Showing 66 articles found for "Berdasarkan"

Pemanfaatan Metode Weighted Product Dalam Menentukan Hp Iphone Bekas Yang Layak Dijual Di Tahun 2026 Di Konter R11 Store

Chaisya Rany Pratama, Yusuf Mahardika, Siti Nuraisyah, Arjuna Praseta Sirait
Abstract: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang komunikasi mobile. Selain itu, melalui pokok pembahasan yang dilakukan… lakukan pada penelitian kali ini bertujuan untuk untuk dapat memberikan solusi yang sistematis dan objektif dalam menentukan produk iPhone bekas yang layak dijual di tahun 2026 pada Konter R11 Store. Dan selain itu juga untuk bagian Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan metode Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk dapat membantu proses penentuan iPhone bekas yang layak dijual di tahun 2026 pada Konter R11 Store. Maka berdasarkan hal tersebut pulah, maka pada penelitian kali ini menunjukkan hasil bahwa metode ini mampu memberikan rekomendasi yang jelas dan objektif dalam menentukan iPhone bekas yang paling layak untuk dijual di Konter R11 Store pada tahun 2026. Proses perhitungan dilakukan dengan mempertimbangkan bobot dan nilai setiap kriteria, sehingga menghasilkan nilai preferensi (Vi) yang merepresentasikan tingkat kelayakan masing-masing alternatif secara kuantitatif. Hasil akhir menunjukkan bahwa dari 15 alternatif iPhone bekas yang dianalisis, terdapat 5 unit dengan nilai preferensi tertinggi yang dinilai paling layak untuk dijual. Alternatif D14 menempati peringkat pertama dengan nilai preferensi sebesar 0,1018. Nilai ini menunjukkan bahwa D14 memiliki keunggulan paling optimal dibandingkan alternatif lainnya, sehingga sangat direkomendasikan sebagai prioritas utama dalam proses penjualan. Selanjutnya, alternatif D13 berada pada peringkat kedua dengan nilai preferensi 0,1011, yang memiliki selisih nilai sangat kecil dengan peringkat pertama, menandakan kualitas dan kelayakan yang hampir setara. Peringkat ketiga ditempati oleh alternatif D15 dengan nilai preferensi sebesar 0,077. Meskipun nilainya lebih rendah dibandingkan dua peringkat teratas, D15 tetap memenuhi kriteria kelayakan yang ditetapkan dan masih layak untuk dijual. Pada peringkat keempat dan kelima, alternatif D11 dan D10 memperoleh nilai preferensi masing-masing sebesar 0,069 dan 0,068.

Penerapan Metode Ahp Dalam Memilih Calon Pencari Kerja (Studi Kasus : PT. Minas Sarana Jaya SPBU 14.288.607)

Fernando Saputra Tambunan, Apridonal M, Yori, Afdhal Syafnur, Abulwafa Muhammad
Abstract: Sumber Daya Manusia adalah salah satu bentuk penting dalam instansi yang sangat menentukan kesuksesan suatu instansi, maka dari itu dibutuhkan sumber daya manusia yang pantas sesuai kriteria yang diinginkan oleh sebuah perusahaan.… erusahaan. SPBU 14.288.607 Jalan Yos Sudarso KM 26 Meranti melakukan proses seleksi karyawan secara manual dengan kriteria pengalaman kerja, kesehatan, umur, pendidikan terakhir dan hasil tes wawancara. Metode AHP yaitu metode untuk memecahkan suatu situasi yang kompleks tidak terstruktur dalam beberapa komponen dalam susunan yang hirarki, dengan memberi nilai subjektif tentang pentingnya setiap variabel secara relatif, dan menetapkan variabel mana yang memiliki prioritas paling tinggi guna mempengaruhi hasil pada situasi tersebut. Dengan menerapkan metode AHP sebagai sistem pendukung keputusan penerimaan karyawan pada SPBU 14.288.607 maka dapat membantu dalam pengambilan keputusan untuk perekrutan karyawan berdasarkan kriteria yang ditentukan. Hasil perhitungan metode AHP berupa perankingan yang diurutkan berdasarkan dari nilai yang terbesar ke yang terkecil sehingga penyeleksian calon karyawan menjadi lebih tepat sasaran.

