Search Articles & Publications

Showing 5589 articles found for "Untuk"

Penggunaan Teknologi E-Commerce Dan Pelatihan Fotografi Untuk Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Mama Romi

Tamtelahitu, Trientje Marlein, Sirait, Jimmy Purwata Mangasi, Tomasila, Golda
Abstract: The narrow marketing reach of organic vegetable products produced by the Mama Romi group is a problem in itself for the Mama Romi group because the vegetables they obtain are traditionally traded to the surrounding community… nity and local traders who come to the location. It is known that the Mama Romi group is still limited in terms of digital marketing knowledge and product photography training, and also limited knowledge and skills in the field of ICT, namely the use of web-based e-commerce applications and WhatsApp e-commerce as a direct communication medium with potential buyers. The method for implementing Community Service activities through the Community Partnership Program (PKM) is carried out in 4 stages, namely (1) Preparation Stage; (2) Implementation Stage; (3) Evaluation; (4) Sustainability Program. This PKM activity can help independent partners in the process of developing ICT-based product promotions to the wider community, thereby creating new benefits that have an impact on increasing income. Keywords: organic vegetables; web e-commerce; whatsapp e-commerce

Pelatihan Pembuatan Sabun Padat Dengan Penamabahan Ekstrak Rumput Laut Di Smk Nam Al-Mulk Batam

Rahmiati, Sari, Hazimah, Hazimah, Sunarsono, Hery, Handayani, Vitri Aprilla, Sulistyono, Eko, Alhamidi, Alhamidi, Auwalia, Farda, Azhari, Fiqri Ardi
Abstract: NAM Al-Mulk Vocational School is one of the Islamic-based vocational schools. In this school, there is learning about making appropriate products that can be used as entrepreneurial learning. However, there is still no education&#8230; ducation on product creation that can be used as an entrepreneurial object that can be utilized for everyday economic needs. This service activity aims to provide training for NAM Al-Mulk Vocational School students in making solid soap that is safe for health and environmentally friendly. Solid soap is made by adding seaweed extract which has a multitude of benefits, one of which is to help moisturize the skin and treat irritation. The methods used are lectures, discussions, and direct practice during training. The results of the service received a good response from the participants based on the questionnaire results after the training, 75% of the training participants were satisfied with the soap-making training with the addition of seaweed extract because it met the participants' expectations. The results of ANOVA with Sig support this. equal to 0.000 < 0.05, it means that there is a difference in the average understanding of service participants before and after being given training in making solid soap with seaweed extract.             Keywords: solid soap; seaweed extract; enterpreneurship     Abstrak: Sekolah SMK NAM Al-Mulk merupakan salah satu sekolah SMK yang berbasis islam. Di sekolah ini terdapat pembelajaran mengenai pembuatan produk tepat guna yang dapat digunakan sebagai pembelajaran wirausaha. Namun, masih belum ada edukasi pembuatan pruduk yang bisa dijadikan sebagai objek berwirausaha yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari yang bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan bagi siswa SMK NAM Al-Mulk dalam pembuatan sabun padat yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan. Sabun padat yang dibuat dengan menambahkan ekstrak rumput laut yang memiliki segudang manfaat salah satunya untuk membantu melembabkan kulit dan mengatasi iritasi. Metode yang digunakan yakni ceramah, diskusi dan melakukan praktek langsung saat pelatihan. Hasil dari pengabdian mendapatkan tanggapan yang baik dari peserta berdasarkan hasil kuesioner setelah pelatihan sebesar 75% yaitu peserta pelatihan merasa puas dengan pelatihan pembuatan sabun dengan penambahan ekstrak rumput laut karena sesuai dengan harapan peserta. Hal ini didukung dengan hasil ANOVA dengan Sig. sebesar 0.000 < 0.05 maka dapat diartikan terdapat perbedaan rata-rata pemahaman peserta pengabdi sebelum dan sesudah diberikan pelatihan pembuatan sabun padat dengan ekstrak rumput laut.   Kata kunci: ekstrak rumput laut; produk tepat guna; sabun padat

Revolusi Digital : Pemanfaatan Teknologi AI Dalam Display Produk UMKM Olahan Hasil Laut

