Abstract:Berdasarkan penelitian mochammad syaiful hadi dimadrasah yang saat ini masih menggunakan sistem pembuatan kartu pelajar dilakukan secara konvensional adalah MISSPA. Dimana kartu pelajar yang digunakan oleh siswa saat ini…
dibuat oleh percetakan diluar sekolah. Sistem pembuatan kartu pelajar dimana desain, percetakan kartu dibuat diluar sekolah. Hal ini tentunya mengakibatkan proses pembuatan kartu pelajar tidak efektif dan efisien.
Implementasi aplikasi pembuatan kartu pelajar dianggap perlu diterapkan pada sekolah yang belum memiliki aplikasi secara pribadi seperti pada MISSPA. Dengan adanya aplikasi Kartu Pelajar selain menghasilkan kartu identitas siswa maupun siswi serta dapat membantu staff bidang kesiswaan dalam pengelolaan data pelajar MISSPA yang lebih terjamin sehingga data pelajar hanya dapat diakses oleh pihak sekolah.
Adapun tujuan dilaksanakan implementasi pembuatan aplikasi kartu pelajar pada MISSPA adalah untuk menghasilkan aplikasi yang efektif dan efisien yang bermanfaat untuk sekolah khususnya bidang kesiswaan serta menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi.
Abstract:PT Perusahaan Listrik Negara ini ialah suatu industri yang berjalan dalam bagian pelayanan jasa sumber energi listrik yang dimiliki oleh salah satu perusahaan milik negara (BUMN). Studi kasus ini dilakukan sebagai infornasi…
asi terhadap sistem infoemasi akuntansi terhadap penghasilan listrik pascabayar PT. PLN (ULP) Banyuwangi Kota. Dimana pendapatan listrik didapat dari sistem pascabayar dan prabayar. Meskipun demikian, penelitian ini hanya membahas pendapatan bulanan pelanggan dari listrik pascabayar. Pengumpulan data dilakukan melalui kepustakaan dan penelitian. lapangan, serta pengambilan data primer dan sekunder yaitu melalui wawancara dengan karyawan bagian Transaksi Energi, dan juga pengambilan data terkait sistem informasi akuntansi. Penelitian ini menggunakan data kualitatif karena tidak ada terkait dengan angka Hasil dari pengamatan ini adalah PLN (Persero) ULP Banyuwangi Kota telah menggunakan Aplikasi Pengelolaan dan Pengawasan Arus Pendapatan Secara Terpusat (P2APST), Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T), dan Sistem Aplikasi dan Produk dalam Pemrosesan Data (SAP) untuk menjalankan sistem informasi akuntansi terkomputerisasi online terpusat telah berjalan baik karena telah diintegrasikan ke dalam sistem.
Abstract:Sistem informasi akuntansi konsinyasi menyediakan informasi untuk mengetahui mengenai alur proses akuntansi penjualan produk display UMKM binaan PLUT kabupaten Jember serta pengelolaan sistem informasi untuk memudahkan PLUT…
LUT dalam melayani UMKM binaan analisis alur proses didasarkan pada tinjauan terhadap sistem penjualan yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan penjualan konsinyasi,dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Service Learning dengan tujuan menerapkan hasil pembelajaran dengan dunia kerja berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh PLUT sebegai pihak komisyoner menerapkan metode tidak terpisah dengan pencatatan metode cash basis dimana pada saat periode akuntansiya mereka cukup menyajikan data harga barang masuk dan sisa atau selisih dari produk yang mereka jual.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara pengimputan data melalui BRImen dan melakukan penelitian mengenai pengoptimalisasian pengimputan berbasis digital pada sisitem BRImen di Bank BRI Unit Kalisat.…
isat. Metode penelitian yang di gunakan adalag metode kualitatif dengan mengumpulkan informasi yaitu observasi serta wawancara langsung kepada petugas BRImen di Bank BRI Unit Kalisat. Di perlukan pengoptimalisasian pengimputan data berbasis digital,tujuannya agar dokumen yang ada tidak hilang dan mudah di temukan pada saat di butuhkan. Sebagai upaya pengoptimalisasian pengimputan data berbasis digital, Bank BRI telah menciptakan system digital bernama BRImen (BRI Document Manajemenet System). Dimana detiap perealisasiannya BRI juga melakukan inovasi di setiap prosedur pengarsipannya, dimana dengan adanya prosedur tersebut di harapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pelayanan nasabah. dapat di simpulkan terdapat tujuh tahapan dalam pengimplementasian system BRImen, mulai dari pengurutan berkas sampai penyimpanan data pada computer. Selain itu terdapat beberapa tahapan pengarsipan, mulai dar label ruangan sampai penataan berkas pada lemari sesuai data yang sudah di imput di excel.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengarsipan dan pemasukan data BRIMEN serta perbedaan antara kedua pengguna awal sistem BRIMEN dan data disimpan secara terpusat oleh Bank BRI Unit Patrang . Metode…
Metode penelitian ini kualitatif pengumpulan data strategi,yang meliputi observasi, wawancara , dan analisis data dari Brimen di Unit BRI Patrang . Untuk memastikan hal itu berkas mudah ditemukan saat dibutuhkan dan tidak hilang , diperlukan strategi pengarsipan yang baik . berkas mudah ditemukan bila diperlukan dan tidak hilang , diperlukan strategi pengarsipan yang baik . Untuk mengelola secara efektif mengelola surat - surat nasabah pelanggan, Bank BRI mengembangkan sistem digital yang dikenal dengan nama Brimen (BRI Document Management System).Dalam hal layanan ke, penggunaan teknologi digital memerlukan transisi dari yang tradisional jasa,yang sangat membatasi penggunaan teknologi digital memerlukan transisi dari tradisional ke sistem digital.
