Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui penerapan model example non examples pada mata pelajaran IPS SD kelas V SDN Singajaya I Kecamatan Indramayu kabupaten Indramayu 2) meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata…
ta pelajaran IPS SD kelas V SDN Singajaya I dan 3) meningkatkan hasil belajar siswa yang belum memenuhi KKM dalam mata pelajaran IPS SD kelas V SDN Singajaya I. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) Objek penelitiannya adalah siswa kelas V SDN Singajaya I dengan jumlah siswanya 28 yang terdiri atas 14 laki-laki dan 14 perempuan. Instrumen penelitian yang dipakai berupa angket respon siswa, wawancara, observasi aktivitas siswa, tes hasil belajar yang terdiri dari pre tes dan post tes dan juga lembar kerja kelompok. Pengolahan data dan pengumpulan data berdasarkan dari data yang didapatkan pada instrumen tersebut. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan objek siswa kelas V dengan menggunakan model examples non examples menghasilkan peningkatan hasil belajar dari setiap siklusnya. Siklus I sebesar 23.3%, dan siklus II sebesar 83.3%. Nilai rata-rata yang didapat mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 48 (kurang), dan siklus II sebesar 71.25 (baik). Dari data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran examples non examples dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS pada materi menjelaskan tokoh-tokoh persiapan kemerdekaan.
Abstract:Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu bertujuan untuk mengetahui Peranan Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dalam Pembinaan Agama Masyarakat Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Hasil…
sil penelitian disimpulkan: 1) Peranan dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah adalah kegiatan pembinaan akidah, akhlak dan ibadah melalui pengajian tafsir dan tarjih, pelatihan pupuk kocor dan dakwah struktural dengan membentuk Ranting-ranting Muhammadiyah. 2) Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pangkajene memiliki dampak positif, yaitu masyarakat meninggalkan perilaku yang tidak dibolehkan dalam Islam, membangkitkan semangat beribadah, menambah pengetahuan keislaman serta mengetahui praktik ibadah sesuai tuntunan Rasulullah Saw. 3) Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pangkajene memiliki faktor pendukung, di antaranya Muhammadiyah memiliki banyak sumber daya manusia (SDM) karena di Muhammadiyah ada beberapa Organisasi Otonomi, yaitu `Aisyiyah, Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul `Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah, serta dukungan pemerintah setempat sehingga dakwah Muhammadiyah berjalan baik, dan tingginya dukungan masyarakat dalam menerima dakwah Muhammadiyah. Adapun faktor penghambatnya adalah kurangnya koordinasi dan komunikasi antar pimpinan sehingga menyulitkan mengadakan kegiatan, sulitnya menjangkau lokasi pengajian sehingga menyulitkan masyarakat hadir di pengajian, dan minimnya dai Muhammadiyah yang mengakibatkan Pengajian Tarjih dan Tafsir terhenti.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sarana prasarana terhadap prestasi ekstrakurikuler pencak silat di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Pengambilan…
an sampel sebanyak 68 siswa Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor dan menggunakan teknik simple random sampling. Adapun teknik pengumpulan data yakni menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi dan korelasi sederhana berupa analisis deskriptif, analisis inferensial, dan uji persyaratan analisis. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 23 menunjukkan hasil penelitian bahwa terdapat hubungan antara Sarana Prasarana (X) dengan Prestasi Ekstrakurikuler Pencak Silat (Y), terbukti dengan nilai (Rxy) = 0,511 yang berarti terdapat hubungan yang cukup dengan rentang nilai (0,40-0,599), dan nilai koefisien determinasinya sebesar 26% sedangkan sisanya 74% dipengaruhi oleh variabel lain.