Nalendra, Muhammad Adi Sukma, Caniago, Deosa Putra, Hernando, Luki, Husna, Assaidatul, Sapitri, Ria, Kremer, Hendri, Harahap, Widiya Lestari, Nurcholiq, Rini
Abstract: The application of AI technology that is currently developing is very helpful in supporting the progress of MSMEs in various fields. By utilizing AI technology, it can help MSMEs who are having problems with product design&#8230; gn and online marketing. This PkM aims to support the development of marine processed MSMEs in the Islands. The Pkm forum will provide knowledge and skills to MSMEs members for producing attractive and effective visual content and utilizing AI technology in marketing strategies. In this community service, the methods used are socialization by delivering equipment, practising using AI technology and discussions. In this way, it is hoped that MSMEs can increase its competitiveness and market share for processed seafood products, as well as support the Batam City government program in developing the MSMEs sector. Through this service, it is hoped that marine processed MSMEs in the Riau Islands can optimize their business potential by utilizing AI technology and visual communication in marketing. This activity will provide knowledge about the quality of promotional messages and attractive visual product presentations, so that MSMEs can produce marketing content that is effective in attracting attention and influencing the target audience. By increasing knowledge and skills in digital marketing, it is hoped that MSMEs can compete globally in developing the MSMEs sector and increasing exports of processed seafood products in the Riau Islands region, especially in Batam City. Keywords: AI; UMKM; Marketing   Abstrak: Penerapan teknologi AI yang berkembang saat ini sangat membantu dalam mendukung kemajuan UMKM diberbagai bidang. Dengan memanfaatkan Teknologi AI dapat membantu UMKM yang terkendala dengan desain produk dan pemasaran secara online. PkM ini bertujuan untuk mendukung pengembangan UMKM olahan laut di Kepulauan. Dalam Pkm yang diselenggarakan akan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada anggota UMKM dalam menghasilkan konten visual yang menarik dan efektif serta memanfaatkan teknologi AI dalam strategi pemasaran. Dalam Pengabdian masyarakat ini metode yang digunakan yaitu sosialisasi dengan penyampaian materi, praktek menggunakan teknologi AI dan diskusi. Dengan demikian, diharapkan UMKM dapat meningkatkan daya saing dan pangsa pasar produk olahan laut, serta mendukung program pemerintah Kota Batam dalam mengembangkan sektor UMKM. Melalui pengabdian ini, diharapkan UMKM olahan laut di Kepulauan Riau dapat mengoptimalkan potensi bisnis mereka dengan memanfaatkan teknologi AI dan komunikasi visual dalam pemasaran. Kegiatan ini akan memberikan pembekalan pengetahuan tentang kualitas pesan promosi dan penyajian produk visual yang menarik, sehingga UMKM dapat menghasilkan konten pemasaran yang efektif dalam menarik perhatian dan mempengaruhi target audiens. Dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran digital, diharapkan UMKM dapat bersaing secara global dalam mengembangkan sektor UMKM serta meningkatkan ekspor produk olahan laut di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam. Kata kunci: AI; UMKM; Pemasaran

Pengembangan Branding dan Identitas Bisnis Untuk UMKM Desa Petanang

Hendarmin, RUM, Sari, Rafika
Abstract: Artikel ini membahas pengembangan branding dan identitas bisnis untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Petanang. Masalah utama yang diidentifikasi adalah kurangnya kesadaran merek dan pengenalan produk UMKM&#8230; M Desa Petanang di pasar yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan analisis serta pelatihan berupa penyuluhan untuk merancang strategi branding yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggali potensi lokal, mengidentifikasi kekuatan dan peluang yang dimiliki oleh UMKM Desa Petanang, serta merumuskan pesan branding yang kuat, UMKM dapat meningkatkan daya tarik mereka. Dengan menerapkan elemen branding seperti logo, slogan, dan desain kemasan yang mencerminkan budaya dan kualitas produk mereka, UMKM dapat membangun identitas bisnis yang lebih kuat. Dengan menerapkan strategi branding yang sesuai, UMKM Desa Petanang dapat meningkatkan daya saing mereka, menarik lebih banyak pelanggan, dan memperluas pangsa pasar mereka. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan branding dan identitas bisnis dalam mendukung pertumbuhan UMKM di wilayah pedesaan terutama di desa Petanang.  