Abstract:Terjadi kekurangan pupuk untuk lahan pertanian di beberapa daerah, termasuk di Desa Sannenrejo, Kecamatan Temprejo, Kabupaten Jember. Hal ini tidak hanya mempersulit perolehan pupuk, namun juga membahayakan ketahanan pangan.…
angan. Artikel ini mengkaji tentang pentingnya perlindungan hukum terhadap pupuk yang beredar secara luas, upaya mencapai perlindungan tersebut, penyebab kelangkaan pupuk, serta solusi dalam menyelesaikan permasalahan.
Sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Berdasarkan hasil sosialisasi, pentingnya perlindungan pupuk pertanian untuk menjamin ketahanan pangan, mewujudkan hak masyarakat atas pangan, meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga lingkungan. Upaya perlindungan aliran pupuk bersifat preventif dan represif. Meski telah dilindungi, kekurangan pupuk masih terjadi. Ada beberapa alasan untuk hal ini. peraturan perlindungan pupuk, meningkatnya kebutuhan pupuk untuk keperluan lain, dan rendahnya pendapatan petani. Beberapa upaya untuk mengatasi masalah ini: Penyuluhan dan dukungan kepada petani, penggunaan pupuk bersubsidi lebih efisien.
Abstract:Pengambilan keputusan menjadi tantangan yang kompleks ketika dihadapkan pada kondisi tidak pasti. Kondisi ini menyiratkan ketidakjelasan dan ketidakpastian mengenai hasil yang mungkin terjadi. Abstrak ini menggali proses…
pengambilan keputusan dalam konteks ketidakpastian dan bagaimana faktor-faktor seperti informasi yang tidak lengkap, risiko, dan perubahan lingkungan memengaruhi keputusan. Artikel ini menyelidiki strategi-strategi yang digunakan individu dan organisasi dalam menghadapi ketidakpastian, termasuk analisis risiko, penggunaan heuristik, dan adaptasi terhadap perubahan yang cepat. Faktor-faktor psikologis, seperti toleransi risiko dan persepsi terhadap ketidakpastian, juga menjadi fokus untuk memahami bagaimana individu merespon dan mengelola ketidakpastian dalam konteks pengambilan keputusan. Melalui tinjauan literatur dan penelitian empiris, artikel ini berusaha memberikan wawasan mendalam tentang dinamika pengambilan keputusan dalam kondisi tidak pasti. Implikasi praktis dari pemahaman ini dapat membantu pengambil keputusan untuk meningkatkan ketahanan mereka terhadap ketidakpastian, mengoptimalkan strategi pengambilan keputusan, dan memperkuat kapasitas adaptasi dalam menghadapi perubahan yang tidak terduga.
