasi ini diharapkan mampu mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel di Desa Prapat Janji. The Prapat Janji Village Office faces several challenges in managing administrative processes and village governance, including manual data recording, delays in administrative services, difficulties in document retrieval, and the suboptimal utilization of information technology to support public services. This community service program aims to improve the effectiveness of village administration through the implementation of a village administrative information system and the strengthening of village officials’ capacity in managing digital-based governance. The methods employed include observation, needs assessment, training, mentoring, and system implementation evaluation. Preliminary results indicate that the implementation of the information system has increased the efficiency of administrative data processing by 75%, accelerated document retrieval processes by up to 80%, and enhanced the information technology competencies of village officials by 85%, based on pre-test and post-test evaluations. Furthermore, the satisfaction level of village staff regarding the use of the system reached 88%. The implementation is expected to promote more effective, efficient, transparent, and accountable public services in Prapat Janji Village.

Menuju Desa Modern Administrasi Digital Dan Manajemen Efektif

Nofriadi, Adi Prijuna Lubis, Indra Ramadhona Harahap
Abstract: Desa sebagai unit pemerintahan dasar memiliki peran strategis dalam pembangunan dan pelayanan publik, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam administrasi dan manajemen. Pengelolaan yang masih manual menyebabkan pelayanan… layanan lambat, rawan kesalahan, serta rendahnya transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, keterbatasan kompetensi aparatur desa dalam teknologi dan manajemen modern menghambat efektivitas perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program pembangunan. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kualitas layanan publik dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, transformasi digital dan penguatan manajemen pemerintahan desa menjadi kebutuhan mendesak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Menuju Desa Modern: Administrasi Digital dan Manajemen Efektif” dirancang untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan dan pendampingan. Program ini bertujuan mengimplementasikan sistem administrasi digital yang terintegrasi serta manajemen pemerintahan yang efektif, guna meningkatkan efisiensi pelayanan, transparansi, dan kualitas tata kelola desa secara berkelanjutan Villages, as the lowest level of government, play a strategic role in development and public service delivery; however, they still face various challenges in administration and management. Manual administrative processes lead to slow services, a high risk of errors, and low levels of transparency and accountability. In addition, the limited competence of village officials in technology and modern management hinders the effectiveness of planning, implementation, and evaluation of development programs. This condition impacts the quality of public services and reduces community participation. Therefore, digital transformation and the strengthening of village governance management have become urgent necessities. A Community Service program entitled “Towards a Modern Village: Digital Administration and Effective Management” is designed to enhance the capacity of village officials through training and mentoring. This program aims to implement an integrated digital administrative system and effective governance management in order to improve service efficiency, transparency, and the overall quality of sustainable village governance

Peran Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Membantu Mengatasi Permasalahan Mahasiswa di LPM Dinamika UIN SU

Syntia, Windari, Nabila Putri, Cantika, Juleha, Nurwahidah Lubis, Siti, Mardiyah, Ainul
Abstract: This study aims to determine the role of human resource management (HRM) in helping to overcome student problems at the Student Press Institute (LPM) DINAMIKA, State Islamic University of North Sumatra (UIN SU), particularly… arly in improving member quality, overcoming member activity problems, and identifying obstacles faced in organizational HR management. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were obtained through interviews, observations, and documentation with informants consisting of the General Manager, Head of the Research and Development Division (Litbang), Head of the Member Resource Development Subdivision (PSDA), and members of LPM DINAMIKA UIN SU. The results of the study indicate that HRM plays a role in improving member quality through various coaching and competency development programs, and helps increase member activity through continuous motivation, coaching, and coordination. However, its implementation still faces several obstacles, such as low member commitment, time constraints, and differences in motivation levels. Therefore, more effective and sustainable HRM management is needed to support the development of the organization and its members.

Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Banjir Di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang

Anju Diah Natalia Panjaitan, Asih Ester E. G. Harahap, Farhan Fauzan Ahdaputra, Lasmaul T. G. Marpaung
Abstract: Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang dan menimbulkan dampak terhadap kehidupan sosial, ekonomi, serta lingkungan masyarakat. Tingginya potensi… si kejadian banjir perlu diimbangi dengan kesiapsiagaan masyarakat untuk mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan. Namun, informasi mengenai tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di wilayah tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 31 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan menghitung indeks kesiapsiagaan berdasarkan indikator pengetahuan, sikap, sistem peringatan dini, rencana tanggap darurat, dan mobilisasi sumber daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat berada pada kategori cukup siap. Pengetahuan kebencanaan dan pengalaman menghadapi banjir menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap kesiapsiagaan masyarakat, sedangkan sosialisasi kebencanaan, sistem peringatan dini, keberadaan tim siaga bencana, dan fasilitas evakuasi masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat memerlukan penguatan edukasi kebencanaan, kelembagaan, serta sarana dan prasarana pendukung mitigasi bencana banjir.