Pertanian Perkotaan Dengan Teknologi Akuaponik Dan Hidroponik Di Kelurahan Galur

Marlina, Paramitha Wirdani Ningsih, Dampang, Damelya Patricksia, Alsuhendra, Alsuhendra
Abstract: Urban farming is a gardening activity that uses the home yard and can still be done even if the land is small/limited. RW 06 Galur Subdistrict is in an area of Central Jakarta which is relatively densely populated, where&#8230; it is not possible to carry out gardening activities. Hydroponics and aquaponics are solutions to the problem of limited land. This activity aims to introduce, train and assist the public about hydroponic and aquaponic technology. This activity was carried out centrally at the Ceria Command RPTRA, RW 06 Galur Village in collaboration with Working Group 3 Galur Village from August – October 2023. The equipment used included 2 sets of hydroponic frames with a total of 196 holes and 1 set of aquaponic frames with 156 holes. The activity stages start with introducing tools and vegetable seeds, sowing together, monitoring, harvesting with residents, and evaluation. During the activity, vegetables were successfully harvested 3 times with yields of 12 kg per cycle, and 7 kg of catfish were successfully harvested. Some of the harvest is given to residents and stunted toddlers, and the other part is sold to be managed again by the RPTRA.            Keywords: Aquaponics; Hydroponics; Urban Agriculture   Abstrak: Pertanian perkotaan atau dikenal sebagai urban farming merupakan kegiatan berkebun dengan memanfaatkan pekarangan rumah dan tetap bisa dilakukan walaupun lahan sempit/terbatas. RW 06 Kelurahan Galur berada di daerah Jakarta Pusat yang tergolong padat penduduk, dimana tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan berkebun. Hidroponik dan akuaponik merupakan solusi untuk permasalah keterbatasan lahan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan, melatih dan mendampigi masyarakat tentang teknologi hidroponik dan akuaponik. Kegiatan ini dilakukan secara terpusat di RPTRA Komando Ceria, RW 06 Kelurahan Galur bekerja sama dengan Pokja 3 Kelurahan Galur dari bulan Agustus – Oktober 2023. Alat yang digunakan meliputi 2 set rangka hidroponik dengan total 196 lubang dan 1 set rangka akuaponik dengan 156 lubang. Tahapan kegiatan dimulai dari pengenalan alat dan bibit sayur, menyemai bersama, monitoring, panen bersama warga, dan evaluasi. Selama kegiatan berlangsung sayuran berhasil di panen sebanyak 3 kali dengan hasil panen menghasilkan 12 kg per siklus, dan ikan lele berhasil di panen sebanyak 7 kg. Sebagian hasil panen diberikan untuk warga dan balita stunting, dan sebagian lainnnya dijual untuk dikelola kembali oleh RPTRA.   Kata kunci: akuaponik; hidroponik; pertanian perkotaan

Pencegahan Stunting pada Anak Usia Dini Melalui Konsumsi Produk Ternak yang ASUH Di Desa Suka Damai Timur

Widya, Rika, Setyaningrum, Sri, Siregar, Dini Julia Sari
Abstract: Stunting was a problem of chronic malnutrition for a long time and interferes with growth especially in early childhood. PKM activities conducted in PAUD and Kindergarten of Ihsanul Hasanah and Al-Hidayah East Sukadamai&#8230; Village. The partner problems were the PAUD and Kindergarten in East Sukadamai Village never given education on the importance of consuming livestock products (eggs, meat and milk) and selecting that's products with the ASUH concept (Safe, Healthy, Whole, Halal) for stunting prevention in early childhood. The aim of PKM was to understanding teachers, parents and children about the importance of preventing stunting through the consumption of ASUH livestock products. The PKM method was lectures to parents and teachers. Telling story and socialization on eating livestock products to children. The PKM results show that increased understanding of parents and teachers of the importance of consuming livestock products and choosing ASUH livestock products to prevent stunting. PAUD and Kindergarten children enthusiastically listen to stories about stunting and begin to know that eggs, meat and milk were important for stunting prevention. Giving livestock products to children every two weeks. The conclusion of PKM was PKM activities increase the understanding of parents, teachers, and early childhood about stunting prevention with ASUH livestock products. Keywords: early childhood; livestock products; stunting    Abstrak: Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang terjadi dalam waktu cukup lama dan mengganggu pertumbuhan terutama anak usia dini. Kegiatan PKM dilakukan PAUD dan TK Ihsanul Hasanah dan TK Al-Hidayah Desa Sukadamai Timur. Permasalahan mitra yaitu PAUD dan TK di Desa Sukadamai Timur belum pernah diberikan edukasi pentingnya mengonsumsi produk ternak (telur, daging, dan susu) dan pemilihan produk hasil ternak dengan konsep ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal) untuk pencegahan stunting pada anak usia dini. Tujuan PKM yaitu memberikan pemahaman kepada guru, orang tua, dan anak tentang pentingnya pencegahan stunting melalui konsumsi produk ternak yang ASUH. Metode PKM adalah ceramah terhadap orang tua dan guru. Dongeng pada anak-anak serta sosialisasi makan produk peternakan. Hasil PKM menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman orang tua dan guru akan pentingnya mengonsumsi produk ternak dan pemilihan produk ternak yang ASUH untuk mencegah stunting. Anak-anak PAUD dan TK antusias mendengarkan dongeng tentang stunting sehingga mulai mengetahui bahwa telur, daging, dan susu sangat penting untuk pencegahan stunting. Pemberian produk ternak pada anak-anak setiap dua minggu. Kesimpulan PKM adalah kegiatan PKM meningkatkan pemahaman orang tua, guru, serta anak usia dini tentang pencegahan stunting dengan produk ternak yang ASUH. Kata Kunci: anak usia dini; produk ternak asuh; stunting  