Abstract:Dalam pembelajaran bahasa Inggris, hal utama yang harus dikuasai siswa adalah penguasaan Vocabulary. Karena Vocabulary sangat penting dalam belajar bahasa Inggris, siswa akan kesulitan belajar bahasa Inggris jika tidak memiliki…
emiliki Vocabulary. Peneliti menemukan bahwa dalam pembelajaran, siswa sering kali mengalami kesulitan dalam memahami arti suatu kata karena Vocabulary yang dimilikinya masih sangat lemah. Hal ini berdampak besar terhadap proses pencapaian kompetensi dasar dan hasil belajar, karena kurangnya penguasaan Vocabulary dapat menghambat pembelajaran bahasa Inggris. siswa yang mengikuti tes pendahuluan. mempelajari luasnya Vocabulary mereka. Peneliti telah menemukan metode pembelajaran yang dapat diterapkan pada pembelajaran Vocabulary, dimana peserta didik diminta untuk menyusun potongan-potongan huruf menjadi kata sesuai gambar dan peserta didik diminta untuk menyusun potongan-potongan huruf menjadi kata sesuai gambar. Peneliti menggunakan metode studi literatur, yang dimana studi literatur adalahserangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca,dan mencatat, serta mengelolah bahan penelitian. Pemerolehan data didapatkan dari serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca, dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian menunjukan pembelajaran menjadi menyenangkan dan membuat meningkatnya /menambah pengetahuan tentang vocabulary Bahasa Inggris di sekolah dasar.
Abstract:Pembelajaran bahasa Inggris di SMP/MTS diorientasikan agar siswa dapat mencapai tingkat fungsional, yaitu. berkomunikasi secara lisan dan tertulis memecahkan masalah sehari-hari. Dalam pembelajaran Bahasa Inggris masih sering…
ering terlihat siswa tidak mau bertanya kepada guru , padahal mereka kurang memahami materi yang disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas metode focus group Discussion dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris . Siswa Kelas VIII mengikuti penelitian ini pada tahun ajaran 2023-2024. Siswa yang berjumlah 30 orang, 16 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari; “perencaaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi : hasil belajar siswa, observasi terhadap aktifitas selama pembelajaran, hasil post tes yang diberikan dan refleksi dari lembar kuis refleksi. Observasi kinerja guru dalam pembelajaran dengan metode Focus Group Discussion dan refleksi dari mitra peneliti, yang diambil pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akitivitas Guru meningkat dengan baik yaitu mencapai (standar skor “baik”) sudah menguasai dan menerapkan model Focus Group Discussion dalam pembelajaran dan pada akhir siklus 2 pada umumnya sudah berkisar pada (standar Skor” sangat baik ). Partisipasi siswa saat KBM pada petemuan pertama siklus 1 masih rendah (berkisar pada standar”cukup), tetapi pada pertemuan kedua siklus satu mulai meningkat( standar skor “baik”)dan suasana kelas semakin harmonis. Pada Akhir silkus 2 pada umumnya siswa sudah berpartisi “sangat baik” pada saat KMB. Hasil belajar siswa pada akhir Siklus 1 semakin meningkat menjadi 17 dari 30 siswa (64%) yang mencapai nilai standar ketuntasan belajar dibanding sebelum PTK berlangsung dari 30 siswa, 17 (60%) siswa yang tuntas. Pada akhir siklus 2 semakin membaik yaitu mencapai 25 dari 30 siswa (80%)
mencapai standar ketuntasan belajar, nilai mereka rata-rata di atas KKM: 70. Memperhatikan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pemebelajaran Focus Group Discussion, terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas VIII Menggunakan Model Focus Group Discussion pada SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa
Abstract:Kemiskinan adalah salah satu tantangan sosial paling mendesak yang dihadapi masyarakat di berbagai belahan dunia, termasuk di Kabupaten Jember. Isu ini tidak hanya berkaitan dengan kekurangan pendapatan, tetapi juga akses…
s terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan perumahan yang memadai. Dalam konteks ini, dinas sosial memegang peranan penting dalam mengidentifikasi dan menanggapi kebutuhan masyarakat yang paling rentan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dinas sosial Kabupaten Jember dalam upaya melindungi masyarakat dari kemiskinan, menilai efektivitas intervensi yang telah dilaksanakan, dan mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaannya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun ada komitmen yang kuat dari dinas sosial untuk mengatasi masalah kemiskinan, berbagai hambatan masih menghambat tercapainya tujuan tersebut. Kendala-kendala ini termasuk keterbatasan sumber daya manusia, anggaran yang tidak cukup, koordinasi antarlembaga yang kurang efektif, dan kekurangan infrastruktur pendukung. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar upaya meningkatkan koordinasi antarlembaga dan alokasi sumber daya yang lebih baik menjadi prioritas, serta mendorong partisipasi masyarakat aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan program penanggulangan dan praktik di masa depan