Analisis Pertanggungjawaban Pelaku Pinjaman Online Menggunakan Akun Orang Lain Berdasarkan Perspektif Hukum Positif

Maudila, R. Anisatul Mukaromah, Firmansyah, Rheza
Abstract: Perkembangan teknologi yang banyak membawa perubahan / globalisasi pada kemajuan suatu negara. Hal ini dibuktikan dengan banyak munculnya inovasi alat canggih yang dibuat untuk memudahkan segala aktivitas manusia. Namun… selain membawa dampak positif juga  dampak negatif ,dimana manusia hidupnya serba instan, cepat, dan efektif. Hal itu dikarenakan  aktivitas manusia banyak bergantung kepada alat canggih yang tersedia. Salah satu inovasi canggih yaitu adanya fintech yang merupakan aplikasi dalam bidang jasa keuangan. Dengan adanya jenis sistem ini dapat memudahkan manusia untuk melakukan pinjam meminjam , penawaran ataupun jual beli tanpa harus terjalin kontak fisik. Tetapi dampak dari pinjam online ini , data pribadi kita mudah untuk dilacak oleh orang lain dan disalahgunakan. Hal itu perlu dipelajarin oleh manusia agar tetap waspada dalam melakukan sesuatu. Dalam aturan hukum terkait   penyalahgunaan akun orang lain untuk melakukan pinjaman online ada yang sudah diatur, ada yang belum tergantung dengan bentuk penyalahgunaanya. Oleh karena itu dalam bnetuk pertanggungjawaban ini , kita sendiri yang dapat mewaspadai akan terjadinya hal hal buruk dalam akun pribadi kita

Hilirisasi Produk Pangan Berbasis Daging Ayam Di Nagari Koto Tengah Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota

Rahzarni, Zebua, Elva Amurita, Trimedona, Neni, Muchrida, Yenni
Abstract: Salah satu sumber utama pendapatan masyarakat Koto Tangah Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh adalah beternak ayam pedaging. Nilai jual yang fluktuatif dari distributor menyebabkan ketidakstabilan pendapatan masyarakat. Hilirisasi… ilirisasi daging ayam menjadi produk olahan pangan sehat dan bergizi merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha kuliner yang dapat menyerap tenaga kerja. Pelatihan teknologi pengolahan produk pangan berbahan baku daging ayam bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Koto Tangah Simalanggang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan melahirkan jiwa wirausaha di bidang kuliner produk olahan daging ayam. Metode pelatihan dilakukan melalui 3 tahapan yaitu persiapan kegiatan, diskusi dan demonstrasi, evaluasi dan pembimbingan yang berlangsung selama 10 pertemuan. Kegiatan pelatihan dilakukan di Kantor Wali Nagari Koto Tangah Simalanggang. Berdasarkan kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa KWT Koto Tangah Simalanggang telah memiliki keterampilan hilirisasi produk pangan berbasis daging ayam dan mampu menerapkan teknologi pengolahan pangan dalam pengolahan abon, bakso dan nugget ayam. KWT juga telah memiliki rencana membuka usaha kuliner di bidang produk olahan ayam pedaging guna meningkatkan pendapatan dan menyerap tenaga kerja.

Pemilihan Penerima Bantuan Hunian Rumah Susun Kota Tanjungbalai Dengan Metode WASPAS

Guntur Maha Putra, Muhazir, Ahmad, Syukri, Syukri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pemilihan penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai dengan menggunakan metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS). Metode… WASPAS digunakan untuk menyelesaikan masalah pemilihan yang kompleks dengan mempertimbangkan kriteria yang berbeda dan bobot yang berbeda untuk masing-masing kriteria. Penelitian ini menggunakan data calon penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai. Terdapat 7 kriteria yang digunakan dalam penelitian ini. Setelah mendapatkan data kriteria, maka dilakukan analisis WASPAS untuk menentukan bobot kriteria dan ranking kandidat. Selanjutnya, ranking kandidat ditentukan dengan membandingkan nilai preferensi setiap calon penerima bantuan dengan nilai preferensi ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon penerima bantuan dengan ranking tertinggi adalah calon penerima bantuan yang memenuhi kriteria yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode WASPAS dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pemilihan penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai dengan efektif dan efisien. Metode ini dapat juga dapat meminimalkan kesalahan dalam pemilihan dan meningkatkan efektivitas bantuan yang diberikan.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Keputihan Dengan Perawatan Perineal Remaja Putri