Pemberdayaan Masyarakat Dengan Budidaya Maggot Dan Pupuk Kasgot Untuk Meningkatkan Nilai Guna Sampah Organik Rumah Tangga

Siregar, Dini Julia Sari, Warisman, Warisman, Zamriyetti, Zamriyetti
Abstract: The purpose of this Community Partnership Empowerment (PKM) activity is to increase partner knowledge in reducing household organic waste by cultivating maggot as an alternative feed and the application of kasgot which can&#8230; an be used as planting media and organic fertilizer. The partner's problem is that the partner's knowledge is low in processing organic waste; poultry feed and fertilizers commonly used by partners are very expensive. The method used in overcoming the problem is socialization with lectures and discussions to increase understanding of the role of maggot in reducing household organic waste, can be used as animal feed and kasgot as a planting medium and organic fertilizer; as well as direct practice of maggot cultivation and making organic fertilizer with kasgot raw materials. The conclusion from the results of these activities is that the PKM activity partner participants have seen an increase in partner understanding of the role of maggot in reducing household organic waste and other benefits it produces after socialization (with lectures and question and answer discussions) and partners understand how to cultivate maggot and make organic fertilizer with kasgot raw materials. Keywords: kasgot; maggot; household organic waste.   Abstrak: Tujuan dari kegiatan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini yaitu untuk menambah pengetahuan mitra dalam mengurangi sampah organik rumah tangga dengan budidaya maggot sebagai pakan alternatif serta aplikasi kasgot yang dapat dijadikan media tanam dan pupuk organik. Permasalahan mitra adalah pengetahuan mitra rendah dalam pengolahan sampah organik; pakan ternak unggas dan pupuk yang biasa digunakan mitra harganya sangat mahal. Metode yang dilakukan dalam mengatasi masalah yaitu dengan sosialisasi dengan ceramah dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman tentang peran maggot dalam mengurangi sampah organik rumah tangga, dapat dijadikan pakan ternak serta kasgot sebagai media tanam dan pupuk organik; serta praktek langsung budidaya maggot dan pembuatan pupuk organik dengan bahan baku kasgot. Kesimpulan dari hasil kegiatan tersebut bahwa peserta mitra kegiatan PKM terlihat adanya peningkatan pemahaman mitra tentang peran maggot dalam mengurangi sampah organik rumah tangga serta manfaat lain yang dihasilkannya setelah dilakukan sosialisasi (dengan ceramah dan diskusi tanya jawab) dan mitra memahami cara budidaya maggot serta pembuatan pupuk organik dengan bahan baku kasgot. Kata kunci: kasgot; maggot; sampah organik rumah tangga.

Strategi Cerdas Pemilih Pemula dan Praktik Pemilihan Umun dalam Menghadapi Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 di Tanjung Bonai Aur

Mardiansyah, Dedi, Fridayanti, Alyah, Syarip, Nabilla Fauziyah, Fikri, Ikhlasul, Andini, Putri, Arrahman, Berki
Abstract: Politik sebagai aktivitas yang lekat dalam kehidupan masyarakat merupakan kegiatan dalam sistem politik atau negara yang menyangkut proses menentukan arah dan tujuan dari sistem tersebut. Guna melaksanakan kegiatan perpolitikan&#8230; litikan yang baik, dibutuhkan arahan dan bimbingan dari orang yang memiliki kapabilitas di bidang tersebut. Sehingga, peran pendidikan mutlak dibutuhkan untuk mencapai tujuan-tujuan atas cita-cita sistem pemerintahan. Pada pengabdian ini dilakukan edukasi mengenai Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 kepada pemilihPemula di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 8 Kabupaten Sijunjung. Metode yang digunakan ceramah-diskusi, Forum Group Discussion (FGD), Discovery Learning dan Simulasi. Pada akhir sesi dilakukan evaluasi yang berguna mengetahui pemahaman siswa mengenai Politik dan Pemilu Serentak 2024.