Abstract:Penelitian ini tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana metode dan instrument pengumpulan data yang benar untuk kualtitatif dan kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat…
ifat deskriptif kualitatif, dengan pendekatan komparatif yaitu melibatkan perbandinagan antara dua atau lebih elemen atau temuan. Maka permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah pertama: Bagaiamana Metode Pengumpulan Data Pada Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif?, kedua: Bagaimana Instrumen Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif?, ketiga: Bagaimana Instrumen Pengumpulan Data Penelitian Kuantitatif?, Keempat: Bagaimana Kriteria Instrumen Penelitian Yang Baik?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengumpulan data merupakan salah satu tahapan sangat penting dalam penelitian. Teknik pengumpulan data yang benar akan menghasilkan data yang memiliki kredibilitas tinggi, dan sebaliknya. Oleh karena itu, tahap ini tidak boleh salah dan harus dilakukan dengan cermat sesuai prosedur dan ciri-ciri penelitian baik kualitatif maupun kuantitatif. (2) Proses pengumpulan data dalam penelitian kualitatif dapat dilakukan dengan berbagai cara dengan terjun langsung ke lapangan. Hal ini dapat dilakukan melalui observasi atau kuesioner, wawancara mendalam dengan subjek survei, survei dokumenter, dan diskusi kelompok terfokus. Dalam metode pengumpulan data kuantitatif, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan oleh peneliti, yakni survei kuisioner atau angket, wawancara, dan dokumentasi. (3) Penelitian Kualitatif dalam pengumpulan datanya, instrument yang dapat digunakan anatara lain; Instrument wawancara, instrument Observasi atau pengamatan, Fokus Group Discussion (FGD), Instrumen dokumen. Penelitian kuantitatif dalam mengambil data menggunakan instrumen yang berupa: Instrumen Tes dan Investori, Instrumen Angket atau Kuisioner, Instrumen Lembar Observasi, Instrumen Dokumen dan Data Sekunder. (4) Kriteria pokok yang harus dipenuhi oleh suatu instrumen penelitian agar dapat dinyatakan memiliki kualitas yang baik yaitu validitas, reliabilitas, dan praktikabilitas.
Abstract:This study, held at the Production Unit of PT Perkebunan Nusantara XVI Makasar, South Sulawesi is aimed at analyzing the influence of intrinsic motivation and quality work life on employee’s performance. The sample in this…
this research, which is quantitative in nature, was the employees of the production unit with a total number of 86 respondents. It is done with data analysis method, using multiple linear regressions.The result of this study indicates that the variables of intrinsic motivation and quality of work life simultanneously affect the employee’s performance with a contribution of 37,3%, while the remaining 52,7% is influenced by other factors, which are beyond this study.Partially, intrinsic motivation variables negatively affect and have a significant influence on performance. This is due to the different work cultures in the sector.
Abstract:This study investigates the dynamic marketing and communication strategies used by PT. Gojek Indonesia to strengthen its consumer base. As one of Southeast Asia's leading technology-based platforms, Gojek has rapidly expanded…
anded its services beyond ride-hailing to include food delivery, digital payments, and more. This research uses a qualitative approach, combining interviews, case studies, and industry analysis to dissect the multifaceted strategy implemented by Gojek. This study explores Gojek's proficient use of digital channels and social media to drive consumer engagement. By analyzing consumer behavior and preferences, the study explains how Gojek tailors its marketing messages to resonate with diverse target audiences. In addition, this study examines the role of strategic partnerships and collaborations in strengthening Gojek's market presence and attracting new consumers. Furthermore, the study explores the impact of innovative features and services introduced by Gojek, such as loyalty programs and seamless user interfaces, on customer acquisition and retention. The study identifies the critical role of data analytics in shaping personalized marketing campaigns that appeal to specific consumer segments. The findings from this study contribute to a broader understanding of effective marketing and communication strategies in technology-based service industries. The insights derived from Gojek's approach provide valuable lessons for businesses looking to navigate a competitive market and expand their consumer base through strategic marketing initiatives.
Abstract:Lereng adalah bidang miring yang tercipta akibat adanya beda tinggi antara satu bidang tanah dengan bidang lainnya. Akibat curah hujan yang tinggi menyebabkan potensi longsor semakin tinggi yang dapat menyebabkan tertimbunnya…
unnya bangunan ataupun korban jiwa apabila longsor terjadi pada lereng yang berada dibelakang ruang kelas Smpn 1 Asera. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka aman lereng tanpa perkuatan dan setelah diberi perkuatan dinding penahan tanah bronjong, sheet pile, pasangan batu dan kantilever diharapkan mampu menahan gaya lateral yang dihasilkan. Eksplorasi ini dilakukan dengan menggunakan strategi komponen terbatas Plaxis 8.2 dan perhitungan manual menggunakan teknik Priest. Investigasi kesehatan lereng menggunakan program plaxis berencana untuk menentukan nilai perlindungan lereng ketika memperkuat menggunakan dinding penahan bronjong, sheet pile, pasangan batu dan kantilever. Hasil perhitungan lereng asli tanpa perkuatan menggunakan program plaxis 8.2, didapatkan angka aman sebesar 0,6138. Dalam estimasi manual yang diselesaikan dengan menggunakan strategi Menteri, angka yang dilindungi pada kemiringan adalah 0,6820. Kemiringan dikatakan tidak aman atau tidak stabil apabila nilai amannya dibawah 1,25. Hasil perhitungan kemiringan berbasis perkuatan DPT Bronjong menggunakan program plaxis 8.2 tanpa beban gempa yaitu 2,0324 dan dengan beban gempa sebesar 1,9878. Hasil perhitungan lereng dengan perkuatan DPT Sheet Pile tanpa beban gempa yaitu 1,6023 dan dengan beban gempa sebesar 1,5965. Hasil perhitungan lereng dengan perkuatan DPT Pasangan Batu tanpa beban gempa yaitu 2,6369 dan dengan beban gempa sebesar 2,6340. Hasil perhitungan lereng dengan perkuatan DPT Kantilever tanpa beban gempa yaitu 2,6228 dan dengan beban gempa sebesar 2,6220. Dengan nilai angka aman yang diperoleh melebihi 1,25 dari yang disyaratkan maka dianggap aman terhadap keruntuhan.