Dewi Rara Fauziah, Febi ratnasari, AYG Wibisono
Abstract: Kesehatan reproduksi perempuan sudah menjadi persoalan kesehatan yang harus diperhatikan terutama yang terjadi pada usia remaja. Berbagai masalah kesehatan reproduksi dapat terjadi pada usia remaja, salah satunya disebabkan&#8230; kan karena kurangnya perhatian juga pengetahuan terkait dengan kesehatan reproduksi. Permasalahan yang sering terjadi pada remaja putri adalah keputihan. Keputihan adalah secret atau cairan yang keluar selain darah yang berlebihan dari lubang vagina. Keputihan dapat disebabkan karena ketidak seimbangan kadar pH atau derajat keasaman pada vagina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perawatan perineal pada remaja putri di SMKN 5 Tangerang. Penelitian ini mengguankan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang merupakan metode pengumpulan atau pengukuran data dari variabel independen dan variabel dependen yang dilakukan dalam satu waktu. tehnik sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Purposive sampling adalah tehnik untuk sampel penelitian dengan beberapa pertimbangan tertentu yang bertujuan agar data yang diperoleh nantinya bisa lebih representative, sampel sebanyak 110 responden. berdasarkan uji chi-square bahwa hasil p-value <0.05. Ada hubungan tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perawatan perineal remaja putri di SMKN 5 kab. Tangerang yaitu dengan nilai p-value = 0.000 < 0,05.

Penerapan Algoritma C4.5 Untuk Memprediksi Prestasi Siswa Di SD Negeri 071028 Luzamanu

Ade May Luky Harefa, Mhd. Ramadhan
Abstract: SD Negeri 071028 Luzamanu merupakan instasi pendidikan yang begerak dibidang pendidikan yang berupaya menciptakan kemampuan, keterampilan dan keahlian belajar para siswa dan siswinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi&#8230; engidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi siswa di SD Negeri 071028 Luzamanu dan mengembangkan model prediksi menggunakan algoritma C4.5. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi akurasi model prediksi tersebut dalam memprediksi prestasi akademik siswa. Algoritma C4.5 merupakan suatu model prediksi yang menggunakan struktur pohon keputusan. Data dalam pohon keputusan biasanya dinyatakan dalam bentuk tabel dengan data record. Secara umum, algoritma C4.5 untuk membangun pohon keputusan dimulai dari pemilihan atribut sebagai akar, membuat cabang untuk tiap tiap nilai, membagi kasus dalam cabang. Dan mengulangi proses untuk setiap cabang sampai semua kasus pada cabang memiliki kelas yang sama. Dapat diketahui bahwa atribut dengan Gain tertinggi adalah Nilai Sikap dengan nilai 0,433593, sehingga atribut Nilai Sikap dapat menjadi Node Akar berikutnya. Penelitian ini menggunakan sistem algoritma c4.5 dapat membantu pihak sekolah untuk memprediksi prestasi siswa pada sekolah UPT SD Negeri 071028 Luzamanu.  Model prediksi yang dikembangkan menggunakan algoritma C4.5 menunjukkan akurasi yang tinggi dalam memprediksi prestasi akademik siswa berdasarkan data yang tersedia.