MEMBANGUN KOTA YANG TAHAN IKLIM: PERAN DESAIN KOTA YANG RESILIENT DALAM MENGHADAPI KRISIS IKLIM

Faiza Nurwirastari, Mila Karmilah
Abstract: Perubahan iklim yang semakin parah membawa dampak signifikan terhadap kehidupan manusia di seluruh dunia. Perubahan iklim yang ekstrem seperti peningkatan suhu global, cuaca yang tidak menentu, dan bencana alam yang semakin… kin sering terjadi, mengharuskan kota-kota di seluruh dunia untuk beradaptasi dan mempersiapkan diri. Perencanaan desain kota yang berkelanjutan merupakan salah satu solusi adaptasi dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, yaitu dengan membangun Resilient City yang memaksimalkan delapan (8) elemen fisik dalam perancangan dan desain kota, yaitu tataguna lahan, tata bangunan, sirkulasi dan perparkiran, ruang terbuka, jalur pejalan kaki, aktivitas pendukung, preservasi dan konservasi, serta rambu dan penanda. Penelitian ini dillakukan dengan tujuan untuk mengetahui keterkaitan antara desain kota yang tangguh dan perannya dalam menanggulangi krisis iklim dan menciptakan ketahanan di perkotaan (City Resilience). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel yang dicetuskan oleh Rockefeller Foundation & ARUP (2014) yaitu Urban systems/ Infrastructure and environment (Sistem infrastruktur perkotaan dan lingkungan), Leadership and strategy (kepemimpinan dan strategi), dan Preventive (pencegahan) yang dicetuskan oleh Y. Jabareen (2013) karena variabel tersebut bisa menggambarkan konsep perencanaan desain kota sesuai dengan teori dasar ketahanan kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran desain kota tangguh sangat dibutuhkan dalam menghadapi krisis iklim saat ini. Contoh-contoh kota seperti Copenhagen yang mengadopsi konsep The Carbon Neutral, Tokyo dan Rotterdam yang mengadopsi konsep The Biophilic City , dan  menunjukkan bahwa penerapan desain kota yang resilient dapat membawa manfaat besar dalam menghadapi tantangan bencana, ekonomi, lingkungan dan sosial.

Evaluasi Efektivitas Jalur Evakuasi Bencana Banjir di Lingkungan VI Kelurahan Beringin Kecamatan Medan Selayang Kota Medan

Hetti Melinda Purba, Nurintan, Desty Novry Lianty, Septian Prayogi
Abstract: Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di kawasan perkotaan dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Salah satu upaya mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko bencana… ncana adalah penyediaan jalur evakuasi yang efektif. Namun, efektivitas jalur evakuasi pada kawasan permukiman rawan banjir masih belum banyak dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi jalur evakuasi serta mengevaluasi efektivitas jalur evakuasi bencana banjir di Lingkungan VI Kelurahan Beringin Kecamatan Medan Selayang Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah penelitian telah memiliki titik evakuasi berupa masjid dan dilengkapi dengan papan penunjuk arah evakuasi. Namun, jalur yang digunakan masih berupa jalan umum yang tidak dirancang secara khusus untuk evakuasi. Kondisi jalan yang sempit, berlubang, menanjak, serta masih terdampak genangan banjir menyebabkan efektivitas jalur evakuasi belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan kondisi fisik jalur dan peningkatan aksesibilitas untuk mendukung proses evakuasi yang lebih aman dan efektif saat banjir terjadi.

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEGIATAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL)

Siti Salma Rahmawati Sekarsari, Boby Rahman
Abstract: Dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah Indonesia saat ini sedang mengatur kepemilikan tanah dan membimbing penggunaannya serta telah menerapkan pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia.… a. Pendaftaran tanah merupakan proses administratif yang dilakukan oleh Kantor Pertanahan dalam mengumpulkan dan mengolah data fisik dan data hukum serta menampilkan bidang tanah yang sudah memiliki hak dan hak kepemilikan yang ada untuk unit apartemen dengan menerbitkan bukti kepemilikan yang berfungsi sebagai bukti kuat. Pemerintah terus berupaya melaksanakan pendaftaran tanah di seluruh Indonesia untuk memastikan kepastian hukum. Berdasarkan inisiatif pemerintah, penyelesaian pendaftaran tanah di seluruh Indonesia direncanakan akan selesai pada tahun 2024 melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Permasalahan yang ada adalah tantangan yang ada dalam melaksanakan kegiatan pendaftaran tanah sistematis lengkap untuk memberikan kepastian hukum. Ada juga solusi untuk mengatasi hambatan dan permasalahan yang menjadi tantangan tersebut, sehingga kepastian hukum dapat tercapai.