Workshop Penggunaan Aplikasi Evaluasi Kinerja Guru Dalam Supervisi Pembelajaran Pada SMK PPM Shadr El-Islam

Hambali, Hambali, Maulana, Cecep, Hidayatullah, Hidayatullah
Abstract: PPM Shadr El-Islam Vocational School is in the Lake Sijabut District. Air Batu District. Asahan North Sumatra Province in evaluating teacher performance in learning supervision does not yet have a computerized system. This&#8230; is is still done manually by filling in the instrument file. So the assessment results seem more subjective. So this community service activity aims to guide the use and exploitation of the features of the teacher performance evaluation application for teacher performance ratings in learning supervision. This aims to ensure that principals, teachers, and students at SMK PPM Shadr El-Islam can understand the objective teacher rating system, which in turn will facilitate effective decision-making. The methods applied in this activity are description and practice. The speaker will explain the features of the Teacher Performance Evaluation Application in Learning Supervision and then involve participants in direct practice. In this way, teachers and students can better understand how to use the teacher performance evaluation application, and understand the material and concepts presented, so that training objectives can be achieved better.             Keywords: Workshops, Applications, Teacher Performance, Decision Support Systems     Abstrak: SMK PPM Shadr El-Islam berada di Danau Sijabut Kec. Air Batu Kab. Asahan Provinsi Sumatera Utara dalam melakukan evaluasi kinerja guru pada supervisi pembelajaran belum memiliki sistem terkomputerisasi. Hal tersebut masih dilakukan secara manual dengan mengisi berkas instrument. Sehingga hasil penilaian terkesan lebih subjektif. Maka Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan panduan tentang penggunaan dan eksploitasi fitur-fitur dari aplikasi evaluasi kinerja guru atas peringkat kinerja guru pada supervisi pembelajaran. Hal ini bertujuan agar kepala sekolah, guru, dan siswa di SMK PPM Shadr El-Islam dapat memahami sistem peringkat guru yang objektif, yang pada gilirannya akan memudahkan pengambilan keputusan yang efektif. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah deskripsi dan praktik. Pemateri akan memberikan penjelasan tentang fitur-fitur Aplikasi Evaluasi Kinerja Guru dalam Supervisi Pembelajaran, dan selanjutnya melibatkan peserta dalam praktik langsung. Dengan cara ini, para guru dan siswa dapat lebih paham menggunakan aplikasi evaluasi kinerja guru, paham atas materi dan konsep yang disampaikan, sehingga tujuan pelatihan dapat tercapai dengan lebih baik.   Kata kunci: Workshop, Aplikasi, Kinerja Guru, Sitem Pendukung Keputusan

Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN 08 Tanjung Bonai Aur

Mardiansyah, Dedi, Akmal, Elfi Fauzana, Chairunnisa, Syifa, Kurniawan, Dedi, Salsabila, Amanda, Maulana, Vyola, Dias, Ummi Hajra
Abstract: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang belum diterapkan dalam kehidupan siswa di Sekolah Dasar Negeri 08 Tanjung Bonai Aur, dapat menghasilkan permasalahan kesehatan, seperti masalah diare, cacingan, dan Saluran Pernafasan&#8230; nafasan Akut (ISPA). Tim Mahasiswa Universitas Andalas melaksanakan kegiatan edukasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menumbuhkan kesadaran siswa terhadap manfaat menjaga Kesehatan dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Tim pengabdian melakukan penjelasan kepada siswa mengenai pembiasaan dalam mencuci tangan yang benar. Seluruh peserta diajak untuk mencuci tangan menggunakan sabun dengan benar dan membilasnya hingga bersih. Materi diberikan dengan cara komunikatif sehingga siswa merasa tidak bosan. Setelah pemaparan materi, kegiatan selanjutnya melakukan praktek cuci tangan secara bersama. Semua siswa selain pesrta diajak ikut serta malakukan cuci tangan yang benar berdasarkan aturan yang sudah disampaikan. Semua proses dalam rangkaian pengabdian ini telah berjalan dengan baik. Para guru dan Kepala Sekolah mendukung penuh kegiatan pengabdian ini, diharapkan semua peserta akan mampu menerapkan perilaku hidup bersih baik di sekolah maupun di rumah.