Pemetaan Daerah Rawan Longsor Di Wilayah Kota Kupang Berbasis Geographic Information System (GIS)

Tanesab, Fiktor Imanuel, Dethan J.J.S, Selan, Wilson
Abstract: Penelitian ini mengkaji tentang penyebaran Longsor di Kota Kupang berdasarkan titik koordinat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui titik koordinat Longsor dan mengetahui penyebaran Longsor di setiap keacamatan&#8230; tan yang terdapat di kota kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan teknik overlay pada peta dasar kota kupang.Teknik pemasangan titik koordinat dilakukan di tempat terjadinya Longsor menggunakan google maps. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kota kupang memiliki 6 kecamatan di antanya kecamatan Alak,   Kota Lama, Kota Raja, Kelapa Lima, Oebobo, dan Maulafa. Dari ke- 6 kecamatan ditemukan 10 titik penyebaran Longsor, dan daerah yang mempunyai titik terjadinya Longsor terbanyak yaitu di kecamatan Oebobo yakni terdapat 6 titik Longsor dan Kecamatan Maulafa yakni terdapat 4 titik Longsor juga.Akan tetapi terdapat 4 kecamatan yang tidak memiliki titik penyebaran sawah diantaranya kecamatan Alak, kecamatan Kota Lama, kecamatan Kota Raja, dan kecamatan Kelapa Lima.

Penerapan Computer Vision Dalam Pengenalan Bendera Negara: Integrasi HSV Dan Kontur Menggunakan OpenCV

Clara Alyuson, Husnul Hotimah, Febri Dristyan
Abstract: Penelitian ini membahas sistem pengenalan bentuk bendera negara menggunakan pendekatan pengolahan citra berbasis OpenCV Permasalahan yang diangkat adalah kesulitan dalam mengenali bendera negara dari citra digital secara&#8230; otomatis dan akurat. Tujuan dari peelitian ini adalah mengembangkan sistem yang mampu mengenali bendera berdasarkan pola warna dan bentuk geometri dasar. Metode yang digunakan mencakup pengumpulan dataset gambar bendera, pra-pemrosesan citra (resizing, grayscaling, thresholding), deteksi kontur dan segmentasi warna. Sistem diuji menggunakan dataset 10 negara dengan variasi bentuk dan warna dominan. Hasil menunjukkan tingkat akurasi mencapai 92% dengan waktu proses rata-rata .. detik per citra. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem identifikasi otomatis berbasis visual yang dapat diterapkan pada aplikasi pendidikan maupun arsip digital.

Analisis Beban Kerja Mental Pada Pekerja UMKM Tahu Mtb Menggunakan Metode NASA-TLX

Meri, Mufrida, Fandeli, Hary, Linda, Rozza, Irmayani, Irmayani, Febrian, Rio
Abstract: Kinerja karyawan sangat berpengaruh dalam penentuan produktivitas suatu perusahaan. Apabila kinerja karyawan di sebuah perusahaan baik, maka produktivitas perusahaan tersebut akan meningkat dan hal ini dapat menyebabkan&#8230; keuntungan pada perusahaan tersebut bertambah. Begitu pula sebaliknya, apabila kinerja karyawan tersebut buruk, maka produktivitas perusahaan tersebut akan menurun. Salah satu hal yang mempengaruhi kinerja karyawan tersebut yaitu beban kerja mental. Beban kerja mental merupakan sesuatu keadaan yang dialami oleh seseorang yang memberi tekanan dalam hidupnya. Semakin tinggi tekanan yang dirasakan karyawan itu, maka semakin rendah kinerja yang bisa dicapainya. Salah satunya yaitu pada pekerja-pekerja di Pabrik Tahu MTB. Berdasarkan data-data perbandingan nilai rata-rata tiap faktor untuk menghitung beban kerja mental dapat disimpulkan bahwa faktor beban kerja mental yang paling berpengaruh yaitu performansi kerja yang menyatakan tingkat kepuasan yang dirasakan terhadap kinerja yang telah dilakukan yaitu sebesar 85. Rata-rata nilai kebutuhan mental dan kebutuhan fisik bernilai sama yaitu sebesar 80.5 yang menyatakan bahwa beban kerja para pekerja yang membutuhkan fisik dan mental bernilai sama .Terdapat 6 faktor yang mempengaruhi beban kerja para pekerja yaitu Mental Demand,Physical Demand, Temporal Demand,Performance,Frustation, Effort. Berdasarkan hasil dari perhitungan dapat diketahui jumlah karyawan yang memiliki tingkat beban kerja mental kategori tinggi sekali dengan rata-rata WWL 85.66 yang berjumlah 4 orang dan kategori tinggi dengan rata-rata WWL 71.22  yang berjumlah 6 orang.