Abstract:Penelitian ini menggunakan jenis metode kualitatif, dan teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, pengamatan dan menonton secara berulang pada film yang akan dikaji. Mencari informasi terkait dengan masalah-masalah…
alah penelitian baik dari buku, internet, jurnal, skripsi, artikel, film, dan sumber data lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film Merindu Cahaya De Amstel diambil dari novel karya Arumi Ekowati terinspirasi dari kisah nyata, mengisahkan seorang gadis Belanda yang memeluk agama Islam. Selain itu menyoroti kisah cinta Khadija dan Nico karena perbedaan agama, sehingga daya tarik film ini terletak pada pengambaran perjuangan cinta dan pesan toleransi. Alur cerita film Merindu Cahaya De Amstel mengisahkan perjalanan seorang gadis di Negeri Belanda bernama Marien Veenhoven yang memutuskan untuk memeluk agama Islam dan mengganti namanya menjadi Khadija Veenhoven. Di sisi lain kisah Nico yang memilih memeluk agama Islam. Pesan-pesan dakwah yang terdapat dalam film Merindu Cahaya De Amstel ada tiga, yaitu pesan dakwah aqidah di antaranya; Taubat, mempelajari Islam, merasa diawasi, dan percaya dengan ketentuan Allah Swt. Pesan dakwah syariah di antaranya; shalat, mengenakan jilbab dan tidak bersentuhan dengan lawan jenis, dan pesan dakwah akhlak di antaranya; saling memafkan, taa’wun (saling tolong menolong), mengucap serta menjawab salam, dan tersenyum.
Abstract:Kinerja guru adalah kemampuan seorang guru untuk melakukan perbuatan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, yang mencakup aspek perencanaan program belajar mengajar, pelaksanaan proses belajar mengajar, penciptaan dan…
an pemeliharaan kelas yang optimal, pengendalian kondisi belajar yang optimal, serta penilaian hasil belajar. Kinerja sangat penting dalam menentukan kualitas kerja seseorang, termasuk seorang guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Manajemen Waktu di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor, untuk mengetahui Kedisiplinan Guru Di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor, dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Manajemen Waktu Terhadap Kedisiplinan Guru Di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah guru di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor sebanyak 46 guru . Adapun sample yang digunakan adalah sampel jenuh, sebanyak 50 guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koefisien, korelasi, dan regresi berganda. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 22 menunjukkan hasil peneliian bahwa terdapat pengaruh antara Manajemen Waktu (X) dengan Kedisiplinan Guru (Y) Di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor, terbukti dengan hasil determinasi tabel Model Summary pada bagian ini di tampilkan nilai =0,023, untuk menetukan koefisien determinasi pengaruh antara Manajemen Waktu dengan Kedisiplinan Guru dapat dihitung dengan (0,023) x 100% = 97,7%. Jadi hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa 97,7% Manajemen Waktu berkontribusi terhadap Kedisiplinan Guru, sedangkan sisanya yaitu (97,7%) lainnya di pengaruhi oleh faktor lain.
Abstract:This study aims to improve students' academic achievement by implementing the TAI (Team Assisted Individualization) cooperative learning model. The method used is Classroom Action Research (CAR) conducted over two cycles.…
. Each cycle consists of planning, action implementation, observation, and reflection stages. The subjects of this research are third-semester students totaling 32 individuals. Data were collected through observation and tests using observation sheets and test instruments. Data analysis was conducted qualitatively and quantitatively. The results of the study indicate: 1) There is a significant improvement in students' academic performance from the pre-cycle to cycle 2, indicating that the learning model used is effective in enhancing students' understanding and achievement. 2) Changes in teaching strategies successfully increased the average scores and classical mastery percentages, confirming that adjustments in teaching methods have a positive impact on students' learning outcomes. 3) The number of students who have not reached the learning targets decreased from cycle 1 to cycle 2, indicating an improvement in the quality of learning and the success of additional efforts in addressing learning challenges.